Mikha tak mampu menahan rasa terkejutnya menyadari..dirinya kini berada di sebuah kamar seperti di atas menara yang tinggi dan ada banyak tangga di bawahnya lalu ada jurang berwarna kebiruan yang mengelilingi tempat ini...bahkan Mikha tak bisa melihat daratan dari sini..semua tertutup pepohonan di bawah sana yang tampak hijau dan mengerikan...
Tempat apa ini....seingat Mikha kemarin ia turun dari kuda dan kakinya menyentuh tanah, lalu dia di bawa ke ruang bawah tanah yang pengap lalu kembali di bawa pelayan menaiki tangga..namun Mikha tak membayangkan jika tangga itu sangat tinggi...malam itu suasana gelap, ia tidak memperhatikan sekitarnya dan tak menyadari jika mereka menaiki sebuah tempat yang tinggi..
Mengerikan..ketika melihat semua dari atas sini...sangat mengerikan..tempat seperti apa ini mengapa tempat ini begitu sepi dan menakutkan..bahkan ia bisa merasakan merinding di siang hari..
Hening....
Mikha menoleh ke segala arah dan menjadi takut sendiri..bahkan ia tak mendengar suara pelayan mengetuk-ngetuk dari dalam sementara sebelum menutup pintu tadi, Mikha masih sempat mendengar teriakan para pelayan namun ketika pintu ini tertutup maka tak ada satu suarapun yang terdengar..
Kini Mikha masih berdiri...suasana hijau seperti ini..ada jurang dalam di bawah sana...terlihat seperti dia berada di negri Dongeng saja...dan ini adalah tempat tertinggi sebuah istana....tak sengaja Mikha menyentuh pergelangan tangannya dan menemukan gelang pemberian kekasihnya yang menempel di tangannya...
Gelang milik Alvian masih ada...mengapa Mikha tidak menyadarinya..bahkan hanya sebuah gelang bermata hijau inilah yang terbawa ketika dirinya berpindah ke masa lalu 222 tahun..
Mikha memejamkan matanya...
Bagaimana ini...bagaimana sekarang, mau lari kemana....?? Gadis itu mengerutkan kening ketika ia mendengar suara langkah mendekat seperti sedang menaiki tangga....
Wajah Mikha memucat...segera..dia melangkah dengan cepat di antara pot besar yang tak jauh dari tempatnya berdiri dan bersembunyi disana....
Terdengar suara yang lantang dan Mikha yakin suara itu milik Zack Delano.....
''Cari Mikhayla sekarang juga....jangan sampai aku melenyapkan kalian semua....'' teriak Zack dengan murka...
Mikha semakin gemetar.....tanpa sadar dia menggenggam gelang tangannya dan memejamkan matanya....saat itulah...tubuh Mikha menghilang seketika...
Para anak buah Zack Delano mendekati pot bunga besar tadi dan mencarinya namun...gadis itu menghilang tanpa bekas...
Sementara itu sebuah jubah putih miliknya tertinggal disana,...dan tanpa menunggu mereka mengabarkannya pada Zack hingga pria itu melangkah ke arah pot bunga yang besar itu..jemarinya terkepal dengan kuat ketika menggenggam jubah panjang milik Mikha dengan tatapan beku..
''Kau mau kemana lagi Mikhayla...kau pikir aku tak akan menemukanmu begitu....'' desisnya kesal..
Zack lalu meninggalkan tempat itu dan masuk ke dalam kamarnya...
**********
Sementara...di sebuah padang yang luas, seorang gadis tertidur di atas tumpukan buah kopi yang sudah di panen...ia terlihat sangat nyenyak sebelum seseorang membangunkannya dengan suara yang lantang......
''Mikha....Mikha bangun........''
Mikha membuka mata dan terkejut setengah mati ketika melihat seorang gadis sebayanya menatap dirinya dengan tajam..Mikha sama sekali tidak mengenalnya..
''Bangunlah...kau tertidur terlalu lama, kau pikir tuan Zack akan membiarkan kita istirahat....sebentar lagi dia akan kemari dan kita akan mati jika tidur..ayo bangun...kita masih harus memetik kopi..''
Mikha masih merenung...dimanakah dia berada kini...mengapa dia berada di tempat yang berbeda lagi........??gadis itu memegang kepalanya..dia sudah gila...mengapa berpakaian lusuh dan kotor...? Bukankah dia berada di menara sebelum......
''Cepatlah...para prajurit akan segera datang memeriksa pekerjaan, kita hanyalah para budak cepatlah Mikha...''
