16.kenyataan

Hari pun telah berganti malam.

Aku melihat kedua adikku sudah tidur lalu Aku menghampiri tempat tidur Ibuku.

Sedih sekali melihat keadaannya sekarang.

"Istirahat lah Bu,kakak sayang sama Ibu".ucapku sambil merapihkan selimutnya lalu Dia pun ikut beristirahat dekat dengan Adik-adiknya.

Sementara ditempat lain.

Seorang wanita cantik sedang duduk di sofa sambil termenung didekat jendela.

Pikirannya masih tentang Arlita dan kedua adiknya.Dia tidak menyangka anak sekecil itu harus menjalani hidup dengan menanggung beban yang seharusnya masih tanggung jawab Ayahnya.

Sang suami melihatnya dan menghampirinya.

"Sayang,kamu kenapa?tanyanya lalu ikut duduk disampingnya.

"Mas,kamu sudah pulang?

kok Aku tidak mendengar suara mobil kamu?

Laki-laki itu tersenyum dan membelai rambut istrinya dengan sayang.

"Aku sudah sampai dari tadi sayang.Saat Aku cari-cari kamu tapi kamu tidak ada dimana pun lalu Aku mencari mu dikamar ternyata kamu ada,tapi Aku lihat kamu sedang melamun.kamu lagi ada masalah?

Sejenak istrinya diam.

"Sayang!panggilnya.

" Maaf Mas,Aku hanya sedang berpikir, kenapa disaat orang lain diberikan keturunan mereka menyia-nyiakannya,sedangkan kita,kita yang sangat menginginkannya sampai sekarang Allah belum memberikannya".ucapnya sendu.

"Mungkin kita harus lebih banyak bersabar dan juga selalu berdoa semoga Allah akan memberi amanat itu ketika kita sudah siap sayang".ucapnya.

" Kamu benar Mas,semoga kita cepat dikaruniai momongan ".

" Aamiin,semoga suatu nanti Allah akan memberikan kita momongan secepatnya".

ucapnya sambil mengulang perkataan istrinya.

"Aamiin".

" Mas Aku ingin bicara".

"Bicara apa sayang?

"Tapi janji jangan disela dulu kata-kata Aku".pintanya.

"Baiklah".

"Oke,sekarang Aku mulai bicara".

Sang suami hanya diam sambil mendengarkan istrinya bicara.

"Kamu tahu Mas,tadi sore di rumah sakit tempat Aku kerja Aku melihat seorang gadis kecil sangat cantik umurnya kira-kira 10 tahun sedang menangis di kursi tunggu Mas.

Gadis itu sedang menunggui Ibunya yang sedang sakit,Aku kira Dia sendiri ternyata setelah Aku dekati Dia tidak sendiri Mas,Dia bersama 2 adiknya yang masih sangat kecil yang laki-laki umurnya 4 tahun dan perempuan baru berumur 2 tahun.

Aku menghampirinya dan ikut duduk disampingnya sambil Aku membawa data administrasi untuk pasien.

Awalnya Aku berpikir kalau Dia ke rumah sakit bersama Ayahnya tapi ternyata dugaan ku salah Mas anak itu hanya temani dengan kedua adiknya.

Dia tadi bilang pada ku kalau Dia baru saja datang dari Bandung bersama Ayahnya tapi belum ada satu jam sampai di Jakarta Ayahnya meninggalkan mereka.Setelah mengantarkan mereka sampai didepan sebuah kontrak kecil,sangat miris sekali!Dan ini bukan cerita loh mas ini kisah nyata". ucapnya tanpa terasa Dia menangis.

"Mendengar kenyataan itu Aku merasa iba Mas,dalam hati rasanya tidak tega jadi Aku berinisiatif menanggung semua biaya rumah sakit Ibunya yang menderita penyakit paru-paru yang sudah sangat parah."

Suaminya langsung memeluknya ada perasaan senang".

"Aku bangga mempunyai istri seperti kamu sayang."

"Makasih Mas".

" Sama-sama istriku sayang".

Mereka berdua tersenyum.

"Sekarang bagaimana keadaan Ibu anak itu?

" Alhamdulilah Mas sekarang Ibu mereka sudah mendapatkan pengobatan dari Dokter yang terbaik".

"Alhamdulilah,besok kita jenguk mereka. Mas ingin bertemu dengan gadis kecil yang kamu bicarakan itu,jangan lupa juga sekalian bawa pakaian ganti sama sarapan pagi untuk mereka,kebetulan Mas tugas siang".

Istrinya tersenyum senang." oke".

"Aku benar-benar tidak sabar menunggu hari esok".

"Aku pastikan Mas akan senang bertemu dengannya ".

Suaminya tersenyum

"Ya sayang ku,sekarang kita istirahat dulu sudah malam".

