Sampai di rumah makan kecil Qin San dan Tang Chin langsung masuk ke dalamnya.
"Apakah anda ingin pesan makanan tuan."ucap pelayan wanita paruh baya.
"Hmm berikan makanan terbaik di sini."ucap Qin San yang masih menggunakan doupengnya.
"Baik tuan mohon tunggu sebentar."ucap pelayan mengambilkan makanan.
.................
"Apakah kau tau siapa orang yang memakai doupeng itu."ucap seorang pelanggan melihat Qin San dengan anak kecil di samping tempat duduknya.
"Memangnya siapa orang itu."ucap salah satu teman orang yang membicarakan Qin San.
"His kau tak tau berita baru baru ini yang mengabarkan pemuda bertopeng yang mengalahkan pemimpin dan tuan muda sekte naga api bahkan aku dengar dengar leluhur dari sekte naga api tak berani menyinggungnya juga Kaisar ye sangat menghormatinya."kata pelanggan itu yang menjelaskan pada temanya.
"Apakah menurutmu itu dia"ucap teman pelanggan itu.
"Bukan hanya menurutku tapi itu memang dia."ucap pelanggan itu meyakinkan temanya.
"Bagaimana kau tau kalau itu memang orang yang membuat sekte naga api repotasinya menurun."ucap temannya yang masih tak percaya.
"Hm karena itu aku melihat ia bertarung dengan tuan muda dan pemimpin sekte naga api."ucapnya meyakinkan temanya yang tidak percaya.
"Kalau itu memang orang yang kau maksud berarti jangan sampai kita menyinggungnya."ucap teman pelanggan yang percaya.
pelanggan itu hanya mengangguk mendengar temanya yang waspada agar tidak menyinggungnya.
Qin San mendengar membicarakanya hanya diam tak menghiraukanya.
Setelah menunnggu beberapa saat akhirnya makananya datang juga.
Mata Tang Chin yang melihat makanan enak di depanya membuka matanya lebar-lebar karena senang.
"Silahkan Tuan."ucap pelayan menaruh makanan di depan meja Qin San dan Tang Chin.
"Hm terima kasih."ucap Qin San menanggapi pelayan itu.
"Adik silakan dimakan makananya."ucap Qin San melihat Tang Chin yang sepertinya tidak sabar memakanya.
"Baik kak."ucap Tang Chin mengambil sumpit dan mengambil daging di depanya.
Qin San yang melihat tingkah laku adiknya itu yang sepertinya sangat kelaparan hanya tersenyum kearahnya.
"Hm Pasti adik ini sangat terbebani memikul segalanya sendirian tanpa bimbingan orang dewasa."Batin Qin San yang merasa kasian atas beban yang di tanggung adiknya selama ini.
"Kak daging ini sangat enak."ucap Tang Chin sambil memakan makananya dengan mulut penuh.
"hais kalau makan jangan berbicara nanti kamu tersedak."ucap Qin Sam pada Tang Chin dengan mulut penuh.
....................
Setelah Qin San dan Tang Chin Selesai makan Qin San ia memanggil pelayan.
"Berapa semuanya."ucap Qin San menanyakan harga makanan.
"Semuanya 8 koin perak."ucap pelayan itu memberi harga pada makanan.
Qin San pun mengambil uang 2 koin emas yan ada di cincin penyimpananya.
"Tuan ini banyak aku tidak menerimanya."ucap pelayan itu mengembalikan uang Qin San.
"Tak apa ambil saja dan aku juga memberikanya tidak gratis.apakah kau tau penginapan di dekat sini."ucap Qin San menanyakan penginapan.
"Hm aku tau penginapan yang paling dekat dari sini,Tuan hanya perlu jalan lurus ke kanan sekitar 600 meter dari sini dan di situ nanti ada tulisan penginapan Hongchen."ucap pelayan itu memberi petunjuk penginapan.
"Hm terima kasih atas petunjuknya,kalau begitu aku pergi dulu."ucap Qin San sambil menarik Tang Chin keluar dari rumah makan.
Qin San pun mengikuti arahan dari pelayan itu.
"Sepertinya aku harus mengubah sedikit penampilanku agar tidak ada yang mengenalku."gumam Qin San memikirkan dirinya yang sudah banyak di ketahui semua orang.
"Kebetulan sekali ada toko baju dan topeng."ucap Qin San melihat toko di depanya.
