Boommm....
"ughh ughhh."suara batuk Tuan muda dari Paviliun air mengeluarkan darah dari mulutnya.
"Sudahlah ini hanya masalah kecil tidak perlu dengan pukulan,biarkan saja mereka pergi."ucap Qin San menghentikan Ye Xin Ru yang sedang marah.
Ye Xin Ru yang mendengar Qin San hanya menghela nafas berat menghilangkan amarahnya.
"Baik,kali ini aku akan mengampunimu jika kamu menghina dia lagi aku akan membunuhmu dengan tanganku sendiri."ucap Ye Xin Ru melihat tuan muda dari paviliun air yang terluka akibat seranganya.
"Terima kasih tuan putri telah mengampuniku."ucap tuan muda paviliun air membungkuk lalu pergi dari sana.
"Tunggu saja aku akan membalasmu karena merebut tuan putri dariku dan membuatnya memukuliku."ucap Tuan muda dari paviliun air memandang Qin San dengan tatapan penuh kebencian.
.....................
"Mari kita menuju tempat pendaftaran."ucap Qin San mengajak Ye Xin Ru yang masih sedikit marah.
"emm."ucap Ye Xin Ru mengangguk.
Qin San dan Ye Xin Ru menuju tempat pendaftaran tanpa halangan sedikit pun.
Setelah mereka berdua mendaftar mereka berbincang bincang.
"Setelah ini kamu mau kemana."Ucap Ye Xin Ru melihat Qin San yang berdiri di depanya.
"Aku akan kembali kepenginapan dan setelah itu aku akan pergi ke desa jitong."ucap Qin San memberikan jawaban pada Ye Xin Ru.
"Apakah aku boleh ikut denganmu."ucap Ye Xin Ru meminta untuk ikut.
"Tidak."ucap Qin San cepat.
"Kenapa aku tidak boleh ikut."ucap Ye Xin Ru.
"Hm tidak tahu tapi firasatku mengatakan bahwa perjalananku akan berbahaya."jawab Qin San mengatakan pada Ye Xin Ru alasanya tidak boleh ikut.
Ye Xin Ru yang mendengar bahwa dirinya tidak boleh ikut dengan Qin San ia merasa sedih.
Qin San yang melihat Ye Xin Ru sedang sedih ia lalu sedikit menghiburnya.
"Jangan sedih,lagi pula aku hanya sekitar satu minggu lebih di sana dan aku juga berjanji setelah Tournamen ini selesai aku akan pergi kekaisaran Ye untuk meminta persetujuan ayahmu atas hubungan kita ."ucap Qin San menghibur Ye Xin Ru yang sedang sedih.
Ye Xin Ru yang tadi sedih lalu memeluk Qin San dengan erat lalu ia berkata.
"Terima kasih."ucap Ye Xin Ru singkat.
"emm."ucap Qin San mengangguk.
"Kalau begitu aku pergi dulu."ucap Qin San berpamitan pada Ye Xin Ru.
"Hm kamu berhati hatilah aku takut tuan muda dari Paviliun air tidak akan membiarkanmu dengan mudah."ucap Ye Xin Ru menyuruhyan untuk berhati hati.
"Hm aku mengerti."ucap Qin San yang sudah menebak pasti tuan muda dari paviliun air yang tidak membiarkanya dengan mudah.
Qin San lalu berjalan menuju penginapan sembari memandangi keramaian kota.
Ketika ia mencapai gang yang agak sepi di kota itu ia merasakan beberapa orang yang sedang mengikutinyan.
"Hm sepertinya sudah akan dimulai."gumam Qin San merasakan beberapa orang yamg mengikutinya.
Qin San yang terus diikuti lalu ia berhenti.
"Apakah kalian hanya akan bersembunyi seperti itu."ucap Qin San dengn suara pelan tapi dapat di dengar oleh mereka.
setelah mengatakan itu 10 orang tiba tiba muncul di hadapan Qin San dengan masing masing kultivasinya berada di tingkat raja bintang 7 dan 8 dan yang terkuat berada di raja bumi tingkat 4.
