Part 18

Kaisar Feng bersama jendral Ji Yun yang baru saja sampai di kekaisaran Feng pun di buat terbelalak melihat keadaan di sana, istana yang hancur, puluhan mayat tergantung dalam keadaan t******g dan juga kulit yang terkelupas, banyak kotak-kotak bertebaran berisi bukti-bukti kejahatan, puluhan botol racun dan juga surat perintah pembunuhan terhadap Feng May, Feng Luo dan juga permaisuri Lin Xia yang ditandatangani dan di beri cap selir.

Kaisar Feng benar-benar tak menduga selir kesayangan nya tega berbuat kejahatan seperti itu, dia pun ambruk di tanah dan menangis menyesali perbuatan nya yang selalu mempercayai dan memanjakan selir nya, bahkan sampai tutup mata saat sang selir menyiksa anak-anak dan istri sah nya

"Zen benar-benar tak menyangka, selir kesayangan zen tega berbuat seperti itu, zen benar-benar menyesal telah berbuat tidak adil pada anak-anak zen dan juga permaisuri, seandainya saja zen masih bisa meminta maaf pada mereka.." gumam kaisar Feng. sedangkan jendral Ji Yun yang melihat majikan nya terduduk dengan lemas sambil menangis dan memeluk bukti-bukti kejahatan selir wen pun ikut menitikan air matanya. Hati nya pun ikut hancur

"Pantas saja putri Feng May berbuat brutal dan sadis seperti ini, ternyata selama 10 tahun ini permaisuri dan anak-anak nya benar-benar di perlakukan dengan sangat buruk, bahkan sering di siksa dan di racun. Bahkan kematian para selir dan juga anak-anaknya itu tidak seberapa di banding penderitaan permaisuri dan juga anak-anak nya. Yang mulia benar-benar bodoh telah membuang berlian hanya demi batu yang tak berguna" rutuk jendral Ji dalam hati

"Yang mulia.." jendral Ji pun berusaha memanggil kaisar Feng

"Zen benar-benar bodoh jendral" ucap kaisar Feng

"Yang mulia, lebih baik sekarang kita pergi ke kediaman hamba terlebih dahulu untuk beristirahat, besok kita akan pergi ke kerajaan neraka untuk mencari penawar racun yang mulia. Hamba dengar kerajaan neraka memiliki ratusan tabib hebat dan juga pil-pil tingkat tinggi untuk bisa menyembuhkan yang mulia.." ajak jendral Ji

"Itu tidak perlu jendral, zen tak perlu penawar atau pil apapun. zen hanya ingin meminta maaf pada permaisuri dan juga anak-anak zen untuk terakhir kalinya sebelum zen meninggal" ucap kaisar Feng sendu

"Yang mulia jangan berkecil hati, hamba yakin yang mulia akan segera sembuh dan bisa meluluhkan hati putri Feng May untuk bisa memaafkan yang mulia" ucapan penyemangat dari jendral Ji

"Jendral ji, mungkinkah putri feng may masih mau memaafkan zen yang bodoh ini?"

"Tidak ada yang tidak mungkin yang mulia, mungkin saat ini tuan putri sedang marah, tapi hamba yakin, seorang anak tetaplah akan menyayangi dan memaafkan orang tua mereka" ucap jendral Ji

"Semoga saja jendral, zen benar-benar merasa berdosa terhadap anak dan istri zen"

"Kita akan mencari obat sekaligus mencari keberadaan tuan putri di kerajaan neraka yang mulia, hamba tadi mendengar pembicaraan putra mahkota Zhao Xiang beserta prajuritnya, mereka mengatakan bahwa tuan putri adalah putri kedua dari kerajaan neraka" ucap jendral Ji

"Baiklah jendral, zen akan ikuti kata-kata jendral, zen akan menyembuhkan diri dan mencoba menemui putri Feng May untuk meminta maaf" ucap kaisar Feng menampakan sedikit binar semangat di matanya

"Ayo yang mulia" jendral Ji pun membantu kaisar Feng untuk bangun dan memapahnya menuju kediaman jendral.

