Pagi hari, udara dingin membuat Veronica yang ingin pergi ke studio harus memakai pakaian tebal agar tidak kedinginan. Membutuhkan waktu selama 10 menit untuk sampai ke lokasi studio sewa ketika Veronica ingin masuk ke studio dengan tangan ingin membuka pintu tiba-tiba tangan lain muncul dari arah samping kirinya mengakibatkan tangan mereka berdua saling bersentuhan di gagang pintu studio.
[Terkejut]
"Alan!" ucap Veronica sambil menatap Alan selama 10 detik
"Pagi Vero!" ucap Alan sambil membuka pintu studio dan tersenyum untuk menyapa Veronica
Veronica selama 10 detik tadi merasakan sesuatu yang sangat berbeda dari sebelumnya. Melihat Alan seakan-akan membuat pikirannya tenang dan merasakan kenyamanan, Veronica semakin menyadari bahwa dia telah jatuh cinta.
Mereka berdua meletakkan barang di dekat cermin kemudian melakukan pemanasan. Beberapa menit berlalu dengan Tanaka datang ke studio untuk memberitahu perubahan jadwal syuting akibat dari ramalan cuaca yang memperkirakan minggu depan akan hujan deras selama dua hari berturut-turut.
"Hayamura menginginkan persiapan kalian untuk syuting besok, kita akan melakukan syuting film berdurasi 20 menit dengan 20 halaman skenario film dan 30 naskah film jadi kalian berdua fokus latihan sesuai yang aku jelaskan tadi!" ucap Tanaka yang kemudian pergi meninggalkan studio
20 menit adalah pembukaan film dengan memperkenalkan para tokoh film serta pertemuan Bos Mafia dengan wanita biasa sampai pernikahan akibat cinta satu malam yang mereka lakukan. Selama 20 menit adalah panggung untuk Veronica karena terdapat banyak sekali adengan mesra dan romantis, Alan memikirkan cara untuk tidak ditelan sepenuhnya oleh penguasaan panggung yang Veronica munculkan.
Tuan Alan, Skill Stage Mastery masih tersisa 3x pemakaian ketika sudah terpakai semua maka akan cooldown selama 2 hari. Saya akan mengaktifkan skill tersebut ketika anda dalam bahaya!
"Aku mengerti. Menguasai panggung tanpa memakai skill sangat mustahil untuk dilakukan ketika lawan aktingnya adalah Veronica kalau bisa aku tidak ingin dia menurunkan kualitas aktingnya hanya karena kasihan kepadaku!" gumam Alan sambil menatap Veronica yang sedang pemanasan
[Melirik]
"Alan, apa yang kamu tatap dariku!" goda Veronica sambil menatap Alan dengan diikuti senyuman tipis
"Maaf Vero, aku tidak bermaksud aneh. Saat ini, Aku memikirkan cara untuk tidak membebanimu karena yang kuinginkan adalah bisa berakting natural saat pembuatan film!" ungkap Alan sambil menatap ke bawah
Veronica mendekatinya kemudian menyentil kening Alan.
"Tidak perlu terus memikirkannya. Alan, apa benar yang kamu inginkan adalah akting natural tanpa melawan?" tanya Veronica dengan ekspresi kesal
Alan hanya diam karena dia sudah menganggap akting natural adalah cara terbaik untuk membuat Veronica mengeluarkan seluruh kemampuannya.
[Menghela Napas]
"Hanya diam maka saat itu juga, aku akan berakting sesuai kemampuanmu!" tekan Veronica dengan ekspresi marah
Tuan Alan jangan terlalu pesimis. Anda harus berani melangkah untuk merubah diri!
Alan kesal pada sikapnya.
"Vero, aku ingin setara berakting denganmu bahkan aku ingin menguasai panggung akting jadi tolong bantuannya!" ungkap Alan dengan ekspresi serius
Veronica memukul dada Alan dengan pelan.