Qin San yang melihat toko di depanya memutuskan untuk masuk bersama Tang Chin.
"Tuan apakah anda ingin pesan pakaian atau membeli pakaian."ucap Pelayan wanita melihat Qin San dan Tang Chin.
"Aku akan membeli pakaian bisakah kau antarkan ke bagian pakaian terbaik di sini."ucap Qin San pada pelayan.
"Bisa tuan mari aku antar ke sana."ucap Pelayan itu mengantar Qin San dan Tang Chin ke tempat baju terbaik.
Setelah ke tempat pakaian Qin San dan Tang Chin Lalu mereka memilih baju kesukaan mereka.
Qin San memilih baju berwarna biru panjang dengan motif naga berwarna merah sedangkan Tang Chin memilih baju berewarna putih dengan corak bunga di bajunya.
"Berapa semua total harganya."ucap Qin San menanyakan harga pada pelayan.
"Harga dua baju itu 7 koin emas tuan."ucap pelayan memberikan harga.
Qin San pun mengambil uang dari cincin penyimpananya dan memberikan kepada Pelayan itu.
"Kalau begitu aku pergi dulu."ucap Qin San meninggalkan toko baju bersama Tang Chin.
"Terima kasih tuan telah datang kesini."ucap pelayan itu sedikit membungkuk pada Qin San.
Qin San lalu pergi ke toko kecil sebelah tolo baju membeli topeng.
Ia membeli topeng yang menutupi bagian dahi sampai hidung yang hanya menyisakan mulut dan mata yang terlihat.
"kakak kenapa kakak selalu menutupi wajah kakak."ucap Tang Chin yang melihat ke arah Qin San.
"Hm mungkin kau akan tau nanti ketika kita sudah sampai di penginapan."ucap Qin San yang melihat Tang Chin penasaran.
Tang Chin Yang mendengar penjelasan Qin San hanya mengangguk.
Setelah perjalanan beberapa saat mereka akhiranya sampai ke penginapan.
"Apakah anda ingin menginap di sini tuan."ucap pelayan yang ada di depan penginapan.
"adik kau ingin sekamar dengan kakak atau tidur sendiri."ucap Qin San pada Tang Chin.
"Aku ingin sekamar dengan kakak."ucap Tang Chin memutuskan.
"Aku ingin pesan 1 kamar terbaik di sini selama 1 malam berapa harganya."ucap Qin San memesan kamar.
"Kamar terbaik disini seharga 7 koin emas tuan."ucap pelayan itu memberi harga.
Qin San lalu mengeluarkan 7 koin emas dan memberinya pada pelayan itu.
"ikuti saya kekamar anda tuan."ucap Pelayan itu pada Qin San mengantarkanya ke lantai atas.
Setelah mengikuti Pelayan itu sebentar Qin San dan Tang Chin masuk kedalam.
"Kamar ini cukup Bagus"ucap Qin San melihat interior kamar.
Sedangkan Tang Chin langsung berlari ke kasur dan merebahkan dirinya di atas kasur.
Qin san yang melihat tingkah laku adiknya hanya menggelengkan kepalanya.
Qin San lalu ke balkon kamar itu dan duduk di kursi yang ada di balkon itu.
"Huhhh baru datang sehari saja sudah banyak masalah."ucap Qin San sedikit mendesah.
"Em kakak apakah kau bisa menjawab pertanyaanku tadi."ucap Tang Chin yang penasaran dengan wajah Qin san.
Meskipun Ia mengenal Qin san tapi Tang Chin tak pernah melihat Wajah Qin San.
mendengar adiknya Qin San lalu membuka topeng wajah.
"Wah kakak sangat-sangat tampan tapi kenapa kakak menutupi wajah kakaka bukankah dengan wajah tampan kakak,kakak bisa mendapatkan wanita cantik."ucap Tang Chin memuji Qin San.
"Heh terkadang wajah tampan juga dapat menimbulkan masalah besar jadi aku menutupi wajahku."ucap Qin San sedikit menjelaskan pada Tang Chin.
..................
BERSAMBUNGG..........
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 298 Episodes
Comments
MATADEWA
Bennner itu.....
2024-08-02
0
Anak kecil kok sdh ngerti perempuan Cantik
2023-10-19
1
Hardi Adit
cerita gk brmutu...untuk apa di muat verita mcem gini...verita gatellllll.mau muntah bacanya
2022-11-21
1