Gadis itu menyeret Mikha untuk segera masuk ke dalam kebun kopi dengan keranjang di punggung mereka...Mikha tak tau apa yang harus dia lakukan....
''Ehm....anggaplah aku sudah gila, kau siapa..dan aku...siapa...''
Suara Mikha tampak berbeda dia berbicara dalam aksen yang berbeda lagi juga bahasa..Mikha tidak mengerti apa yang sedang terjadi kepadanya kini......
Gadis cantik itu tertawa...
''Apakah karna kau tidur terlalu lama......kau bahkan tidak mengingatku...aku Ruby aku adalah teman...tidak kita adalah saudara, kita adalah budak yang telah di bawa oleh rombongan yang mulia Raja ketika negri kita kalah dalam perang...''bisik Ruby gemetar...
''Seorang budak........'' suara Mikha meninggi namun Ruby segera menutup mulut Mikha dengan wajah ketakutan..
''Tak boleh berteriak disini apa yang kau lakukan....kau akan di hukum gantung kalau begini......''
Mata Mikha menjadi panas...jangan bilang dia terlempar lagi ke masa lalu...?segera Mikha meraih tangan Ruby...
''Tahun berapa sekarang....''
Ruby menggeleng.......
''Aku tidak tau..tapi mengapa kau menanyakan ini..aku tak tau ini tahun ke berapa...aku tidak tau cara menghitungnya...''
''Kau tidak tau cara menghitung, bagaimana dengan sekolah.....'' ucap Mikha mulai panik...
''Sekolah apa...kau berbicara dengan aneh Mikha aku tidak mengerti apa maksudmu....lebih baik kerjakan pekerjaan kita dan berhenti berbicara aneh...sebentar lagi para prajurit itu akan memukul kita.'' ucap Ruby memberi tatapan peringatan...
Mikha menghela nafas....mengapa jadi begini...? Hidupnya sangat aneh..dengan penasaran, gadis itu mengintip para pekerja yang lain dan mulai menilai, cara pakaian budak-budak,...lalu para pengawas pekerja..mereka berpakaian seperti di jaman ala kerajaan,....
Ada prajurit berkuda yang mengawasi mereka bekerja, Mikha bahkan melihat ada pekerja yang lain di pukul menggunakan cambuk....hingga tubuhnya melemah ngilu....Mikha kembali menatap Ruby yang sedang menatapnya heran..
''Ada apa denganmu Mikha....''
Tubuh Mikha bergetar hebat...itu artinya dirinya terlempar lagi ke masa lalu di jaman kerajaan..yah,..tentu saja menyadari sekeliling mereka..
Ya ampun apa yang akan dia alami disini...mengapa bisa sampai ke tempat mengerikan ini............
''Apa yang harus kulakukan....? Ruby...aku takut sekali........''
''Ssst,....Ruby memeluk sahabat baiknya...dan mencoba menenangkannya...''
''Mikha....jangan menangis, jika pekerja lain melihat kau menangis maka...kita akan mati...ketika mereka melaporkan kita...jika ingin tetap hidup maka kita harus bekerja dengan baik....hentikan tangisanmu...''
Mikha menghela nafas...mencoba bertahan, bukankah dia pernah mengalami yang lebih buruk sebelumnya..bahkan dia terbangun sebagai putri dari sang diktator kejam..Mikha hanya perlu tenang....
''Baiklah.....kita akan bekerja kembali...''ucap Mikha mencoba tabah menjalani hidup barunya sebagai seorang budak..
Setelah mereka mengumpulkan semua hasil kopi hari itu,...semua pekerja mulai beristirahat dengan makan roti kering dan air mentah yang cukup tidak layak menurt Mikha karna dia melihat sendiri air itu di ambil dari sumur tua dan langsung di minum, Mikha merasa asam lambungnya akan naik, perutnya juga akan sakit kalau begini..mengapa bisa makan roti kering ini...bahkan setelah seharian bekerja.......Mikha mulai memuntahkan segalanya..
''Kau telah menghina Raja kami dengan memuntahkan makanan..'' tunjuk sang prajurit dengan pedang di arahkan tepat di leher Mikha...
Tubuhnya gemetar takut...bahkan para budak yang lain hanya tertunduk lemah dan langsung gemetar termasuk Ruby..
''Tidak...........''
''Bawa dia.........'' seru pria itu dengan suara lantang.....
Deg!!!!!
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 73 Episodes
Comments
🍁𝐘𝐖💃🆂🅾🅿🅰🅴⓪③❣️
Lnjtkn,Adeq 👍🌹❤️🤗😘
2022-09-03
0
oky
binggungg🤔
2022-09-03
1