Sementara di istana neraka, ratu Lin Xia pun mulai mempertanyakan tindakan keras dari putrinya terhadap kaisar Feng.

Ada sedikit kabahagiaan dan juga kebanggaan di dalam hatinya karena sang putri yang sudah membalaskan dendam nya, tapi di sisi lain dia juga sangat takut, mengingat kebrutalan dan juga kesadisan sang putri dalam menghancurkan lawan nya. Dia takut tak bisa menjaga sang putri bila sewaktu-waktu kaisar Feng datang untuk membalas dendam dan menghancurkan kerajaan neraka

"Ibunda, apa yang ibunda pikirkan?" tanya feng luo

"Ibunda hanya takut jika sewaktu-waktu ayahmu itu datang dan membalas dendam" jawab ratu Lin Xia

"Tenanglah ibu, jika suatu hari nanti kaisar bajingan itu datang, aku tak akan segan-segan meremukan seluruh tulang nya dan menghancurkan wajah bajingan itu hingga dia jadi kesetan kaki ku" jawab Feng Luo menunjukan jiwa psikopat dan haus darahnya

"Luo'er baik ataupun buruk, dia tetap ayah mu. Jangan bersikap seperti itu" ratu Lin Xia pun mengingatkan

"Ibu, luo'er mohon. Lupakan lelaki sialan itu. Dia bukan suami dan juga bukan ayah yang baik untuk kita, dia hanyalah pria rendah yang rela menghalalkan segala cara untuk mendapatkan keinginan nya, dia tak pantas untuk mendapatkan simpati dan ketulusan dari ibu" Feng Luo pun mencoba memprovokasi sang ibu

"Kau benar nak, dia hanyalah pria brengsek, tak pantas untuk jadi keluarga kita" mata permaisuri pun mulai memancarkan kebencian yang mendalam

"Ibunda, Luo'er, apa yang sedang kalian bicarakan itu? Lupakan masa lalu. Sekarang kita di sini di istana kita. Dengan belasan ribu prajurit yang handal, pria tua jelek itu tidak akan berani menginjakan kaki lemah nya di istana ini, aku akan membakarnya menjadi abu jika dia berani mengusik keluargaku" Nix tiba-tiba ikut nimbrung dan menunjukan semangat haus darahnya

"Bukankah gege seharusnya membakar semua tempat di kekaisaran Feng ?" tanya Feng Luo

"Tentu saja gege sudah membakarnya, gege hanya menyisakan rumah jendral Ji, rumah rakyat dan juga rumah bordir" ucap Nix dengan seringaian nya

"Rumah bordir? Kenapa kamu tidak sekalian menghancurkan nya nak?" tanya ratu Lin Xia

"Untuk apa merusak tempat bordir itu ibunda, tempat itu justru menguntungkan kita, di masa depan pasti akan banyak gadis-gadis bangsawan sombong yang akan merongrong kita, tempat itu adalah tempat yang paling bagus utk menyingkirkan benalu centil yang mirip badut yang akan mengganggu hidup kita semua" Nix dengan semangat membara pun mengatakan nya

"Baiklah, terserah kau saja" permaisuri pun akhir nya pasrah

"Tentu saja ibu, tugas ibu hanyalah bersantai. Biar putra putrimu saja yang mengurus semua. Jangan pikirkan apapun lagi bu, percayakan semua nya pada kami" ucap Nix menggebu-gebu. Permaisuri hanya tersenyum dan mengangguk

"Itu baik" ucap nya kemudian sambil berlalu menuju kediamannya

"Gege memang yang terbaik'' ucap Feng Luo sambil memeluk Nix

"Tentu saja, untuk mengimbangi putri Feng May yang brutal dan juga sadis, kita juga harus menunjukan sikap yang buas, agar tidak ada yang berani menyinggung kita" jawab Nix

"Itu benar, siapa pun yang mencoba menggertak kita, maka..."

