"dasar aneh,tau begini aku gak mau temenan sama dia"gerutu Charlotte dengan cemberut
"apa yang sedang kalian bicarakan"tanya kakek Wilson
"tidak ada kek, Cucu kakek udah tidak waras"jawab Charlotte dengan kesal
"jangan marah sayang"
"Charlotte kemari,"ujar kakek Alexander
"iya"
"ini cincin untuk pertunangan kalian,kakek harap Charlotte menjaganya dengan baik"
"aku akan menjaga nya kek tapi kalau nanti Charlotte tidak menikah dengan nya akan ku kembalikan"jawab Charlotte dengan polosnya
"iya sayang"
"Tama,kita harus segera pergi"
"iya kek,aku pergi dulu ya sampai jumpa"
"iya sana sekolah yang benar, akhirnya aku bebas dari kamu"jawab Charlotte dengan tertawa kecil
"kamu yang harusnya sekolah dengan benar,jangan suka jahilin orang lain lagi"jawab Tama dengan menarik hidung Charlotte
"aww sakit,udah sana pergi"usir Charlotte
"kakek Wilson,Tama pamit pergi dulu"
"iya Tama, hati-hati ya"
"iya kek terima kasih"
setelah Tama dan kakek Alexander berpamitan kepada Charlotte dan kakek Wilson, mereka pergi meninggalkan desa dan kembali ke rumah besar keluarga alexander.dan keesokan harinya Tama dan kakek pergi ke Jerman tempat orang tua Tama berada sedangkan Charlotte seperti biasa melakukan kegiatan nya bersama dengan kakek.tidak terasa waktu cepat berlalu dan sudah 9 tahun Tama di Jerman dan meninggalkan
sedangkan Charlotte tinggal dengan kedua orang tua nya setelah kakek nya tiada 4 tahun yang lalu dan sekarang Charlotte tinggal di Jerman di mana Tama berada.
tak tak tak
langkah kaki menuruni anak tangga dengan tergesa-gesa dan tersenyum manis melihat keluarga nya yang sudah berada di ruang makan.
"selamat pagi all"sapa Charlotte dengan tersenyum
"pagi sayang,kenapa buru-buru sekali turun nya"
"haha iya Dady,aku udah mau telat ke kampus nih,jadi aku langsung berangkat saja ya dad mom kak"
"ya sudah bareng sama kakak sekalian"
"tidak ahh,yang ada ntar teman-teman kampus pada heboh lihat kakak disana"
"kakak akan turunkan kamu sedikit jauh dari kampus kamu nanti"
"emmm oke,makasih kakak ku sayang"jawab Charlotte dengan memeluk tubuh kakak nya dari belakang
"ya sudah cepat habiskan minuman kamu dan kita berangkat"
"oke"
"mom dad,kami berangkat dulu ya"
"iya sayang hati-hati ya"
"oke mom"jawab Charlotte dengan melambaikan tangan nya ke arah kedua orang tua nya dan segera masuk ke dalam mobil dan berangkat ke kampus
"nanti pulang jam berapa"
"agak sore kak,nanti aku juga ingin pergi bersama dengan teman-teman"
"sudah minta izin belum sama Dady dan momy"
"udah kak,tadi malam sebelum tidur aku minta izin kepada Dady dan momy"
"jangan pulang terlalu lama"
"iya kak,ya sudah Charlotte berangkat dulu ya kak,sampai ketemu di rumah nanti"pamit Charlotte Kepada kakaknya,dan mendapatkan anggukan kepala dari sang kakak
Charlotte berlari menuju gedung kampusnya karena sudah hampir telat,
"shittt hari ini kelas nya si dosen killer"ujar Charlotte dengan kesal kepada dosen nya yang selalu galak kepada orang lain, tiba-tiba dari belakang ada yang memanggil nama nya
"Charlotte.."sapa teman Charlotte
"kalian juga baru tiba"
"iya nih,apa lagi hari ini pelajaran si dosen killer bisa habis kita"
"lebih baik cepat masuk,sebelum waktu nya habis yang ada kita akan di hukum"jawab Charlotte dengan berlarian ke koridor kampus menuju kelas nya dan di ikuti dengan yang lainnya
mereka semua sangat beruntung saat tiba di dalam ruangan mereka , dosen yang mengajari mereka belum sampai di dalam ruang kelas mereka
"akhirnya kita sampai juga"ujar nata teman Charlotte
"kamu benar nata,jika kita telat bisa habis kita semua"ujar clowi
"Charlotte bagaimana dengan tugas yang dia berikan,apa sudah siap"tanya flora
