Mereka bertiga kembali ke Mur-4 Entertainment Studio untuk mempersiapkan sebuah Trailer Film Cintaku Untuk Bos Mafia. Sesaat Alan datang dengan tampilan Bos Mafia seketika semua kru film langsung bersemangat untuk membuat film tersebut, Veronica pergi ke ruangan untuk melakukan persiapan makeup bersama bos salon sedangkan Alan diberikan sebuah naskah pendek yang akan dia tampilkan di depan kamera.
Kru film bersama Sutradara Hayamura sibuk untuk mempersiapkan semuanya karena pembuatan trailer film akan dilakukan pada malam hari. Alan hanya memiliki waktu 7 jam saja untuk mempersiapkan dirinya tampil di kamera untuk kedua kalinya seketika perasaan gugup membuat tubuhnya bergerak kaku. Alan tidak ingin mengganggu mereka yang sedang mempersiapkan peralatan syuting sehingga Alan kembali ke ruangan khusus akting agar mendapatkan bantuan dari Sistem Actor.
[Masuk Ke Ruangan Khusus Akting]
[Menghela Napas]
"Apa yang terjadi kepadaku kalau trailer filmnya gagal?" tanya Alan dengan ekspresi suram
Mungkin anda akan membayar denda semua kerugian!
[Alan Depresi Di Pojokan]
Maaf saya hanya bercanda. Tidak mungkin Tuan Alan akan gagal!
"Hey, berakting bersama Aktris Drama nomor satu di Jepang memangnya bisa aku lakukan?" tanya Alan merasa tidak percaya diri
Benar sekali, Tuan Alan tidak akan mampu menguasai panggung kalau lawan aktingnya adalah Aktris sepertinya. Namun, Tuan Alan mempunyai Skill Stage Mastery yang dapat meningkatkan penguasaan panggung akting sehingga peran anda sebagai Bos Mafia mendapatkan fokus lebih dari para penonton!
Bukan itu saja, Tuan Alan tidak perlu menghafal naskah pendek itu bahkan saya bisa improvisasi naskah tersebut hingga menyentuh kesempurnaan itulah kegunaan Skill Virtual Script. Intinya tidak ada kegagalan untuk Tuan Alan selama saya bersama anda!
[Kesal]
"Sepertinya aku terlalu pesimis hingga meremehkan diriku sendiri. Sistem, aku tidak akan sepenuhnya bergantung kepadamu karena yang kuinginkan adalah kita bekerja sama untuk mencapai hasil yang memuaskan!" ucap Alan dengan perasaan percaya diri
Itulah yang saya harapkan dari Tuan Alan maka serahkan naskah itu kepada saya dan sisanya anda perlu memahami setiap kalimat yang akan diucapkan, ini sama seperti latihan yang kita lakukan sebelumnya pastikan anda memiliki akting dengan ekspresi yang sesuai dengan kalimat tersebut!
"Yosh, aku akan berjuang!" jawab Alan dengan penuh semangat
Alan memperlihatkan semua halaman naskah sambil menunggu sistem menproses seluruh tulisan naskah tersebut kemudian menyimpannya di Skill Virtual Script ketika selesai, Alan hanya perlu memahami kalimat-kalimat yang harus ditampilkan sesuai karakter Bos Mafia.
Alan terus mengucapkan serta berekspresi untuk menyesuaikan dirinya dengan kalimat naskah tersebut tanpa henti dia ulangi selama 4 jam penuh hingga mendapatkan ekspresi yang sangat sesuai dengan semua kalimat yang akan ditampilkan sebagai Bos Mafia.
Tuan Alan, saya akan membantu mengeluarkan Skill Stage Mastery ketika Veronica mulai menguasai panggung akting. Saat skill sudah diaktifkan, anda perlu mengeluarkan seluruh kemampuan yang sudah anda latih selama ini!
"Baiklah, aku harus membuat debut kedua ini sebagai tanda untuk memperkenalkan diriku ke semua orang walaupun ini hanya trailer film. Kenapa, aku sangat tidak sabar untuk menunjukkan akting ini!" ucap Alan dengan ekspresi fokus tajamnya
Tatapan itu akhirnya muncul lagi. [Emoji Senyum Penuh Semangat]
3 jam sebelum syuting di mulai. Veronica selesai memakai makeup untuk menjadi peran wanita biasa walaupun perannya seperti itu tetapi pesona kecantikan darinya sangat sulit untuk dihilangkan sehingga Hayamura membiarkan Veronica menampilkan pesona tersebut dikarenakan menjadi salah satu pesona tersembunyi untuk wanita yang mengira dirinya biasa.
