Bab 6: Menuju Aktor Pendatang Baru

[Kamar Pasien]

Sosoknya yang lemah terbangun dari tidur karena merasakan hembusan angin mengenai wajahnya, dia tersenyum melihat anak muda yang membuka jendela agar sinar matahari mengenainya.

"Alan, sudah berapa lama menemani ibu?" tanya ibunya dengan suara lemah

"Astaga ternyata ibu sudah bangun!" ucap Alan sambil melihat ke arah ibunya

[Ibunya Tersenyum]

Alan langsung mendekatinya sambil memegang tangan kanan ibunya.

"Ibu, ibu, ibu. Hari ini mau makan apa?" tanya Alan dengan penuh semangat

[Terkejut]

"Biarkan ibu sarapan dari rumah sakit saja. Alan, khawatirkan adikmu jangan meninggalkannya!" ucap ibunya dengan suara lemah

"Rena pasti baik-baik saja lagipula dia adalah adikku!" ucap Alan dengan ekspresi yakin

[Melempar Sendal]

Sendal itu mengenai belakang kepala Alan dengan cukup keras.

"Matamu, aku baik-baik saja!" teriak Rena dengan ekspresi marah

"Ada apa sih, sampai segitu marahnya?" tanya Alan sambil mengelus belakang kepalanya

Tiba-tiba Paman dan Bibinya masuk ke dalam kamar pasien sembari membawa beberapa makanan dan buah-buahan. Paman Kenma langsung menarik telinga kiri Alan dengan Rena mendukungnya sambil menarik telinga kanan kakaknya.

[Kesakitan]

"Aduh. Entah, kenapa kalian berdua ini memiliki kemiripan!" ucap Alan sambil mengelus daun telinganya

"Diam!" teriak Paman Kenma dan Rena secara bersamaan

[Alan Terdiam]

"Membiarkan adikmu berurusan dengan pemilik apartemen, teganya kamu Alan!" teriak Paman Kenma dengan ekspresi marah

"Dari dulu memang adikku yang sanggup melawan pemilik apartemen itu!" ucap Alan sambil mengingat saat pemilik apartemen meminta bayaran tapi Rena memarahinya

"Ehhh, benarkah Rena lalu kenapa kamu marah?" tanya Paman Kenma sambil melihat Rena

"Aku marah karena dia tidak mengabariku kalau ingin menjenguk ibu!" balas Rena dengan ekspresi kesal

"Lah, ternyata marahnya di situ!" gumam Alan dan Paman Kenma secara bersamaan

Suasana di dalam kamarnya mulai terasa hidup. Ibu Alan tersenyum ke arah sahabatnya seakan-akan mengucapkan rasa terima kasihnya selama dia tidak bisa bersama mereka berdua.

Bibi Hitoka meletakkan makanan dan buah-buahan di atas meja sembari mengupas kulit apel untuk diberikan kepada sahabatnya. Rena, Alan dan Paman Kenma masih berdebat hingga muncul perawat ingin memberikan sebuah nota rumah sakit sontak semua yang melihatnya terkejut.

"Alan, apa kamu sudah melunasinya?" tanya Paman Kenma dengan ekspresi terkejut

"Alan!" ucap Bibi Hitoka dengan ekspresi senang

"Kakak, benarkah ini?" tanya Rena dengan ekspresi terharu

"Aku sudah mencicilnya selama 3 tahun dan uang yang aku dapatkan dari memainkan peran sekali pakai di lokasi syuting tepatnya Tokyo Tower berjumlah banyak dikarenakan sutradaranya menyukai akting yang aku perlihatkan jadi beberapa uangnya aku bayarkan ke rumah sakit untuk melunasi biaya rumah sakit jadi ibu hari ini resmi pulang ke rumah!" jawab Alan dengan memperlihatkan senyuman senangnya bahkan air mata tidak bisa dia tahan

Karena, perjuangan Alan akhirnya membuahkan sebuah hasil yang dapat membuat ibunya tidak tinggal lagi di rumah sakit. Alan mengelap air matanya sambil memeluk ibunya bersama dengan adiknya kemudian di susul Paman Kenma dan Bibi Hitoka.

Selamat Tuan Alan!

Ibu Alan dibawa pulang ke rumah Paman Kenma dan Bibi Hitoka bersama dengan adiknya juga sedangkan itu, Alan pergi menemui pemilik apartemen untuk membayar biaya sewa dengan menggunakan sisa uang yang dia miliki. Beberapa hutang sudah Alan lunasi sehingga dia dan adiknya bisa tinggal bersama bahkan suasana keluarganya sudah mulai terbentuk lagi dan semua itu membuat Alan semakin ingin mengubah kehidupan keluarganya.

