Ch17 Bertemu Dengan Yang Lainnya

Akhirnya setelah menghabiskan satu hari mengintergrasikan inti jiwa mereka dengan artefak tersebut juna memberitahu aria untuk segera pergi dari tempat itu.

“aria apa kau sudah selesai.?”

“ia untuk saat ini sudah cukup, apakah saatnya pergi?”

“benar kita tak boleh terlalu banyak menghabiskan waktu di sini dan juga sekarang waktu kita tinggal enam hari lagi”

Lalu Juna dan Aria pergi meninggalkan tempat tersebut dan saat ini juna nampak semakin keren dengan armor artefak kelas legendary yang ia kenakan dengan ukiran garis berwarna merah menyala sebagai desainnya lengkap dengan jubah hitam bergaris merah. Lalu aria nampak makin cantik dan seksi dengan armor kelas arcana berwarna putih mengkilap dan pita rambut dengan warna yang selaras dan itu sangat cocok dengan warna rambutnya yang putih dan kulit mulusnya.

Setelah mereka keluar dari tempat itu Aria tanpa sadar langsung berbicara pada juna....

“kemana kita selanjutnya?.”

Juna yang mendengar perkataan Aria sadar kalau saat ini Aria nampaknya sudah sedikit tau tentag dirinya.

“hem... kemana ya..”

Juna yang sudah seharian mengintegrasikan inti jiwanya dengan artefak menjawab sambil mengangkat tangannya sambil memutar mutar bahunya.

Lalu eva mengkonfirmasi kalau sudah tak ada yang spesial di sekitar tempat itu dan menyarankan Juna untuk pergi agak jauh agar eva dapat menemukan tempat baru yang sekiranya memiliki energi unik.

“baiklah ayo pergi ke arah selatan hutan ini...mungkin saja kita akan menemukan hal luar biasa lainnya di sana”

Lalu juna beranjak pergi di ikuti dengan aria yang menyusulnya. Mereka berjalan dengan santai ke arah selatan hutan besar itu. Dan sambil berjalan mereka juga mencoba untuk membiasakan diri dengan artefak baru yang mereka gunakan.

“hemmm.. ini hebat dengan artefak kelas arcana ini pergerakanku jadi lebih cepat bahkan aku merasakan energi di dalam diriku semakin berlimpah”

“ ahahaha kau benar aku juga merasakan hal yang sama dengan artefak kelas legendary ini aku sedikit merasa lebih aman”

“Juna bagimana kalau kita balapan... Siapa yang tercepat keluar dari hutan ini maka dialah pemenangnya...”

Juna yang mendengar tantangan Aria hanya bisa tersenyum sebenarnya ia juga ingin menguji kemampuan armor barunya itu.

“ Baiklah jika kau menginginkannya ayo lakukan”

Lalu dengan aba aba menghitung bersama sampai tiga akhirnya mereka berlari menyusuri hutan tua yang lebat itu. Di sini Juna di buat sedikit terkesan karna Aria dapat bergerak sangat cepat bahkan Juna harus bersusah payah untuk mengimbangi kecepatanya.

“ Astaga gadis itu cepat sekali apa itu efek dari artefak yang ia gunakan”

Lalu eva mengkonfirmasi...

[benar nampaknya kemampuan armornya itu membuat dirinya dapat bergerak lebih cepat dan juga dia menggunakan elemen angin miliknya untuk mempercepat dan memaksimalkan kemampuan armor barunya itu, nampaknya kau tak akan bisa mengalahkanya dalam hal kecepatan]

“ ahahaha benar sekali “

Karna Juna dan Aria bergerak sangat cepat mereka hanya membutuhkan beberapa menit untuk keluar dari hutan dan tanpa sadar sudah berada di sisi lain hutan tua itu.

“Yeyy... aku menang”

Aria tersenyum sambil menatap Juna yang tertinggal di belakangnya...

“ huh...kau cepat sekali aku mengaku kalah”sambil mengatur nafasnya kembali juna di beritahu eva sesuatu yang mengejutkan.

[Juna di depan kita saat ini nampaknya ada banyak sekali murid dari akademi lain nampaknya mereka sedang bertarung dan ada beberapa mayat juga di sana]

Juna yang mendengar perkataan Eva langsung memasang ekspresi waspada.

