"Bagaimana kalau kamu ikut bersamaku ke pendaftaran Tournamen."ucap Ye Xin Ru mengajak Qin San.
"em baiklah aku akan ikut denganmu."ucap Qin San setuju.
Ye Xin Ru mendengar bahwa Qin San setuju ia merasa senang.
"ayo masuk."ucap Ye Xin Ru yang berjalan masuk ke gerbongnya mengajak Qin San.
"hmmm."ucap Qin San mengangguk.
Qin San dan Ye Xin Ru pun masuk ke dalam gerbong.
"Ayo jalan."ucap Ye Xin Ru Pada pengawal yang masih terkejut.
Para pengawal Ye Xin Ru yang mendengar perintah Ye Xin Ru lalu kembali tersadar.
"Baik Tuan Putri."ucap Para pengawal yang langsung menjalankan perintahnya.
...................
"Sayang di sini sudah sepi kenapa kamu masih menggunakan topengmu."ucap Ye Xin Ru melihat wajah Qin San.
"Baiklah aku akan melepaskanya."ucap Qin San melepaskan topengnya.
Ye Xin Ru yang melihat wajah Qin San yang tidak memakai topeng ia sangat terpesona oleh wajah Qin San.
"Hm kamu terlihat lebih tampan dari dulu ketika kita pertama bertemu."ucap Ye Xin Ru kagum dengan ketampanan Qin San yang tidak manusiawi.
"Hm kamu juga terlihat lebih cantik."ucap Qin San sembari mengelus rambut Ye Xin Ru.
Ye Xin Ru yang di perlakukan oleh Qin San hanya merunduk malu dengan pipinya memerah.
"Eh kenapa kamu apakah kamu sakit."ucap Qin San khawatir melihat pipi Ye Xin Ru yang memerah.
"Tidak..aku tidak sakit."ucap Ye Xin Ru yang melihat wajah khawatir Qin San.
"Syukurlah kalau kamu tidak sakit."ucap Qin San.
setelah Beberapa saat mereka berbincang bincang akhirnya sampai ke sekte awan suci.
......................
"Bukankah itu gerbong putri Ye Xin Ru."ucap salah satu pendaftar.
"Sepertinya memang itu gerbong milik putri Ye Xin Ru karena di gerbong itu ada lambang milik kerajaan Ye."ucap salah seorang pendaftar.
"Putri Ye Xin Ru salah satu kecantikan dari 5 kecantikan dari 5 benua itu."ucap seorang teman pendaftar.
"Ya itu benar,tidak sia sia aku dafar tournamen ini bahkan putri sendiri datang kesini."ucap pendaftar lainya.
"Hm Aku ingin lihat seberapa cantik Putri Ye Xin Ru ini apakah sesuai yang dirumorkan."ucap para pendaftar yang menunggu Putri Ye Xin Ru keluar dari gerbongnya.
setelah beberapa saat akhirnya Gerbong yang dikawal oleh pengawal sang putri Berhenti.
Para tuan muda dan pengeran yang melihat itu ia lalu mendatanginya untuk menyambut Tuan putri sehingga murid biasa yang ingin melihat tuan putri terpaksa mundur.
"Tuan putri kita telah sampai."ucap Pengawal Tuan putri menyampaikan kalau sudah sampai.
Ye Xin Ru Yang masih berbincang Bincang dengan Qin San mendengar suara dari pengawalnya ia lalu mengajak Qin San keluar.
Qin San yang merasakan bahwa banyak orang yang menyambut Ye Xin Ru hanya menghela nafas.
"Hah memang benar apa kata orang kecantikan adalah masalah apalagi orang itu juga memiliki status tinggi ini pasti akan merepotkan."ucap Qin San dalam hati.
"Em Kau keluarlah dulu."ucap Qin San pada Ye Xin Ru.
"Tidak kamu harus ikut keluar denganku apakah kau mau kekasihmu ini di rebut oleh seseorang."ucap Ye Xin Ru melihat Qin San yang sedikit aneh.
"Kenapa aku harus takut kalau kamu di rebut oleh orang lain,aku yakin kamu hanya mencintaiku dalam hatimu."ucap Qin San pada Ye Xin Ru yang memaksanya ikut keluar.