"udah nih"jawab Charlotte dengan memperlihatkan tugas nya kepada teman-teman nya
"eh ngomong-ngomong kenapa belum datang juga si dosen killer kita"tanya naura
"iya nih,kemana tuh dosen killer pergi nya"jawab flora dengan celingukan mencari keberadaan dosen nya
"bukan kah ini yang kita mau"ujar clowi
"hei hei hari ini dosen killer tidak datang ke kelas kita,justru ada seorang CEO yang akan datang kemari untuk memberikan bimbingan kepada kita"ujar salah satu teman kelasnya
"hah pasti mau bahas soal bisnis,kalau gitu aku harus pergi, bisa-bisa aku boring di dalam"ujar Charlotte yang ingin meninggalkan tempat duduknya
"hei Charlotte,dia ini salah satu CEO muda lho"
"tidak peduli,aku tidak tertarik dengan materi bisnis"teriak Charlotte di ambang pintu dan tiba-tiba
BRUGH
"aww sakit sekali,sejak kapan pintunya pindah"gumam Charlotte dengan memegang kening nya yang sakit
"lain kali kalau jalan pakai mata"gumam seorang pria yang di tabrak nya
"kamu juga salah ya"jawab Charlotte dengan mengangkat kepalanya sedikit untuk melihat pria tersebut
"wah gila,kenapa Charlotte bisa berani dengan nya"ujar mahasiswa A
"iya nih apa dia gak tahu kalau dia adalah tamu kita"timpal mahasiswa B
"nona,anda yang keluar tanpa melihat dan anda harus minta maaf kepada nya"ujar sang asisten
"aku akan minta maaf kepada nya jika dia juga minta maaf"jawab Charlotte dengan sengit
"nona apa anda tidak mengenal Presdir saya"tanya sang asisten
"untuk apa aku mengenal seorang yang sukses hanya menggunakan nama keluarganya,aku tidak tertarik dan ya tuan di sini yang salah dia bukan aku"jawab Charlotte dengan kesal
"nona tolong jaga bicara anda atau akan fatal untuk keluarga anda"ujar sang asisten dengan marah
"haha ancaman anda tidak akan berpengaruh terhadap saya dan jika soal keluarga saya,aku yakin kau tidak akan berani menyentuh nya dan dengarkan baik-baik,aku tidak suka dengan orang yang suka mengancam ku"jawab Charlotte dengan menekan pundak asisten pribadi Tama
"Charlotte, sudah lah jangan mencari masalah lagi, dia seorang CEO"bisik nata
"lalu kenapa dengan CEO,apa aku harus takut dengan nya"jawab Charlotte dengan kesal
"bukan begitu,dia tamu kita"bisik nata kembali
"bodo amat mau tamu atau apapun aku gak peduli,udah ah aku udah ga mood gara-gara dia,aku mau keluar"jawab Charlotte yang ingin melangkah keluar namun langkah kaki berhenti
"jika kamu keluar dari ruangan ini,saya pastikan akan memberikan mu nilai jelek"ujar Tama
"terserah,lagi pula aku juga tidak tertarik dengan materi tentang bisnis"jawab Charlotte dengan ketus dan memegang kalung yang berada di lehernya namun tidak ada
"hah kemana kalung ku"gumam Charlotte dengan celingukan mencari kalungnya
"kenapa"tanya nata
"ka kalung ku hilang"jawab Charlotte dengan lirih
"memangnya tadi pagi kamu memakai nya"tanya nata
"iya aku pakai,aduh sial banget sih pagi ini"jawab Charlotte den kesal
"gara-gara bertemu dengan kalian aku jadi sial"timpalnya
"CK jatuh kemana kalung nya"gumam Charlotte dengan kecil tapi masih bisa di dengar
"disini tidak ada Charlotte"teriak clowi dan seketika membuat Tama menatap wajah Charlotte sangat lama
"tolong bantu minta izin ya nata,aku harus mencari kalung nya"ujar Charlotte dengan berlari ke luar gedung kampusnya
"Charlotte kamu mau kemana"teriakan nata dan lagi-lagi membuat Tama terdiam
"tuan anda mau kemana"tanya sang asisten yang melihat atasan nya keluar dari ruangan
"tuan"
"HM"
"anda mau kemana"
"keruangan dosen,aku ingin melihat data-data mahasiswa yang berada disini"
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 116 Episodes
Comments