“ Apa ada murid dari akademi Asgard di sana?.”

[ Nampakny ada banyak sekali murid di sana dan ada beberapa yang mati dan juga aku dapat merasakan kalau beberapa murid dari akademi Asgard saat ini sedang terdesak dan juga iblis itu juga ada di sana]

“Aria nampaknya kita sedang tidak beruntung”

“ Huh kenapa Juna apa yang terjadi”

“ayo kita bergegas ke arah sana, di sana aku merasakan ada beberapa murid yang sedang bertarung dan salah satunya adalah teman teman kita”

Mendengar perkataan Juna, Aria langsung tau dan mereka berdua bergegas pergi ke tempat itu.

“semoga saja aku masih sempat”

 

Di tempat lain.......

Di tempat seperti kebun bunga yang berada di tengah tengah padang rumput

Nampak ada banyak murid yang saling bekerja sama. Mereka nampak sedang melawan seorang pria bertanduk dan pria itu adalah iblis yang sebelumnya Juna temui di pagoda tujuh elemen.

“ Ada apa denganmu kawan?..kenapa kau menyerang semua orang” nampak salah satu murid akademi Asgard berbicara padanya dia adalah Priston.

“Dasar sampah, tak ada peraturan melarang meyerang dan membunuh di sini dan juga sudah ku katakan pada kalian jika kalian tak segera pergi maka aku akan membunuh siapapun yang masih bersikeras untuk mendapatkan harta yang ada di sini”

“jangan serakah kau, bukan kau yang pertama kali menemukan tempat ini dan juga ada banyak harta di sini kenapa kau ingin memiliki semuanya sendirian”

“benar...ada banyak harta kenapa kau begitu serakah”

“benar”

Nampak beberapa siswa dari akademi yang berbeda saling berbicara dan menunjukkan ekspresi kesal kepada pria iblis itu bahkan beberapa iblis juga nampak kesal dengan sikap arogan pria iblis itu.

“ pokoknya aku akan memiliki semua harta ini sendirian jika ada yang ingin mengambilnya maka akan ku bunuh”

Setelah mendengar perkataan pria iblis itu para murid yang berada di sana saling bekerja sama. Mereka menyerang iblis itu dari segala arah tapi serangan mereka sama sekali tak melukai tubuh iblis tersebut bahkan saat iblis itu meyerang balik nampak beberapa dari mereka terkena serangan telak dan tergeletak di tanah bersimbah darah.

“kau....semuanya serang bersamaan dia hanya sendiri tak mungkin dia bisa bertahan melawan kita semua yang ada di sini”

Tapi saat mereka semua menyerang, iblis itu mengeluarkan kekuatan yang sangat dahsyat dan membuat semua orang terluka parah.

“ Aku sudah memperingatkan kalian jika kalian mau mati maka aku akan dengan senang hati membunuh kalian semua”

Lalu saat iblis itu ingin menyerang Priston tiba tiba saja dari arah jauh dia di serang dengan kilatan cahaya berwarna merah. Iblis itu mencoba menahan serangan itu tapi serangan itu berhasil melukai telak tanganya dan tiba tiba datang seorang wanita dengan pedang yang mengeluarkan cahaya emas langsung menebas iblis itu.

Pria iblis yang terkejut dengan kehadiran wanita itu mencoba menangkis dengan tangan yang berlumuran darah tapi dengan mudahnya tangan iblis itu di potong oleh wanita tersebut.

Ya wanita tersebut adalah Aria dan di belakangnya muncul juga seorang pria dengan armor dan jubah berwarna hitam bercampur merah sambil memegang pistol dan langsung menyerang iblis pria itu hingga membuat sang iblis terpental jauh.

“kalian...”

Priston yang melihat Aria dan Ajuna nampak sangat terkejut sekaligus tersenyum hingga akhirnya ia pingsan.

