Setelah semua persiapan selesai Theo menuju Getto Woods melewati Romant Forest.
Letak King Gornage berada di sebuah Gua paling selatan dari Getto Woods.
Saat menuju markas king Gornage Theo menghindari semua monster untuk menghemat tenaga.
Setibanya disana Theo mendekati semak semak terdekat untuk memantau situasi dan melihat beberapa goblin menjaga pintu gua dan disekitar gua tampak banyak Goblin sedang menambang dengan wajah menyedihkan dimana tangan dan kakinya di rantai.
'Ting.'
Side Quest.
Para Goblin lemah mengalami siksaan kejam dan dijadikan budak oleh raja Gornage.
Misi : bebaskan para goblin budak.
Kesulitan : D
Syarat : solo, menerima Quest Gornage Slayer, Summoner.
Hadiah : Int + 1, fame + 10, skill Goblin Warcry
Terima/tolak.
Tentu saja Theo menerimanya dan ada yang membuatnya penasaran.
'Goblin Warcry... Skill macam apa aku belum pernah mendengarnya' dan Theo tidak pernah mendengar adanya side quest ini kemungkinan quest ini muncul apabila summoner solo mengambil quest Gornage Slayer dan sampai kapanpun tidak akan muncul quest ini Summoner gila mana yang akan mengambil quest solo.
'Masa bodoh aku harus merubah rencana.'
Theo mengamati ada dua goblin diatas pohon seperti menunjukan akan memanggil bala bantuan apabila bahaya datang.
"Summon."
Theo mengeluarkan para goblin dan menentukan posisi mereka untuk menyerang.
"harus sekali tebasan agar misi berhasil."
Tepat ketika Theo memberi aba-aba.
"MULAI!"
Gowan dan Gotu langsung melakukan tembakan kepada dua goblin yang ada di masing-masing pohon.
'Sharpshooter.'
[Headshoot.]
[Headshoot.]
Dua goblin terkena tembakan dikepala tanpa sempat berteriak mereka mati ditempat.
tidak salah Theo selalu menekankan Gowan dan Gotu untuk menembak hanya di tempat vital dan hasilnya akurasi meningkat serta berhasil mendapatkan skill Sharpshooter.
Sharpshooter
rank : E
Deskripsi : tembakan tajam dengan akurasi tinggi.
Efek : meningkatkan akurasi dan menyebabkan kritikal.
Cost mana : 3
Cooldown : 3 menit
Gotcha menghabisi 3 goblin sekaligus, sementara 5 goblin sudah dihadang oleh Gort dan kawan kawan.
Saat ada goblin melarikan diri bermasud memanggil bala bantuan, sebuah tombak menancap dari belakang kepalanya, Gobiru mencabut kembali tombaknya.
Semua goblin diluar sudah tersapu bersih.
[Misi berhasil.]
[Mendapatkan hadiah Int + 1, fame + 10, skill Goblin Warcry.]
[skill Goblin Warcry akan dikalkulasikan.]
Setelah mendengar pemberitahuan Theo mengecek skill tersebut.
Goblin Warcry
rank : D
Deskripsi : seruan perang peningkat semangat para Goblin.
Efek : meningkatkan semua stat goblin 100 % selama 3 menit.
Cost mana : 10
Cooldown : 1 jam
Theo melompat kegirangan melihat keterangan skill tersebut peningkatan 100 persen sama seperti skill curang sayangnya skill tersebut hanya digunakan untuk para goblin, tapi dengan efek itu saja sudah memutar meja permainan.
Kemungkinan persentase peningkatan skill tergantung dari berapa goblin yang dapat diselamatkan.
Para goblin yang telah diselamatkan mendekati Theo dan mengucapkan terima kasih dengan bahasa goblin.
Theo memperhatikan satu persatu para goblin dan Theo terpaku pada satu goblin kecil dengan nama emas.
Setelah Gort Theo tidak pernah lagi melihat goblin dengan warna emas, tiba tiba goblin tersebut mendekati Theo dengan mata berkaca kaca seolah berkata, 'ajaklah aku.'
Theo memandang goblin tersebut dengan penasaran juga karena ada kelebihan capacity dengan bertambahnya Int tanpa banyak pikir Theo langsung merekrutnya.
"Capture"
Theo segera mengecek statusnya.
