Terkepung

Usai makan Mikha meminta ijin pada sang ayah agar keluar dari rumah karna sudah lama dia tidak berjalan-jalan..dan sang ayah memberi kebebasan kepadanya di temani oleh Debora...

Mereka akhirnya keluar dari rumah besar dan melangkah ke arah kereta kuda yang terparkir,..pandangan Mikha menjadi cemas, hal itu sanggup di baca oleh Debora...ia mendekati Mikha..menyentuh bahu sang nona untuk mencari tau apa yang membuat nonanya menjadi cemas.

''Nona silahkan........''

''Mengapa harus naik kereta kuda...aku rasa ini kurang aman, lebih baik mobil saja...ya ampun....''

Debora menggaruk kepalanya yang tidak gatal.....

''Mobil apa nona, aku baru pertama kalinya mendengar hal itu..tapi bagaimana kalau nona masuk saja sekarang...kereta kuda ini sangat aman..bukankah nona sering menggunakannya......''

''Aku sering menggunakannya...'' ulang Mikha mengelak..

''Tentu saja..kereta kuda ini adalah favorit nona, jadi aku rasa ini sedikit aneh...''

''Tapi...aku tidak yakin...'' Mikha menggigit bibirnya...

''Ayolah...hari akan semakin siang lalu tenggelam dan kita harus pulang..tuan Frank tak akan makan malam sebelum melihat nona kembali..''

Mikha menghela nafas...tak mudah baginya menaiki kereta kuda..sembari bersedekap ia menatap Debora....

''Masuklah lebih dahulu...aku akan melihat apakah kuda itu tak akan membuat masalah....''

''Nona Mikha....jika aku yang masuk maka tuan Frank akan membunuhku karna tidak menghormati nona...''

''Baiklah...aku akan mencoba...''

Dengan cepat Mikha melompat masuk ke dalam kereta di ikuti Debora lalu pintu di tutup..keretapun mulai berjalan.....Michelle tertawa geli..biasanya dia melihat kereta kuda di perayaan kerajaan di tv juga sirkus dan kebun binatang...memang ada yang menggunakan transportasi itu tapi....sangat jarang...

''Mengapa nona tertawa.....''

''Aku akan muntah......sial aku baru saja selesai makan.......'' keluh Mikha memegangi perutnya yang mulai tidak nyaman..

''Muntah kenapa nona.......'' Debora tampak kawatir...

Mikha memejamkan matanya sembari membuka jendela....

naik kereta kuda ini seperti ketika dia naik mobil tapi dengan aspal yang masih sangat ksar dan membuat tubuh seakan berguncang, walaupun begitu pemandangan disini sangat indah dan hijau, dan bau udara disini sangat segar...namun wajahnya kembali berubah memerah,....

''Aku mabuk.......ue....ue.......'' Mikha mulai mengalami mual..

Debora pun harus menghentikan laju kereta yang ironisnya mereka harus berhenti di tengah jalan yang sepi...

Mikha lalu melompat turun dari kereta kuda dan mengeluarkan semua isi perutnya dia munt*h begitu saja......sementara Debora sangat bingung...sikap sang nona muda sangat aneh,...kereta adalah satu-satunya transportasi...dan sejauh ini hanya nona Mikha saja yang mengalami masalah..

Wajah Mikha merah padam sementara keringat mulai membasahi wajahnya...ia melirik baju yang di pakai serta korset yang di ikat kencang di pinggang sampai dadanya....

''Mengapa orang disini sangat aneh..mengapa menyiksa diri dengan korset ini ya ampun....aku tak bisa bernafas.....'' jerit Mikha mengerang....

Debora mendekati sang nona..

''Nona Mikha......apa yang harus aku lakukan...''

''Bantu aku agar melepaskan korset ini.....'' ucap Mikha mulai membuka kancing gaunnya tanpa malu...

Debora menggeleng tegas...itu adalah perbuatan memalukan apalagi mereka di jalan...bagaimana kalau ada penjahat atau musuh tuan Frank lewat apalagi mereka sedang berada di hutan...tapi tidak mungkin bisa..nona muda mereka sangat mahir dalam beladiri...

''Nona....jangan disini..''

''Tapi aku tak bisa menahannya lebih lama lagi...aku merasa sesak nafas.......''

''Tidak nona....''

''Debora...lakukan.....''

''Baiklah.....''

Debora tidak bisa menolak dia tak punya pilihan...sementara dari arah berlawanan tampak sebuah kereta kuda mendekati mereka...dan membuat mereka terkejut..

Wajah Debora begitu pucat, ketika melihat para pria yang turun dari sana dan...mendekati mereka...

segera...gadis itu mendekati Mikha dan menyentuh lengannya...

''Nona....kita harus bagaimana sekarang...ada perampok, dan mereka sering mengincar para gadis di tengah hutan..''

Mikha ikut ketakutan...

''Lalu kita harus bagaimana...''tanya Mikha berbalik...

Debora berdehem...

''Bukankah nona bisa berkelahi, aku ingat sekali dulu nona bisa memukul mereka sampai sekarat...atau gunakan saja pistol yang biasa Nona bawa....''