Terpopuler

Comments

Arief Nurohman

Arief Nurohman

👍👍👍👍👍

2022-05-11

1

lihat semua
Episodes
1 ch1. Pertemuan spesial dengan sang mukjizat
2 ch2. Tangga Untaian Takdir
3 ch3.Akademi Asgard
4 ch4. ujian peringkat I
5 ch5. ujian peringkat II
6 ch6.ujian peringkat III
7 ch7.Pintu Dunia
8 Ch8.Kastil Kaisar
9 Ch9.Ruang Harta
10 ch.10 Makam Pahlawan
11 ch11.Pagoda Tujuh Elemen
12 ch12.Rival
13 Ch13 Artefak Kelas Mitos
14 Ch14 Harta peninggalan Ras Slardar
15 Ch15 Perpustakaan Kuno
16 Ch16 Reruntuhan Mechatolica
17 Ch17 Bertemu Dengan Yang Lainnya
18 Ch18 Siapa Kau Sebenarnya?
19 Ch19 Rumah Pohon Dan Kakek Kurcaci
20 Ch20 Tertawa Bersama
21 Ch21 Pulau Terbang Dan Sebuah Menara
22 Ch22 Chaotic Tower Of Babel
23 Ch23 Kontrak
24 Ch24 Kembali Ke Akademi
25 Ch25 Alfonso Lawrance
26 Kota Ether Dan Lelang
27 Lelang
28 Lelang II
29 Pilihan
30 Inti Beast Core Kelas Primordial
31 Tungku Obat Kaisar Qin
32 Pertemuan Yang Di Takdirkan
33 Penderitaan
34 Love
35 Pesta malam
36 Semua Mata Tertuju Padanya
37 Terima Kasih
38 Pulang Kampung
39 Kepala Desa Baru
40 Ujian Murid Inti
41 Kurang Pengalaman
42 Badai vs Gravitasi
43 Elemen Api dan Es
44 Api Hitam dan Putih
45 Wujud Dragonoid
46 Luke Espada "Sang Halilintar"
47 Spear Of Indra
48 Elemen Ke Delapan "NULL"
49 Wonder Kid
50 Asosiasi Serikat dan Petualang Dunia
51 Dewa masa lalu" Aslan Davici sang pengendali arwah"
52 Kesepakatan
53 Guru dan murid
54 Memulai misi pertama
Episodes

Updated 54 Episodes

1
ch1. Pertemuan spesial dengan sang mukjizat
2
ch2. Tangga Untaian Takdir
3
ch3.Akademi Asgard
4
ch4. ujian peringkat I
5
ch5. ujian peringkat II
6
ch6.ujian peringkat III
7
ch7.Pintu Dunia
8
Ch8.Kastil Kaisar
9
Ch9.Ruang Harta
10
ch.10 Makam Pahlawan
11
ch11.Pagoda Tujuh Elemen
12
ch12.Rival
13
Ch13 Artefak Kelas Mitos
14
Ch14 Harta peninggalan Ras Slardar
15
Ch15 Perpustakaan Kuno
16
Ch16 Reruntuhan Mechatolica
17
Ch17 Bertemu Dengan Yang Lainnya
18
Ch18 Siapa Kau Sebenarnya?
19
Ch19 Rumah Pohon Dan Kakek Kurcaci
20
Ch20 Tertawa Bersama
21
Ch21 Pulau Terbang Dan Sebuah Menara
22
Ch22 Chaotic Tower Of Babel
23
Ch23 Kontrak
24
Ch24 Kembali Ke Akademi
25
Ch25 Alfonso Lawrance
26
Kota Ether Dan Lelang
27
Lelang
28
Lelang II
29
Pilihan
30
Inti Beast Core Kelas Primordial
31
Tungku Obat Kaisar Qin
32
Pertemuan Yang Di Takdirkan
33
Penderitaan
34
Love
35
Pesta malam
36
Semua Mata Tertuju Padanya
37
Terima Kasih
38
Pulang Kampung
39
Kepala Desa Baru
40
Ujian Murid Inti
41
Kurang Pengalaman
42
Badai vs Gravitasi
43
Elemen Api dan Es
44
Api Hitam dan Putih
45
Wujud Dragonoid
46
Luke Espada "Sang Halilintar"
47
Spear Of Indra
48
Elemen Ke Delapan "NULL"
49
Wonder Kid
50
Asosiasi Serikat dan Petualang Dunia
51
Dewa masa lalu" Aslan Davici sang pengendali arwah"
52
Kesepakatan
53
Guru dan murid
54
Memulai misi pertama

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!