Sepulang sekolah Arya segera menuju rumah dan berpamitan ke ibunya untuk menginap di rumah boby untuk beberapa hari.
Setiba di rumah Boby Arya bergegas untuk login ke New World.
[Selamat datang player Theo.]
Theo menuju Romant forest untuk meningkatkan level dan kekompakan.
Tidak berapa lama Theo Bertemu dengan gerombolan goblin.
"Enam belas...tujuh belas goblin."
Setelah menghitung terdapat tujuh belas goblin dan ada satu goblin lebih besar dari goblin lainnya.
ada Hobgoblin dengan membawa pentungan yang penuh paku menancap diujungnya.
"Summon."
Theo mengeluarkan semua monsternya.
"Gotcha hadapi Hobgoblin jangan menyerang cukup bertahan dan hindari."
Theo ingin tahu berapa lama Gotcha mampu bertahan menghadapi Hobgoblin.
Yang lain bertahan menghadapi gempuran goblin,
8 goblin menyerang dari kanan dan 8 lagi dari kiri.
"Gort hadang sebelah kiri dan 3 goblin bantu melindungi bagian belakang. "
dan Gobiru serta 4 goblin lain bertahan dari serangan sebelah kanan.
"Kalian berdua perhatikan apabila ada kesempatan incar titik vital ingat hanya titik vital," tegas Theo
"Kiikkkk," jawab dua goblin serempak.
Theo memerintahkan 2 goblin dengan skill memanah untuk menyerang goblin yang lengah.
Theo memperhatikan semua pertarungan di medan perang dengan seksama karena kebiasaan bermain game RTS Theo bisa mengamati semua.
Gotcha menghindari mati matian pukulan demi pukulan hobgoblin.
Sementara Gort meskipun bertahan dengan kokoh tetapi tetap mengalami luka goresan dan 3 goblin yang membantunya juga berjuang dengan sengit.
Tetapi disisi lain Gobiru dan yang lain dapat membantai 8 goblin dengan tusukan dan sayatan.
"Gowan, Gotu tembak sebelah sana."
Theo menunjuk ke arah Gort dan 2 anak panah melesat mengenai dahi salah satu goblin yang lainnya tertancap dileher mengagetkan goblin yang lain.
2 Goblin tumbang membuat keseimbangan pertempuran bergeser ke arah Gort.
"First aid."
Theo menggunakan skill penyembuhan ke arah Gotcha yang sudah compang camping.
Setelah tim Gobiru membantai kedelapan goblin mereka langsung bergeser menghadapi hobgoblin.
Sedangkan tim Gort sedikit demi sedikit menghabisi para goblin dengan dibantu tembakan dari Gowan Gotu.
"Gotcha mundur," perintah Theo sambil memberikan skill penyembuhan.
Tidak butuh waktu lama hobgoblin yang dikeroyok di sekujur tubuhnya terdapat bekas tusukan, sayatan serta banyak anak panah yang menancap ditubuhnya.
Tubuh Hobgoblin tumbang dan menjadi serpihan.
[Anda naik level.]
Theo memerintahkan para goblin untuk mengambil barang yang dijatuhkan para goblin yang mati.
Berjam jam Theo berburu dan tiap pertarungan Theo harus meminum mana potion berkali kali karena jumlah mananya yang sedikit.
untuk menaikan level job Summoner adalah yang paling susah karena exp harus dibagi dengan monster panggilannya Sehingga Theo harus berburu 10x lipat dari player biasa.
Tetapi berkat itu Theo bisa melakukan berbagai macam percobaan juga formasi yang cocok.
Selain membuat Gotcha selalu dalam posisi ekstrem, Gort juga harus bertahan dengan serangan mematikan hobgoblin tetapi yang lebih mengejutkan Gobiru lah yang paling menonjol masih dapat melakukan tusukan tusukan mematikan.
Apabila menemukan monster goblin yang lebih baik Theo melepaskan Goblin yang tidak memiliki skill.