Mikha melebarkan matanya tak percaya mendengar kata-kata Debora...

''Kau sudah gila memintaku melawan mereka, yang ada mereka akan membunuh kita...aku juga tak pernah menggunakan pistol seumur hidup..bagaimana mungkin kau menyuruhku menembak.......astaga...'' Mikha menghela nafas...ia melihat pistol untuk pertama kalinya ketika dirinya terbangun, dan melihat anak buah ayahnya memegangi benda mengerikan itu sebelumnya memang dia melihatnya di film-film saja..

''Nona.....jangan bercanda...penarik kereta juga tidak membawa apapun karna tau nona itu pasti menyiapkan semuanya untuk menghadapi situasi seperti ini...'' ucap Debora mulai panik..

''Aku memang tidak tau apapun Debora...''

''Kita akan.....mati...nona.....'' tubuh Debora mulai gemetaran...

Mikha mulai sadar bahwa situasi ini sangat genting.....

''Bagaimana kalau kita lari.....''ucapnya dengan nada santai......

Debora mengangguk, tak ada pilihan lain selain lari saat ini...

''Bagus....kita lari sekarang......'' ucap Mikha memandu...

Mikha mengangkat ujung gaunnya dan mulai berlari di ikuti Debora dan seorang penarik kuda mereka...

Sementara para pria di belakangnya hanya terkekeh saling memandang satu sama lain.....mereka tidak mengejar namun hanya tertawa...

''Dia tak sadar kalau ancaman sesungguhnya ada di hadapannya...''ucap salah seorang dari mereka..

''Tuan Zack telah menunggu kedatangan mereka dan tugas kita sudah selesai....'' balas seseorang dari mereka...

''Tentu saja.......''

***********

Mikha terus berlari dengan Debora dan anak buah di belakangnya, sementara...tak ada siapapun lagi di belakang mereka...

''Nona....Nona....tunggu...aku akan mati....'' jerit Debora merintih,...mereka berlari sudah terlalu jauh dan bahkan para perampok itu sudah tak terlihat lagi....

Nafas Mikha terengah-engah, keringat mulai membasahi wajahnya yang terlihat lelah...gadis itu menoleh ke belakang dan mengerutkan kening ketika sadar tak ada siapapun di belakang mereka, bahkan tak ada jejak para pengejar itu...

''Mereka tak lagi mengejar kita..''ucap Debora dengan senyuman lega...

Mikha tersungkur di rerumputan liar si sekitar jalanan sepi itu sambil membaringkan tubuhnya...matanya memandang ke atas langit dan memejamkan matanya..

Bagaimana kabar orangtuanya dan Alfin...? tiba-tiba rasa sedih menghampiri Mikha seketika...ia merindukan orangtuanya..rindu sekali...matanya mulai berkaca-kaca...apakah di dunianya sekarang mereka masih merindukannya...?? bagaimana dengan Alvin..apakah dia masih berduka...ataukah sebaliknya...??

Entahlah...Mikha mulai frustasi sendiri...berada di satu masa yang jauh dari masanya...kata Debora saat ini adalah tahun 1888, itu artinya ia terlempar ke masa lalu....di tahunnya yaitu 2022...rasa sesak mulai menghantuinya seketika,airmatanya mulai menetes.....

''Daddy.....Mommy....'' desah Mikha tiba-tiba....

Sementara Debora mendekati sang nona mudanya,...

''Nona.....mengapa nona menangis....''

Mikha mulai tak bisa mengendalikan emosinya.....

''Aku merindukan rumahku, Mommy dan Daddy.......''

''Nona.......'' Debora merasa aneh...selama ini ketika menemani nona Mikha, tak pernah sekalipun ia melihat nona Mikha menangis...dia gadis yang kuat...

Mikha menghapus airmatanya.....

''Aku baik-baik saja....Debora....''

Ketika sedang mncoba menguatkan hatinya...tiba-tiba saja..muncul sebuah kereta kuda dan banyak pria berkuda di belakangnya mengepung Mikha dan Debora,...

''Ya ampun.....apa lagi ini.....'' desah Mikha dengan wajah yang pucat

Sementara Mikha menghela nafasnya yang mulai sesak..

''Nona........''

Dari dalam kereta muncul seorang pria berjas panjang keluar dari sana,....tatapannya begitu tajam layaknya seekor Elang yang mengawasi mangsanya...

Mikha menghela nafas....pria itu mendekati mereka dengan tatapan buas.....

''Tangkap mereka.......'' teriaknya lantang...

Mikha mulai gemetar..bagaimana sekarang......?

Terpopuler

Comments

Anita noer

Anita noer

seru kek filmx ever after...ada dramax....ada actionx....bikin ga berhenti baca....pdhal dah sesiang ini msh belum mandi😁😁😁😁😁

2023-07-12

0

✨ Flow R!n 💚

✨ Flow R!n 💚

Thor ngapa gk dilanjutin 🥺?

