Dalam beberapa meter lagi mereka akan sampai ke Desa Damei.
" Liqin , mana Pakaianmu . ". Pinta Nona Kedua.
Liqin masih tidak mengerti mengapa Nona Kedua kali ini meminta Pakaian Pelayannya.
" Tapi untuk apa Nona menanyakan Pakaianku, bukankah Hanfu nona lebih bagus. " timpalnya.
" Waktunya tidak banyak . Kau pakai Hanfuku dan aku pakai Bajumu . Mengerti ?". Titahnya pada Liqin.
Liqin hanya menuruti Perintah Nona Keduanya yang entah Rencana apa yang sedang di rencanakan olehnya saat ini .
Liu Ban menyuruh Nona Kedua keluar dari Kereta.
Begitu Keluar Liu Ban mengernyitkan Matanya .
" Ning'er ? Liqin . Kalian ber.?". Mulutnya dibekap oleh Nona Kedua.
" Jangan Berisik lagi , Antarkan Liqin ke Desa Damei sebagai Nona Kedua. Kau jelas sangat tau maksut dariku ini ?". Nona Kedua tersenyum bahagia .
Liu Ban mencubit Pipi Nona Kedua yang kenyal itu hingga pemiliknya mengerang kesakitan.
" A'ban ?". Nona Kedua menginjak Kaki Liu Ban.
" Kau ? Kau Gila Ning'er , Kakiku belum sembuh dari Injakanmu kemarin sekarang malah memperparahnya ?". Decak penuh kesal Liu Ban pada Nona Kedua.
" Kau yang memulainya ". Kata Nona Kedua.
Mereka mengantar Liqin untuk bertemu Kepala Desa dari Desa Damei .
" Apakah Anda Kepala Desa dari Desa Damei , Tuan ". Tanya Liu Ban pada Sosok Pria yang sudah Tua namun tetap gagah.
" Benar . Kalian datang untuk mengantar Nona Kedua Perdana Menteri Liu . Jawabnya dengan Benar.
" Benar sekali Tuan ".
" Kalian bisa memanggilku Gu Yao ". Kata Kepala Desa.
" Baiklah Tuan Gu ." Jawab Liu Ban.
Kepala Desa itu bisa menebak Pasti seorang Pria di depannya ini adalah Tuan Muda Liu Ban yang Terkenal Mempunyai Ilmu Bela Diri tingkat Tinggi .
Namun dia mudah terkecoh dengan Nona Kedua , dia mengira Liqin adalah Nona Kedua sedangkan Nona Kedua itu sendiri Pelayan Liqin.
Meskipun Liqin seorang Pelayan namun Kecantikannya tidak buruk , dia juga cantik setara dengan Nona Ketiga namun karena kedudukannya rendah hingga orang-orang tak melihatnya.
Saat Liqin memakai Hanfu milik Nona Kedua Aura Kecantikannya memancar penuh Pesona, Kali ini dia sangat senang karena bisa menjadi Seorang Nona .
" Apakah ini mimpi ? " gumamnya dalam hati.
Kepala Desa menyuruh Pelayannya agar mengantar Nona Kedua dan Tuan Liu Ban ke tempat Istirahatnya.
Semua orang yang berada di Kediaman Kepala Desa melihat kedatangan ketiga Orang tersebut.
Dikejauhan , seseorang melihat Kejadian Kebakaran yang terjadi di dekat Air Terjun Yuxin .
" Yang Mulia ? Mereka telah membakar tempat itu ?" Kata Pengawal Seseorang itu.
" Tidak masalah . Bawa orang - orang itu menghadapku ". Titah Seseorang itu yang merupakan seorang Bangsawan.
Tidak lama kemudian Pasukan Yang diperintah oleh Seseorang itu membawa segerombol Kawanan Bandit .
Mereka yang melakukan Pembakaran Gubuk milik Nenek Tua .
" Yang Mulia ? Kiranya mau diapakan semua Keparat ini ?". Kata Pengawal yang terlihat emosi.
" Tebas Kepalanya . Segera pergi dari sini ? Kita akan ke tempat Tujuan saat ini ." Kata Seseorang yang memimpin Pasukan Kejam itu.
Mereka juga bertujuan pergi ke Desa Damei mencari Target yang diburu yang kemungkinan bersembunyi di dalam Desa Damei.
Mereka sudah sampai di Desa Damei namun tidak membawa Pasukan Khususnya karena saat ini sedang melakukan Penyamaran sebagai Orang biasa.
Saat ini Nona Kedua sedang mengelilingi Sekitar Desa Damei bersama Liu Ban.
nampaknya sebuah Tempat menarik Perhatian Nona Kedua.
" A'ban , Lihatlah ? Desa ini ternyata tempatnya Tanaman obat . " Nona Kedua membuat Liu Ban merasa jika saat ini terjadi keanehan lagi dengannya.
Sejak kapan Nona Kedua suka dengan yang berbau Herbal bukankah dia berambisi menjadi ahli bela diri ?
Sungguh membuat Tuan Muda Liu Ban masih tak mengerti.
" Ning'er ? Kau masih punya hutang penjelasan padaku ?". Kata Liu Ban.
" Untuk saat belum waktunya . Tapi tenang saja pasti akan kujelaskan secara terperinci dan tidak akan terlewatkan sedikitpun. ". Ungkapnya sambil berjongkok di tanah .
" Kau mau apa ? ". Tanya Liu Ban
" Mau ambil Tanaman ini untuk dijadikan Ramuan ". Jawabnya.
Liu Ban mengernyitkan dahinya.
Ramuan ? Nona Kedua sangat berubah drastis . Dia memang sangat cerdas namun untuk pengetahuan tentang membuat ramuan itu masih tersimpan banyak tanda tanya di benak Tuan Muda Liu Ban .
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 161 Episodes
Comments
meMyra
jangan penasaran liu ban ntar jatuh cinta hehe
2024-07-16
0
Hana Nisa Nisa
bagus
2024-07-10
0
Nitnot
ceritanya bagus, ko readernya dikit y
2024-04-04
0