Setelah selesai makan ayam pemberian Axe, Flo beranjak ke dapur untuk mencuci tangannya. Dan Axe selalu mengikuti pergerakan pendampingnya sampai dia mengikuti Flo dari belakang.
"Astaga! Kau membuatku kaget!" protes Flo saat membalik badannya dan sudah mendapati Axe yang berdiri di belakangnya. Flo mendorong dada lelaki itu pelan supaya dia bisa menjauh.
Rupanya hal itu membuat Axe tidak suka. Dia mencekal tangan Flo kemudian mengangkat tubuh gadis itu dan mendudukkannya di pantry dapur.
"Kau sudah berjanji untuk tidak menggangguku, Mr. Mafia. Yang kau lakukan sekarang termasuk dalam kategori pengganggu," ucap Flo yang tidak mau berada di dekat Axe, sebenarnya bukan hanya Axe hal itu berlaku untuk semua lelaki yang mendekati gadis itu. "Kau tidak mungkin terus berada di sini, 'kan? Lebih baik cepatlah kau pergi, susun rencanamu dengan baik!"
Sungguh luar biasa, baru kali ini Axe menghadapi wanita seperti Flo.
"Sebagai pendamping, kau tidak boleh jauh dariku jadi tinggallah bersamaku," ajak Axe yang akan membawa Flo ke markasnya.
"Maaf aku lebih nyaman tinggal di apartemenku, lagi pula aku mempunyai Gerald yang selalu mengawasiku jika dia memberi laporan mengenai kita, aku yakin daddy ku akan menjemputku kemari dan kau akan kehilangan pendampingmu," jelas Flo panjang lebar.
"Siapa kau sebenarnya?" Axe semakin penasaran dengan Flo.
"Mana ponselmu?" Flo ingin memperlihatkan silsilah keluarganya di internet.
Axe mengeluarkan ponselnya dan Flo meminta Axe untuk mencari dengan keyword Hoult.
"Itu marga keluargaku," tambah Flo.
Axe mengetik keywordnya dan sedikit terkejut karena memang silsilah keluarga Flo ada di internet, itu artinya Flo memang bukan orang biasa.
"Nicholas Hoult adalah grandpa ku dan Grey Axton Hoult adalah daddy ku," jelas Flo lagi.
Keluarga Hoult salah satu keluarga yang berpengaruh di London.
"Dan carilah keyword Mattew Coulson," perintah Flo menyebutkan nama lelaki yang akan dijodohkan dengan dirinya.
"Mattew Coulson adalah CEO dari Coulson Tech, perusahaan IT terbesar di London." Axe membaca sedikit ulasan dan langsung tahu siapa saingannya.
"Dia calon suamiku bahkan laki-laki seperti Mattew saja, aku tolak. Apalagi yang sepertimu, Mr. Mafia. Jadi, jangan berharap lebih untuk memilikiku seutuhnya," ucap Flo sambil meraba dada Axe kemudian menepuknya perlahan.
Flo dari kecil sudah terbiasa dikejar-kejar oleh laki-laki, mereka semua tertarik dengan Flo karena kecantikan dan juga aroma tubuhnya yang semerbak. Saat Flo dewasa keadaan itu tidak berubah, parahnya justru para lelaki yang mengejar Flo sekarang menjadikan Flo hanya sebuah trofi kemenangan jika berhasil mempersuntingnya.
Untuk itu Grey memilihkan calon suami yang benar-benar bisa menjaga Flo dengan baik. Dia tahu putrinya anti dengan laki-laki tapi jika terus begitu maka Flo tidak akan pernah menikah dan memberinya cucu.
"Aku ingin beristirahat karena aku banyak urusan yang jauh lebih penting," ucap Flo dengan menurunkan badannya dari pantry dapur. "Tolong tutup pintunya jika kau pulang!"
Flo berlalu meninggalkan Axe yang masih mematung di tempatnya.
Lelaki itu memikirkan bagaimana caranya melelehkan hati Flo yang sedingin kutub utara itu.
"Lihat saja nanti!" Axe harus bisa membuat pendampingnya tertarik padanya.
Axe tidak pulang ke markasnya tapi malam ini dia tidur di sofa apartemen Flo. Sepertinya dia harus mengalah, kalau Axe tidak bisa membawa Flo tinggal bersamanya, biarlah dia yang tinggal di apartemen gadis itu.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 111 Episodes
Comments
Ney Maniez
👍👍
2024-05-29
0
Afika Fika Yesy
mungkin lebih bagus menggunakan kalimat danging ayam daripada kata ayam kedengerannya kek gimana gitu
2023-12-25
2
Lily Miu
mafia baik ini mah
2023-12-23
2