2022-08-27

0

Desy Septiani93

Desy Septiani93

tegang thor cerita nya ..semangat ya Thor up nya ..nanti kelanjutan nya nih

2022-08-24

0

lihat semua
Episodes
1 Sweet Seventen
2 Duka Keluarga Mikha
3 Dimana Ini....??
4 Tangkap Dia
5 Terkepung
6 Tak Bisa Lari
7 Mabuk
8 Jangan Bun*h Aku
9 Rencana Zack Delano
10 Menjadi B*dak
11 Tak Bisa Lepas
12 Berc*nta Denganmu
13 Tekanan Seorang Zack Delano
14 Jaman Apa....?
15 Jaman Kerajaan
16 Perayaan Kerajaan
17 Kesedihan Sang Raja
18 Perlindungan Alex
19 Kebenaran
20 Putri Mahkota
21 Zack Yang Kejam
22 Mikha Yang Jatuh Cinta
23 Tugas Sebagai Putri
24 Pertemuan Kembali
25 Memberi Tanda
26 Titah Putri Mahkota
27 Jatuh Cinta..?
28 Zack Yang Cemburu
29 Raja Henri Tertekan
30 Memberi Tanda Cinta
31 Keputusan Sang Raja
32 Ujian Dari Raja
33 Keluar Dari Istana
34 Mimpi Buruk
35 Balasan Mikha
36 Pergi Jauh
37 Di Hantui Rasa Bersalah
38 Bayangan Di Kegelapan
39 Sikap Alex Yang Aneh
40 Saling Mencintai
41 Pesta Di Kastil
42 Pernikahan
43 Perc*ntaan
44 Aku Mencintaimu Juga Membencimu
45 Kembali
46 Masih Tak Percaya
47 Kepulangan Mikha
48 Pelukan Mommy Dan Daddy
49 Tidak Mungkin
50 Mikha Yang Menyerah
51 Mikhayla Adalah Milikku
52 Sudah Berakhir
53 Memberi Peringatan
54 Membujuk Mikha
55 Menjadikanmu Milik Aku
56 Mencintaimu
57 Mikhaylarisa Dan Mikhaylania
58 Ajakan Menikah
59 Menculik Mikha
60 Zack Vs Alvin
61 Harus Pergi
62 Merasa Bingung
63 Rasa Sakit Mikha
64 Proyek Bersama
65 Paniknya Mikha
66 Delano VS Zack
67 Sikap Delano
68 Patah Hati Dan Sebuah Kutukan
69 Perasaan Aneh
70 Bertemu Zack
71 Selamat Tinggal Mikha....
72 Tidak Rela
73 Akhirnya
Episodes

Updated 73 Episodes

1
Sweet Seventen
2
Duka Keluarga Mikha
3
Dimana Ini....??
4
Tangkap Dia
5
Terkepung
6
Tak Bisa Lari
7
Mabuk
8
Jangan Bun*h Aku
9
Rencana Zack Delano
10
Menjadi B*dak
11
Tak Bisa Lepas
12
Berc*nta Denganmu
13
Tekanan Seorang Zack Delano
14
Jaman Apa....?
15
Jaman Kerajaan
16
Perayaan Kerajaan
17
Kesedihan Sang Raja
18
Perlindungan Alex
19
Kebenaran
20
Putri Mahkota
21
Zack Yang Kejam
22
Mikha Yang Jatuh Cinta
23
Tugas Sebagai Putri
24
Pertemuan Kembali
25
Memberi Tanda
26
Titah Putri Mahkota
27
Jatuh Cinta..?
28
Zack Yang Cemburu
29
Raja Henri Tertekan
30
Memberi Tanda Cinta
31
Keputusan Sang Raja
32
Ujian Dari Raja
33
Keluar Dari Istana
34
Mimpi Buruk
35
Balasan Mikha
36
Pergi Jauh
37
Di Hantui Rasa Bersalah
38
Bayangan Di Kegelapan
39
Sikap Alex Yang Aneh
40
Saling Mencintai
41
Pesta Di Kastil
42
Pernikahan
43
Perc*ntaan
44
Aku Mencintaimu Juga Membencimu
45
Kembali
46
Masih Tak Percaya
47
Kepulangan Mikha
48
Pelukan Mommy Dan Daddy
49
Tidak Mungkin
50
Mikha Yang Menyerah
51
Mikhayla Adalah Milikku
52
Sudah Berakhir
53
Memberi Peringatan
54
Membujuk Mikha
55
Menjadikanmu Milik Aku
56
Mencintaimu
57
Mikhaylarisa Dan Mikhaylania
58
Ajakan Menikah
59
Menculik Mikha
60
Zack Vs Alvin
61
Harus Pergi
62
Merasa Bingung
63
Rasa Sakit Mikha
64
Proyek Bersama
65
Paniknya Mikha
66
Delano VS Zack
67
Sikap Delano
68
Patah Hati Dan Sebuah Kutukan
69
Perasaan Aneh
70
Bertemu Zack
71
Selamat Tinggal Mikha....
72
Tidak Rela
73
Akhirnya

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!