Setelah selesai makan, Aku langsung mengantarnya ke Apartemennya dan segera pulang.
Sampai di rumah, Bibi lagi masak rendang kesukaanku. Baunya sudah tercium kemana mana sehingga Aku tidak bisa menolak untuk tidak mampir ke meja makan.
" Bi .... wanginya memanggilku.... " kataku sambil membuka tudung saji yang berisi rendang kesukaan.
" Ayo ayooo makan .... Bibi sengaja masak ini karena sudah lumayan lama Kamu tidak makan ini. Hehehehe .... " jawab Bibi sambil menuangkan Air minum di gelasku.
" Bibi udah makan ???? " tanyaku.
" Udah udah .... Bibi udah duluan makan. Kamu makan yang banyak. "
" Aku mau bawa ke butik. Tolong buatkan rantang iya Bi. Sekalian buat Mereka nanti biar Aku yang bawain. "
" Iya iya Non ...."
Setelah makan, Aku langsung naik ke atas dan mandi lagi baru langsung menuju butik.
Hari ini butik sangat rame pengunjung belum lagi orderan online dari webbsite. Aku langsung masuk dan membantu Mereka. Setelah sudah lumayan longgar, Aku menyuruh Mereka untuk makan siang dan mengambil rantang yang ada di mobil.
Selama Mereka berdua istirahat Aku yang melayani Pelanggan yang datang. Sesekali Aku mengecek orderan Online yang masuk dan langsung menyiapkannya.
Sorenya sebelum tutup, Seperti biasa Aku mengecek rekapan penjualan hari ini dan melakukan update stok untuk penjualan online dan laporan harian.
Pembukuan dan laporan harian harus balance agar laporan keuanganku balance setiap bulan sehingga Aku bisa tahu apakah rugi atau laba.
Kalau tidak balance, Aku harus mencari tahu sampai ketemu karena akan mempengaruhi laporan dan stok berikutnya.
Aku memang tergolong Orang yang teliti dan rapih apalagi soal laporan. Bahkan Aku tidak sungkan untuk mengomeli dan memarahi pegawaiku kalau ada yang tidak beres. Aku sengaja mendidik dan memberi contoh ke Mereka dengan tegas agar Mereka juga bisa lebih teliti saat Aku tidak ada di butik.
#########
Pagi pagi, Aku bangun dan siap - siap untuk meeting bersama vendor. Aku ingin memproduksi beberapa pakaian dengan merk sendiri.
Beberapa minggu yang lalu, Aku sudah mengirimkan beberapa sampel yang Aku inginkan.
Hari ini tinggal meeting untuk berapa banyak yang akan diproduksi tahap pertama dan bahan seperti apa yang digunakan, budget serta warna dan sebagainya harus kelar hari ini karena minggu depan harus sudah mulai produksi.
Minggu depan juga sudah dijadwalkan meeting untuk beberapa vendor lain. Aku langsung menaiki lift untuk menuju ruang meeting yang telah ditentukan oleh vendor itu.
Aku memegang ditangan kiriku segelas coffee cup yang Aku beli di store yang ada di lobby karena Aku lihat jam masih harus menunggu kurang lebih setengah jam lagi.
Saat menunggu lift, Aku masuk bersama Seorang Laki - Laki tampan dan tinggi dan satu Orang yang mungkin asistennya Dia.
Kami menuju lantai yang sama, Aku hanya berdiri dan sesekali minum kopi yang Aku pegang sambil membuka sosmed.
Sesekali Aku melihat Dia melirikku karena Dia berdiri di sampingku tapi Aku mengabaikannya karena Aku gak kenal siapa Dia ....
Lift terbuka dilantai yang Kami tuju dan Dia mempersilahkan Aku untuk keluar duluan.
Aku pun menganggukkan kepalaku dan senyum sama Dia mengucapkan terima kasih.
Aku langsung keluar dan bertanya sama petugas yang ada disitu. Dan ternyata ruangannya tepat yang di depanku dan meeting lumayan masih lama lagi.
Petugas itu mempersilahkan Aku untuk menunggu di ruang tunggu yang berada di pojokan. Aku pun langsung menuju kesana dan langsung duduk di sofa yang ada disana.
Sembari menunggu, Aku membuka ipadku yang sudah kusiapkan data - data untuk bahan meeting hari ini.
Karena masih lama Aku memakai handsfree untuk mendengarkan lagu sehingga Aku tidak terlalu mendengar pembicaraan si Pria tadi dengan Petugas itu.
Yang Aku lihat, Sesekali Dia menoleh ke arahku sambil berbicara dengannya. Tapi Aku menghiraukannya karena Dia bukan tipeku dan Aku juga tidak mau berhubungan dengan rekan kerjaku.
Aku juga masih sedikit merasa nyeri dan sakit di area intimku karena malam itu. Mungkin karena itu pertama kalinya Aku berhubungan terlebih karena Aku masih perawan mungkin makanya sedikit perih. Di kasur itu juga Kami meninggalkan sedikit noda dariku karena masih keperawananku.
Untung saja Aku tidak melakukan gerakan - gerakan hot malam itu, kalau tidak bisa jadi Aku berjalan ngangkang sekarang. Saat itu Aku masih menjaga agar jangan sampai hal itu terjadi karena bisa gawat kan kalau berjalan apalagi saat seoerti ini meeting sama vendor.
Mau ditanyain kenapa juga mau jawab apa kan malu .....
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 300 Episodes
Comments
kodo itu indah
👍👍👍👍👍🌹
2025-03-17
1
kodo itu indah
wow 😲
2025-03-17
1
septi
bilang saja jatuh dikamar mandi
2022-11-09
3