7.Penguntit

Lita,Nola dan Tea berjalan keluar dari kelas.Mereka bertiga menuju tempat parkir.

Nola berjalan lebih dulu untuk mengambil Mobilnya karena dari mereka bertiga hanya Nola yang berasal dari keluarga yang cukup berada.

Rencanannya hari ini mereka akan jalan-jalan ke Mall mumpung Lita libur kerja.

kapan lagi bisa jalan bareng bertiga.

Mobil berhenti tepat di samping mereka.Lalu mereka masuk kedalam mobil.Lita duduk di samping Nola sedangkan Tea duduk di belakang.

"Kita berangkat,cap cus". teriak mereka bertiga.

Mobil pun mulai bergerak cepat keluar dari halaman sekolah.

Nola mengendarai mobil hanya dengan kecepatan sedang.

Setelah setengah jam mobil mereka sampai di depan Mall terbesar di Ibukota Jakarta. Sehabis memarkirkan mobil ketiga gadis itupun masuk kedalam Mall.

"Kita kemana dulu nih?" tanya Tea.

"Bagaimana kalo kita makan dulu,Aku lapar nih." ucap Nola.

"Iya,cacing diperut gue udah minta makan nih." balas Lita sambil tertawa.

"Enaknya kita makan apa nih?

"KFC aja gimana,gue mau makan nasi sama ayam".ucap Tea memberi usul

" Gue sih ikut aja".balas Lita santai.

"Deal ya.Mereka kompak sambil tos .Lalu mereka bertiga menuju tempat makan yang mereka sepakati.

Mereka mengambil tempat duduk dipojok dekat kaca.

" Siapa yang pesan nih?" tanya Tea.

"Gue aja,pesanannya samain aja kan?tanyaku .

"Samain aja,biar kompak."ucap Nola.

"Oke,gue ke pesan dulu." ucapku sambil berjalan

5 menit menunggu akhirnya makanan yang mereka pesan sudah ada di atas meja.setelah mencuci tangan, mereka pun makan dengan lahab.

Setelah makan mereka menuju gedung Bioskop untuk nonton,mumpung personilnya lengkap itu pikiran mereka.

"Pokoknya hari ini gue senang bisa hang out bareng kalian.Terima kasih bestie". ucapku sambil memeluk mereka.

"Gue bahagia punya sahabat seperti kalian."ucapku haru.

"Sama-sama,kita juga bahagia punya sahabat seperti elo,Ta"

Mereka tertawa dan berjalan keluar dari Mall.

Nola jalan duluan untuk mengambil mobil.Saat tiba diparkiran Nola melihat seseorang.

"Itukan Pramudya,ngapain Dia di sini?tanya Nola dalam hati.

Nola akhirnya tidak jadi mengambil mobilnya.

Lalu dia kembali menuju tempat dimana ke dua temennya berada.

Lita dan Tea bingung melihat Nola berlari mendekati mereka.

"Mobil elo mana,kok tidak dibawa?tanya Tea heran.

Nola menarik napas dan mengeluarkan nya pelan-pelan.

"Gue istirahat sebentar nanti gue jawab".

Setelah beberapa menit kemudian.

"Tadi gue lihat Pramudya diparkiran,karena gue takut dia lihat gue jadinya gue cepat -cepat lari ke sini,gitu".

" Terus hubungannya sama kita apa?

"Lita..lita masa gitu tidak mengerti".ucap Nola sambil menepuk jidatnya.

Tea hanya tersenyum.

"Gue aneh sama elo berdua,

pacar bukan mengapa jadi ribet banget sih." ujar ku acuh.

Nola dan Tea menarik tanganku dan mengajakku untuk bersembunyi sebelum Pramudya melihat mereka.Pramudya melangkah masuk ke dalam Mall.

Setelah dirasa aman.Lita,Nola dan Tea pergi mengikuti laki-laki itu dari arah belakang.

" Kira-kira si Pramudya mau ketemuan sama siapa yah?tanya Nola penasaran sambil melangkah menuju kafe tempat laki-laki itu masuk.

Mereka memilih duduk di pojok agar bisa terhalang kaca pembatas dinding untuk mereka mengintip apa yang dilakukan oleh laki-laki itu.

"Kenapa sih lo berdua kepo banget sama urusan orang."

Nola dan Tea menoleh ke arah ku dan tersenyum.

"Biar gue tahu si Pramudya itu tipe-tipe cowok play boy apa tidak,apalagi dia itu kaya, ganteng, mapan pasti banyak yang naksir Lita."

"Terserah kalian aja deh,gue tidak mau ikut campur." ucapku sambil memesan minuman karena haus.

Nola dan Tea melihat Pramudya dan pandangan mereka fokus ke arah laki-laki itu setelah melihat akan kedatangan seseorang.

