Flo menjauhkan wajahnya, dia masih bingung karena sejatinya dia sudah mempunyai calon suami.
"Kau menyuruhku untuk menganggap serius pernikahan kita yang tidak sah itu?" tanya Flo memastikan.
"Iya, demi menguatkan hatimu supaya kau tidak memilih Larry!" jelas Axe yang membuat Flo tambah bingung.
"Apa kau yakin cara itu akan berhasil? Aku sudah mempunyai Mattew, walaupun kami belum menikah tapi dia sudah lama menungguku," ucap Flo yang membuat Axe tidak suka.
"Jangan membicarakan laki-laki lain, Flo." Axe merapatkan tubuh mereka yang membuat buah dada Flo menggesek tubuh Axe. "Sekarang hanya ada kita!"
"Jangan menjeratku seperti ini, Mr. Mafia!" Flo berusaha menjauhkan dirinya tapi Axe tidak membiarkan hal itu terjadi.
"Anggap aku suamimu selama 3 bulan saja," pinta Axe dengan serius.
"Oh God! Aku sudah terlibat terlalu jauh!" Flo sepertinya tidak mempunyai pilihan lain. "Baiklah, kau suamiku selama 3 bulan ini!"
Axe tersenyum kemenangan, sumpah demi apapun dia ingin mencium Flo sekarang juga tapi dia terus menahan diri karena Axe tidak mau Larry menghancurkan semuanya.
Axe hanya bisa memeluk Flo dan membelai punggung telanjang gadis itu yang membuat Flo tertidur, begitu pun dengan Axe yang tertidur setelahnya.
Mereka tertidur bersama dengan saling berpelukan, sampai dua jam berlalu, Flo terbangun duluan. Dia perlahan menjauhkan diri dari Axe.
"Astaga, aku tertidur di pelukannya," gumam Flo yang sudah berdiri. Dia buru-buru memakai bajunya yang sudah kering kemudian melihat cuaca di luar.
"Hujannya sudah reda!" Flo kembali masuk ke dalam pondok untuk mencoba membangunkan Axe, mereka harus cepat keluar sebelum malam.
Flo mengguncang bahu Axe secara perlahan. "Axe, bangunlah! Kita harus pulang!"
Tidak ada pergerakan, Axe tertidur pulas sekali.
"Axe! Bangun!" Flo kemudian berteriak di telinga lelaki itu yang membuat Axe refleks langsung berdiri.
"Aaaa..." Flo berlari keluar pondok karena lagi-lagi melihat terong bangsa romawi Axe yang menggantung.
Axe terkekeh setelah sadar, dia segera memakai bajunya lagi. Kemudian menyusul Flo keluar.
Mereka berdua mencoba mencari jalan keluar dari hutan yang keadaan jalanannya licin dan basah.
"Berhati-hatilah," ucap Axe yang menangkap istrinya saat tergelincir.
"Huft, untung saja! Sebenarnya dari mana, kau mendapat informasi mengenai artefak itu? kalau memang artefak itu benda keramat seharusnya ketua suku tidak memberikannya begitu saja padamu!" kesal Flo jika teringat jalan bodoh yang ditempu oleh Axe.
"Apa yang kau inginkan, Demon pasti akan meminta balasannya. Ketua suku mengatakan hal itu saat memberikan artefak itu padaku!" ungkap Axe yang masih bingung atas perkataan kepala suku waktu itu.
"Ada harga yang harus dibayar untuk mencapai tujuanmu. Memikirkannya membuatku pusing, aku ingin makan ayammu lagi setelah ini!" ucap Flo sambil terus memimpin perjalanan.
Sampai akhirnya mereka berhasil keluar dan masuk ke dalam mobil, barulah mereka bernafas lega.
"Aku akan membawamu ke kedai ayamku!" ucap Axe yang sudah menyalakan mobil dan keluar sepenuhnya dari hutan.
Flo tidak banyak bicara lagi, dia justru fokus ke ponselnya yang sinyalnya sudah kembali. Ada beberapa pesan dari Gerald dan Mattew.
Flo membuka satu-satu pesan itu, pertama dari Gerald kemudian dari Mattew. Gerald hanya menanyakan keberadaan Flo sementara Mattew seperti biasa memberikan perhatiannya pada Flo.
Untuk kali ini, Flo membalas pesan dari Mattew.
Dan Axe yang melihat itu langsung merebut ponsel Flo.
"Dilarang berselingkuh, darling!" ucapnya posesif.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 111 Episodes
Comments
Ney Maniez
😂😂😂
2024-05-29
0
Angraini Devina Devina
darling hemmm🤔🤔🤔🤔🤔🤣🤣🤣🤣
2023-07-27
2
Ney Maniez
🤭🤭
2022-09-22
1