Istrinya mengangguk.

bersambung

Episodes
1 Pertemuan pertama
2 2.Kedatangan sang pemilik restoran
3 3.ini seperti mimpi
4 4.masa lalu
5 5.Kejutan disekolah
6 6.Penjelasan
7 7.Penguntit
8 8.Pergi bersama
9 9.Rasa apa ini
10 10.Arlita putriku
11 11.karma
12 12.curhat
13 13.pergi tanpa pamit
14 14.Hari yang menyedihkan
15 15.sedih
16 16.kenyataan
17 17.lelah
18 18.mulai menerima
19 19.pingsan
20 20.fakta
21 21.
22 22.Egois
23 23.lamaran mendadak
24 24.kita nikah
25 25.hal penting
26 26.bicara
27 27.sah
28 28.membuka hati
29 29.pulang
30 30.pulang ke rumah besar
31 31.menantu hebat
32 32.ketahuan
33 33.Rasa bahagia
34 34.Mimpi
35 35.jalan-jalan
36 36.jalan-jalan
37 37.
38 38.Rumah baru
39 39.Hidup bersama
40 40.Obrolan malam
41 41.Bersama
42 42.Bertemu sahabat
43 43.Trauma
44 44.
45 45.
46 46.Pov Mahesa
47 47.Bicara
48 48.
49 49.
50 50.
51 51
52 52.
53 53
54 54.
55 55
56 56
57 57
58 58
59 59
60 60
61 61
62 62
63 63
64 64
65 65
66 66
67 67
68 68.
69 69.
70 70
71 71.
72 72
73 73
74 74
75 75
76 76
77 77
78 78.
79 79
80 80
81 81
82 82
83 83
84 84
85 85
86 86
87 87
88 88
89 89
90 90
91 91
92 92
93 93
94 94
95 95
96 96
97 97
98 98
99 99
100 100
101 101
102 102
103 103
104 104
105 105
106 106
107 107
108 108
109 109
110 110
111 111
112 112
113 113
114 114
115 115
116 116
117 117
118 118
119 119
120 120
121 121
122 122
123 123
124 124
125 125
126 126
127 127
128 128
129 129
130 130
131 131
132 132
133 133
134 134
135 135
136 136
137 137
138 138
139 139
140 140
141 141
142 142
143 143
144 144
145 145
146 146
147 147.
148 148
149 149
150 150
151 151
152 152
153 153
154 154
155 155
156 156
157 157
158 158
159 159
160 160
161 161
162 162
163 163
164 164
165 165
166 166
167 167
168 168
169 169
170 170
171 171
172 172
173 173
174 174
175 175
176 176
177 177
Episodes

Updated 177 Episodes

1
Pertemuan pertama
2
2.Kedatangan sang pemilik restoran
3
3.ini seperti mimpi
4
4.masa lalu
5
5.Kejutan disekolah
6
6.Penjelasan
7
7.Penguntit
8
8.Pergi bersama
9
9.Rasa apa ini
10
10.Arlita putriku
11
11.karma
12
12.curhat
13
13.pergi tanpa pamit
14
14.Hari yang menyedihkan
15
15.sedih
16
16.kenyataan
17
17.lelah
18
18.mulai menerima
19
19.pingsan
20
20.fakta
21
21.
22
22.Egois
23
23.lamaran mendadak
24
24.kita nikah
25
25.hal penting
26
26.bicara
27
27.sah
28
28.membuka hati
29
29.pulang
30
30.pulang ke rumah besar
31
31.menantu hebat
32
32.ketahuan
33
33.Rasa bahagia
34
34.Mimpi
35
35.jalan-jalan
36
36.jalan-jalan
37
37.
38
38.Rumah baru
39
39.Hidup bersama
40
40.Obrolan malam
41
41.Bersama
42
42.Bertemu sahabat
43
43.Trauma
44
44.
45
45.
46
46.Pov Mahesa
47
47.Bicara
48
48.
49
49.
50
50.
51
51
52
52.
53
53
54
54.
55
55
56
56
57
57
58
58
59
59
60
60
61
61
62
62
63
63
64
64
65
65
66
66
67
67
68
68.
69
69.
70
70
71
71.
72
72
73
73
74
74
75
75
76
76
77
77
78
78.
79
79
80
80
81
81
82
82
83
83
84
84
85
85
86
86
87
87
88
88
89
89
90
90
91
91
92
92
93
93
94
94
95
95
96
96
97
97
98
98
99
99
100
100
101
101
102
102
103
103
104
104
105
105
106
106
107
107
108
108
109
109
110
110
111
111
112
112
113
113
114
114
115
115
116
116
117
117
118
118
119
119
120
120
121
121
122
122
123
123
124
124
125
125
126
126
127
127
128
128
129
129
130
130
131
131
132
132
133
133
134
134
135
135
136
136
137
137
138
138
139
139
140
140
141
141
142
142
143
143
144
144
145
145
146
146
147
147.
148
148
149
149
150
150
151
151
152
152
153
153
154
154
155
155
156
156
157
157
158
158
159
159
160
160
161
161
162
162
163
163
164
164
165
165
166
166
167
167
168
168
169
169
170
170
171
171
172
172
173
173
174
174
175
175
176
176
177
177

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!