Pagi hari sekali Feng May sudah menyiapkan sarapan untuk ketiga adik baru nya, roti daging dan juga susu hangat sudah tersedia di meja makan.
Feng May pun memanggil ketiganya
"Jing'er.. Lin'er.. Lan'er.. ayo kita sarapan" ajak Feng May
"Ya jie jie..." ketiga anak itu pun serempak menjawab sambil berlari menuju meja makan. Mereka pun memakan sarapan nya
"Pagi ini jie jie akan pergi ke pasar, kalian tetap lah di rumah. Ingat jangan kemana-mana, jie jie sudah menyiapkan kue untuk cemilan kalian" ucap Feng May
"Baik jie jie" ucap mereka serempak.
Feng May pun langsung berteleportasi menuju pasar, dia ingin berjalan-jalan menikmati suasana pasar di zaman kuno ini
Cetaaar..
Cetaaar..
"Dasar pencuri"
Tiba-tiba Feng May mendengar suara teriakan nyaring dari sebelah kiri nya, terlihat kerumunan orang berkumpul di sana.
Feng May pun langsung menghampiri kerumunan itu dan melihat seorang pemuda berumur 17 tahun sedang di cambuk, disamping nya seorang gadis kecil bersujud agar gege nya tidak di cambuk lagi. Tiba-tiba CRASH...
Pria tua itu memotong tangan kanan si pemuda.
"Gegeeee.." teriak gadis itu panik melihat darah yang bercucuran dari tangan gege nya yang sudah terpotong. Feng May pun bertanya pada pria tua itu
"Apa yang kau lakukan? Kenapa kau mencambuk dan memotong lengan kanannya?"
"Dia sudah mencuri rotiku" jawab pria tua itu
"Hanya karena roti kau tega melakukan itu, dasar biadab, berapa harga rotinya?"
"5 koin perak" jawab pria itu.
Feng May pun langsung melempar 5 koin perak ke arah pria tua itu.
"Ambil itu untuk mengganti rotimu, dan kalian semua bubar" hardik Feng May dingin.
Feng May pun membantu untuk memapah pemuda itu ke pinggir, lalu mengeluarkan pil penyembuh dari cincin penyimpanan nya dan memberikan nya pada pemuda itu
"Minumlah..." pemuda itu pun mengambil nya dengan mata yang berkaca-kaca, lalu meminumnya.
Dalam sekejap lukanya pun sembuh, tangan yang terpotong pun tidak mengeluarkan darah lagi. Pemuda itu melirik adik nya dan memberikan roti itu untuk nya
"Mey mey, ini makan lah, bukan kah kau lapar?" sang adik langsung menangis sambil memeluk gege nya
"Maafkan aku gege, gege jadi seperti ini gara-gara aku"
"Sudah jangan menangis lagi, gege tidak apa, ayo makanlah" pemuda itu pun kembali memberikan roti itu dengan tangan kirinya, Feng May langsung menepis nya, dan membuang roti itu
"Apa yang kau lakukan nona? Kenapa kau membuang roti itu? Adik ku belum makan sejak kemarin" ucap pemuda itu hampir menangis
"Roti itu sudah kotor, ini makanlah.." Feng May pun menyodorkan dua roti daging pada mereka, mereka menerima nya dan memakannya dengan mata yang berbinar
"Terima kasih nona" ucap keduanya serempak
"minumlah" Feng May pun menyodorkan 2 botol air surgawi pada mereka, dan langsung di terima dengan senang hati.
"Kenapa kalian tidak menghabiskan roti itu?" tanya Feng May
"Kami masih memiliki 2 orang saudara di rumah yang belum makan nona, ini untuk mereka" ucap pemuda itu
"Makan saja, aku masih memiliki banyak untuk adikmu" ucap feng may lagi, kedua saudara itu pun mengangguk dan menghabiskan roti nya.
"Berapa umur kalian?" tanya feng may
"Aku 17 tahun, dan adik ku ini 11 tahun" ucap pemuda itu
"Lalu kedua adik mu yang lain?" tanya Feng May lagi
"Kedua adik laki-laki ku berumur 15 dan 13 tahun" ucap si pemuda
"Dimana kalian tinggal?" tanya Feng May kemudian
"Kami tinggal di gubuk dibelakang pasar ini nona" ujar nya
"Baiklah, sekarang kalian ikut aku" ucap Feng May sambil berjalan menuju toko pakaian yang kemarin di datanginya
"Selamat datang tamu terhormat, apa yang anda butuhkan?" tanya pelayan itu
"10 stel baju untuk laki-laki berusia 17 tahun, 15 tahun dan 13 tahun, dan 10 hanfu wanita umur 11 tahun, aku minta dari bahan yang terbaik. Pelayan itu pun langsung pergi menyiapkan permintaan Feng May.