Goblin (Level 1)
Klasifikasi : Human Beast
Rank : F
Str : 1
Agi : 1
Int : 4
Vit : 1
Hp : 10
Mp : 20
Evolusi : bisa
Skill : -
Cost Summon : 1 MP
Capacity :1
Potency : 0%
Theo tidak melihat ada yang unik dalam statusnya kecuali bisa berevolusi dan meskipun stat Int tinggi Theo belum pernah mendengar ada goblin bisa menggunakan magic.
'Nanti saja aku akan kembangkan dia di kemudian hari sekarang kembali ke rencana.'
Setelah menyuruh semua goblin budak untuk pergi Theo segera memerintahkan semua goblin dengan strateginya.
Saat ini Theo bisa mensummon goblin sampai dengan 12 tambahan satu goblin kecil yang Theo bagi menjadi beberapa tim, tim Gotcha terdiri dari tiga goblin pengguna pedang, tim Gobiru terdiri dari tiga goblin pembawa tombak, tim Gort terdiri dari Gort dan 3 goblin sebagai pembawa tameng, tim Gowan hanya 2 goblin yaitu Gowan dan Gotu sebagai pemanah.
"Ganti semua senjata dengan panah kecuali tim Gotcha yang akan menyerbu dan tim Gowan ikuti dari belakang dengan menjaga jarak sisanya berjaga diluar," perintah Theo.
Theo mengganti senjatanya dengan crossbow yang dibelinya dan berempat memasuki gua yang gelap dikuti oleh tim Gowan.
"Gotcha disebelah kanan ada empat goblin segera habisi."
"Kiikkk."
Dengan satu jawaban tim Gotcha menghabisi ke empat goblin dengan cepat.
"Lewat jalan kiri di kanan ada banyak goblin serta Hobgoblin hindari mereka."
"Didepan tujuh goblin serang."
"Hindari sepuluh Goblin dengan level tinggi."
Theo terus memberikan perintah dengan memanfaatkan titlenya.
[Goblin Expert]
Dapat mengetahui stat goblin dengan melihatnya, meskipun dalam kegelapan tetapi Theo masih dapat mengarahkan dengan melihat nama yang muncul ada di atas kepala goblin.
Sambil terus maju menuju pusat gua, tim Gotcha terus menebas goblin yang menghalangi dan kadang tim Gowan memberikan bantuan serta Theo menembak Goblin yang melarikan diri.
'Sampai.'
Didalam gua terdapat ruang yang luas dengan penerangan hanya menggunakan obor dan terdapat kursi besar terbuat dari kayu dengan hiasan pegangan dari kepala tengkorak.
Dikursi besar duduk goblin dengan ukuran hobgoblin menggunakan mahkota serta jubah terbuat dari bulu binatang dan sebuah kapak besar dengan dua mata pisau berdiri di sebelah kanannya.
Theo mengeluarkan beberapa Explosive Ball dan memerintahkan tim Gotcha untuk menaruh ditempat yang diinginkan Theo.
Setelah menaruh bola bola tersebut tim Gotcha kembali ke Theo.
'Explosive Ball tidak melukai monster tapi....'
"TEMBAK."
Tim gowan menembak explosive ball dan ledakan besar terjadi meruntuhkan bebatuan dalam gua dan menimpa para goblin bahkan Gornage terkejut panik.
Tampaknya ide Theo berhasil karena Theo melihat banyak nama goblin yang menghilang menandakan mengalami kematian.
King gornage mencari penyebabnya dan menemukan asal ledakan itu dari manusia dan goblin disekelilingnya.
King Gornage menatap Theo Dengan mata penuh urat dan gigi yang siap menggigit mangsanya.
"Kikkkk."
King Gornage dengan amarah seperti letusan gunung berapi memerintahkan anak buahnya yang tersisa untuk memburu Theo dan anteknya.
Perkiraan Theo meleset ternyata masih banyak Goblin yang tersisa meskipun hanya sisa sebagian.
"Lari menuju luar tim Gotcha lindungi bagian belakang sambil berlari," perintah Theo dengan cepat.
Theo dan tim gowan berlari keluar sambil membidik gerombolan musuh yang mengejar dan ketika dekat tim Gotcha akan menebasnya untungnya Hobgoblin pergerakannya lambat sementara yang berhasil mendekat hanya goblin lemah yang dapat ditebas tim Gotcha dengan mudah.
Saat mendekati pintu keluar Theo memerintahkan semua goblin diluar untuk menembakan panah ke belakang mereka tidak perlu akurasi cukup menembak karena adanya banyak sasaran.