"Hahaha anak muda sepertinya kamu sangat berbakat dapat mengetahui keberadaan kami bahkan seorang tingkat Kaisar tidak dapat mengetahuinya tapi kamu yang tidak memiliki Qi sedikitpun bisa mengetahuinya."Ucap Seseorang itu melihat pria bertopeng yang tidak lain adalah Qin San.
"Cih apakah tuan muda bercanda dia menyuruh kita hanya untuk membunuh anak ini bahkan aku sendirian pun mampu membunuhnya."ucap Salah seorang yang mengikuti Qin San.
"Hm kau benar tuan muda hanya melebih lebihkan dia untuk kita semua turun tangan bahkan aku tidak bisa merasakan seudikitpun Qi dia dalam tubuhnya."ucap orang yang mengkuti Qin San.
"Apakah kalian dari Paviliun Air."ucap Qin San pada mereka.
"Karena kau sebentar lagi akan mati maka aku akan menjawabmu dengan jujur kami memang dari paviliun air dan kami di perintah oleh tuan muda kami untuk membunuhmu karena telah membuatnya di pukuli olah tuan putri."ucap orang itu dengan jujur.
"Karena kalian telah mengatakan dengan jujur aku akan membunuh kalian tanpa siksaan."ucap Qin San yang mengeluarkan aura yang ia tekan ke tingkat kaisar bintang 5.
"Apa tingkat kaisar bintang 5 bagaimana mungkin."ucap salah satu seorang yang masih tidak percaya.
"Dia tingkat kaisar kita tidak bisa melawanya walaupun kita bergabung lebih baik kita kabur agar tidak mati di sini."ucap orang itu menyarakan yang lainya untuk kabur.
"He setelah berani mengikutiku kenapa setelah bertemu denganku malah ingin lari."ucap Qin San menunjuk ke arah mereka.
"Teknik kekosongan geraka kedua tangan kehampaan."ucap Qin San sambil mengayunkan tanganya yang seketika muncul Tangan besar dengan aura kekosoangan yang kacau yang membuat mereka tidak bisa bergerak.
"Kenapa aku tidak bisa bergerak"ucap kesepuluh orang itu yang bingung kenapa mereka tidak bisa bergerak.
Lalu mereka melihat ke atas dan terlihat di atas tangan hitam yang mengarah ke mereka.
Bommmm.
Terjadi ledakan di sana yang membuat seluruh warga kota menjadi waspada.
Qin San yang melihat tekniknya menghantam mereka Qin San hanya tersenyum lalu ia melesat pergi dari sana sebelum orang orang datang ke sini.
Setelah ledakan itu,orang orang banyak yang datang ketempat itu untuk melihat apa yang terjadi tetapi mereka hanya melihat puing puing yang hancur lebur bahkan tubuh dari 10 orang itu sudah menjadi abu jadi orang orang itu hanya melihat puing puing dan kawah besar yang berbentuk tangan besar.
Qin San melesat kepenginapanya.setelah ia sampai ia lalu melompat kebalkon penginapan dan melihat Tang Chin Yang Sedang malas malasan di tempat tidur dengan wajahnya yang seperti khawatir.
"Kamu kenapa adik."ucap Qin San yang melihat Tang Chin yang sepertinya Khawatir.
"Entah kak tapi aku merasa ada sesuatu yang buruk tapi itu apa aku tidak tahu."uxap Tang Chin melihat Qin San yang sudah sampai.
"Bagaimana kalau kita langsung pergi ke desamu aku khawatir itu ada hubungannya tentang dirimu yang terlihat khawatir."ucap Qin San yang merasa pasti ada masalah di desa Tang Chin atau bahkan terjadi sesuatu pada nenek Tang Chin.
Tang Chin yang mendengar Qin San juga merasa bahwa itu ada hubunganya tentang desanya atau bahkan neneknya.
"Kalau begitu Ayo pergi ke sana kak aku juga merasa seperti yang kakak katakan."ucap Tang Chin Khawatir.
....................
BERSAMBUNGG....
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 298 Episodes
Comments
MATADEWA
Terhapus begitu saja......
2024-08-02
0
Mang Ede
tanda bacanya gimna nih??
Apaa??!! Tingkat kaisar bintang 5?!! Bagaimana mungkin?!!!!
2023-12-28
1
Manurung Tongah
menolong teman
2022-08-11
1