"Lihat tuh Pramudya janjian sama cewek".

"Mana,mana." ucap Tea sambil melihat ke meja Pramudya.

"Cantik sih tapi masih cantikan elo Ta".

Lita hanya diam,dia hanya sibuk dengan minumannya.

Hampir satu jam mereka jadi penguntit Pramudya hingga

mereka melihat Pramudya yang sedang berbicara dengan serius. lalu setelah selesai mendapatkan kesepakatan barulah mereka berjabat tangan. Pertemuan mereka akhirnya selesai.

Pramudya membayar makanan serta minuman yang tadi dipesan nya,lalu pergi dari kafe itu.

"Kita ikutin Pramudya lagi aku masih penasaran dia mau pergi kemana lagi".

Nola berbicara sambil berjalan keluar kafe setelah membayar minuman Lita.

"Kita mau kemana lagi sih,gue mau pulang capek tau,sudah jam 6 sore nanti nyokap gue khawatir".

"Sudah elo diam aja ikutin kita aja.Ayo cepat jalannya nanti keburu Pramudya hilang dari pandangan kita". ucap Tea sambil berjalan cepat.

Tapi tiba-tiba langkah mereka berhenti saat mendengar seseorang berbicara.

"Kalian mencari siapa?

Aku melihat Pramudya sedang berdiri tidak jauh dari kami bertiga.

" Ya ampun,sumpah malu banget ada diposisi kami karena ketahuan olehnya"batinku berbicara.

Dia berjalan mendekati kami,lalu berdiri tepat di sampingku.

"Kalian mencari siapa?" tanyanya lagi.

Aku hanya diam sedangkan Nola dan Tea hanya cengengesan tandanya mati kutu karena tidak bisa menjawab pertanyaan laki-laki itu.

Akhirnya Pram diam,sepertinya dia tahu kalo mereka bertiga sedang menguntit nya.

"Ayo kita pulang". ajak ku memecah kesunyian.

"Ayo."jawab Nola dan Tea barengan.

Aku berjalan mengikuti mereka. tiba-tiba langkahku terhenti saat Pramudya menarik tangan kananku.

Aku melihatnya dan sebelum bertanya dia berkata

"kamu pulangnya bareng sama aku."

"Tidak usah Pram Aku bareng mereka aja".

"Tidak ,kamu pulangnya bareng sama aku.Kalian pulang saja biar Lita aku yang anterin."ucapnya.

Nola dan Tea mengangguk tanda setuju.

"kita titip teman kita."ucap Nola

" Siap."balas Pram lalu mengajak Lita pergi dari sana.

Di dalam mobil Lita hanya diam pandangannya lurus ke depan sambil melihat -melihat jalan.

"Ar." panggilnya sambil melihat kearah ku.

"Iya ada apa? tanyaku.

"Tadi kalian ikutin aku yah? tanyanya.

Arlita terdiam.

"Kenapa tidak dijawab Ar." ucap nya lembut.

Aku melihatnya.

"Sebenarnya aku tidak ikutin kamu,tadinya kita sudah mau pulang tapi saat Nola menuju ke tempat parkir mobil,dia lihat kamu terus dia balik lagi dan ajak aku sama Tea buat ngikutin kamu".penjelasan Lita.

Pramudya tersenyum.

"Jagan ngeledek deh,aku bukan penguntit tau".

Pramudya tertawa.

" ya..ya kamu bukan penguntit".

Tanpa terasa mobil mereka sudah sampai didepan rumah Lita.

"Terima kasih,sudah anterin aku". ucapku sebelum turun dari mobil.

"Sama-sama,besok pagi aku jemput kamu temani saya bertemu dengan seseorang".

"Iya,aku turun dulu".

Laki-laki itu mengangguk.

Lita turun dari mobil.Pramudya melambaikan tangannya dan Lita membalasnya.

Mobil itu pun bergerak meninggalkan halaman rumah Lita.

bersambung

Terpopuler

Comments

🗿

🗿

Asyik sih jalan ceritanya!!

2024-07-29

0

🗿

🗿

Asyik sih jalan ceritanya!!

