12.curhat

Lita memasuki Restoran dengan langkah tergesa-gesa dia pun langsung menuju Toilet.

Di dalam sana gadis itu menumpahkan air matanya,

untung saja didalam Toilet suasananya sedang sepi.

Setelah puas menangis Lita membasuh wajahnya dengan air lalu mengeringkan nya dengan tisu.

Keluar dari toilet Lita langsung ke ruang ganti untuk berganti seragam kerja,setelah selesai Dia kembali menuju tempat kerjanya.Saat berjalan seseorang memanggilnya,Dia pun menoleh

"Lita". panggil Pak Teguh.

Gadis itu menghampirinya.

"Ya Pak ada apa?

"Kamu di panggil sama Bos disuruh ke ruangannya".ucapnya memberitahu.

Gadis itu hanya terdiam di tempatnya,lalu laki-laki itupun menegurnya lagi.

" Arlita ,cepatlah ke sana".

"Baik Pak.Pak boleh saya tahu Bos memanggil saya untuk apa?

Pak Teguh tidak menjawab nya dia cuma menaikan bahunya karena tidak tahu.

Akhirnya dengan langkah sedikit gontai di langkahkan kakinya menuju ruangan sang pemilik Restoran yang berada di lantai 2.

Setelah menaiki tangga sampailah dia di depan pintu ruangannya.

Tok....tok..tok

Aku mengetuk pintu dan terdengar suara orang dari dalam."Masuk".

Aku membuka handel pintu dengan pelan lalu pintunya pun terbuka.

Aku melihat laki-laki itu sedang fokus dengan laptopnya sepertinya dia sedang sibuk.

Aku berdiri didepan meja kerjanya."Bapak panggil saya?

Dia melihatku lalu menutup laptopnya.

Aku menjadi sangat risih saat dia menatapku.

Laki-laki itu pun bangun dari duduknya dan berjalan kearah sofa,lalu dia duduk di sofa.

"Duduklah Ar,apa kamu tidak capek berdiri terus".ucapnya.

Gadis itupun menurut dan berjalan kearah sofa lalu duduk disofa.Kami pun saling duduk berhadapan hanya dihalangi sebuah meja.

"Bukankah sudah pernah aku katakan padamu kalau kita lagi berdua jangan pernah bicara dengan bahasa formal".

"Maafkan aku".ucapku sambil menunduk.

" Aku tahu kamu lagi banyak masalah tapi apa kamu lupa kalau aku selalu ada buat kamu. kamu bisa jadikan Aku sebagai teman curhat kamu".

Aku mengangkat kepalaku mendadak merasa aku terharu setelah mendengarnya berbicara seperti itu.

" Ceritakan Lah,aku siap mendengarkannya".

Aku melihatnya dan menganggukkan kepala tanda iya.

"Tapi sebelum kamu cerita,aku ingin menanyakan suatu hal yang sangat pribadi sama kamu".

"Hal apa yang ingin kamu tanyakan?

"Maaf sebelumnya,tadi aku tidak sengaja mendengar pembicaraan kamu dengan seseorang laki-laki,siapa laki-laki itu?tanyanya dengan nada lembut.

"Laki-laki itu adalah Ayahku".

Pramudya hanya diam.Dia bisa melihat dari wajah gadis ada di depannya menunjukkan bahwa dirinya habis menangis itu terlihat dari matanya yang sedikit sembab.

Gadis itu menutup wajahnya dengan kedua tangan tanpa terasa dia menangis.

Pramudya bangun dari duduknya dan mendekatinya lalu memeluk gadis itu.

" Menangis lah, keluarkan semua beban yang ada didalam hatimu".ucapnya sambil menepuk punggung ku dengan lembut.

Saat aku mendapat pelukan dari laki-laki ini mendadak hatiku merasa begitu tenang pelukannya begitu hangat,sudah lama aku tidak pernah merasakan pelukan seperti ini.

Setelah hatiku merasa sudah tenang pelan-pelan Pramudya melepaskan pelukannya.

Dia memberikan segelas air putih dan juga kotak tisu untukku.

"Makasih".ucapku sambil meminum air putih yang diberikannya.

" Sama-sama ".Pramudya kembali duduk di sofa .

Mendadak suasana menjadi hening.

" Maaf aku tadi merepotkan kamu".ucapku.

"Ar,aku sudah pernah berjanji kalau aku akan selalu ada buat kamu,jadi kamu tidak usah merasa sungkan".

"Iya aku tahu ,selama ini aku hanya menyimpannya sendiri.

Aku hanya ingin berusaha menjadi orang yang kuat dimata Ibu dan kedua Adikku.

Aku selalu sikap bahagia padahal dalam hati ini banyak menyimpan luka,rasa kecewa dan rasa tidak percaya diri selalu singgah di hati ini.

Malah terkadang rasa marah selalu singgah di hatiku,kalau aku boleh memilih aku hanya ingin hidup bahagia,hanya itu.

Aku sempat berpikir apakah aku ini seorang anak angkat bisa-bisanya dia begitu tega membuang anak kandungnya,

menelantarkannya hanya demi selingkuhannya yang jelas-jelas cuma seorang wanita mandul.

Mungkinkah laki-laki itu bangga setelah membuang keluarganya dan menggantinya dengan yang baru?

Lalu,mengapa baru sekarang laki-laki itu menyadarinya setelah 5 tahun,apakah karena dia tidak bisa mendapatkan anak dari wanita itu?

Ataukah mungkin sekarang ini laki-laki itu sudah mendapatkan karmanya."ucapku.

"Dari mana kamu tahu kalau wanita itu ternyata mandul?

tanya Pramudya ingin tahu.

