Setelah beberapa Qin San dan Tang Chin mereka pergi dari penginapan menuju gerbang kota Yegang.
Mereka melihat penjaga kota sekilas lalu kembali berjalan menuju hutan.
Sesampainya di hutan Qin San lalu mengeluarkan Qinya dan membungkus Tang Chin dengan Qinya untuk membawanya terbang.
"Adik kamu pejamkan matamu setelah ini aku akan membawamu terbang dengan cepat."ucap Qin San pada Tang Chin menyuruhnya memejamkan matanya agar ia tak pusing ketika ia membawanya terbang dengan kecepatan tinggi.
....................
Desa Jitong.
Terdapat seorang iblis yang sedang tertawa.
"HAhahahaha bantai semua penduduk desa ini dan bawa semua gadis yang ada di desa ini untuk kita cicipi."ucap Iblis itu pada para bawahanya yang sedang membantai warga desa di desa itu.
"Baik Tuan."ucap para bawahan iblis itu.
Warga desa.
"Cepat kita masuk keruang bawah tanah ini."ucap Kepala desa yang menyuruh orang yang masih selamat menuju ruang bawah tanah yang berada di rumah nenek Tang Chin yang di lapisi array pelindung yang sangat kuat.
Para warga yang masih selamat itu langsung masuk ruang bawah tanah yang di lindungi oleh array.
Para bawahan iblis yang merasa para warga bahwa para warga ini yang selamat telah bersembunyi mereka lalu mencoba mengedarkan penglihatan spiritualnya.
Tapi sayang walaupun mereka menggunakan penglihatan spritualnya mereka tidak dapat menemukanya karena di tempat persembunyian mereka terdapat segel array yang sangat kuat.
"Lapor jendral iblis orang orang itu semua telah bersembunyi dan kami hanya membunuh sekitar 150 orang desa dan membawa 20 gadis desa ini.
"Apakah kami tahu di mana warga desa itu bersembunyi."ucap jendral iblis menanyai Bewahanya.
"Kalau hamba tahu hamba tidak akan bertanya pada tuan jendral iblis."ucap bawahan itu tidak mengetahuinya.
"Dasar tidak berguna."ucap Jendarl iblis itu menendang bawahanya.
bawahanya yang di tendang hanya mendesah pelan.
"huh beginilah hidup jujur di tendang bohongpun di tendang nasib nasib."batin bawahan jendral itu meratapi nasib yang menyedihkanya.
"Cih karena kalian bersembunyi aku akan menghancurkan desa kalian."ucap jendral iblis itu mengangkat tanganya muncul pedang warna darah yang sangat besar dan menghancurkan desa itu yang hanya meninggalkan puing puing bangunan yang telah hancur.
....................
Di langit terdapat satu orang bertopeng yang membawa seorang pria kecil berumur 10 tahun yang sedang menutup matanya.
mareka berdua adalah Qin San dan Tang Chin yang melesat dengan kecepatan tinggi.
"Dengan kecepatan terbangku ini aku akan sampai di desa jitong sekitar 20 menitan."ucap Qin San yang terbang dengan kecepatan maksimalnya.
Setelah 20 menitan akhiranya mereka sampai di desa jitong.
Qin San yang melihat desa Jitong ia terkejut melihat sebuah desa yang sudah menjadi puing puing.
"Siapa yang telah melakukan ini..."teriak Qin San dengan wajah marah melihat desa jitong berubah menjadi puing puing yang sepertinya terjadi tidak lama setelah ia sampai di desa ini.
Tang Chin yang mendengar suara Qin San berteriak ia lalu membuka matanya dan seketika wajahnya menjadi marah dan matanya meneteskan air mata kesedihan bercampur kemarahan.
Tang Chin mengingat desa ini adalah rumahnya ia menghabiskan setiap harinya bersama teman temanya,membantu warga desanya dan ia selalu merawat neneknya yang sedang sakit sejak dia masih kecil.
Ia sebelum datang ke sini Bersama Qin San ia membayangkan neneknya yang senang ketika ia kembali kerumah membawa kakak angkatnya untuk menyembuhkan neneknya agar kembali sehat dan bisa bermain denganya.
"Aura ini sepertinya aku sangat familiar dengan aura ini."ucap Qin San melihat aura yang tertinggal di desa itu mengingat ngingatnya kembali."