"Sistem, apa langkah selanjutnya untuk meningkatkan status Aktor-ku?" tanya Alan dengan ekspresi bahagia melihat keluarganya sudah mulai bersatu lagi

Kita akan mengincar pencapaian Aktor Pendatang Baru!

Dengan menaikkan semua status berada pada 50%!

[Suara Dering Ponsel]

Paman Kenma mengangkat panggilan dari ponselnya lalu suara orang yang tidak dia kenal sedang mencari Alan. Mendengar namanya dipanggil sontak Alan langsung mengambil ponsel pamannya yang kemudian suara tersebut berasal dari Sutradara Hayamura.

"Alan, sudah siapkah kamu untuk melakukan akting di salah satu film milikku?" tanya Sutradara Hayamura

"Benarkah, di salah satu film anda?" tanya Alan dengan ekspresi terkejut

"Iya. Namun, kamu masih memerlukan sebuah pelatihan dariku sebelum memulai akting di salah satu pemeran dalam film milikku jadi apa kamu siap untuk tinggal di studio selama tiga minggu?" tanya Sutradara Hayamura

Alan menaikkan suara ponsel pamannya sehingga semua yang ada di rumah itu dapat mendengar suara Sutradara Hayamura.

"Bibi, Paman, Rena dan ibu. Bagaimana pendapat kalian?" tanya Alan untuk mendengarkan keluarganya terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk pergi berlatih

Dari tiga orang itu, ibunya Alan angkat bicara.

"Alan wujudkan impianmu itu jangan khawatirkan ibu kini perjuangkan dulu apa yang kamu inginkan!" ucap ibunya dengan suara lemah

"Kakak serahkan sisanya kepadaku jangan khawatir!" ucap Rena yang sepenuhnya mendukung impian kakaknya

"Semangatlah Alan!" ucap Bibi Hitoka

"Jangan pulang dengan tangan kosong!" ucap Paman Kenma

Jawaban dari keluarganya bisa Sutradara Hayamura dengar sontak Alan bersemangat untuk dapat berlatih bersama dengan Sutradara yang sangat mengerti akan dunia akting dan film.

"Aku siap, Mura-san!" teriak Alan dengan penuh semangat

"Yoshh, kirim alamat rumahmu dan besok kita akan pergi ke studio milikku yang berada di Shinjuku!" ucap Sutradara Hayamura sambil menutup panggilan telepon

Alan sangat bersemangat untuk mengejar impiannya kini semua keluarga yang ada bersamanya mulai panik untuk mempersiapkan keberangkatan Alan selama tiga minggu. Besoknya, saat Sutradara Hayamura sudah mendapatkan lokasi Alan kini dia langsung berangkat untuk menjemputnya ketika sampai sontak keluarga Alan sudah menunggu kedatangannya dengan Alan diberikan sebuah koper besar yang isinya tidak diketahui.

"Beratnya!" ucap Alan sambil mendorong kopernya

Sebuah mobil van yang sangat mewah membuat siapapun melihatnya akan terpukau. Koper Alan dibawa masuk oleh sopir mobil lalu Alan masuk dengan melihat beberapa fasilitas di dalam mobil yang sama sekali tidak dia ketahui. Sutradara Hayamura berterima kasih atas penyambutan dan meminta ijin untuk membawa Alan agar ikut bersamanya sontak sekeluarga melambaikan kedua tangannya untuk kepergian Alan tapi saat mobil sudah sangat jauh tiba-tiba semuanya menangis karena tidak tahan melihat kepergian Alan yang sudah melekat pada perasaan mereka.

Mereka berdoa untuk impian Alan agar tercapai sedangkan itu, Alan yang berada di dalam mobil van mulai menganggap semua ini dengan serius. Alan tidak akan membuang kesempatan emas ini untuk dapat meningkatkan status Aktor miliknya.

Bersambung...

