Aku langsung tranfer ke rekening Mami 30 juta walaupun Dia mintanya 20 juta karena itu memang hakku.
Dia gak mau mengambil banyak karena itu Aku yang bekerja. Dia hanya santai tidur menunggu. Walau Aku menikmati juga tetap ajah Dia gak mau.
Mami di sepanjang jalan cerita kehidupannya yang datang dari desa dan akhirnya bisa bekerja seperti ini. Dia yang dulunya di cemooh dibully karena perilaku dan sifatnya yang seperti Anak Perempuan padahal Dia laki laki.
Selama itu Dia menahan dan menerima hinaan itu sampai Dia bisa bertahan dan hidup berkecukupan sekarang ini. Bahkan Dia sudah punya Apartemen Sendiri walau kerjanya begini.
Aku juga merasa kasihan dan iba mendengar cerita Dia. Aku yang punya segalanya saja masih merasa kurang bahagia apalagi Dia yang sama sekali tidak punya Orang Tua karena dari kecil Dia sudah di tinggal. Mami hidup bersama Neneknya sampai Neneknya tiada.
Mami bertekad merantau saat Neneknya sudah tiada. Dia begitu percaya diri walau hanya lulus SMP saja. Mami bertemu Seseorang saat Dia hendak mencari pekerjaan dan menawarinya sebagai pelayan di club malam.
Bertahun - tahun disana, Dia mulai tahu seluk beluk dunia malam hingga akhirnya Dia punya bisnis sendiri. Mami mempunyai tergolong banyak pelayan pelayan untuk memuaskan nafsu nafsu pelanggan dengan sukarela tanpa ada paksaan dari Mami.
Bayaran Mereka tergantung dari tarif yang diminta pelayan atau hasil negosiasi antara pelayan dan Pelanggan.
Dia sangat bahagia bisa mempunyai bisnis sendiri walaupun ini tergolong bisnis yang tidak di perkenankan di kota ini.
" Ada kebahagiaan tersediri buat Mami saat Mami berada di titik ini Cin..... Hinaan dan makian serta ejekan yang dulu Aku terima dan dengar setiap hari perlahan hilang. Aku sungguh bersyukur bisa memiliki tempat tinggal yang sangat nyaman tanpa harus mengontrak lagi walaupun masih kecil tapi setidaknya Aku punya atas namaku sendiri. " ceritanya sambil Kami makan siang.
" Wah .... hidup Kamu benar - benar jauh dari dugaanku Mi.. "
" Makanya Cin .... jangan pernah melihat Orang hanya dari luarnya saja. Bisa saja Mereka diluar baik - baik saja tapi sebenarnya Dia malah memikul beban yang sangat berat. " jawabnya dengan mata berkaca - kaca.
Tanpa sadar Aku meneteskan airmataku saat mendengar omongan Mami bahwa itu Aku mengalaminya dulu. Benar - benar sakit dan perih saat Kita menunjukkan sisi lain untuk Orang lain padahal yang sebenarnya jauh sangat pahit hidup yang Aku jalani. Tiba - tiba pandanganku kosong serta air mataku terus mengalir tanpa henti.
" Kenapa ??? " tanya Mami sedikit kebingungan dan memberi Aku tissue.
" Eh .... Gak apa - apa Mi.... Aku hanya terharu mendengar cerita Mami. Bertemu dengan banyak Orang, semakin banyak pengalaman yang Kita dapat. " jawabku sambil menepis air mataku.
" Makanya kadang kalau Mami sendiri, itu hal yang paling Mami takuti. Karena terkadang bayangan masa lalu menghantui Mami. Bullyan itu kadang terngiang - ngiang di telingaku. "
" Kamu memang sangat kuat Mi. terbukti bahwa Kamu bisa melalui nya dan sampai di titik ini. Aku benar - benar salut dan terharu untuk perjuangan hidupmu. "
" Itulah Cin.... Aku tidak mau melihat apa yang terjadi. Aku ingin fokus ke depan. Masa lalu biarlah pelajaran buat Kita untuk semakin kuat. "
" Ternyata Mami benar benar hebat iya .... Aku bahkan tidak menyangka Mami bisa seterbuka ini. "
" Gak tau kenapa iya Cin .... Aku merasa klop ajah kalo cerita dan ngobrol sama Kamu walaupun Kamu kadang bicara sangat menyakitkan. " katanya sambil sesikit meregek dan mengerutkan bibirnya.
" Hahahaha .... Aku mah Orangnya jutek Mi. Semua temanku bilangnya gitu. Tapi kalau udah kenal dan dekat sama Aku, Mereka akan bilang bahwa Aku Malaikat. " godaku sambil main mata agar Dia tidak sedih - sesih lagi.
" Itulah kan .... Aku tidak kuat kalau Kamu main mata. Hatiku langsung dag dig dug .... " katanya dengan suara manjanya.
" Udah ... udah ... Aku tidak bakalan tergoda. Kamu hanya bencong yang mencari kehangatan dari si Tampan wkwkwkwk .... " gelitikku.
" Sialaannn Kamu .... Tapi Cin..... Aku tertarik sekali sama Laki - Laki yang kemarin itu. Aku bisa membayangkan bagaimana Aku tidur di dadanya serta mengelusnya lembut. Arrrghhhh ..... Aku terlena ..... " gerutunya sambil merapikan rambutnya.
" Astaga ..... Nanti Kita carikan yang lebih tampan dari Dia iya. Khusus untuk Kamu. " jawabku sambil nguyah.
" Benaran iya ???? Aku percaya sama Kamu. Pokoknya yang bayar ini semua Aku titik. Aku dapat bayaran sangat banyak hati ini. " katanya mengancamku agar tidak Aku yang bayar billnya.
" Oke oke .... baiklah. "
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 300 Episodes
Comments
kodo itu indah
👍👍👍👍👍
2025-03-17
1
😘😍 fans girl RAP LINE 😍😘
ya biasalah tersenyum itu sebuah topeng yg menutup rapat2 kesedihan kita😊😊
2022-12-18
3
septi
pengen juga mami
2022-11-09
2