Kemunculan kerajaan neraka sontak menggegerkan seluruh kekaisaran, banyak yang berbondong-bondong datang kesana, ada yang ingin sekedar jalan-jalan atau pun ingin membeli sesuatu, kekayaan yang di miliki kerajaan neraka pun jadi sorotan, adanya herbal langka, pil kualitas terbaik, pakaian yang indah, perhiasan yang megah dan elegant, makanan yang lezat, senjata-senjata kelas tinggi, bangunan-bangunan besar yang megah dan kokoh, serta istana yang terbuat dari mas murni pun jadi perbincangan semua orang.
Banyak para kaisar, pangeran, putri, para bangsawan, bahkan para tetua sekte pun datang kesana, tidak ketinggalan para bandit dan juga pembunuh bayaran juga datang.
Mereka terpaksa merogoh kocek lebih dalam, 10 koin emas perorang bukanlah harga yang murah, namun mengingat bahwa begitu banyak harta berharga di sana membuat mereka pun tidak menyia-nyiakan kesempatan untuk bisa masuk ke kerajaan neraka.
Rumah makan dan penginapan pun penuh, banyak yang terpaksa memasang tenda agar bisa tetap tinggal.
Kaisar Zhu dan keluarga termasuk orang-orang yang tidak beruntung itu, mereka terpaksa menginap di dalam tendanya.
Seorang anak berusia 5 tahun pun mendekati kaisar Zhu, dan bertanya
"Paman kenapa membangun tenda disini?" ucapnya
"Hei bocah, kenapa kau sendirian, dimana orang tuamu?" tanya kaisar Zhu
"Aku ini anak yatim piatu paman, aku tidak memiliki orang tua" jawab anak itu kembali
"Siapa namamu dan dimana kau tinggal?" tanya kaisar lagi
"namaku Li Chen, aku tinggal di panti asuhan" jawab Li Chen
"Apa itu panti asuhan?" tanya kaisar Zhu
"Panti asuhan itu tempat untuk anak-anak yang tidak memiliki orang tua, kami diberikan tempat tinggal, makanan dan juga pendidikan" jawab Li Chen
"Paman kenapa tidak menyewa villa untuk tinggal? Atau kenapa paman tidak menginap di istana?" tanya Li Chen penasaran
"Karena kami datang kesini untuk jalan-jalan. Dan bukan atas undangan istana" jawab kaisar Zhu
"Baiklah kalau begitu paman adalah tamu ku, ayo ikut aku ke istana" ajak Li Chen
"Hei bocah, memang nya kau itu siapa bisa mengundang kami ke istana?" tanya pangeran Zhu Kai
"Namaku Li Chen, tentu saja aku bisa mengundang kalian karena aku rakyat disini. Lihat ini, tato di dahi ini merupakan identitas seorang warga kerajaan neraka" ucap Li Chen menunjukan tato nya
"Ayo semuanya ikut aku.." ajak Li Chen
Kaisar Zhu sebenarnya merasa keberatan tapi melihat semangat Li Chen jadi merasa tidak tega akhirnya dia pun mengajak semua keluarga dan para prajuritnya menuju istana neraka
"Paman prajurit, bisakah aku meminta 1 kediaman untuk tamuku? Mereka tidak kebagian penginapan" ujar Li Chen pada seorang prajurit yang sedang berjaga. Li chen pun menunjukan tato di dahi nya,
"Baiklah, tunggu sebentar" ujar prajurit itu sambil pergi memanggil pelayan. Tak lama pelayan itu pun datang
"Bibi pelayan, mereka adalah tamuku, tolong layani mereka dengan baik" ujar Li Chen pada pelayan itu
"baik lah mari ikuti pelayan ini.." ujar pelayan itu mengajak mereka semua hingga akhirnya tibalah mereka di paviliun tanu
"Ini adalah kediaman anda, silahkan masuk, jika membutuhkan apa pun silahkan panggil kami" ucap pelayan itu sambil pamit pergi, Li Chen pun berpamitan ingin pulang
"Paman, Li Chen akan kembali ke panti asuhan, paman dan keluarga istirahat saja di sini" ujar Li Chen
"Baiklah biar paman prajurit itu mengantar Li Chen" ujar kaisar Zhu
"Itu tidak perlu paman, aku bisa pulang sendiri. Kasihan paman prajurit itu nanti kesasar" ucap Li Chen
"Tidak apa-apa, paman akan tetap mengantar mu" ujar prajurit kaisar Zhu.
Akhirnya Li Chen pun diantar pulang. 15 menit kemudian mereka pun sampai
"Kita sudah sampai paman, ini tempat tinggalku" tunjuk Li Chen
"Bukankah itu istana?" tanya prajurit itu lagi
"Ini adalah panti asuhan, bukan istana paman" ucap Li chen. Prajurit itu pun akhir nya kembali ke tempat kaisar Zhu dan keluarganya menginap
"Apakah rumah nya begitu jauh? Kenapa kau baru kembali?" tanya prajurit yang lain
"Bocah itu benar, aku kesasar saat hendak kembali kemari" jawab prajurit tadi
"Apa kau tahu? Yang dia bilang panti asuhan itu sangat besar dan megah, seperti istana"
"Apa kau serius?" tanya prajurit yang lain
"Aku mengatakan hal yang sebenarnya, aku bahkan tadi kesasar dan melihat istana yang megah dan terbuat dari emas murni" ucap prajurit itu lagi
"Dimana?" tanya prajurit yang lain
"Di sebelah sana, tepat di tengah-tengah dan istana emas itu di kelilingi istana-istana lainnya yang tak kalah megah" penjelasan sang prajurit
...****************...
