Sakila tiba di clothing store milik Nanang sambil tersenyum aneh. Ia tidak yakin bakal lolos interview atau tidak.
Pasalnya yang ia tahu, menjadi model katalog baju-baju distro membuatnya wajahnya akan terpampang dimana-mana seperti model sebelumnya yang kini masih terpajang di sosmed dan banner-banner.
Sakila
Toni pasti bakal marah kalau aku ikut beginian.
Mendadak Sakila malah ragu.
Sakila
Tapi cuannya lumayan buat bayar kuliah+bantu-bantu ibu.
Sakila mendesah, ia tetap melangkah ke dalam clothing store dan menyapa Ken yang duduk-duduk santai di sofa.
Sakila
Siang kak.
Ken mendongkak, ia senang sekali melihat gadis ini yang membuat bosnya semringah.
Ken
Sakila... Sakila...
balas Ken dengan nada.
Sakila tersenyum lebar.
Sakila
Maaf, Pak Nanangnya dimana?
Ken
Ayo ikut
Ken beranjak, ia mengajak Sakila masuk ke dalam kantor pribadi Nanang.
Ken
Pak!
Nanang mengulum senyum.
Nanang
Suruh masuk, Ken!
Ken melongok ke belakang.
Ken
Sakila masuk.
Sakila mengangguk sambil tersenyum lembut kepada Nanang.
Nanang
"Hmm. Kelolodan siomay saja bikin geger!"
Sakila
Siang pak.
Nanang
Siang!
Nanang
Duduk.
pinta Nanang ramah.
Sakila dengan malu-malu duduk di depan Nanang yang memegang surat lamarannya.
Nanang
Sudah siap?
Ken
Kenalan dulu dong, Pak!
Ken
Masa buru-buru interview.
timpal Ken yang masih di dalam ruangan itu.
Kepo, dengan gelagat Nanang yang 'aneh'
Nanang tersenyum seraya mengulurkan tangannya.
Masih dengan wajah malu, Sakila mengulurkan tangannya juga.
Mereka berjabat tangan dengan wajah penuh tekanan.
Nanang
Nanang.
Sakila
Sakila, Pak.
Nanang
Ya, saya sudah tahu.
Nanang
Kuliah dimana?
Sakila
Universitas XXX, masih semester dua.
Nanang
Jadwal kuliah?
Sakila
Tidak pasti, pak!
Sakila
Tapi weekend pasti libur.
Nanang
Sudah izin dengan pacar kamu?
Sakila menggeleng pelan.
Sakila
"Kenapa pak Nanang harus tanya!"
Nanang mengerti.
Ken yang masih nimbrung penasaran.
Ken
Kenapa harus izin sama pacarnya, Pak?
Nanang
Ponakan saya bilang toxic relationship.
Nanang
Benar begitu, Sakila?
Sakila mendelikkan mata.
Ia mengakui hubungannya dengan Toni adalah racun yang terkandung dalam perasaanya.
Tapi untuk menyudahi, bukan perkara yang mudah.
Nanang tersenyum lebar.
Nanang
Kamu bisa ambil pekerjaan ini kalau kamu memang paham risikonya dengan pacarmu.
Nanang
Itu saja persyaratannya.
Nanang
Karena saya tidak ikut campur dalam urusan pribadi kamu.
Comments
novita setya
iki model klambi mbak..dudu topeng monyet
2022-02-11
1
Susanti Rny
pake topeng,Aya Aya wae si sakila😂
2022-01-15
1
CebReT SeMeDi
topeng dikira mau berubah jadi power rangers Killa 🤣🤣
2022-01-04
0