Permaisuri dan Feng Luo makan dengan lahap nya, begitu juga dengan Xiao Bai, sedangkan Feng May hanya tersenyum-senyum melihat ulah ketiga orang itu yang saling berebut makanan
"May'er siapa yang memasak makanan ini? Rasanya benar-benar lezat walaupun ibunda baru pertama kali memakan nya" tanya permaisuri Lin Xia
"Aku yang masak ibunda,,," jawab Feng May
"Kau bisa memasak nak?" selidik sang bunda
"Tentu. Dan mulai sekarang aku akan memasakan makanan setiap hari untuk kita semua..." jawab Feng May lagi
"Masakan jie jie benar-benar enak, Luo'er suka" ucap Feng Luo
"Kalau begitu makan lah yang banyak" ucap Feng May
"Umm" jawab Feng Luo sambil menganggukan kepalanya.
Selesai makan, mereka pun duduk di ruang tamu, permaisuri mulai bertanya tentang ruang dimensi dan juga guru memasak Feng May
"Ibunda, ruang dimensi ini ada di liontin kalung yang aku pakai, sedangkan tentang memasak itu sebenarnya aku belajar sendiri, karena selama ini ayahanda sering kali menghukum dan mengasingkan ku" jawab Feng May.
"Maafkan ibunda nak, ibunda terlalu lemah hingga tak bisa menjaga kalian dengan baik" ucap permaisuri sambil berkaca-kaca.
"Sudahlah ibunda, tidak perlu di pikirkan lagi apa pun yang terjadi di masa lalu, yang terpenting untuk hari ini dan selanjutnya kita akan selalu bersama-sama" jawab Feng May sambil merengkuh sang permaisuri.
"Terima kasih nak, terima kasih" ucap permaisuri sambil memeluk kedua anak nya.
"Ibunda, bisakah ibunda menceritakan tentang masa lalu ibunda? Dan kenapa kaisar sangat membenci kita bertiga?" tanya Feng May. Permaisuri pun menghembuskan napas nya lelah lalu berucap
"Ayah dan ibunda sebenarnya menikah karena dekrit yang di berikan oleh kaisar terdahulu, yaitu kakek kalian. Saat itu ayah mu yang masih bergelar putra mahkota mati-matian menolak dekrit itu karena dia sudah memiliki seorang kekasih, dan juga sangat mencintainya. Sedangkan ibunda tidak bisa berbuat apa-apa, karena melawan dekrit kaisar sama saja dengan pemberontakan, dan ibunda tak ingin keluarga ibunda hancur. Akhirnya ibunda pun menikah dengan ayahmu, keesokan harinya ayahmu membawa kekasihnya ke istana, dan menjadikan perempuan itu sebagai selir nya. Ayah mu tak pernah mengunjungi ibunda, akhirnya kaisar terdahulu menegurnya, dan akhirnya ayah mu pun mengunjungi ibunda dengan penuh kemarahan dan kebencian. Saat selir itu melahirkan anak laki-laki, ayah mu sangat bahagia, 2 tahun kemudian ibunda juga melahirkan mu May'er, ayah mu dan selir nya itu terus berusaha untuk menyingkirkan ibunda dan juga kalian tapi karena kaisar terdahulu terus melindungi kita semua, ayah mu juga tak bisa apa-apa, hingga 3 tahun yang lalu, saat kaisar terdahulu meninggal dan ayahmu naik tahta, ayahmu ingin menjadikan selir kesayangannya itu sebagai permaisuri nya, tapi ibu suri dan para pejabat menolak, akhirnya ibundalah yang di angkat menjadi permaisuri dan selir itu jadi selir agung. Dia sangat membenci ibunda karena dia merasa ibunda telah mengambil posisinya, dia juga membenci Luo'er karena Luo'er adalah anak sah dari kaisar yang merupakan calon putra mahkota selanjutnya, dia juga membencimu, karena dia tak mau kecantikan putri nya tersaingi" ucap permaisuri panjang lebar.
"Baiklah ibunda, May'er sudah mengerti sekarang, lalu apakah ibunda ingin menjadi lebih kuat?" tanya Feng May
"Tentu saja nak, ibunda ingin menjadi lebih kuat agar bisa melindungi kalian berdua" jawab permaisuri
"Luo'er juga jie jie, Luo'er ingin melindungi ibunda dan juga jie jie" timpa Feng Luo.
"Baiklah , aku akan membantu kalian agar bisa menjadi lebih kuat lagi" ucap Feng May
"Tapi sebelum itu, berjanjilah. Ini hanya akan menjadi rahasia kita bertiga" pinta Feng May
"Baik lah nak, ibunda berjanji" jawab permaisuri
"Luo'er juga janji jie jie" balas Feng Luo
Feng May pun mengajak permaisuri untuk pergi ke air terjun surgawi
"Di depan kita saat ini adalah air terjun surgawi yang sangat langka dan juga berharga, ibunda dan Luo'er harus berendam di tengah-tengah air terjun itu untuk menghilangkan segala macam racun dan kotoran, dan ingatlah sesakit apa pun itu, kalian berdua harus bertahan"tunjuk Feng May
"Kami mengerti..." jawab Feng Luo dan permaisuri bersamaan, kemudian keduanya pun mulai berjalan hingga ke tengah-tengah air terjun itu dan mulai merendam tubuh nya. Feng May masuk ke dalam ruang senjata dan mengambil beberapa biji granat, keluar dari ruang dimensi, Feng May pun langsung menuju istana kekaisaran feng.
Setelah tak jauh dari situ, Feng May pun mulai melemparkan granat nya ke gubuk yang kemarin-kemarin di huni oleh Feng Luo, setelah itu, dia pun melemparkan 2 buah granat lagi ke istana dingin.
Booom...
Booom...
Duuaarr...
Duar..
Terdengar suara ledakan yang sangat nyaring dari gubuk dan juga istana dingin. Para penghuni istana pun langsung berhambur keluar untuk melihat.
Kaisar yang melihat istana dingin dan juga gubuk yang di tempati putranya hancur pun merasa sangat sedih, setitik air mata tanpa terasa jatuh dari pelupuk matanya, di dalam hatinya terdapat penyesalan karena sudah menyakiti dan menyia-nyiakan permaisuri dan juga anak yang begitu penurut dan sangat menyayangi nya.
"Apa yang terjadi denganku? Kenapa dadaku terasa sesak? Kenapa aku merasa begitu kehilangan?" pikir kaisar.
Namun dia tetap tak bergeming. Sedangkan selir agung yang mendengar informasi itu merasa sangat bahagia
"Akhirnya, sebentar lagi aku akan segera menjadi permaisuri, dan putraku lah yang akan menjadi putra mahkota, hahaha..."
Ucap selir agung lantang, dia pun memberikan sekantong penuh koin untuk pelayan yang memberikan informasi itu
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 163 Episodes
Comments
٭ 𝕰𝖑𝖑𝖊 ٭ ᵉᶠ ᭄
pernikahan dekrit konon dan gak ada rasa cinta, tapi sampai ada 2 buah hati.
dasar kaisar medusa yg gak punya hati.
2024-11-25
1
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
ngapain nyesel kaisar Feng bkn kah itu yg kamu mau kl permaisuri dan anak"nya mati 😏😏
2024-12-27
0
◄⏤͟͞✥≛⃝⃕💞Rؚͬzͧoᷤnͧeͪ°ˢᵒᶠ
beeh, petuahnya sepanjang jalan tol tarik nafas dulu pemirsah
2025-01-26
0