"aku ingat aura ini,ini adalah aura seorang iblis seperti pemimpin bandit yang waktu itu bertranformasi menjadi iblis tetapi sepertinya aura ini lebih murni dan juga bahkan kekuatanya berkali kali lipat dari pemimpin bandit,yang pasti ini bukan aura tranformasi iblis seperti pemimpim bandit itu Tetapi memang ini asli di lakukan oleh iblis."ucap Qin San merasakan aura iblis itu.
"Hm ternyata para iblis berniat menginvasi dunia biru ini tetapi sayangnya ada aku di dunia ini yang akan membatalkan tindakan para iblis itu."duga Qin San bahwa iblis datang ke dunia rendah untuk menginvasi dunia ini.
"Em tetapi kenapa para iblis itu ingin menginvasi dunia rendah ini dan apa untungnya pasti ada Rahasia tersembunyi di dunia ini yang di ketahui oleh para iblis."gumam Qin San yang mencurigai para iblis.
Qin San yang tidak tahu bahwa tang chin yang di sampingnya sangat marah dan bahkan ia memunculkan aura perang yang sangat besar.
Qin San yang tiba tiba merasakan aura perang yang besar di sampingnya ia lalu menolehkan wajahnya ke samping.
Qin San terkejut melihat Tang Chin Yang sangat marah di sampingnya yang mengeluarkan aura yang cukup untuk menekanya.
"Adik kamu kenapa."ucap Qin San yang melihat wajah marah dan penuh kebencian pada Tang Chin.
Qin San yang menanyai Tang Chin ia tidak menghiraukanya ia tetap pada eksperinya.
"Siapa yang berani menghancurkan desaku aku akan mencarinya dan membunuhnya."ucap Tang Chin dengan aura yang lebih besar memeperlihatkan siluet seorang dewa yang memegang pedang panjang dengan tatapan pertempuran.
"Ini bagaimana ia berada di sini apakah di juga sudah mati."ucap Qin San yang melihat siluet seorang dewa yang tidak lain adalah dewa perang.
................
Dewa perang adalah dewa penguasa semesta tingkat tinggi tingkat rendah,Ia di beri gelar dengan nama dewa perang karena ia sangat suka yang namannya pertempuran bahkan dia sering manantang penguasa dewa lainya.
Qin San dulu pertama kali bertemu dengan dewa perang ketika pada saat itu ada perkumpulan para penguasa dewa yang untuk membahas bagaimana menghentikan para iblis yang selalu membuat teror pada saat itu.
Tetapi ia tak menduga ketika selesai rapat tiba tiba dewa perang mengumumkan kepada semua para penguasa dewa bahwa ia akan menantang dewa kehampaan dan menjadikan para penguasa lainya menjadi jurinya.
Qin San yang pada saat itu ingin menolak tapi ia dipaksa oleh para penguasa dewa lainya dan dewa perang yang akhirnya ia menyetujuinya dan ia melakukan duel dengan dewa perang yang akhirnya di menangkan oleh dirinya dan pada saat itu dewa perang dan Qin San menjadi seorang teman.
................
"Apakah Tang Chin adalah reinkarnasi dewa perang ini tidak kebetulankan bahwa dewa kehampaan dan dewa perang bereinkarnasi di dunia yang sama."ucap Qin San yang tidak percaya melihat Siluet dewa perang di belakang Tang Chin.
Setelah ia melihat Tang Chin yang sedang marah ia merasakan ada sesuatu yang aneh di bawah puing puing rumah yang sepertinya terdapat array tingkat tinggi yang dapat di rasakan oleh guru array.
Qin San memang dulu adalah Seorang suci Array yang satu tingkat dibawah dewa array yang merupakan tingkatan master array tertinggi dia bahkan juga seorang alkemis dewa.
.......................
Oke bro tingkatan kultivasi,Array,dan alkemis aku akan buatka tingkatanya di Chapter selanjutnya.
Terima kasih yang udah like ya.
...................
BERSAMBUNGG.....
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 298 Episodes
Comments
MATADEWA
Teruskan....
2024-08-02
0
Gini kan lumayan ada keseuan
2023-10-19
2
Panatua Hong
cerita jd kurang seru bye
2023-10-09
0