Tama dan Leo merasa kesal terhadap sepupunya yang sudah membocorkan rahasia mereka, mereka berencana untuk membuat perhitungan saat mereka tiba di rumah.
"siapa yang Rere maksud"ujar mama lauren menatap wajah ke dua putra bergantian
"kami tidak tahu,lagi pula dia hanya berbohong saja"ujar Tama ketus
"Leo"
"mama tahu sendiri bukan aku tidak pernah mendekati perempuan"ujar Leo tak kalah dinginnya
"haisss seperti nya mama hanya bisa mengandalkan sepupu kalian agar cepat-cepat dapat cucu"ujar mama lauren yang mana membuat Steve canggung duduk di antara mereka
"sepertinya setelah kamu menikah harus segera melakukan nya Steve"ujar Tama dengan mengedipkan sebelah matanya
"tentu nya harus bekerja keras untuk membuah kan hasil nya"ujar Leo yang tidak mau ketinggalan untuk menggoda Steve.
sedangkan mereka masih dalam perjalanan kini Tere sudah sampai di depan rumah nya dan segera masuk ke dalam rumah bersama dengan Greyson,dia sudah cukup lelah dan segera ingin istirahat
"kalian sudah kembali"ujar grandma Monica
"iya grandma,maaf tadi aku tinggal kan Oma sendirian"
"tidak apa-apa sayang,disini juga masih banyak orang terima calon adik ipar kamu"
"hai kakak ipar"ujar Charlotte dengan tersenyum lebar
"hmm,kalau begitu Tere ke atas dulu ya grandma"
"iya sayang"
"permisi grandma"ujar Tere setelah pamit langsung naik ke atas kamar nya dan segera membersihkan tubuhnya dan setelah selesai mandi dan berganti pakaian santai kini Tere merebahkan tubuhnya di atas ranjang tidur nya
"sepertinya Tere sudah sampai"ujar mama Victoria
"Greyson di mana kakak kamu"tanya papa derent
"kakak sedang istirahat pa, katanya kepala nya sedikit sakit tadi"
"apa saat kamu pergi dengan Kakak kamu dia minum kopi Greyson"
"sepertinya iya pa"
"anak itu benar-benar,sudah tahu sakit kepala masih saja minum kopi"omel papa derent dan saat itu juga Tere turun dari kamarnya menuruni anak tangga, Steve terpaku melihat penampilan Tere yang terbilang sangat santai dan justru membuat kecantikan nya bertambah
"Tere apa kamu baik-baik saja"
"Tere baik-baik saja pa,hanya sedikit pusing saja mungkin karena terlalu banyak nya pekerjaan"
"istirahat lah kenapa kamu malah turun"
"mau ambil yang berada di dalam mobil pa tadi aku lupa membawa nya masuk"
"biar papa saja yang mengambilnya"
"papa istirahat saja, biar aku yang mengambilnya"
"baiklah"
"Tere keluar sebentar pa"
"iya"
"bagaimana dengan keadaan perusahaan"ujar grandma Monica
"masih belum stabil nyonya"
"apa begitu parah"
"iya dan ada mata-mata di perusahaan kami"
"orang itu akan segera tertangkap"
"saya berharap juga begitu"
"pa ada dokumen yang harus papa tanda tangani"
"biasanya hanya cukup dengan mu saja sayang"
"ini klien dari Jepang pa,yang papa turun tangan sendiri.papa sudah lupa"
"tidak sayang tapi ini bisa di bahas lain waktu "
"apa yang ingin papa bahas"
"pernikahan kamu dengan Steve sayang"
"hah perusahaan belum stabil pa"
"papa tahu sayang,tapi papa tidak bisa menunggu lagi dan keluarga Steve juga sama"
"lalu kapan rencana pernikahan nya pa"
"bagaimana dengan besok sayang, kalian bisa ke kantor sipil untuk mengurusnya lebih dulu dan setelah masalah ini selesai baru kita mengadakan acara pernikahan nya"ujar mama Clara
"jangan menatap papa seperti itu sayang,papa juga setu dengan pendapat mama nya Steve"
"kamu setuju kan Steve"ujar papa Mike
"terserah kalian saja"
"Teresa bagaimana dengan kamu sayang"ujar mama Clara
"baiklah aku setuju tapi aku mempunyai syarat pa"
"apa syarat nya sayang"
"tidak ada pesta pernikahan, biarkan pernikahan ini menjadi rahasia dan hanya keluarga yang tahu"
"tapi sayang"
"pa Tere tidak mau pernikahan ini akan mengganggu waktu ku untuk perusahaan,papa mau setuju atau tidak itu tergantung pada kalian"
"baiklah tapi kita tetap akan mengadakan pesta pernikahan kalian,hanya di hadiri oleh kerabat dekat kita saja.bagaimana"
"baiklah papa atur saja pernikahan nya,Tere sangat lelah mau istirahat sebentar saja"
"Tere"
"hmm"
"apa kamu sudah memikirkan tentang pernikahan ini dengan matang sayang"
"iya pa,Tere sudah memikirkan nya"
"papa harap kamu tidak merubah pikiran disaat-saat terakhir nantinya"
"tidak akan pa"
"kalau begitu besok pagi kalian harus siap-siap untuk ke kantor sipil"
"kami sungguh tidak sabar"
"Greyson ini sudah malam ayo kita tidur"
"baik kak"
"pa ma Tere ke kamar dulu, selamat malam semua"
"selamat malam sayang"
"kalian juga istirahatlah,aku sudah menyiapkan kamar untuk kalian"
"Lim antarkan mereka semua ke kamar mereka masing-masing"
"baik tuan,mari para tuan dan nyonya"
"kami istirahat dulu"
"ya"
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 116 Episodes
Comments