"Semua nya jadi 35 koin emas nona" ucap pelayan itu. Feng May pun segera membayar nya,
"Ayo kita pergi ke rumah kalian" ajak Feng May. Mereka pun berjalan selama 15 menit menuju gubuk kumuh yang sudah reot yang ada di ujung paling belakang pasar itu.
"Ini lah gubuk kami nona, mari silahkan masuk" ajak pemuda itu.
Feng May pun langsung masuk kesana dan melihat kedua adik laki-laki dari pemuda itu terbaring di atas kain yang usang, tanpa kasur sama sekali.
"Gege, kenapa tanganmu?" kedua adik laki-laki nya pun hampir syok melihat tangan gege nya yang buntung sebelah.
"Gege baik-baik saja" jawab pemuda itu
"Makanlah " ujar Feng May sambil mengeluarkan banyak roti dan juga buah-buahan untuk mereka
"Nona" dengan wajah yang hampir menangis, mereka pun bersujud di depan Feng May
"Jangan bersujud padaku, aku tidak menyukainya, bangunlah dan makan, setelah makan ada yang harus aku bicarakan dengan kalian" ucap Feng May tegas.
Mereka pun segera memakan makanan itu dengan cepat.
Setelah selesai makan, Feng May pun langsung mengajak mereka bicara
"Aku ingin kalian jadi orang-orang ku" ucap Feng May. Mereka pun terbelalak kaget
"Kami tidak mau menjadi budak" ucap mereka tegas
"Aku tidak akan menjadikan kalian budak, aku ingin kalian jadi orang-orang ku yang akan berdiri dengan tegak disampingku menaklukkan dunia" ucap Feng May menambah keterkejutan mereka
"Nona, tubuh hamba terkena racun"
"Aku bisa menyembuhkan mu" sela Feng May
" Nona, dentian hamba cacat"
"Aku bisa memperbaikinya" jawab Feng May cepat
"Nona, kau sudah tahu keadaan ku, aku hanya memiliki 1 tangan"
"Aku bisa menumbuhkan kembali tanganmu"
"Nona, aku tidak bisa berkultivasi, aku cacat"
"Tubuhmu di segel, bukan tak bisa berkultivasi" jawab Feng May
Mereka berempat pun tercengang mendengar jawaban Feng May
"Baiklah nona, kami akan mengikuti mu" jawab mereka serempak
"Siapa nama kalian?" tanya feng may
"Maafkan hamba lupa memperkenalkan diri, namaku Long Yue, ini adik-adik ku, Tian Yue, Bai Yue dan Jian Yue" jawab Long Yue
"Baiklah, namaku Feng May" ucap Feng May mengejutkan keempat bersaudara itu.
"Kau putri kaisar?" mata mereka pun melotot
"Ya, aku putri terbuang dari kaisar Feng" jawab Feng May dengan santai
"Maafkan kami nona" mereka pun menuduk
"Sudahlah, lupakan itu, gege minumlah pil penawar segala racun ini dan kau akan segera sembuh, gege Long kau juga, minumlah pil regenerasi ini agar tanganmu kembali tumbuh" ucap Feng May sambil menyodorkan 2 buah pil, mereka pun meminum nya, dalam sekejap, tangan long yue pun kembali tumbuh, sedangkan tian yue memuntahkan seteguk darah hitam, dan tubuh nya pun kembali pulih"
"Ini pakaian untuk kalian, kalian ganti dulu, setelah itu aku akan membawa kalian ke tempatku, dan untuk kalian berdua, aku akan mengobati kalian di rumahku" tegas Feng May.
Mereka pun segera berganti pakaian
"Sekarang saling berpegangan, dan tutup mata kalian, kita akan berteleportasi ke rumahku" ucap Feng May, mereka segera melakukan perintah Feng May dengan cepat.
Wush..
Mereka pun sampai di depan rumah Feng May
"Jie jie,,,," teriak ketiga adik Feng May
Feng May pun langsung memeluk ketiganya dan mengajak semuanya masuk ke dalam rumah
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 163 Episodes
Comments
Emak Aries
rumah Feng May jd Panti Asuhan terbaik disluruh kerajaan
2025-04-03
0
◄⏤͟͞✥≛⃝⃕💞Rؚͬzͧoᷤnͧeͪ°ˢᵒᶠ
buahahaha kata kata keren keluar/Applaud/
2025-01-26
0
Panji Setiawan Suryadi
roman nya mau menampung lg
2024-11-23
1