Terpopuler

Comments

Rianoir⏳⃟⃝㉉

Rianoir⏳⃟⃝㉉

Rianoir mampir nih kak. bunga mawar meluncur🥳

2022-09-26

5

TK

TK

bunga untuk Thor 🌷👍

2022-09-26

1

lihat semua
Episodes
1 Bab 1: Bintang Jatuh
2 Bab 2: Sistem Actor
3 Bab 3: Menonton Film Untuk Meningkatkan Statusnya
4 Bab 4: Pelatihan Akting
5 Bab 5: Akting Pertama Kalinya
6 Bab 6: Menuju Aktor Pendatang Baru
7 Bab 7: Fitur Baru Dari Sistem Actor
8 Bab 8: Membaca 350 Buku Di Perpustakaan
9 Bab 9: Perombakan Seluruh Tubuh Alan
10 Bab 10: Alan Memerankan Bos Mafia
11 Bab 11: Trailer Film Cintaku Untuk Bos Mafia. Bagian 1
12 Bab 12: Trailer Film Cintaku Untuk Bos Mafia. Bagian 2
13 Bab 13: Trailer Film Cintaku Untuk Bos Mafia Selesai Dibuat
14 Bab 14: Gemparnya Entertainment
15 Bab 15: Aset Penting Empat Studio
16 Bab 16: Pulang Ke Shibuya
17 Bab 17: Menyelesaikan Misi Hot Akting
18 Bab 18: Menyelesaikan Misi Akting Aksi Dan Akting Emosi
19 Bab 19: Menyelesaikan Misi Akting Mesra Dan Akting Romantis
20 Bab 20: Sisi Gelap Dunia Perfilman
21 Bab 21: Masa Lalu Veronica
22 Bab 22: Tiga Minggu Di Terralite Entertainment Studio
23 Bab 23: Kalah Telak
24 Bab 24: Berperan Sebagai Psychopath
25 Bab 25: Kemenangan Satu Kali Akting Bersama Haruchiyo Uzumi
26 Bab 26: Film Super Great Court. Bagian 1
27 Bab 27: Film Super Great Court. Bagian 2
28 Bab 28: Film Super Great Court. Bagian 3
29 Bab 29: Proses Baru Menuju Puncak Pesona Seorang Aktor
30 Bab 30: Susunan Kegiatan Selama Sebulan
31 Bab 31: Adegan Kecelakaan Untuk Maria
32 Bab 32: Adegan Kesedihan Bos Mafia
33 Bab 33: Puncak Pesona Seorang Pria
34 Bab 34: Adegan Kemarahan Bos Mafia. Bagian 1
35 Bab 35: Adegan Kemarahan Bos Mafia. Bagian 2
36 Bab 36: Menuruti Permintaan Hayamura
37 Bab 37: Adegan Kekejaman Bos Mafia. Bagian 1
38 Bab 38: Adegan Kekejaman Bos Mafia. Bagian 2
39 Bab 39: Syuting Film Cintaku Untuk Bos Mafia Sementara Dihentikan
40 Bab 40: Body Rest Telah Selesai
41 Bab 41: Adegan Kekejaman Bos Mafia. Bagian 3
42 Bab 42: Adegan Ending Film Cintaku Untuk Bos Mafia. Bagian 1
43 Bab 43: Adegan Ending Film Cintaku Untuk Bos Mafia. Bagian 2
44 Bab 44: Pernikahan
45 Bab 45: Mulainya Penilaian Juri FWAC
46 Bab 46: Kembali Ke Terralite Entertainment Studio
47 Bab 47: Berbicara Lewat Perkelahian
48 Bab 48: Menyelesaikan Misi Menembak Sebanyak 200x
49 Bab 49: Adegan Awal Film Agen Rahasia
50 Bab 50: Salah Satu Tugas Istri
51 Bab 51: Adegan Penembak Jitu Agen Joseph
52 Bab 52: Adegan Menangkap Veteran Tentara Di Akihabara
53 Bab 53: Kabar Bahagia Untuk Alan Dan Hayamura
54 Bab 54: Adegan Akhir Dua Agen Rahasia. Bagian 1
55 Bab 55: Adegan Akhir Dua Agen Rahasia. Bagian 2
56 Bab 56: Aktor Alan
57 Bab 57: Rencana Menghancurkan Yumeshima. Bagian 1
58 Bab 58: Rencana Menghancurkan Yumeshima. Bagian 2
59 Bab 59: Rencana Menghancurkan Yumeshima. Bagian 3
60 Bab 60: Panggung Besar Untuk Sutradara Yumeshima
61 Bab 61: Cerita Yumeshima Mengenai Fujiku Anastasia
62 Bab 62: Kelahiran
63 Bab 63: Rookie Of The Year
64 Bab 64: Program Film World Award Ceremony
65 Bab Bonus: Cita-Cita Seira Dan Sora
66 Bab Bonus: Keluarga Besar Uzumi Bertamu
67 Bab Bonus: Pendidikan Moral Dari Alan Dan Veronica
68 Bab Bonus: Dunia Permodelan
69 Ilustrasi Gambar
Episodes