2 jam sebelum syuting di mulai. Sutradara Hayamura meminta Tanaka untuk membawa Alan agar segera diperbaiki makeup, dia segera mencari Alan di ruangan khusus akting ketika bertemu. Alan menampilkan dirinya yang masih seperti biasanya walaupun saat ini dia berhasil menghilangkan rasa gugupnya tetapi Tanaka masih khawatir kalau akan terjadi banyak cut dalam pembuatan trailer film.
"Alan berusahalah dan tetap semangat!" ucap Tanaka untuk menguatkan mental Alan
"Saya akan berusaha!" ucap Alan dengan nada pelan sembari menundukkan kepalanya
Selama 1 jam, Alan mendapatkan perbaikan makeup hingga dirinya telah siap untuk melakukan syuting. Veronica datang dengan menampilkan dirinya yang seorang Aktris Drama sontak semua kru film merasa terpukau melihat kecantikan natural-nya sedangkan mereka masih khawatir dan cemas kepada Alan yang sama sekali tidak menunjukkan semangatnya.
Namun, Sutradara Hayamura tidak peduli kepada Alan yang seperti itu malah dia sibuk untuk mempersiapkan posisi kursi agar terlihat bagus dan sesuai pancaran cahaya karena suasana trailer akan diawali dengan Bos Mafia terikat di kursi dengan dua ajudannya berdiri sambil memukuli bos mereka.
Veronica tidak akan menurunkan kualitas aktingnya, dia ingin melihat sendiri dengan kedua matanya untuk melihat akting Alan yang dapat membuat ayahnya terpukau. Tersisa 20 menit sebelum syuting di mulai kini Alan disuruh duduk dengan pencahayaan sekitarnya menjadi gelap sedangkan cahaya menerangi kursi, Bos Mafia serta dua ajudan pengkhianat.
Semua kru film merasa tegang, cemas dan khawatir melihat Alan sama sekali tidak mengucapkan apapun selama satu jam penuh. Sutradara Hayamura mulai menyuruh kameramen agar bersiap dan fokus ke hal yang menarik dari Bos Mafia tampilkan.
Tersisa 1 menit.
"Alan, sudah siap?" tanya Sutradara Hayamura sambil melihat jam tangannya
Alan hanya diam dengan kedua tangannya terikat di kursi sembari dua ajudan mempersiapkan diri untuk memukul pipi Alan sebagai pembukaan karena di sini yang Hayamura incar adalah tampilan ekspresi bengis dari Bos Mafia yang sama sekali tidak takut untuk disiksa oleh kedua ajudan pengkhianatan dan mengincar tampilan kekuatan besar dari Bos Mafia ketika mendapatkan kesempatan untuk menghancurkan dua ajudannya.
Tersisa 10 detik.
"5, 4, 3, 2, 1 dan Action!" ucap Hayamura
[Kamera Menyala]
[Pukulan Keras]
Dua ajudan itu memukul ke tubuh Alan dengan keras tapi semua itu hanya tipuan saja dengan sound seolah-olah asli. Semua kru film menunggu ekspresi bengis tetapi Alan tidak menampilkan apapun ketika kameramen ingin menutup lensa kamera tiba-tiba Hayamura memberikan tanda tahan hingga Alan mulai beraksi dengan membuat suasana syuting berubah sampai bulu kuduk merinding.
[Senyum Bengis]
[Tertawa]
"Sampah pengkhianat seperti kalian memang bisa membuatku takut, ha!" ucap Alan sambil melepaskan ikatan di tangannya
Kameramen mulai serius untuk merekam aksi pertarungan Bos Mafia menghajar dua ajudannya dengan cara yang sadis hingga terlihat sebuah ekspresi kejam yang sangat Hayamura inginkan bahkan Veronica dapat melihat aksi memukau dari pembawaan Alan.
Aksi kekejaman serta kebengisan dari Alan yang memerankan Bos Mafia sontak membuat dua ajudan atau kru film merasa ketakutan sehingga Hayamura merasa senang dapat melihat rasa takut yang sebenarnya.
Ending syuting di tutup dengan Alan menembak kepala dua ajudannya dengan senyum menyeringai!
"Wrap!" teriak Hayamura dengan penuh semangat
[Tepuk Tangan]
"Luar biasa Alan!" teriak seluruh kru film ketika berhasil menangkap seluruh adengan keren tersebut
Alan tersenyum puas dan merasa lega dengan aktingnya berhasil membuat Hayamura tepuk tangan. Semua kru film memeluknya karena sempat meragukan Alan tapi akting barusan seketika merubah ekspektasi mereka semua kepada Alan.
Bersambung...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 69 Episodes
Comments
Navisa Rinn
Keren...
2023-03-27
1
PASYA VOLDIGOD
gw kasih bunga ye 20
2022-10-15
3
Farah Umaiha
semangat Thor🥺🤧jangan berhenti tengah jalan Thor🤗
2022-10-09
3