Mata Flo menelisik kedai ayam milix Axe saat sampai, kedai itu tampak kumuh dan tidak terawat, pantas saja tidak ada pengunjung pasti karena tempatnya yang jorok.
"Padahal ayamnya enak, dasar mafia-mafia bangkrut!" gerutu Flo dalam hatinya.
"Ayo masuk!" ajak Axe yang menggandeng tangan Flo untuk masuk dalam kedai.
Saat Axe dan Flo masuk, para anak buah Axe yang berjaga menyambut kedatangan bos mereka.
"Kenalkan namanya Flo, dia adalah istriku!" ucap Axe pada anak buahnya yang tersisa. "Jangan sampai hal ini diketahui siapapun, statusnya harus dirahasiakan, aku memberi tahu kalian supaya mata kalian tidak jelalatan!"
Para anak buah Axe langsung mengalihkan pandangan mereka, mereka tidak mau menatap istri bosnya lama-lama.
"Lumayan, Mr. Mafia," komentar Flo karena melihat Axe yang tampak berwibawa.
Flo kemudian duduk di salah satu meja dan meminta ayam seperti yang dibawa Axe tempo hari.
"Robin, cepat buatkan ayam resep terbaru itu!" perintah Axe yang membuat Robin bergegas memasak ayam bumbu dengan resep spesial miliknya.
Sementara menunggu, Axe membawa Flo untuk membersihkan diri di kamarnya yang berada di ruang bawah tanah kedai ayam.
"Tempat ini menakutkan, Axe," ucap Flo yang tidak menyukai kamar suaminya.
"Saat aku berhasil membangun klan mafiaku lagi, aku akan membangun markas yang besar dan tidak perlu sembunyi di ruang bawah tanah begini lagi," sahut Axe yang masih berambisi.
Axe membuka bajunya menyisakan celana pendek saja kemudian mengangkat tubuh Flo ke dalam kamar mandinya.
"Aku bisa mandi sendiri," ucap Flo ingin turun dari gendongan suaminya.
"Kita mandi bersama," bisik Axe yang menurunkan tubuh Flo di bawah pancuran shower kamar mandinya.
"Axe..." Flo ingin protes tapi Axe sudah menyalakan air di shower yang membuat bajunya basah.
"Kau sudah basah, sekarang lepas bajumu, darling," ucap Axe yang berusaha melucuti baju istrinya sampai polos.
Awalnya Flo sangat malu tapi dia mengingat janji Axe yang akan menahan diri untuk tidak menyentuhnya, untuk itu dia mencoba biasa saja. Toh, ini bukan kali pertama Axe melihat tubuhnya.
Flo mengguyur tubuhnya di pancuran shower dan Axe mencoba menggosok badan Flo memakai sabun miliknya sambil bibirnya yang menciumi pundak gadis itu.
"Tanpa memakai sabun, aromamu sudah memabukkan!" bisik Axe yang tak berhenti mencumbu tubuh istrinya.
Aroma Flo membuat Axe ingin terus menyentuh setiap jengkal tubuh istrinya.
Sementara Flo sendiri memejamkan matanya mendapat sentuhan seperti itu. Tapi buru-buru Flo menyadarkan dirinya.
"Kau akan mengundang Larry datang, Axe!" ucap Flo yang mencoba menjauh.
"Ck! Iblis itu, aku pasti akan memberi perhitungan padanya!" decak Axe merasa kesal.
"Kira-kira apakah Larry mendengar percakapan kita?" tanya Flo yang ingin tahu.
"Aku tidak tahu pasti tapi aku rasa dia mendengar," sahut Axe mencoba berpikir realistis.
"Baguslah, jadi dia tahu kalau aku terus menolak menjadi pendampingnya!" ucap Flo sambil terus menggosok tubuhnya.
Mendengar itu, Axe jadi berseringai. Dia kembali mendekati istrinya dan memeluknya dari belakang. Wajahnya menunduk dan jatuh di bahu Flo.
"Tapi kalau menjadi pendampingku mau, 'kan?" tanya Axe sangat percaya diri. "Kau adalah wanita paling unik yang pernah aku temui Flo!"
Tangan Axe bergerak nakal ke buah dada Flo yang membuat gadis itu menangkap tangan Axe dan memutarnya.
"Maksudmu unik yang seperti ini?" Flo kemudian membalik tubuhnya dan membanting badan Axe sampai terbaring di lantai kamar mandi.
"Kau harus memperbanyak stok koyo untuk punggungmu, Mr. Mafia. Karena aku akan sering melakukannya kalau kau terus mencuri kesempatan!" tegas Flo yang langsung meraih handuk kemudian dia lilitkan ke tubuhnya.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 111 Episodes
Comments
Ney Maniez
👍👍👍👍
2024-05-29
0
Angraini Devina Devina
hahahaha
2023-07-27
2
Alexandra Juliana
Daripada meneruskan jd mafia mending jd pengusaha kuliner berbahan ayam Axe...bahan² ayammu bisa dibikin ayam rica², ayam woku, pepes ayam, ayam geprek, ayam penyet, sate ayam bumbu kacang, sate ayam taican dan masih byk lagi...🤭😄😄
2023-03-11
1