Malam harinya saat semua orang tertidur li Ruirui bangun memasukin ruangan mengecek perhiasan yang dia simpan
' uh sukur masih ada ' li Ruirui lega.
Menyimpan kembali perhiasan li Ruirui pergi memesan beberapa barang yang dia perlukana sehari-hari apalagi dia memesan set pakaian keluarga yang lucu puas melihat tulisan orderan yang sedang disiapkan membuat li Ruirui tersenyum lega. Dia khawatir jika suatu saat ruang ini akan hilang walapun di mampu bekerja apa saja tapi dia juga membutuhkan uang untuk memenuhi semua yang ingin dia berikan ke anak-anaknya .
Puas melihat semua telah selesai li Ruirui keluar dari ruangan membawa beberapa barang yang dia pesan sebelumnya meletakkan semua di lemari dan menguncinya li Ruirui kembali tidur dengan nyenyak
Keesokan harinya li Ruirui seperti biasa bangun lebih awal dari yang lain menyiapkan beberapa hal keperluan sekolah memasak makanan untuk anak-anak li Ruirui juga membuat ketang goreng untuk mereka serta menyiapkan saos meletakkannya di tempat bekal agar mereka bisa makan di sekolah bersama dengan teman-teman.
Saat li Ruirui sedang menyiapkan makanan dimeja meng Hu memanggil li Ruirui
" ibu " panggil meng Hu
Li Ruirui melirik meng Hu " ada apa " li Ruirui dengan lembut
" ibu aku mencium bau enak " meng Hu mencium bau harum dari dapur
Li Ruirui terkekeh geli melihat tingkahnya
" dasar kucing serakah "
Meng Hu cengar-cengir
" panggil Miao kita makan " li Ruirui meletakkan makanan di meja
Meng Hu mengangguk berlari kekamar memanggil adiknya. Mereka datang sambil bergandengan
" pagi ibu " sapa Miao Jiang tersenyum
" pagi ayo makan " li Ruirui tersenyum
Mereka mengangguk dan duduk di kiri dan kanan meja dan li Ruirui di tengah
" wow ibu kita makan daging lagi " seru Miao Jiang melihat hidangan dengan mata berbinar-binar
" iya makanlah yang banyak " li Ruirui meletakkan potongan daging besar ke mangkuk mereka
Kedua anak itu saling memandang ,mengangguk memberikan daging ke piring li Ruirui
Li Ruirui tersenyum lebih indah
" makan lah "
Mereka mengangguk sambil tersenyum .
Selesai makan li Ruirui memasukan kotak bekal ke dalam tas mereka
" ibu itu apa " Miao Jiang penasaran
" kotak makan ada cemilan untuk kalian jangan lupa bagi dengan teman " li Ruirui memberikan tas mereka
Mereka mengangguk mengerti saling bergandengan tangan pergi ke sekolah
" pagi bu guru " Miao Jiang dan meng Hu yang menyapa guru perempuan disekolah itu
" pagi " guru itu tersenyum ramah
" kalian masuk kelas dengan guru jangan nakal ya " pesan li Ruirui mencium mereka menyapa guru perempuan itu dan langsung bergegas ke kelas nya
Seperti biasa li Ruirui memulai dengan pelajaran puisi dilanjutkan dengan belajaran umum lainnya
" bu guru ceritakan kita sebuah dongeng " cui mengharapkan cerita langsung di anggukin yang lain
" bu guru cerita tolong "
"Bu guru kami mohon "
" cerita bu guru "
Teriakan mereka
" ok ok bu guru akan menceritakan tentang coraline " li Ruirui tersenyum
"Coraline mengisahkan tentang kesepian seorang gadis cilik yang selalu ditinggal orangtuanya bekerja. Masalah muncul ketika sang gadis bernama Coraline itu pindah ke rumah baru. Ia menemukan pintu kecil paralel ke dunia berbeda. Dunia yang kemudian menjadi rumah barunya.
Di dunia lain, Coraline memiliki orangtua yang amat menyayangi dan memanjakannya. Tapi mereka memiliki mata yang terbuat dari kancing. Sang ibu di dunia paralel pun mengajak Coraline menetap selamanya di sana. Syaratnya, matanya Coraline juga harus ditukar dengan kancing.
Coraline berontak. Saat kembali ke dunia nyata, ia mendapati orangtua aslinya ditawan sang ibu di dunia paralel. Dimulailah petualangan Coraline menyelamatkan mereka. Dia berjuang agar bisa menyelamatkan kedua orang tuanya " cerita li Ruirui membuat mereka awalnya senang, takut, khawatir kemudian lega
Mereka sangat senang mendengar cerita itu
" bu guru apakah kedua orang tuanya selamat " tanya seorang murid
" tentu mereka selamat karena anaknya berjuang untuknya " li Ruirui tersenyum menjelaskan dengan lembut membuat semua anak semakin senang
" kalau begitu aku juga akan membantu keluarga ku " ujar murid yang lain langsung di sambut gembira yang lain.
