Alan pergi ke toko pamannya yang merupakan saudara kandung dari ibunya. Pamannya bernama Fuji Kenma atau sering dipanggil Kenma, dia memiliki tokonya sendiri yang menyewakan DVD FILM mulai dari semua genre tetapi untuk genre dewasa sudah ada tempatnya sendiri.
Terkadang Paman Kenma membantu Alan mencarikan pekerjaan dan memberikan sejumlah uang untuk keluargaku, intinya dia adalah paman terbaik yang bisa aku andalkan walaupun keadaan ekonominya sendiri juga membutuhkan sejumlah uang tapi dia masih tetap membantu keluargaku.
[Suara Lonceng]
Terbukanya pintu mengakibatkan kayu atasnya menyentuh lonceng yang akan memberikan tanda bahwa pelanggan datang. Paman Kenma melihat keponakannya itu tidak bekerja seperti biasanya, dia langsung mendatanginya dengan memasang wajah marah.
"Apa yang kamu lakukan di sini, Alan?" tanya Paman Kenma dengan ekspresi marah
"Paman tolong dengarkan aku!" balas Alan dengan penuh semangat ingin menonton film
Tetapi ucapan Alan itu sama sekali tidak dipedulikannya.
"Cepat cari pekerjaan sana dan biayai rumah sakit ibumu lalu jangan lupa untuk membiayai adikmu sekolah, dia itu masih terlalu muda untuk bekerja sepertimu. Biarlah dirimu itu hancur demi keluargamu, banting tulang itu tanggung jawab seorang lelaki, cari koran sana dan temukan pekerjaan apapun itu selama positif!" teriak Paman Kenma dengan urat muncul di seluruh dahinya
Tiba-tiba muncul istri Paman Kenma yang bernama Fuji Hitoka, dia adalah sosok sahabat dekat ibu dan dia menikahi Paman Kenma yang merupakan adik dari ibuku. Kedatangannya itu langsung menarik telinga kiri suaminya hingga diam dengan merasakan kesakitan.
"Alan datang ke sini, ada apa?" tanya Bibi Hitoka
"Aku ingin menonton film tapi biaya untuk membayarnya itu sama sekali tidak ada padaku jadi kumohon kepadamu Paman Kenma dan Bibi Hitoka tolong biarkan aku menonton dengan gratis!" minta Alan sambil memasang ekspresi memohon
"Tidak. Pergi kerja sana!" balas Paman Kenma dengan wajah datar
[Pukulan Kepala]
Paman Kenma langsung KO terkena pukulan istri tepat di kepalanya.
"Tentu saja boleh tapi Alan, bukankah ada hal penting yang harus kamu lakukan daripada menghabiskan waktu dengan menonton film?" tanya Bibi Hitoka
"Hal penting itu kini aku pertaruhkan ke harapan yang sangat ingin ku wujudkan. Bibi Hitoka, percayakah kalau aku bisa menjadi seorang aktor?" tanya Alan dengan memperlihatkan ekspresi serius
Tiga tahun adalah perjuangan Alan untuk menghidupkan keluarganya walaupun dia terkadang ingin sekali menyerah tetapi perasaan menyerah itu langsung menghilang jika dia sudah berkeinginan kuat untuk mencapai keinginannya itu. Alan adalah seorang pekerja keras yang tidak akan berhenti mencapainya jika dia sudah bertekad pasti sebuah jalan baru akan terbuka untuknya sontak Bibi Hitoka tersenyum melihat impian Alan yang sangat tinggi.
"Aku sangat yakin kalau kamu bisa menjadi seorang Aktor jadi jangan lupakan bibi di saat kamu terkenal nantinya!" jawab Bibi Hitoka
"Tidak akan!" ucap Alan sambil pergi mencari DVD FILM
"Sayang, apa kamu yakin untuk membiarkannya melakukan pertaruhan konyol seperti itu?" tanya Paman Kenma dengan perasaan khawatir
"Ingatkah kamu saat dia masih umur 15 tahun yang datang ke sini untuk meminta bantuan untuk dicarikan pekerjaan pertamanya?" tanya Bibi Hitoka sambil tersenyum melihat Alan yang sedang semangat memilih DVD FILM
[Flashback]
Di saat itu kemunculannya datang bertepatan dengan hujan deras melanda Kota Shibuya hingga kami memutuskan untuk menutup toko. Matanya bengkak seperti sudah menangis terus-menerus, ekspresinya sangat serius dan tekadnya untuk maju sangat jelas bisa dirasakan.
Alan, dia adalah anak dari kakakku yang bernama Hiruka. Sosoknya yang masih seorang bocah sudah memiliki ekspresi seperti itu sungguh menyakitkan untuk orang dewasa melihatnya tapi anak ini benar-benar sangat kuat menerima keadaan keluarganya yang mengharuskannya untuk bertanggung jawab.
Sungguh sosok pria sejati!
"Paman, tolong bantu aku untuk mendapatkan pekerjaan setelah itu aku akan mencarinya sendiri!" ucap Alan dengan memperlihatkan ekspresi serius
[Kembali Ke Masa Sekarang]
"Terserah dengan apa yang dia lakukan. Kita hanya perlu mempersiapkannya tempat untuk kembali jika dia ingin menyerah dengan impiannya itu!" ucap Paman Kenma sambil membuka pintu belakang toko untuk menuju rumahnya
"Menyerah. Itu sangat mustahil untuknya!" ucap Bibi Hitoka dengan nada pelan
[Kembali Ke Tokoh Utama]
Alan bingung untuk memilih film yang akan di tonton, dia menyukai banyak genre dan di toko pamannya ini memiliki banyak sekali film lama dengan sedikit film baru.
