Aku menikmati lagu yang Aku putar sembari membaca data - data dan persiapan meeting itu hingga akhirnya Petugas itu memberikan teh kepadaku.
Akupun sedikit kaget melihatnya tiba - tiba datang dan membawakanku teh setelah Aku melihat Mereka berbicara dengan Pria itu.
" Silahkan diminum Bu teh nya. Meetingnya masih 20 menit lagi. " katanya mempersilahkan.
" Oh ... iya. Terima kasih iya. Tapi atiran gak usah repot - repot, Aku ada coffe soalnya. " kataku sambil menunjuk kopiku itu.
" Gak apa - apa Bu .... hehehe. Silahkan diminum iya Bu. Saya permisi dulu. "
" Makasih iya. " jawabku sambil senyum.
############
Aku melihat beberapa Orang telah memasuki ruangan itu dan Aku melihat jam tanganku masih ada waktu sepuluh menit lagi.
Aku langsung merapikan buku catatan kecil yang ada di tasku serta memasukkan ipad ke dalam.
Aku langsung menuju ke ruangan itu dan menyapa serta memberikan senyum sama Mereka yang sudah ada disana.
Tidak berapa lama kemudian, Pemilik perusahaan yang mau bekerja sama dengan Saya itu memasuki ruangan itu dan jreng ..... ternyata Pria tadi. Dia baru kembali dari luar negeri setelah melanjutkan pendidikannya disana dibidang desainer. Pantasan saja para Teman - Teman yang duduk disebelah Saya itu membicarakannya.
Karena yang Saya tahu dan kenal itu Papanya. Karena Saya sudah lama bekerja sama dengan perusahaan ini. Dan Saya memilih vendor ini karena sesuai dengan keinginan Customernya. Mereka benar - benar memperhatikan setiap barang yang di produksi dan harus sesuai dengan keinginan Kita. Makanya Aku memilih ini dan beberapa vendor lain.
Dia langsung memberi salam dan memperkenalkan dirinya.
" Halo selamat Pagi semuanya ..... senang bertemu Kalian disini. Perkenalkan Saya Agus Baskara Anak dari Pemilik Perusahaan ini. Mungkin sebelumnya Papa yang hadir meeting disini bersama Kalian tapi untuk sekarang dan kedepannya Saya yang akan menggantikannya karena Papa akan istirahat dirumah dulu karena kesehatannya yang lagi pemulihan. Semoga Kita semua bisa bekerja sama. Terima kasih untuk semua yang hadir disini dan salam kenal. " katanya lalu duduk.
Sekretarisnya langsung memulai meeting itu dengan menghidupkan layar infocus dan mempresentasikan barang baru yang akan segera di produksi.
Setelah beberapa lama dari setiap Customer yang memberikan masukan dan keinginan masing - masing, Kini tiba untuk giliranku.
Aku berbicara dari tempat dudukku sembari membuka ipad dan menyambungkan ke layar infocus yang di depan.
Setiap detail barang dan bahan yang Aku inginkan, Aku jelaskan disana. Beberapa Orang juga mau memesan untuk desain yang Aku buat sendiri.
Selama meeting berlangsung, Agus selalu menatapku tidak tahu kenapa. Mungkin bisa saja karena Aku yang paling muda diantara yang ada disana atau bisa saja yang lain tapi Aku tidak peduli.
Ketampanan dan kesuksesan Dia tidak menarik perhatianku sama sekali. Aku bersikap biasa saja. Setelah meeting selesai dan sudah menandatangi kontrak produksi, Aku sudah fix untuk memesan barang dari perusahaan Mereka sebanyak 1000 pcs dengan berbeda desain.
Aku hanya tinggal menunggu invoice dikirim serta surat kontrak copian setelah Aku oegang yang asli, Baru Aku melakukan payment.
Agus mengajak untuk makan siang bersama karena kebetulan kelar meeting sudah jam makan siang.
" Kebetulan sudah waktunya makan siang, jadi Bolehlah sesekali Kita makan siang bersama iya Bapak Ibu semua sekalian untuk perkenalan hari pertama dan semoga kedepan kerja sama kita berjalan terus. Mari silahkan dinikmati. " katanya setelah sambil petugas membagikan makan siang untuk Kami.
" Amin amin ... semoga kedepannya berjalan terus seperti kemarin kemarin. " jawab yang lain.
Setelah semua nya sudah kelar makan dan bercengkerama satu sama lain. Aku dan yang lain mau pulang dan segera pamit.
Kami berjabat tangan sama Pak Agus sebagai tanda kerja sama.
" Senang bisa bekerja sama dengan Mba Ranti. Tidak salah Aku pulang tepat waktu. " katanya melontarkan senyumnya.