Tembakan demi tembakan menancap di kepala, bahu, perut, dada, kaki bahkan ada yang hanya tergores tetapi itu tidak penting karena tujuannya hanyalah mengurangi kekuatan musuh.
"Pertempuran sebenarnya mulai sekarang ganti dengan senjata utama."
Terjadi bentrokan antara goblin anak buah king Gornage dengan goblin milik Theo mereka bertahan di pintu masuk gua agar tidak terkepung.
Tim Gotcha mulai menebas dengan brutal, darah bercucuran dan kepala tergeletak ditanah kehilangan pemiliknya sementara Tim Gobiru mulai menusuk dengan liar tiap tusukan membuat lubang di kepala dan dada.
Yang paling bersinar adalah tim Gort meskipun serangannya tidak sedahsyat tim Gotcha dan Gobiru tetapi mereka mampu bertahan yang membuat para musuh tidak bisa maju.
Theo dan tim Gowan membantu dari belakang dan sesekali memberikan first aid pada goblin yang berkurang banyak HP nya.
Jumlah goblin semakin berkurang dengan drastis tetapi keunggulan ini tidak bertahan lama sembilan hobgoblin dengan membawa gada besar penuh paku sudah mendekat dan siap menyapu tim Theo.
Theo mengetahui jumlah pasukan king Gornage adalah seratus goblin dan 10 Hobgoblin kemungkinan satu lagi tertimbun batu.
Jika pertarungan ini diteruskan tim Gotcha dan Gobiru akan dihempaskan dengan sekali pukulan.
Setelah jumlah goblin tinggal sedikit Theo meminum mana potion dan memerintahkan semua untuk mundur dan memilih pertarungan terbuka.
Tiga hobgoblin menuju ke tiap tim dengan didampingi para goblin yang tersisa.
Tim Gotcha dan Gobiru dengan susah payah menghindari gada dari hobgoblin tetapi tidak mampu menghindari serangan goblin menyebabkan goresan goresan kecil dan yang paling mengenaskan adalah tim Gort yang hanya mampu bertahan bahkan tidak mampu menyerang balik, satu goblin dari tim Gort diterbangkan dengan pukulan dari hobgoblin dan langsung sekarat.
'Jika king Gornage tiba sebelum memusnahkan mereka maka misi ini akan gagal.'
Theo salah memperhitungkan kemampuan mereka untungnya Theo mendapatkan skill keberuntungan.
"Goblin Warcry."
Tiba tiba semua goblin milik Theo menjadi semakin cepat dan semakin kuat.
"Musnahkan goblin kecil dulu."
Tim Gotcha dan Gobiru lebih agresif dan menyerang goblin kecil yang seperti lalat penganggu dan tim Gowan membantu tim Gort yang tadinya tidak mampu menyerang sekarang dapat menancapkan pedangnya di tubuh hobgoblin.
Setelah goblin kecil dimusnahkan giliran para Hobgoblin yang akan menjadi tumbal mereka.
Tim Gotcha dengan gerakan kilat memberikan tebasan bertubi tubi bahkan tidak sekalipun hobgoblin mampu membalasnya sama dengan yang dilakukan tim Gobiru tusukan demi tusukan dilancarkan menumbangkan tiga hobgoblin berikutnya sasaran mereka adalah hobgoblin yang menyerang tim Gort.
King Gornage sudah tiba di pintu gua melihat pemandangan anak buahnya dibantai habis habisan dan ketika keluar dari gua dia melihat goblin mencabut tombak dari hobgoblin yang diinjaknya.
Melihat semua anak buahnya dimusnahkan kemarahan king Gornage memuncak dan langsung berlari dengan mengayunkan kapak raksasanya.
Dengan gerakan cepat king Gornage akan menghantam Gobiru yang lengah.
"Gort!"
Gort yang mengerti maksud Theo langsung memotong dengan posisi bertahan dan Gort terdorong mundur merasakan mati rasa pada tubuhnya.
"Kalian!"
Tetapi tiga anggota Gort melindunginya dari posisi bertahan dengan satu yang baru disembuhkan oleh Theo.
Dan tim Gotcha dan Gobiru mulai melakukan serangan mengurangi HP king Gornage sedikit demi sedikit dengan tebasan dan tusukan.
King Gornage mengayunkan kapaknya dengan liar tetapi tim Gotcha dan Gobiru dapat menghindarinya sementara Gort sudah kembali dari posisi bertahan.
