Kenzo memperhatikan mobil yang membawa Flo pergi, dia memotret plat mobil itu dan akan melacaknya.
Sebagai seorang hacker tentu mengumpulkan informasi sangatlah mudah.
"Sampai bertemu lagi, Flo!" batin Kenzo yang sangat tertarik dengan gadis itu.
Di sisi lain, Axe yang kembali ke markas berkedok kedai ayamnya bisa merasakan akan keberadaan pendampingnya. Dia bisa melihat Flo tengah bersinggungan dengan musuhnya.
"Apa yang dia lakukan?" Axe menggeram.
Pada saat itu, Robin memperhatikan mimik wajah bosnya yang berubah.
"Ada apa, Bos?" tanya Robin.
"Istriku selingkuh," ungkap Axe dengan mengepalkan kedua tangannya.
Sekarang Demon dalam diri Axe menguasai dan lebih dominan karena ledakan emosi Axe yang secara tiba-tiba.
Kini tubuh Axe diambil alih oleh Demon yang membuat aura Axe tampak gelap.
Axe alias Demon kemudian mendatangi Flo saat itu juga.
...~°••°~...
Flo saat ini berada di laboratorium sekolah parfum tempat Profesor Xavier berada.
Keduanya tengah meneliti partikel-partikel yang ada pada keringat Flo.
"Sepertinya semua partikel tidak ada yang aneh, semua partikel sama seperti keringat pada umumnya," ucap Profesor Xavier.
Flo mendesaah pelan. "Apa kau percaya dengan magic, Prof?"
"Maksudmu sihir?" tanya Profesor Xavier memastikan.
"Lebih tepatnya hal yang berbau supranatural," jawab Flo yang memang hidupnya tak jauh dari hal gaib bahkan sekarang dia harus berhadapan dengan Axe yang mempunyai Demon.
"Supranatural itu sesuatu yang bersifat ajaib, gaib, sulit dinalar oleh akal biasa, apa kau pernah mengalaminya?" tanya Profesor Xavier.
"Orang tuaku sepertinya pernah mengalaminya, bau tubuhku dikarenakan mommy ku yang meminum ekstrak bunga Lotus laut saat dia hamil dulu," jelas Flo yang pernah mendengar cerita itu dari grandmanya.
"Percaya tidak percaya, kita memang hidup berdampingan dengan sesuatu yang gaib, jadi aku percaya akan hal itu walaupun semua itu tidak diajarkan di sekolah," sahut Profesor Xavier dengan bijak.
"Sepertinya aku harus menerima nasibku, mungkin aku memang ditakdirkan berbau harum seperti ini," ucap Flo berusaha menghibur diri.
"Setidaknya kau tidak perlu repot-repot memikirkan memakai parfum di mana pun kau berada," sahut Profesor Xavier yang membuat keduanya tertawa bersama.
"Aku akan menyerah, Prof. Aku akan fokus dengan bisnis parfumku di London," ucap Flo sebelum berpamitan pergi.
"Semoga berhasil!" Profesor Xavier memeluk Flo sejenak sebelum gadis itu pergi dari laboratorium.
Flo mulai memikirkan akan kepulangannya ke London, dia melupakan keberadaan Axe karena menurutnya tidak penting.
"Apa aku harus menerima Mattew untuk jadi suamiku?" gumam Flo yang berjalan ke arah parkiran mobil di mana Gerald menunggunya.
Saat sampai di parkiran, Flo terkejut karena mendapati Gerald yang tergeletak di samping mobil. Dia lebih terkejut karena ada Axe yang juga ada di sana.
"Axe! Apa yang kau lakukan pada Gerald?" teriak Flo yang buru-buru ingin memeriksa keadaan Gerald yang pingsan.
Tapi belum sempat Flo menjangkau Gerald, badannya di dorong oleh Axe sampai punggungnya membentur mobil.
"Kau tidak akan bisa pergi kemana pun, kau adalah pendampingku. Saat kau mencoba pergi jalan yang akan kau lalui adalah darah!" ucap Demon yang menguasai tubuh Axe sekarang.
Flo bisa melihat jelas jika sekarang dia tidak berhadapan dengan Axe, aura Axe sangat berbeda dari sebelumnya.
"Jadi kau adalah Demon itu?" Flo tidak takut, gadis itu justru menantang iblis yang ada di tubuh Axe. "Dengarkan aku, Tuan Iblis. Kau tidak bisa mengancamku dan cepat kembalikan Mr. Mafia sekarang juga!"
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 111 Episodes
Comments
Ney Maniez
👍👍👍👍
2024-05-29
0
Angraini Devina Devina
jadi gak perlu gelisah para pembaca klu Flo memiliki ke mampua 👍🏻👍🏻👍🏻
2023-07-27
2
Ananda
🤣🤣🤣
2023-05-10
1