"HANCURKAN SAJA KEPALANYA" ucap keduanya serempak di sertai tawa iblis mereka

"sepertinya ayahmu akan datang ke kerajaan ini" ucap Nix tiba-tiba

"Untuk apa?" tanya Feng Luo

"Mencari penawar racun yang deritanya, dia terkena serbuk bambu beracun"

"Kalau begitu, katakan pada Jie jie Jian Yue untuk menyembuhkan racunnya, dan memberikan dia racun yang baru, racun pelumpuh" ucap Feng Luo

"Tapi untuk apa?" tanya Nix

"Gege lupa ya? Jie jie sudah membalaskan dendam pada mereka, tapi aku dan ibunda belum, ini sudah waktu nya untuk ku menunjukan baktiku pada ibunda, dan menyeret kaisar brengsek itu untuk di jadikan alas kaki ibunda atau pun pijakan kakiku, hahaha..." tawa Feng Luo menggelegar membuat siapa pun merinding.

para prajurit mau pun prajurit bayangan yang mendengar rencana gila Feng Luo pun menganga tak percaya

"betul kah itu anak yang masih berusia 8 tahun? Kenapa aura membunuh nya begitu pekat? Dia malah jadi terlihat seperti raja iblis yang haus darah?" rutuk mereka dalam hati

Terpopuler

Comments

◄⏤͟͞✥≛⃝⃕💞Rؚͬzͧoᷤnͧeͪ°ˢᵒᶠ

◄⏤͟͞✥≛⃝⃕💞Rؚͬzͧoᷤnͧeͪ°ˢᵒᶠ

cayo

2025-01-31

0

💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕

💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕

kasihan jg liatnya

2024-12-27

0

lady daisy

lady daisy

thor bkn ke umur feng may 10 tahun kok jdi 8 tahun thor?

2024-08-15

2

lihat semua
Episodes
1 Part 01
2 Part 02
3 Part 03
4 part 04
5 Part 05
6 Part 06
7 Part 07
8 Part 08
9 Part 09
10 Part 10
11 Part 11
12 Part 12
13 Part 13
14 Part 14
15 Part 15
16 Part 16
17 Part 17
18 Part 18
19 Part 19
20 Part 20
21 Part 21
22 Part 22
23 Part 23
24 Part 24
25 Part 25
26 Part 26
27 Part 27
28 Part 28
29 Part 29
30 Part 30
31 Part 31
32 Part 32
33 Part 33
34 Part 34
35 Part 35
36 Part 36
37 Part 37
38 Part 38
39 Part 39
40 Part 40
41 Part 41
42 Part 42
43 Part 43
44 Part 44
45 Part 45
46 Part 46
47 Part 47
48 Part 48
49 Part 49
50 Part 50
51 Part 51
52 Part 52
53 Pengumuman
54 Part 53
55 Part 54
56 Part 55
57 Part 57
58 Part 58
59 Part 59
60 Part 60
61 Part 61
62 Part 62
63 Part 63
64 Part 64
65 Part 65
66 Part 66
67 Part 67
68 Part 68
69 Part 69
70 Part 70
71 Part 71
72 Part 72
73 Part 73
74 Part 74
75 Part 75
76 Part 76
77 Part 77
78 Part 78
79 Part 79
80 Part 80
81 Part 81
82 Part 82
83 Part 83
84 Part 84
85 Part 85
86 Part 86
87 Part 87
88 Part 88
89 Part 89
90 Part 90
91 Part 91
92 Part 92
93 Part 93
94 Part 94
95 Part 95
96 Part 96
97 Part 97
98 Part 98
99 Pemenang Gift Away
100 Part 99
101 Part 100
102 Part 101
103 Part 102
104 Part 103
105 Part 104
106 Part 105
107 Part 106
108 Part 108
109 Part 109
110 Part 110
111 part 111
112 Part 112
113 Part 113
114 Part 114
115 part 115
116 Part 116
117 Part 117
118 Part 118
119 part 119
120 Part 120
121 Part 121
122 Part 122
123 Part 123
124 Part 124
125 Part 125
126 Part 126
127 Part 127
128 Part 128
129 Part 129
130 Part 130
131 Part 131
132 Part 132
133 Part 133
134 Part 134
135 Part 135
136 Part 136
137 Part 137
138 Part 138
139 Part 139
140 Part 140
141 Part 141
142 Pengumuman
143 Part 142
144 Part 143
145 Part 144
146 Part 145
147 Part 146
148 Part 147
149 Part 148
150 Part 149
151 Part 150
152 Part 151
153 Part 152
154 Part 153
155 Part 154
156 Part 155
157 Part 156
158 Part 157
159 END
160 Bonus Chapter 01
161 Bonus Chapter 02
162 Pengumuman
163 Pengumuman
Episodes