"Itulah sosok pria yang aku suka!" ungkap Veronica dengan senyuman
"Vero, kau menyukaiku?" tanya Alan sambil mengarahkan jari telunjuk ke dirinya sendiri
Veronica baru saja mengutarakan perasaannya seketika dia langsung menutupi rasa malunya sedangkan Alan membeku ketika mengetahui perasaan Veronica kepadanya adalah cinta. Alan tidak langsung mempercayainya, dia menjelekkan dirinya sendiri agar Veronica tidak salah mengartikan kalau perasaan itu adalah cinta. Kesal dengan sikap Alan, Veronica menarik telinga Alan sampai mendekati wajahnya.
"Aku tidak sembarangan memilih pria yang kusukai. Alan kau satu-satunya pria yang mampu membukakan hatiku jadi jangan menjelek-jelekkan dirimu sendiri karena aku tidak suka!" ungkap Veronica sambil malu sendiri
Alan terdiam kemudian dia memeluk Veronica sebagai ungkapan rasa senangnya. Veronica terkejut tetapi dia merasa nyaman dipelukan Alan bahkan membalasnya dengan pelukan. Namun, Alan baru menyadari karena dia sudah memeluk Veronica selama 20 detik di depan Hayamura sontak Alan membuka kedua tangannya selebar mungkin seperti terciduk oleh polisi.
Veronica akhirnya melepaskan Alan ketika menyadari kalau ayahnya telah melihat mereka berdua sedang berpelukan seketika Alan dipanggil dengan isyarat ancaman. Alan bersama Hayamura berada di toilet pria dengan suasana hening dan tegang, Hayamura menatap tajam sampai membuat Alan merinding.
"Sudah sejauh mana hubungan kalian?" tanya Hayamura dengan tatapan tajam
"Baru beberapa menit!" jawab Alan sambil ketakutan
[Menghela Napas]
"Syukurlah, aku tidak terlambat melihat hubungan kalian!" ucap Hayamura dengan perasaan lega
"Ehhh, Mura-san tidak marah?" tanya Alan dengan ekspresi kebingungan
"Mengapa aku harus marah malahan aku mendukung kalian berdua. Alan, aku sudah mengetahui sosokmu walaupun kita baru dekat selama beberapa minggu saja tapi kamu adalah pria baik yang penuh tanggung jawab. Alan, tolong jaga putriku!" tuntut Hayamura sambil menepuk pundak kanan Alan
"Akan kulakukan!" tegas Alan
Hayamura menjelaskan kedatangannya ke studio yaitu ingin membawa mereka berdua untuk melihat lokasi syuting yang akan dilakukan besok. Alan dan Veronica langsung menuju lokasi syuting yang letaknya tidak terlalu jauh dari studio ketika mereka sampai di tempat, suasana serta tata letak sesuai keinginan Hayamura.
Alan dan Veronica diberikan waktu untuk melihat-lihat lokasi syuting mulai dari gang sempit, tempat penyekapan Bos Mafia, rumah yang akan menjadi tempat hubungan cinta satu malam dan terakhir tempat pernikahan yang sederhana sesuai skenario film.
"Mau melakukan skenario dan naskah film mengenai pernikahan sederhana Bos Mafia dengan wanita biasa?" tanya Veronica
Alan menerimanya lalu mereka berdua bersiap di lokasi syuting tempat pernikahan. Di dalam skenario film, pernikahan ini dilakukan untuk menutupi kesalahan besar dari Bos Mafia yang sudah memberikan benih kepada wanita yang menolongnya karena tidak ingin terjadi keributan besar dengan gangguan gangster lain, Bos Mafia membuat pernikahan sederhana supaya tidak terdengar atau terlihat oleh gangster.
Namun, sebenarnya Bos Mafia sangat mencintai wanita biasa tersebut sedangkan wanita biasa menerima pernikahan ini karena melakukan kesalahan besar terhadap dirinya sendiri, dia tidak mau melepaskan pria yang sudah menyentuh kesuciannya tetapi mengetahui bahwa pria yang dinikahinya adalah Bos Mafia seketika memberikan perasaan takut.