" Aku tidak sengaja mendengarnya,waktu itu kami masih tinggal di Bandung.

Aku pernah membuntutinya lalu Aku mendengarnya berbicara dengan seseorang bahwa Dia ternyata seorang wanita mandul.

Pramudya mendengarkannya.

"Ternyata kamu adalah gadis yang kuat,Aku bangga karena mencintaimu ".ucapnya dalam hati.

Pramudya menggenggam tanganku."Jadilah Arlita yang kuat".

Aku tersenyum.

bersambung

Episodes
1 Pertemuan pertama
2 2.Kedatangan sang pemilik restoran
3 3.ini seperti mimpi
4 4.masa lalu
5 5.Kejutan disekolah
6 6.Penjelasan
7 7.Penguntit
8 8.Pergi bersama
9 9.Rasa apa ini
10 10.Arlita putriku
11 11.karma
12 12.curhat
13 13.pergi tanpa pamit
14 14.Hari yang menyedihkan
15 15.sedih
16 16.kenyataan
17 17.lelah
18 18.mulai menerima
19 19.pingsan
20 20.fakta
21 21.
22 22.Egois
23 23.lamaran mendadak
24 24.kita nikah
25 25.hal penting
26 26.bicara
27 27.sah
28 28.membuka hati
29 29.pulang
30 30.pulang ke rumah besar
31 31.menantu hebat
32 32.ketahuan
33 33.Rasa bahagia
34 34.Mimpi
35 35.jalan-jalan
36 36.jalan-jalan
37 37.
38 38.Rumah baru
39 39.Hidup bersama
40 40.Obrolan malam
41 41.Bersama
42 42.Bertemu sahabat
43 43.Trauma
44 44.
45 45.
46 46.Pov Mahesa
47 47.Bicara
48 48.
49 49.
50 50.
51 51
52 52.
53 53
54 54.
55 55
56 56
57 57
58 58
59 59
60 60
61 61
62 62
63 63
64 64
65 65
66 66
67 67
68 68.
69 69.
70 70
71 71.
72 72
73 73
74 74
75 75
76 76
77 77
78 78.
79 79
80 80
81 81
82 82
83 83
84 84
85 85
86 86
87 87
88 88
89 89
90 90
91 91
92 92
93 93
94 94
95 95
96 96
97 97
98 98
99 99
100 100
101 101
102 102
103 103
104 104
105 105
106 106
107 107
108 108
109 109
110 110
111 111
112 112
113 113
114 114
115 115
116 116
117 117
118 118
119 119
120 120
121 121
122 122
123 123
124 124
125 125
126 126
127 127
128 128
129 129
130 130
131 131
132 132
133 133
134 134
135 135
136 136
137 137
138 138
139 139
140 140
141 141
142 142
143 143
144 144
145 145
146 146
147 147.
148 148
149 149
150 150
151 151
152 152
153 153
154 154
155 155
156 156
157 157
158 158
159 159
160 160
161 161
162 162
163 163
164 164
165 165
166 166
167 167
168 168
169 169
170 170
171 171
172 172
173 173
174 174
175 175
176 176
177 177
Episodes

Updated 177 Episodes

1
Pertemuan pertama
2
2.Kedatangan sang pemilik restoran
3
3.ini seperti mimpi
4
4.masa lalu
5
5.Kejutan disekolah
6
6.Penjelasan
7
7.Penguntit
8
8.Pergi bersama
9
9.Rasa apa ini
10
10.Arlita putriku
11
11.karma
12
12.curhat
13
13.pergi tanpa pamit
14
14.Hari yang menyedihkan
15
15.sedih
16
16.kenyataan
17
17.lelah
18
18.mulai menerima
19
19.pingsan
20
20.fakta
21
21.
22
22.Egois
23
23.lamaran mendadak
24
24.kita nikah
25
25.hal penting
26
26.bicara
27
27.sah
28
28.membuka hati
29
29.pulang
30
30.pulang ke rumah besar
31
31.menantu hebat
32
32.ketahuan
33
33.Rasa bahagia
34
34.Mimpi
35
35.jalan-jalan
36
36.jalan-jalan
37
37.
38
38.Rumah baru
39
39.Hidup bersama
40
40.Obrolan malam
41
41.Bersama
42
42.Bertemu sahabat
43
43.Trauma
44
44.
45
45.
46
46.Pov Mahesa
47
47.Bicara
48
48.
49
49.
50
50.
51
51
52
52.
53
53
54
54.
55
55
56
56
57
57
58
58
59
59
60
60
61
61
62
62
63
63
64
64
65
65
66
66
67
67
68
68.
69
69.
70
70
71
71.
72
72
73
73
74
74
75
75
76
76
77
77
78
78.
79
79
80
80
81
81
82
82
83
83
84
84
85
85
86
86
87
87
88
88
89
89
90
90
91
91
92
92
93
93
94
94
95
95
96
96
97
97
98
98
99
99
100
100
101
101
102
102
103
103
104
104
105
105
106
106
107
107
108
108
109
109
110
110
111
111
112
112
113
113
114
114
115
115
116
116
117
117
118
118
119
119
120
120
121
121
122
122
123
123
124
124
125
125
126
126
127
127
128
128
129
129
130
130
131
131
132
132
133
133
134
134
135
135
136
136
137
137
138
138
139
139
140
140
141
141
142
142
143
143
144
144
145
145
146
146
147
147.
148
148
149
149
150
150
151
151
152
152
153
153
154
154
155
155
156
156
157
157
158
158
159
159
160
160
161
161
162
162
163
163
164
164
165
165
166
166
167
167
168
168
169
169
170
170
171
171
172
172
173
173
174
174
175
175
176
176
177
177

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!