"sayang apa kamu sudah memikirkan tentang apa yang grandma katakan waktu itu kepada mu"ujar grandma Monica
"emm soal itu ya grandma,tanya saja ke papa karena Jawaban nya papa sudah tau"
"eh kenapa harus papa yang jawab, seperti nya waktu itu kamu berkata iya"
"hah apa yang papa katakan,aku tidak pernah mengatakan itu"
"sayang apa salahnya jika kamu menerima perjodohan ini,lagi pula papa juga sudah mengenal baik kedua orang tua nya Steve dan Steve sendiri,dia anak yang baik dan bertanggung jawab"
"tapi pa,Tere masih ingin mengejar cita-cita Teresa"
"perusahaan sudah sangat maju sayang,kamu juga sudah melakukan dengan sangat baik selama kamu menjadi CEO di perusahaan papa"
"tapi itu belum mencapai puncaknya pa"
"sudah cukup sayang,papa tidak ingin kamu dalam keadaan bahaya jika kamu terus seperti ini,papa tahu jika kamu ingin memajukan perusahaan papa lebih maju lagi tapi menurut papa ini sudah mencapai puncaknya"
"apa papa ingin aku segera menikah"ujar Teresa lirih
"papa ingin kamu bahagia sayang,papa tidak bisa menjaga kamu untuk selama nya"
"kebahagiaan Tere masih belum datang pa dan papa tahu itu"
"papa tahu sayang tapi mau sampai kapan kamu seperti ini, menunggu hal yang tidak pasti"
"tapi setidaknya biarkan Tere menunggu nya pa"
"kenapa kamu masih saja mengharapkan pria yang tidak bertanggung jawab seperti itu Tere dan ingat sayang saat kamu mengalami kecelakaan yang hampir merenggut nyawa kamu justru dia meninggalkan kamu begitu saja di tempat kejadian waktu itu"
"kenapa papa harus mengingat kan ku kembali dengan kejadian waktu itu pa"
"itu kenyataan nya Tere kamu harus menerima nya,bahkan pria itu dengan tidak tahu malu bermesraan dihadapan kamu yang tengah berjuang untuk tetap hidup,apa dia peduli waktu itu"
"papa tidak menyukai pria seperti itu sayang, papa ingin yang terbaik untuk mu"
"terserah papa saja,jika aku menolak nya papa akan tetap pada pendirian papa.aku lelah pa ingin istirahat dulu dan maaf tidak bisa menemani kalian lagi"ujar Tere yang sudah berkaca-kaca.
"Tere dengarkan papa dulu sayang, bukan maksud papa untuk mengingat kan mu kembali pada kenangan terburuk itu tapi ini kenyataan nya sayang,papa tidak bisa menyerahkan kamu pada pria seperti itu"
"Tere tidak tahu pa,Tere lelah"ujar Tere setelah mengatakan itu Tere berlari menuju ke arah kamar nya sedangkan papa derent yang melihat reaksi putri nya berlari untuk mengejar Putria,ia tahu jika sudah membahas masa lalunya Tere akan menyendiri lagi
"kak"
"biarkan saja, derent akan bisa membuat putrinya tenang"
"tapi apa tidak apa-apa,kami tidak tahu tentang hal kejadian itu"
"itu sudah cukup lama dan setelah itu kami pindah ke new York"
"kejadian itu pasti membuat Rere sangat terpukul"
"iya dan perubahan sikap nya yang sekarang tidak lebih dari kejadian waktu itu"
"apa Tere baik-baik saja sayang"ujar mama Victoria dengan khawatir
"hmm"ujar papa derent yang melihat putrinya menangis di dalam kamar nya, karena selama ini dia tidak pernah melihat putrinya menangis tapi kali ini perasaan nya benar-benar hancur melihat Putri nya dalam keadaan yang kacau
"ada apa"
"tidak ad,tidak perlu kawhatir"
"kamu yakin"
"iya"
"tuan"ujar asisten pribadi papa derent dengan berlari ke arah mereka
"ada apa"
"gawat tuan,saham perusahaan tiba-tiba turun drastis dan sekarang saham perusahaan mengalami fase terendah jika seperti ini perusahaan akan bangkrut tuan"
"apa"
"papa baik-baik saja kan"ujar Tere yang sudah lebih dulu mengetahui nya dan segera pergi turun walaupun dengan keadaan yang masih kacau
"kenapa bisa seperti ini"
"papa tenang ya,Tere tidak akan membiarkan masalah ini berlangsung lama dan Tere akan menggunakan segala cara agar perusahaan kita bangkit lagi"
"ini tidak mungkin bisa sayang, walaupun bisa tidak akan sepenuhnya seperti dulu lagi"
"papa jangan lupa jika putri papa ini tidak akan menyerah untuk membuat perusahaan maju kembali dan Tere akan mencari tahu siapa dalang dari semua ini"
"papa tidak ingin kamu terluka Tere, siapa tahu ini untuk menjebak kamu agar kamu menyerahkan diri kepada pesaing bisnis kamu"
"papa tahu Tere tidak akan takut jika papa selalu percaya penuh kepada Tere tapi jika papa seperti ini bagaimana cara nya Tere akan melakukan nya"
"kamu tahu papa selalu percaya kepada kamu melebihi diri papa sendiri"
"kalau begitu berikan izin kepada Tere untuk mengurus semua ini"
"baiklah tapi kamu harus berhati-hati"
"baik pa"
"Tere"
"Tere tahu apa yang ingin papa katakan,Tere baik-baik saja dan maafkan Tere karena egois"
"tidak sayang"
"Tere menyetujui perjodohan ini tapi Tere harus mengurus masalah ini dulu,jadi papa ku sayang sepertinya dalam waktu dekat ini masih belum bisa menikahkan aku"ujar Tere dengan mengerling kan matanya
"haha,kamu akan menyesal sayang.papa yakin dalam waktu kurang dari satu Minggu ini kamu bisa menyelesaikan nya dan saat itu tiba kamu sudah tidak bisa lari lagi"
"huh kata siapa,papa lupa jika putri papa ini mempunyai seribu macam akal"
"sepertinya iya"
"aku pergi dulu ya pa ma"
"jangan terlalu memaksa kan diri sayang"
"aku baik-baik saja ma"
"pergilah sayang,papa akan segera kesana"
"baik pa"
"sampai jumpa"ujar Teresa dan setelah itu pergi dari rumah untuk ke perusahaan dengan di dampingi asisten pribadi nya
"
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 116 Episodes
Comments