1 monster Hobgoblin datang sendirian dari balik pohon Theo memerintahkan Gotcha untuk menghadapinya sendirian.
"Kiiikkk."
Teriakan Gotcha seolah mengatakan protes kenapa hanya aku yang mengalami nasib ini dengan wajah ingin menangis.
[Goblin Gotcha berhasil menghindari serangan mematikan 100 kali.]
[Agility +5.]
Theo berseru tak percaya dengan yang didengarnya karena mendapat tambahan 5 poin sama seperti naik level lima kali dan itu membuat goblin miliknya dapat mengimbangi kemampuan player dengan level yang sama dimana diketahui monster rendah seperti goblin sangat susah untuk menambah stat diperlukan 3 sampai 5 kali naik level.
'Ternyata benar...'
Percobaan yang dilakukan Theo berhasil.
Theo pernah melihat di forum pemain dengan nickname Addas berhasil menghindari serangan mematikan berkali kali sehingga mendapatkan tambahan stat tetapi ketika dia mencoba melakukan terus menerus dan tidak mendapatkan tambahan stat lagi sehingga dia memutuskan menyerah untuk melakukannya kemungkinan penambahan hanya terjadi sekali atau mungkin berikutnya setelah 1000 kali tetapi belum ada player yang mencobanya.
Dengan naiknya agility gerakan Gotcha menjadi lebih lincah dan sekarang bukan hanya menghindar tetapi Gotcha mampu melayangkan tebasan meskipun masih dengan susah payah dan berhasil membunuh hobgoblin sendirian.
Theo mengecek mana potion hampir habis dan tempat inventory juga hampir penuh dengan barang rampasan perang.
Theo memutuskan kembali ke kota untuk membeli potion lagi dan menjual barang tidak terpakai.
Setelah Grinding gila gilaan Theo sudah mencapai level 8 Theo membuka jendela status.
Theo
Level : 8
Ras : manusia
Job : summoner
Title : Goblin expert
Fame : 0
Str : 1
Agi : 1
Int : 2
Vit : 1
HP : 50
MP : 30
Capacity : 10
Skill : [Capture, release, summon, call, first aid (E)]
Point distribution : 7
Theo membagi poin dengan merata agar mendapatkan stat yang seimbang.
Pada umumnya seorang summoner akan berfokus untuk meningkatkan Int agar mendapatkan tambahan kapasitas sehingga dapat memanggil monster yang lebih kuat serta mendapatkan tambahan mana untuk pemanggilan monster.
Theo menjual peralatan yang tidak terpakai dari goblin ke dalam guild selanjutnya Theo menuju quest yang dicarinya.
Theo menuju kota bagian barat dan mencari lelaki tua bertubuh kecil yang meringkuk kedinginan dengan memakai tudung menyembunyikan wajahnya di dekat tembok perbatasan.
"Apakah ada yang bisa kubantu pak tua," tanya Theo dengan lembut kepada NPC tersebut.
"Oh petualang apakah engkau bisa membantu lelaki tua ini yang telah diusir dari kampung halaman oleh raja yang lalim" ucap lelaki tua dengan terbata bata.
Kakek tua itu melanjutkan kata katanya, " raja goblin Gornage adalah raja yang semena mena, dia mengusir semua orang tua yang tidak berguna dan menjadikan goblin lemah sebagai budak."
"Kumohon petualang kalahkan raja Gornage," pinta lelaki tua tersebut.
"Aku menerima permintaanmu kakek goblin."
Goblin tua itu sedikit terkejut karena petualang itu mengetahui identitasnya.
"kau..."
Sebuah notifikasi muncul dihadapan Theo.
'Ting.'
Quest
raja Gornage yang kejam telah mengusir para goblin tua dan memperbudak goblin lemah.
Misi : [Gornage Slayer] kalahkan raja Gornage di Getto Woods.
Kesulitan : E
Syarat : solo atau party(,maksimal 5 orang)(disarankan party 5 orang), batas level 15.