Tin ting ( berganti guru)
" Anak-anak bu guru selesai untuk sekarang besok ibu lanjutkan " li Ruirui membereskan barang bawaan keluar dari ruangan
Li Ruirui pergi ke ruang guru sambil menyapa guru-guru yang akan masuk ke kelas.
Saat sampai disana guru tin meminta tolong ke li Ruirui
" guru Ruirui " panggilnya
" guru tin ada yang bisa dibantu " li Ruirui ramah
" guru Ruirui begini besok adalah hari panen jadi mereka membutuhkan seorang akutansi di aula " guru tin meminta li Ruirui untuk membantu
Li Ruirui mengangguk dan mengatakan akan membantu jika perlu dibutuhkan
Guru tin berterimakasih untung masih ada pemuda pelajar yang baik jika tidak dia akan repot meminta tolong siapa saat sekretaris desa sedang sakit.
Pergi ke meja li Ruirui duduk menilai tugas murid-murid dengan teliti dia merasa puas, murid-murid cukup masuk akal jika tidak dia akan repot mengurusnya.
Disisi lain Miao Jiang dan meng hu sedang makan bersama dengan teman-temannya , mereka jadi mengenal banyak teman dikelasnya
Tin tig ( bell pulang)
Li Ruirui mendengar bell langsung membereskan barang-barang bawaannya serta tugas murid-murid itu
Berjalan keluar dari ruang guru banyak guru menyapa li Ruirui dengan ramah tentu saja li Ruirui juga menyapa tak kalah ramah dari yang lain. Bahkan anak-anak memiliki kesan bagus tentang li Ruirui karena dia akan memberikan cerita bagus dan kadang jika ada yang benar dalam menjawab pertanyaan dia akan memberikan Toffel untuk anak-anak itu
Melihat kedua anaknya keluar li Ruirui langsung mengajak pulang
" ibu masakan ibu sangat enak " puji meng Hu
" benar kah "
" iya enak sekali teman kami semuanya juga suka " timbal Miao Jiang tidak kalah antusias
" kalau mau ibu akan membuat kan untuk kalian "
" benarkah " kedua anak itu serempak menjawab
Li Ruirui terkekeh mengangguk melihat tingkah mereka
" Miao, meng " teriak seseorang
Sontak ketiga orang itu langsung melihat ke sumber suara , melihat yang teriak adalah ibu kandung mereka mereka langsung bersembunyi di belakang li Ruirui
Wanita berjalan ke depan li Ruirui " kau wanita kurang ajar berani sekali menyuruh kedua anak bau itu memanggil mu ibu " protesnya tidak Terima
" jangan marahin ibu kami " meng Hu marah
" kau dasar bocah bau " wanita itu ingin menampar meng Hu sebelum sampai di meng hu li Ruirui langsung menahan tangannya
" jangan coba-coba untuk memukul anak ku " li Ruirui menatap dingin melepas tangan itu kembali.wanita itu tertegun sebentar sebelum diberkata lagi
" dia anak ku aku yang melahirkan " teriaknya
" kamu buka ibu kami " Miao Jiang takut tapi tetap berkata seperti itu
" kau _ " wanita itu menatap marah ke kedua anak itu
Li Ruirui menyembunyikan kedua anak itu dibelakangnya
" kamu adalah ibunya terus kenapa kamu tidak bisa menyanyangi mereka " li Ruirui menatap jijik
" dan dengar baik-baik jika kamu coba-coba untuk menyakiti anak-anak ku kamu akan menanggung konsekuensinya paham " marah li Ruirui kedua anak itu memeluk li Ruirui dari belakang
Wanita marah besar di adalah ibu dari anak itu tapi dia di ancam oleh orang asing hanya untuk memukul anaknya.
Menatap anak kandung nya wanita itu langsung berkata
" kalian pilih ikut dengan ku atau dia " wanita itu menatap tajam ke anak-anak kandungnya
Li Ruirui langsung menatap dingin ke wanita di depannya " jangan coba-coba mengancam anak ku "
Wanita itu mengedus tidak suka " kalian pilih " marah nya
" kami ingin bersama ibu kami " serempak anak-anak itu memeluk li Ruirui dengan erat.
" kalian _ " wanita itu geram terpotong
" kau dengar jadi menjauh dari anak-anak ku " li Ruirui menatap tajam membuat wanita itu takut dengan mata li Ruirui tapi langsung di tempis kasar oleh wanita itu..
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 72 Episodes
Comments