Malam hari nya banyak para bandit dan juga para pembunuh yang menyamar membuka penyamaran nya, mereka berniat untuk mencuri beberapa barang berharga seperti perhiasan, pil-pil tingkat tinggi dan juga senjata.
Mereka melihat setiap toko sudah tutup jam 9 malam, jalanan pun terasa lengang. Karena semua rakyat sudah kembali pulang ke kediaman mereka masing-masing.
"Apakah orang-orang dari kerajaan neraka itu bodoh? Lihatlah, mereka bahkan tidak menggunakan gerbang untuk setiap tokonya, bahkan tidak ada 1 pun penjaga yang di tempatkan di depan bangunan toko mereka" ucap bandit A
"Kau benar, kita bisa panen malam ini" ucap bandit B
"Kita harus tetap berhati-hati, siang tadi aku melihat para pembunuh bayaran dan sekte-sekte juga memasuki tempat ini, kita jangan bersinggungan dengan mereka, kita hanya akan merampok saja" ujar ketua bandit.
Putra mahkota Zhao yang kebetulan sedang melintasi tempat itu pun mendengarkan pembicaraan mereka dari jarak jauh.
"Bagaimana penjagaan kerajaan ini bisa sesantai ini? Bahkan semua rakyat dan prajurit pun bisa tidur dengan lelap di malam hari" ucap putra mahkota Zhao
"Yang mulia lebih baik kembali ke kediaman, tidak perlu mengurusi sampah seperti itu" sarkas seorang kakek yang tiba-tiba saja melintasi tempat putra mahkota berdiri
"Kakek ini siapa?" tanya putra mahkota Zhao
"Bukan siapa-siapa, pergilah beristirahat. Semua orang juga sudah terlelap malam ini"
"Apakah kakek rakyat di kerajaan ini?" tanya putra mahkota kembali
"Itu benar" jawab sang kakek
"Lalu kenapa tidak ada 1 orang pun yang berjaga? Lihatlah para bandit itu, mereka berniat menjarah semua toko" ucap putra mahkota Zhao
"Tidak masalah, mereka tidak akan bisa masuk kesana, mereka hanya mengantar nyawa saja" ucap si kakek
"Kenapa?" tanya putra mahkota Zhao
"Karena tempat ini sudah di lapisi 99 segel kuno, untuk bisa masuk kedalam toko itu mereka harus memecahkan semua segel yang ada, sedangkan mereka hanyalah seorang kultivator dan bukan ahli formasi" jawab santai si kakek sambil mengunyah roti di tangan nya
"Lalu kenapa rakyat disini tidak ada yang berjualan di malam hari?" tanya putra mahkota Zhao lagi
"Karena semua toko yang ada disini merupakan milik kerajaan, dan semua rakyat bekerja untuk kerajaan. Semua toko, ladang, bahkan rumah dan lainnya pun di sediakan oleh kerajaan, rakyat hanya harus setia dan patuh pada peraturan kerajaan" ujar kakek itu lagi
"Apakah bisa seperti itu? Tanya putra mahkota Zhao
"Tentu saja bisa, bahkan rakyat di sini tidak di kenakan pajak, dikerajaan ini semua rakyat di gaji oleh kerajaan, rakyat bekerja untuk kerajaan dan kerajaan menggunakan semua sumber dayanya untuk memakmurkan rakyat" jawab si kakek sambil menguap dan pergi.
Sedangkan para bandit dan para pembunuh bayaran mulai mengendap-endap dan berusaha masuk ke toko-toko, bahkan apotek dan rumah sakit pun tak luput jadi sasaran penjarahan mereka, namun baru saja beberapa langkah, tiba-tiba
Booom...
Semua bandit dan juga pembunuh bayaran itu pun terpental, banyak yang sampai terkena luka dalam karena kekuatan dahsyat yang menyerang mereka
"Gawat, semua tempat ini di lindungi segel berlapis, kita harus bisa memecahkan segel itu untuk bisa masuk" teriak ketua bandit
"Tapi bagaimana caranya ketua, bahkan diantara kita tidak ada satu pun ahli formasi" jawab anggota bandit itu
"Kita harus bekerjasama dengan para pembunuh bayaran itu agar bisa memecahkan segelnya" ucap ketua bandit itu sambil mencoba untuk kembali berdiri.
Sementara di tempat lain, para pembunuh bayaran pun sedang berusaha untuk memecahkan segel itu, mereka bahkan mengalirkan Qi nya ke segel itu, tapi bukan nya terpecah, segel itu malah makin kuat karena menyerap Qi milik para pembunuh bayaran itu. Akhirnya mereka pun kelelahan karena kehabisan Qi dan rencana mereka untuk merampok pun gagal.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 163 Episodes
Comments
◄⏤͟͞✥≛⃝⃕💞Rؚͬzͧoᷤnͧeͪ°ˢᵒᶠ
mmm, itu mobil ganti pakai kuda bisa tak? muhehehe atau garasinya ganti jadi kandang kuda
tapi bijak banget ini beeh, ngena
2025-01-31
0
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
kasihan deh gak bisa ya 🤭🙏
2024-12-27
0
٭ 𝕰𝖑𝖑𝖊 ٭ ᵉᶠ ᭄
pemikiran yg sangat² bijak di sebuah kerajaan.
jadi gak ada perbedaan jenjang di antara sesama, bisa sama² istirahat baik di waktu siang maupun malam hari.
sungguh smart.
2024-11-25
2