Sakila menaburkan bedak bayi di telapak tangannya sebelum ia menepuk-nepuk pipinya dengan bedak tersebut.
Pipinya yang chubby dan kulitnya yang bersih membuatnya tak perlu lagi berdandan yang berlebihan untuk memikat perhatian khusus para laki-laki.
Sakila
Bu... aku ke kampus dulu!
teriak Sakila.
Sang ibu yang berprofesi sebagai penjahit baju dan permak jeans mengiyakan pamitan Sakila.
Sakila menggeber motornya keluar dari garasi dengan hati-hati untuk pergi ke fotocopy-an, ia mengisi surat CV sebelum memasuki berkas-berkas penting untuk melamar pekerjaan di tempat Pak Nanang.
Laki-laki yang ia kenal tadi malam.
***
Sakila Turin dari motor sebelum mendekati salah satu karyawan Nanang yang masih muda.
'jelas muda, tidak mungkin to kalau karyawannya bapak-bapak sepertinya.'
Sakila
Mas, mas.
panggil Sakila ramah.
Ken yang baru membersihkan kaca toko menoleh dan terkejut melihat Sakila yang menciderai matanya.
Ken
"Cantik nih, boleh uga."
Sakila
Mas!
Ken
Hehehe.
Ken
Apa dek?
Ken
Tokonya belum buka! Masih satu jam lagi.
jelas Ken.
Sakila hanya tersenyum, ia membuka tas ranselnya untuk mengambil surat lamaran menjadi model clothing store milik Nanang.
Sakila
Untuk Pak Nanang.
Ken
Buahahaha...
Ken seketika terbahak.
Ken
"Kasian amat hidup beliau! Udah jomblo tua, dikira bapak-bapak! Seneng banget aku bisa dapat bahan guyonan!"
Sakila berdehem, aneh melihat respon Ken yang terbahak-bahak ini.
Ken
Sorry, sorry..
Ia mengambil surat lamaran dan menjepitnya di ketiaknya.
Ken
Tunggu calling-an ya, dek!
Sakila berdehem sebelum pergi dari sana.
Ia kembali menatap Ken yang kembali terbahak-bahak saat melihat nama yang ditujukan kepada Pak Nanang terhormat.
Comments
dian athar
kalo ketauan langsung dipecat kamu...
2022-09-21
0
CebReT SeMeDi
uhukkk pak nanang
2022-01-04
1
🌸Mom NailaAthaR⃟🌸
karyawan semprul iki
2021-12-18
0