Skenario film berhenti di saat mereka berdua melakukan ciuman untuk membuktikan sudah menjadi sepasang suami-istri. Alan bersama Veronica mulai mempersiapkan diri untuk melakukan akting dengan mengandalkan khayalan supaya terlihat nyata.
Alan mempersiapkan lengan kirinya lalu Veronica mengaitkan tangan kanannya ke lengan Alan, bersikap formal serta saling menatap dengan penuh perasaan kemudian berjalan secara perlahan menuju tempat yang akan menjadi lokasi suci pernikahan mereka.
Setelah sampai di tempat tersebut, Alan memegang kedua telapak tangan Veronica dengan ekspresi yang sangat sesuai dengan skenario film sedangkan Veronica menatap lawan pasangannya dengan lembut disertai mengelus jari-jemari Bos Mafia.
Menghayal bahwa di tengah-tengah mereka ada penghulu yang sudah memberikan pertanyaan menyangkut hubungan Bos Mafia dengan wanita biasa. Penghulu di dalam skenario sebenarnya orang kepercayaan Bos Mafia sehingga akan terjadi percakapan di tempat tersebut.
"Maria, terima kasih sudah menolongku saat terluka parah walaupun kita baru saling mengenal satu malam tapi hubungan yang kita lakukan di malam itu ternyata membuka pintu hatiku untuk mencintaimu!" ucap Alan dengan memberikan ekspresi senyuman tulus
Senyuman yang tidak pernah dilakukan oleh Bos Mafia di dalam skenario film akan membuat seluruh anggota terkejut. Skenario film akan memberikan wanita biasa sebuah kejutan bahwa pria yang dia nikahi adalah seorang Bos Mafia.
"Christopher. Apa kamu seorang gangster?" tanya Veronica dengan ekspresi takut ketika melihat tamu pernikahan memiliki penampilan yang menyeramkan
"Lebih tepatnya aku adalah Bos Mafia yang memegang wilayah ini!" ungkap Alan sambil tersenyum
Veronica melakukan ekspresi terkejut dan panik sesuai skenario film hingga Alan melakukan bagian terakhir dengan menarik dagu Veronica kemudian menciumnya padahal skenario film yang Hayamura buat akan di cut pada adengan ciuman, Tanaka akan mengaturnya di editan tetapi Alan melakukan ciuman langsung sampai membuat Veronica terkejut.
[Tersenyum]
"Ayahmu sudah merestui hubungan kita!" ungkap Alan sambil menggenggam tangan Veronica
Veronica membalasnya dengan menarik kerah baju Alan kemudian menciumnya setelah ciuman selesai, ujung telunjuk Veronica menempel di hidung Alan sembari memperlihatkan ekspresi senang dan bahagia.
"Ayahku memang akan setuju dengan hubungan kita!" ucap Veronica dengan senyuman
[Ting!]
Misi melakukan akting mesra dan akting romantis telah diselesaikan!
Proses Status Aktor Alan. Sukses!
TUBUH : 62%
SUARA : 62%
KONSENTRASI : 62%
IMAJINASI : 62%
OBSERVASI : 62%
EMOSI : 62%
PIKIRAN : 62%
PENGHAYATAN : 62%
SKILL AKTOR : Virtual Script, Stage Mastery
TITLE: New Actor
Telah sukses diperbarui!
Di lain sisi, tempat syuting saat ini kedatangan tiga sutradara dari studio ternama bersama aset penting mereka. Hayamura bersama Tanaka terkejut dengan kedatangan yang tidak di undang tetapi mereka bertiga beralasan ingin melihat musuh baru yang mengincar penghargaan FWAC.
"Sudah kubilang untuk tidak memperlihatkan batang hidungmu, Sutradara Yumeshima!" ucap Hayamura dengan ekspresi marah besar
"Lama tidak jumpa, Sutradara Hayamura!" ucap Yumeshima dengan tatapan datar
Bersambung...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 69 Episodes
Comments
louise
bjir wkwkwkwkwk 😂
2022-10-17
1
anggita
virtual script.,
2022-10-17
1
rm_zzreinhart666ry
lanjut thor semangat
2022-10-06
1