"Terus lakukan itu," perintah Theo sambil mengamati siapa yang membutuhkan penyembuhan.
Dengan wajah merah padam king Gornage mengubah posisi dan mengayunkan kapak dengan cara beputar putar seperti gasing.
Theo yang menyadari itu memerintahkan semua Goblin untuk mundur tetapi satu goblin dari tim Gort telat merespon sehingga terkena serangan bertubi tubi.
[Goblin telah mati.]
'Sial!' hardik Theo melihat salah satu monsternya mati dan Theo berusaha menenangkan diri.
'Tidak apa apa masih sesuai rencana.'
Ketika putaran dari King Gornage melemah Theo memerintahkan untuk menyerang lagi.
darah king Gornage yang tinggal 30% berubah lagi gerakanya seakan mengambil ancang ancang untuk melompat Theo tahu serangan itu dari forum yang dipelajarinya.
"MENGHINDAR!"
king Gornage melompat tinggi dan menghantamkan kapaknya seperti memotong kayu, benturan keras menghancurkan perisai serta pemiliknya, satu tim Gort telah terbunuh serta efek dari benturan juga membunuh dua dari tim Gobiru yang berada di dekatnya.
[Goblin telah mati.]
[Goblin telah mati.]
[Goblin telah mati.]
Theo mengumpat sembari tetap berusaha tenang dan menyembuhkan Gort.
'Tinggal sedikit lagi pasti bisa kodok besar itu sudah menggunakan semua serangannya.'
"Serang lagi!"
King Gornage mengayunkan kapaknya kesana kemari meronta ronta seakan menandakan kematiannya tiba meskipun daya serang dari pasukan Theo berkurang tetapi tidak menghalangi untuk membunuhnya.
Darah king Gornage yang tinggal lima persen disambut dengan senyum lebar Theo.
Sesaat king Gornage akan menemui ajalnya dari kapaknya tiba tiba mengeluarkan cahaya merah dan seranganya menjadi cepat.
Para goblin yang terkejut tidak dapat menghindari serangan cepat tersebut kali ini kemalangan melanda tim Gotcha satu goblin mati dan Gotcha serta rekannya mengalami luka parah.
Serangan dari king Gornage tersebut mengembalikan darahnya hampir 50%
Melihat itu senyum Theo hancur berantakan.
"Yang benar saja..."
Theo berusaha menenangkan pikirannya dan memberi perintah lagi.
"Tim Gotcha mundur dulu Gort kumohon tahanlah semampumu."
'Sial misi ini kesulitannya tidak masuk akal.'
Theo menahan gemertak giginya berusaha menghilangkan kecemasannya.
Dari awal mengambil misi ini sendiri dan dibawah level 10 memang sudah tidak masuk akal.
'Aku harus menggunakan semua kartuku sekarang atau gagal.'
"First Aid."
Ketika Tim Gotcha sudah siap bertarung lagi Theo memberikan penyembuhan pada Gort.
Theo yakin jika sampai Gort tumbang maka misi ini akan gagal.
"Serang lagi!"
Theo tahu harus mengalahkan dengan segera jika tidak cooldown dari skill king Gornage akan kembali.
Dan benar saja king Gornage berputar kembali seperti gasing.
"Absolut Defense."
Gort mengaktifkan skill dari Aegis shield dan menahan serangan King Gornage.
"Tidak... dua jutaku."
Theo memerintahkan Gort dengan bercucuran air mata.
Kali ini serangan melompat king Gornage diaktifkan lagi tetapi Theo dengan sigap mengaktifkan Absolut Defense lagi.
darah king Gornage dijarah sedikit demi sedikit dan dengan putus asa mengayunkan kapaknya dengan membabi buta seolah menunjukan perlawanan yang terakhir.
"Bunuh bajingan pencuri itu," perintah Theo dengan mata berapi api.
"Kikkk."
para goblin bingung dengan tuannya yang tiba tiba menjadi marah.
dan tidak berapa lama raja yang lalim itu tumbang dan melepaskan pegangan kapaknya.
[Raja Gornage telah mati.]
********************
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 240 Episodes
Comments
Zoelf 212 🛡⚡🔱
mati juga
2024-05-23
0
Frando Kanan
dgn susah payah akhirny mati jg
2024-03-08
3
Frando Kanan
king gornage huh....atau lbh tptny king goblin...
2024-03-08
1