Updated 163 Episodes

1
Part 01
2
Part 02
3
Part 03
4
part 04
5
Part 05
6
Part 06
7
Part 07
8
Part 08
9
Part 09
10
Part 10
11
Part 11
12
Part 12
13
Part 13
14
Part 14
15
Part 15
16
Part 16
17
Part 17
18
Part 18
19
Part 19
20
Part 20
21
Part 21
22
Part 22
23
Part 23
24
Part 24
25
Part 25
26
Part 26
27
Part 27
28
Part 28
29
Part 29
30
Part 30
31
Part 31
32
Part 32
33
Part 33
34
Part 34
35
Part 35
36
Part 36
37
Part 37
38
Part 38
39
Part 39
40
Part 40
41
Part 41
42
Part 42
43
Part 43
44
Part 44
45
Part 45
46
Part 46
47
Part 47
48
Part 48
49
Part 49
50
Part 50
51
Part 51
52
Part 52
53
Pengumuman
54
Part 53
55
Part 54
56
Part 55
57
Part 57
58
Part 58
59
Part 59
60
Part 60
61
Part 61
62
Part 62
63
Part 63
64
Part 64
65
Part 65
66
Part 66
67
Part 67
68
Part 68
69
Part 69
70
Part 70
71
Part 71
72
Part 72
73
Part 73
74
Part 74
75
Part 75
76
Part 76
77
Part 77
78
Part 78
79
Part 79
80
Part 80
81
Part 81
82
Part 82
83
Part 83
84
Part 84
85
Part 85
86
Part 86
87
Part 87
88
Part 88
89
Part 89
90
Part 90
91
Part 91
92
Part 92
93
Part 93
94
Part 94
95
Part 95
96
Part 96
97
Part 97
98
Part 98
99
Pemenang Gift Away
100
Part 99
101
Part 100
102
Part 101
103
Part 102
104
Part 103
105
Part 104
106
Part 105
107
Part 106
108
Part 108
109
Part 109
110
Part 110
111
part 111
112
Part 112
113
Part 113
114
Part 114
115
part 115
116
Part 116
117
Part 117
118
Part 118
119
part 119
120
Part 120
121
Part 121
122
Part 122
123
Part 123
124
Part 124
125
Part 125
126
Part 126
127
Part 127
128
Part 128
129
Part 129
130
Part 130
131
Part 131
132
Part 132
133
Part 133
134
Part 134
135
Part 135
136
Part 136
137
Part 137
138
Part 138
139
Part 139
140
Part 140
141
Part 141
142
Pengumuman
143
Part 142
144
Part 143
145
Part 144
146
Part 145
147
Part 146
148
Part 147
149
Part 148
150
Part 149
151
Part 150
152
Part 151
153
Part 152
154
Part 153
155
Part 154
156
Part 155
157
Part 156
158
Part 157
159
END
160
Bonus Chapter 01
161
Bonus Chapter 02
162
Pengumuman
163
Pengumuman

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!