"Hmmm, ada banyak sekali film yang masuk ke dalam genre kesukaanku!" ucap Alan dengan ekspresi kebingungan
Tuan Alan jika saya memberikan saran, menurut saya lebih baik memilih film baru dikarenakan dunia hiburan semakin maju dan semakin membutuhkan hal baru jadi film lama yang menampilkan dunia lama sama sekali tidak akan menarik perhatian manusia modern. Film baru saat ini akan sangat menarik perhatian, ada banyak sekali akting yang bisa anda pelajari dan masih banyak lagi!
"Aku sama sekali tidak mengerti perbedaan antara dua film lama dengan film baru tetapi mengikuti saran darimu adalah langkah terbaik untukku mencapai Aktor. Jadi, film pertama yang akan kita tonton adalah Young Lady dengan genre Romantis-Kerajaan!" ucap Alan sambil mengambil DVD FILM Young Lady
Memproses Film Young Lady untuk dijadikan progres meningkatkan status Tuan Alan. Sukses!
Menganalisis Film Young Lady. Sukses!
Film Young Lady menceritakan seorang wanita muda tiba-tiba menjadi nona besar dari kerajaan akibat memiliki darah keturunan raja. Mengenai kabar raja memiliki istri di luar kerajaan sontak membuat kekacauan di dalam istana tetapi sang raja juga memiliki anak pria di dalam kerajaan yang merupakan keturunannya dengan istri sah-nya. Untuk membuat darah kerajaan tidak menyebar kini anak perempuan raja di luar kerajaan dengan anak pria di dalam kerajaan diharuskan menikah sontak anak pria saja kesal terhadap keputusan ayahnya. Anak perempuan raja datang ke istana dengan membawa statu orang rendah, anak pria raja itu menyingkirkannya tetapi semakin lama dia bersamanya tiba-tiba mulai tumbuh benih cinta terhadap anak perempuan raja di luar kerajaan karena sifatnya yang lembut dan baik hati seta sifatnya yang baik hati hingga dia memutuskannya untuk menikahi sosok perempuan yang sudah terlanjur dia cintai. (Terjadi di akhir ending)
"Dasar bodoh kau sistem kalau menjelaskannya secara rinci seperti itu bakal spoiler parah!" teriak Alan di dalam pikirannya
Maafkan saya Tuan Alan. (Emoji Menyesal)
[Menghela Napas]
"Durasi Film Young Lady adalah 1 jam 54 menit karena film ini termasuk keluaran baru dan genre-nya cocok untukku jadi mari kita tonton!" ucap Alan sambil pergi ke ruangan untuk menonton film tersebut
DVD FILM diputar kemudian film di mulai dengan Alan dan Sistem Actor menontonnya secara teliti, saksama dan memahami alur ceritanya. Setelah film selesai, Alan mengelap air matanya dengan tisu hingga basah dikarenakan ada sebuah adegan anak perempuan raja harus menolong pelayannya di saat hampir terbunuh oleh pasukan pemberontak sehingga anak perempuan raja yang baik hati itu menolong pelayannya tapi sebenarnya itu adalah sebuah jebakan hingga anak pria raja datang kemudian menyelamatkannya.
"Adegan saat dia di jebak hingga mendapatkan perlakuan kasar dari pelayan itu sungguh mengerikan, aku turut sedih melihat penderitaan anak perempuan raja!" ucap Alan sambil menangis
Sepertinya Tuan Alan menikmati film tersebut bahkan setiap detik bisa saya lihat kalau anda memperhatikannya secara saksama. Menonton film dengan merasakan kisah cerita film tersebut masuk ke dalam hati kini anda sudah membuat sebuah peningkatan besar!
Status IMAJINASI dan Status KONSENTRASI meningkat menjadi 25%
Tuan Alan diperlukan untuk menonton film yang dapat menyentuh perasaan anda selain dari itu, tidak akan meningkatkan status tersebut jadi Tuan Alan harus benar-benar memilih film selanjutnya yang dapat menyentuh perasaan anda!
"Baiklah, sepertinya masih ada beberapa film baru yang masuk ke dalam genre milikku. Mari kita tingkatkan dua status tersebut dengan menontonnya!" ucap Alan dengan penuh semangat
Setelah 10 jam penuh menonton film sebanyak lima DVD FILM kini kedua mata Alan mulai merah hingga Bibi Hitoka yang melihatnya nonton tanpa henti langsung memberikan pukulan kepala hingga dia berhenti menonton.
Alan membiarkan tubuhnya untuk istirahat dengan makan bersama Bibi Hitoka dan Paman Kenma. Namun, dia terlihat sangat senang karena usahanya menonton film tersebut sudah meningkatkan dua statusnya menjadi 35%.
Status IMAJINASI dan Status KONSENTRASI saat ini adalah 35%
Tuan Alan, film baru di toko keluarga anda saat ini sudah di tonton semua karena anda tidak memiliki uang untuk menonton film baru di toko lain jadi mari kita lakukan Pelatihan Akting untuk meningkatkan Status TUBUH, SUARA DAN EMOSI. Untuk menjadi Aktor Amatir diperlukan ketiga status tersebut mencapai 30% ketika Tuan Alan sudah mencapainya, kita bisa pergi mencari lokasi syuting yang bisa memberikan peran sekali pakai untuk melatih akting lagi agar status anda naik sekaligus mendapatkan uang walaupun sedikit!
"Jadi, tujuan kita adalah melakukan Pelatihan Akting. Baiklah, aku saat ini sangat bersemangat untuk melakukannya!" gumam Alan sambil makan dengan cepat
Bersambung...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 69 Episodes
Comments