Hadiah : str+1, fame + 10, uang 5 emas ,item tergantung kontribusi.
Apakah anda akan menerima?
Tanpa berpikir Theo langsung menerima quest tersebut.
Pemain lain melihat quest tersebut tidak ada yang tertarik selain hadiahnya yang kecil tingkat kesulitan juga tinggi tetapi jika melakukan party dengan anggota level 15 quest ini bukan masalah.
Di dalam forum hadiahnya juga tidak terlalu berguna mulai dari gelang sampai yang paling mahal sebuah jubah milik raja Gornage.
Pernah ada player berlevel kurang dari 10 berhasil menyelesaikan quest secara solo dengan job warrior tetapi tidak ada yang segila Theo menerima quest kurang dari level 10 dengan job Summoner.
"Terima kasih petualang kembalilah kemari jika sudah menyelesaikan tugas."
Theo segera pergi dan menyiapkan peralatan yang akan digunakan untuk melawan raja Gornage.
Theo memasuki gang kecil di lorong kota sampai melihat plang dengan gambar pedang dengan perisai di belakangnya dibawahnya terdapat tulisan Bardar shop, ketika Theo memasuki Pintu disambut dengan pria tua berjenggot panjang dengan wajah galak serta ditubuhnya memiliki tonjolan otot yang sering dilatihnya sepertinya dari penempaan.
"Apa yang kau butuhkan," tanya pria tua itu.
Pria tua tersebut adalah pemilik toko.
Di toko ini banyak dijual berbagai macam perlengkapan tidak seperti toko yang lain yang hanya menjual senjata saja maupun item saja tapi di toko ini semua dijual jadi satu.
Toko tersebut dikelola oleh seorang player tua bernama Bardar.
"Aku mencari Explosive Ball," jawab Theo sambil melirik kanan dan kiri.
Theo mencari peralatan barangkali ada alat yang berguna.
Theo melihat berbagai macam senjata, baju besi, helm dan sudut mata Theo tertuju pada bagian perisai.
Theo melihat sebuah perisai dengan gambar wanita berambut ular.
"Ini...." Theo tidak percaya dengan apa yang dilihatnya.
"Itu hanya replika ... jangan berpikir barang seperti itu akan dipajang disini."
"Aku tahu," meskipun begitu tetap saja mata Theo berbinar melihatnya.
Aegis Shield (replika)
Rank : Rare
Syarat : level 1
Deskripsi : perisai yang dapat menahan serangan apapun terbuat dari kepala medusa.
Efek : dapat menahan semua serangan sebanyak 3 kali setelah diaktifkan dan langsung hancur.
Deff + 5
Durability : 24/24
Type : normal
Meskipun perisai aegis akan hancur ketika digunakan 3 kali tetapi untuk pertahanan sudah lumayan dengan penambahan defense 5 sama dengan naik level 5 kali selama tidak mengaktifkan efek.
'Gort akan semakin kuat jika menggunakan ini.'
"Berapa harga perisai ini?"
"2 emas," jawab pria itu dengan acuh.
Theo tidak percaya dengan apa yang didengarnya jiwa miskin Theo meronta ronta melihat harga sebuah perisai replika sama dengan dua juta rupiah bagaimana dengan perisai yang asli.
'Dasar game laknat!'
Theo merasa game New World adalah game pay to win semakin kaya player maka itemnya juga semakin mahal dan membuatnya mudah untuk bermain tetapi Theo masih percaya masih ada kemungkinan untuk bermain game tanpa mengandalkan kekayaan karena meskipun game sudah berjalan 2 tahun tetapi untuk cerita utama bahkan masih belum ditemukan serta peta dunia masih 15 % yang sudah terbuka.
"Baiklah aku akan kembali lagi nanti."
Pria tersebut tetap acuh seakan berkata terserah kepada Theo.
Theo menuju guild untuk mengambil quest seperti sebelumnya dan melakukan hal yang sama seperti saat dia membutuhkan uang.
