Setelah selesai semua pekerjaan di Butik, Kami langsung pulang. Mira dan Sinta ikut Aku naik mobil sembari beli makan malam Kami karena sorenya, Aku sudah menyuruh Bibi untuk tidak masak, belinya dari luar saja saat Kami mau pulang dan nanti makan malam bersama.
Sampai di rumah, Aku langsung naik ke atas sementara Miran Sinta menaruh ke meja makan makanan yang tadi dibeli.
Sperti biasa, Aku langsung meletakkan tas dan laptopku di meja dan Aku langsung tiduran di atas kasur sembari membuka HP.
" Panjang umur nih Anak, baru mau nelpon udah di telpon. " kataku melihat namanya panggilan masuk.
" Hmmm ... "
" Say .... hang out yuk ... bosen nih di rumah .... " kata Nay.
" Kamu gak kerja malam ini ??? biasa udah mangkal ajah Kamu ... hahaha ... " jawabku tertawa ngeledek.
" Iya nih Aku lagi libur. Malas ke kafe. Yuk keluar .... bosen nih... "
" Gak goyang dong malam ini ??? " kataku tertawa. Kami memang kalau udah ketemu ngomong gak ada yang benar. Bar bar semua.
Nay juga salah satu teman yang selalu menguatkan dan menyemangatiku disaat Aku lagi terpuruk Dia benar - benar baik bangat.
" Lecet nih Say ... Istirahat dulu si dedek, kasihan .... " jawabnya tertawa.
" Wkwkkwkw ... anjir .... biasanya juga tiap malam goyang lu .... tumben sekarang ngomong gitu. Udah bosan iya gituan tiap malam ???? "
" Kalau soal itu mah gak bakal pernah bosan Say ..... itu kewajiban yang yidak bisa di tolak. Makanya Kamu kapan mau nyobain ??? di jamin ketagihan dan nagih, nagih teros ..... Ah ... jadi pengen .... " jawab Nay yang mungkin membayangkan atau bisa jadi Dia lagi sang**an.
" Sialan ..... Aku malas keluar nih Nay, capek bangat tadi banyak kerjaan di butik. Ini ajah baru nyampe rumah. Baru bangat. " jawabku sambil mencium rambutku yang sedikit lepek.
" Makin lancar nih Butik Kamu iya ... Apalagi udah ada online shop punya Kamu sendiri pasti nanti makin sibuk dan makin banyak orderan deh Kamu. " kata Nay.
" Iya, Aku bersyukur bangat nih, Hobi yang bisa jadi kerjaan. " jawabKu.
" Iya udah gih mandi sana ... "
" Awas ntar Kamu sang** an lagi gak begituan. hahahaha..... bye! " kataku sambil menutup teleponnya.
Aku geleng geleng kepala melihat kelakuan Kami berdua. Tidak ada yang benar.
Aku langsung manyalakan air panas dan menutup pintu kamar mandiku. Aku berendam di bath up sambil memejamkan mataku.
Aku menggosokan sabun ke seluruh badanku dengan perlahan dan lembut. Aku. Tangan kananku menyentuh kedua gunung kembarku dengan sangat lembut dan membuat Aku makin terpejam saat put**ngnya ku gelitikin sementara tangan kiriku perlahan meraba perut, pusar dan perlahan makin kebawah. Aku merabanya pelan, perlahan dan lembut.
Jari kakiku menggelitik ikut merasakan kenikmatan itu. Sesekali Aku mengangkat dan menahan bokongku karena terlalu menikmatinya. Aku masih hanya meraba area itu. Aku mengelus elusnya dan sesekali menggigit bibirku.
Aku mengambil shower dan menyalan air hangatnya lalu mengarahkannya ke area sensitifku itu. Aku makin tidak bisa berkata apa - apa lagi karena benar - benar sungguh nikmat.
Aku matikan dulu air shower itu dan langsung mengambil HP yang aku letakkan di samping bath up dan menelpon Sinta untuk makan duluan agar tidak menungguku karena Aku masih lama.
Air itu Aku nyalain lagi. Aku bermain menggunakan air itu. Enak. benar benar enak. Saat iar itu menyala dan mengarahkan ke area itu, Aku menggoyangkan bokongku dengan posisi agak tiduran di dalam bath up itu.
Luar biasa indahnya kenikmatan itu. Aku menikmatinya sampai benar benar puas. Aku bahkan sampai berpikir bahwa tidak masalah untuk tidak mempunyai kekasih dan mengikat sebuah hubungan karena dengan pengalaman yang sudah Aku saksikan Sendiri yang membuatku trauma untuk menjalin hubungan dengan Lelaki.
Aku ingi menikmati itu tanpa ada ikatan dan hubungan. Hanya untuk kepuasan birahi saja.
Sesekali kaki kiriku Aku naikin ke atas bath up dan menyiram airnya lagi. Aku makin lama makin mempercepat goyangan itu karena makin si goyang makin enak air yang jatuh ke area itu.
" Kenapa harus mengikat hubungan jika melakukan ini bisa tanpa menjalin hubungan ??? menikmatinya saja sudah sangat cukup tanpa ada yang harus dipikirkan. Banyak diluar sana yang menikah hanya untuk menutupi saja perilakunya saja. Kenapa harus menikah kalau tidak bahagia ???? "
Tapi semua punya pilihan masing - masing. Punya hidup masing - masing. seperti kehidupanku yang saat ini. Aku sangat menikmatinya.
Kepuasan selalu Aku dapat walau Aku masih bermain sendiri.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 300 Episodes
Comments
kodo itu indah
👍👍👍👍👍
2025-03-15
1
S
wah...wah.. wah.benar benar kurang belaian sampe air pancuran aja jd sasaran.wkwkwk
2023-06-24
2
Arra
😭 banyak yg aku skip kak
2023-01-02
3