Updated 69 Episodes

1
Bab 1: Bintang Jatuh
2
Bab 2: Sistem Actor
3
Bab 3: Menonton Film Untuk Meningkatkan Statusnya
4
Bab 4: Pelatihan Akting
5
Bab 5: Akting Pertama Kalinya
6
Bab 6: Menuju Aktor Pendatang Baru
7
Bab 7: Fitur Baru Dari Sistem Actor
8
Bab 8: Membaca 350 Buku Di Perpustakaan
9
Bab 9: Perombakan Seluruh Tubuh Alan
10
Bab 10: Alan Memerankan Bos Mafia
11
Bab 11: Trailer Film Cintaku Untuk Bos Mafia. Bagian 1
12
Bab 12: Trailer Film Cintaku Untuk Bos Mafia. Bagian 2
13
Bab 13: Trailer Film Cintaku Untuk Bos Mafia Selesai Dibuat
14
Bab 14: Gemparnya Entertainment
15
Bab 15: Aset Penting Empat Studio
16
Bab 16: Pulang Ke Shibuya
17
Bab 17: Menyelesaikan Misi Hot Akting
18
Bab 18: Menyelesaikan Misi Akting Aksi Dan Akting Emosi
19
Bab 19: Menyelesaikan Misi Akting Mesra Dan Akting Romantis
20
Bab 20: Sisi Gelap Dunia Perfilman
21
Bab 21: Masa Lalu Veronica
22
Bab 22: Tiga Minggu Di Terralite Entertainment Studio
23
Bab 23: Kalah Telak
24
Bab 24: Berperan Sebagai Psychopath
25
Bab 25: Kemenangan Satu Kali Akting Bersama Haruchiyo Uzumi
26
Bab 26: Film Super Great Court. Bagian 1
27
Bab 27: Film Super Great Court. Bagian 2
28
Bab 28: Film Super Great Court. Bagian 3
29
Bab 29: Proses Baru Menuju Puncak Pesona Seorang Aktor
30
Bab 30: Susunan Kegiatan Selama Sebulan
31
Bab 31: Adegan Kecelakaan Untuk Maria
32
Bab 32: Adegan Kesedihan Bos Mafia
33
Bab 33: Puncak Pesona Seorang Pria
34
Bab 34: Adegan Kemarahan Bos Mafia. Bagian 1
35
Bab 35: Adegan Kemarahan Bos Mafia. Bagian 2
36
Bab 36: Menuruti Permintaan Hayamura
37
Bab 37: Adegan Kekejaman Bos Mafia. Bagian 1
38
Bab 38: Adegan Kekejaman Bos Mafia. Bagian 2
39
Bab 39: Syuting Film Cintaku Untuk Bos Mafia Sementara Dihentikan
40
Bab 40: Body Rest Telah Selesai
41
Bab 41: Adegan Kekejaman Bos Mafia. Bagian 3
42
Bab 42: Adegan Ending Film Cintaku Untuk Bos Mafia. Bagian 1
43
Bab 43: Adegan Ending Film Cintaku Untuk Bos Mafia. Bagian 2
44
Bab 44: Pernikahan
45
Bab 45: Mulainya Penilaian Juri FWAC
46
Bab 46: Kembali Ke Terralite Entertainment Studio
47
Bab 47: Berbicara Lewat Perkelahian
48
Bab 48: Menyelesaikan Misi Menembak Sebanyak 200x
49
Bab 49: Adegan Awal Film Agen Rahasia
50
Bab 50: Salah Satu Tugas Istri
51
Bab 51: Adegan Penembak Jitu Agen Joseph
52
Bab 52: Adegan Menangkap Veteran Tentara Di Akihabara
53
Bab 53: Kabar Bahagia Untuk Alan Dan Hayamura
54
Bab 54: Adegan Akhir Dua Agen Rahasia. Bagian 1
55
Bab 55: Adegan Akhir Dua Agen Rahasia. Bagian 2
56
Bab 56: Aktor Alan
57
Bab 57: Rencana Menghancurkan Yumeshima. Bagian 1
58
Bab 58: Rencana Menghancurkan Yumeshima. Bagian 2
59
Bab 59: Rencana Menghancurkan Yumeshima. Bagian 3
60
Bab 60: Panggung Besar Untuk Sutradara Yumeshima
61
Bab 61: Cerita Yumeshima Mengenai Fujiku Anastasia
62
Bab 62: Kelahiran
63
Bab 63: Rookie Of The Year
64
Bab 64: Program Film World Award Ceremony
65
Bab Bonus: Cita-Cita Seira Dan Sora
66
Bab Bonus: Keluarga Besar Uzumi Bertamu
67
Bab Bonus: Pendidikan Moral Dari Alan Dan Veronica
68
Bab Bonus: Dunia Permodelan
69
Ilustrasi Gambar

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!