2024-07-29

0

Erna Hermawati Inasya

Erna Hermawati Inasya

dari awal baca ..baru komen nih aku kak author...cerita nya seru kak...aku suka..aku lanjut dlu ya,🥰

2024-03-06

6

lihat semua
Episodes
1 Pertemuan pertama
2 2.Kedatangan sang pemilik restoran
3 3.ini seperti mimpi
4 4.masa lalu
5 5.Kejutan disekolah
6 6.Penjelasan
7 7.Penguntit
8 8.Pergi bersama
9 9.Rasa apa ini
10 10.Arlita putriku
11 11.karma
12 12.curhat
13 13.pergi tanpa pamit
14 14.Hari yang menyedihkan
15 15.sedih
16 16.kenyataan
17 17.lelah
18 18.mulai menerima
19 19.pingsan
20 20.fakta
21 21.
22 22.Egois
23 23.lamaran mendadak
24 24.kita nikah
25 25.hal penting
26 26.bicara
27 27.sah
28 28.membuka hati
29 29.pulang
30 30.pulang ke rumah besar
31 31.menantu hebat
32 32.ketahuan
33 33.Rasa bahagia
34 34.Mimpi
35 35.jalan-jalan
36 36.jalan-jalan
37 37.
38 38.Rumah baru
39 39.Hidup bersama
40 40.Obrolan malam
41 41.Bersama
42 42.Bertemu sahabat
43 43.Trauma
44 44.
45 45.
46 46.Pov Mahesa
47 47.Bicara
48 48.
49 49.
50 50.
51 51
52 52.
53 53
54 54.
55 55
56 56
57 57
58 58
59 59
60 60
61 61
62 62
63 63
64 64
65 65
66 66
67 67
68 68.
69 69.
70 70
71 71.
72 72
73 73
74 74
75 75
76 76
77 77
78 78.
79 79
80 80
81 81
82 82
83 83
84 84
85 85
86 86
87 87
88 88
89 89
90 90
91 91
92 92
93 93
94 94
95 95
96 96
97 97
98 98
99 99
100 100
101 101
102 102
103 103
104 104
105 105
106 106
107 107
108 108
109 109
110 110
111 111
112 112
113 113
114 114
115 115
116 116
117 117
118 118
119 119
120 120
121 121
122 122
123 123
124 124
125 125
126 126
127 127
128 128
129 129
130 130
131 131
132 132
133 133
134 134
135 135
136 136
137 137
138 138
139 139
140 140
141 141
142 142
143 143
144 144
145 145
146 146
147 147.
148 148
149 149
150 150
151 151
152 152
153 153
154 154
155 155
156 156
157 157
158 158
159 159
160 160
161 161
162 162
163 163
164 164
165 165
166 166
167 167
168 168
169 169
170 170
171 171
172 172
173 173
174 174
175 175
176 176
177 177
Episodes

Updated 177 Episodes

1
Pertemuan pertama
2
2.Kedatangan sang pemilik restoran
3
3.ini seperti mimpi
4
4.masa lalu
5
5.Kejutan disekolah
6
6.Penjelasan
7
7.Penguntit
8
8.Pergi bersama
9
9.Rasa apa ini
10
10.Arlita putriku
11
11.karma
12
12.curhat
13
13.pergi tanpa pamit
14
14.Hari yang menyedihkan
15
15.sedih
16
16.kenyataan
17
17.lelah
18
18.mulai menerima
19
19.pingsan
20
20.fakta
21
21.
22
22.Egois
23
23.lamaran mendadak
24
24.kita nikah
25
25.hal penting
26
26.bicara
27
27.sah
28
28.membuka hati
29
29.pulang
30
30.pulang ke rumah besar
31
31.menantu hebat
32
32.ketahuan
33
33.Rasa bahagia
34
34.Mimpi
35
35.jalan-jalan
36
36.jalan-jalan
37
37.
38
38.Rumah baru
39
39.Hidup bersama
40
40.Obrolan malam
41
41.Bersama
42
42.Bertemu sahabat
43
43.Trauma
44
44.
45
45.
46
46.Pov Mahesa
47
47.Bicara
48
48.
49
49.
50
50.
51
51
52
52.
53
53
54
54.
55
55
56
56
57
57
58
58
59
59
60
60
61
61
62
62
63
63
64
64
65
65
66
66
67
67
68
68.
69
69.
70
70
71
71.
72
72
73
73
74
74
75
75
76
76
77
77
78
78.
79
79
80
80
81
81
82
82
83
83
84
84
85
85
86
86
87
87
88
88
89
89
90
90
91
91
92
92
93
93
94
94
95
95
96
96
97
97
98
98
99
99
100
100
101
101
102
102
103
103
104
104
105
105
106
106
107
107
108
108
109
109
110
110
111
111
112
112
113
113
114
114
115
115
116
116
117
117
118
118
119
119
120
120
121
121
122
122
123
123
124
124
125
125
126
126
127
127
128
128
129
129
130
130
131
131
132
132
133
133
134
134
135
135
136
136
137
137
138
138
139
139
140
140
141
141
142
142
143
143
144
144
145
145
146
146
147
147.
148
148
149
149
150
150
151
151
152
152
153
153
154
154
155
155
156
156
157
157
158
158
159
159
160
160
161
161
162
162
163
163
164
164
165
165
166
166
167
167
168
168
169
169
170
170
171
171
172
172
173
173
174
174
175
175
176
176
177
177

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!