" Terima kasih Pak. " jawabku senyum.
" Mba Ranti sudah lama iya bekerja sama dengan Papa ??? Kok tumben Papa gak ngomong, biasanya Dia itu selalu memuji Customernya yang pintar apalagi cantik kayak Mba Ranti hehehehe .... " katanya basa basi.
" Hehehehe Pak Agus bisa saja. Saya duluan iya Pak. Terima kasih untuk makan siangnya. " jawabku tanpa tertarik sama Dia walaupun dia tampan.
" Oh iya sama sama Mba. Btw Boleh minta nomornya Mba Ranti gak siapa tau nanti ada yang mau diomongin ... hehehe .... " katanya cengar cengir.
" Boleh boleh ... " jawabku sedikit menunjukkan wajah jutekku dan memberikan nomor kantorku.
Aku pun langsung pergi setelah memberikan nomor teleponku karena Aku masih ada urusan.
" Dia sangat cantik. Baru kali ini Aku katuh cinta setelah balik dari Amerika. " katanya sembari senyum memegang bibirnya.
Agus memang sangat pintar tapi Dia juga Laki - Laki yang suka gonta ganti pasangan dan sering sekali menyewa Wanita - Wanita untuk semalam untuk memuaskan hasratnya.
Walaupun Dia sama kayak Saya, tapi Saya tidak pernah sedikitpun tertarik sama Dia.
Setiap hari Dia selalu menelpon Aku dan basa basi tentang pekerjaan. Pertama sih Aku respon karena iya namanya bekerja sama kan karena Dia juga menelpon atau chat selalu basa basi menanyakan dan mendiskusikan pekerjaan.
Lama - Lama Aku muak dan kesal sendiri karena melihat sifat aslinya. Aku berusaha baik karena hanya menjaga kontrak kerja sama Kami kalau tidak Dia sudah Aku blok.
Balik dari butik, Aku tidak pergi keluar karena sangat capek dan memilih untuk istirahat di rumah. Aku tiduran di kasur dan membuka sosmedku sembari membuka Online shop butikku.
Beberapa pesanana yang belum di packing Aku lansgung list agar besok tinggal di packing. Tiba Tiba chat masuk dari Pria malam itu masuk ke HP ku.
" Hallo Honey .... How are You ???? I miss you soo much .... Aku rindu belaian dan kecupanmu. " katanya di chat itu.
Aku pun senyum membacanya karena baru pertama itu Dia nge chat setelah malam itu. Sudah hampir sebulan dan bahkan nomornya juga tidak Aku save.
" Haiii... kabar baik baik .... hehehe Kamu bisa saja ... " balasku dengan emoticon senyum.
" Iyah .... Aku rindu sekali sama Kamu. Pengen tidur bareng dan main bareng lagi. Tidak ada yang seindah Kamu. Sayang sekali jarak diantara Kita sangat jauh. " balasnya dengan emoticon sedih.
" Next time Kita ketemu lagi kalau Kamu kesini. Aku akan servis Kamu jauh lebih Hot dari malam itu. Pokoknya Kamu akan puas seouas puasnya. "
" Astaga .... Aku jadi ingin lari kesana sekarang juga. I know yang ambil perawanmu Aku dan Aku sangat happy begitu juga Kamu. Goyanganmu selalu membayangiku terus."
" Yes .... I am so happy .... Nanti goyangannya bakal lebih mantap dari itu Honey ....Mau berapa ronde ???? Aku akan memuaskanmu. "
" Omaigat .... punyaku langsung berdiri Sayang .... Pokoknya gak mau keluar .... Kamu mau lihat gak ???? "
Aku pun seketika bergairah dan membayangkan malam itu yang sungguh betapa indah. Aku belum pernah melakukan lagi sampai hari ini karena Aku benar benar sibuk dan bahkan Mami selalu menelpon Aku untuk menanyakan apa Aku bisa karena banyak yang booking. Tapi Aku menolak semua itu karena pekerjaanku yang lagi banyak.
Bahkan karena sampai overload, Mami sempat datang bantuin Aku di Butik. Kedua pegawaiku sangat senang dengan kehadiran Mami yang super centil dan asyik. Dia selalu menari dan berjoget sehingga Pegawaiku merasa tidak begitu capek. Aku juga sangat berterima kasih sama Mereka karena tidak pernah mengeluh.
" Mana ???? Aku rindu juga ingin mengelusnya. " jawabku sudah mulai bergairah.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 300 Episodes
Comments
kodo itu indah
👍👍👍👍👍🌹🌹
2025-03-17
1
septi
sukanya yang luar negeri
2022-11-09
2
Putri Minwa
Ranti suka bule ya
2022-10-14
2