Theo dari kota menuju hutan untuk mencari semua tanaman obat- obatan dan ketika inventory penuh Theo menuju guild untuk penyelesaian misi.
Pekerjaan yang dilakukan Theo akan terasa sangat lama dan membosankan tetapi jika dibantu banyak orang maka akan dengan cepat menyelesaikan dan mungkin hanya Theo yang memiliki ide seperti ini.
Setelah melakukan berulang kali Theo mendapat sebuah pemberitahuan.
'Ting.'
[Sebuah pencapaian.]
[Orang pertama yang mengumpulkan 10.000 tanaman herbal dalam sehari.]
[Mendapatkan skill Asklepios sight.]
Ekspresi Theo menjadi cerah setelah mendengar pemberitahuan tersebut, dengan antusias Theo mengecek skill yang baru didapatnya.
Asklepios sight
Rank : E
Deskripsi : penglihatan yang diberikan kepada dia yang mencintai pengobatan.
effect: dapat mengetahui posisi semua obat herbal dalam radius 100 meter.
Cost: -
Cooldown: -
Theo langsung mencoba skill tersebut dan benar muncur layar peta dalam pikirannya dan ada banyak titik dalam peta tersebut.
"Gotcha Pergi ke arah selatan dibelakang pohon!" perintah Theo kepada salah satu goblin dan benar memang ada tanaman herbal disana.
Theo tidak percaya dengan keberuntungan yang didapatnya meskipun bukan skill pertarungan tapi skill tersebut sangat berguna untuk mencari uang.
Dengan banyaknya orang yang mencari serta dengan lokasi tanaman herbal yang sudah diketahui kecepatan Theo mengumpulkan bahan tidak bisa dibandingkan yang awalnya hanya menggunakan sepeda berubah menjadi pemakai kendaraan bermesin turbo.
Selama beberapa jam Theo mencari tanaman herbal, dengan skill Asklepios sight Theo bisa menghasilkan satu juta rupiah dalam sejam.
Dan sekarang Jika Theo hanya berfokus untuk mencari tanaman saja Theo dapat segera melunasi hutangnya tapi bukan hanya itu yang diinginkan Theo melainkan ingin memberi pukulan tepat di hidung ayahnya.
Selanjutnya dengan 4 emas Theo menuju toko senjata "aku beli perisai ini" ucap Theo dengan mantap dan juga 10 Explosive Ball dan sisanya Theo membeli potion.
"Quest apa yang kau jalankan sehingga membeli banyak peledak?" tanya pria tua itu penasaran.
Theo terkejut ternyata pria tua ini bisa penasaran.
"kalahkan raja Gornage," jawab Theo mantap.
"Kau tidak berpikir melempar bola bola itu bisa mengalahkan goblin itu kan, sudah banyak yang mencoba rencana bodoh itu dan semua gagal" semua tahu bola peledak hanya digunakan untuk meledakan tambang dan mineral dan apabila mengenai monster hanya memiliki damage yang kecil bahkan bisa dianggap tidak ada pengaruhnya.
"Jangan khawatir aku punya rencana," jawab Theo dengan senyum lebar.
"Siapa yang...terserahlah sudah sana pergi jika tidak ada yang kau perlukan," usir pria itu dengan lambaian tangan.
Meskipun penjual itu ketus tetapi banyak yang merekomendasikan karena barangnya lebih murah dan banyak peralatan yang tidak dijual di toko yang lain.
'Selanjutnya tinggal menghancurkan para mahluk hijau itu' Theo berjalan menuju Getto Woods dengan seringai yang menakutkan.
*****************
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 240 Episodes
Comments
Vinnie Alder
Mirip sama Thorn and wear ya
2024-06-07
1
Zoelf 212 🛡⚡🔱
sip
2024-05-23
0
Faeryd D'Squidy
betapa luasnya dunia game ini... 2 th = 15%
2024-05-15
1