"Tidak pokoknya kamu harus ikut keluar denganku."ucap Ye Xin Ru memaksa Qin San juga sedikit marah.
Qin San yang mendengar Ye Xin Ru sedikit marah padanya hanya mengangguk dan akhirnya ia terpaksa mengikuti keinginann kekasihnya itu.
"Huh baiklah aku akan ikut denganmu keluar."ucap Qin San terpaksa.
Ye Xin Ru pun tersenyum manis melihat Qin San menuruti perintahnya.
Lalu mereka berduapun pergi keluar bersama sama.
Para pengeran dan tuan muda sekte yang melihat pintu gerbong itu di buka mereka merasa semangat tidak sabar melihat wajah Tuan Putri.
Ye Xin Ru membuka pintu gerbong itu dan ia melihat banya orang yang menyambutnya.
"A..apa dia putri Ye Xin Ru dia benar benar sangat cantik aku bahkan tidak pernah membayangkan bahwa ada kecantikan seperti ini."ucap para murid pendaftar tournamen.
"Ya aku juga tidak menyangka ada wanita secantik ini andai saja aku bisa memilikinya aku pasti tidak akan melirik wanita lain."ucap temanya.
"Kau benar,tapi itu hanya dalam mimpi kita bisa memiliki wanita secantik putri Ye Xin Ru."ucap teman lainya.
.....................
"Tuan putri selamat datang di sekte kami."ucap tuan muda sekte Awan suci melihat kecantikan tuan putri dengan tatapan mesum.
Bahkan para tuan muda sekte lainya juga menatap tuan puteri dengan tatapan sama seperti Tuan muda dari sekte Awan suci.
"Hm tatapan kalian tidak pantas untuk menatap calon istriku."ucap Qin San keluar dari gerbong melihat tatapan para bajingan muda menatap calon istrinya.
Ye Xin Ru yang melihat Qin San keluar dari gerbong ia tersenyum dan memeluknya.
Semua orang yang melihat tuan putri memeluk orang bertopeng itu menjadi marah.
Qin san yang melihat wajah marah orang orang itu mendesah pelan.
"Huhh memang benar kata orang bahwa kecantikan bisa menggulingakan sebuah kerajaan."ucap Qin San melihat tatapan permusuhan semua orang.
"Apakah ia calon suami anda putri."ucap Tuan Muda sekte awan suci melihat Qin San dengan tatapan permusuhan.
"Ya dia memang calon suamiku."ucap Ye Xin Ru yang membuat semua orang terkejut.
"Apa bagaimana orang itu bisa menaklukan tuan putri yang rumornya ia di kenal sangat dingin bahkan para tuan muda yang melamarnya semuanya di tolak mentah mentah."ucap seorang pendaftar.
"Ayo sayang kita ke tempat pendaftaran."ucap Ye Xin Ru yang di dengar oleh semua orang yang menybabkan semua orang terkejut.
"Bahkan tuan putri memanggil dia sayang begitu beruntungnya orang itu."ucap seorang pendaftar iri.
...................
"Apakah kami boleh melihat wajah anda tuan."ucap Tuan muda dari sekte harimau hitam.
"Tidak."ucap Qin san dengan cepat.
"Apakah anda tidak berani memperlihatkan wajah anda karena anda tidak berani berurusan dengan kami."ucap Pangeran dari kerajan Lin.
"Kalau anda tidak berani berarti anda tidak pentas bersanding dengan tuan putri dan anda juga seorang pengecut."ucap Tuan muda dari paviliun air.
"Cukup pantas tidak pantasnya dia bersanding denganku hanya aku yang memutuskan dan apakah aku lebih baik darinya."ucap Ye Xin Ru marah pada orang yang mengatai Qin San.
Tuan muda paviliun air yang melihat tuan putri marah hanya diam dan menjawab.
"Tentu saja aku pantas denga tuan putri."ucap Tuan muda dari paviliun air.
"Beraninya kamu menjawabku."ucap tuan putri sangat marah dan langsung melesat memukulu perut tuan muda itu hingga ia menabrak Dinding dengan keras.
....................
BERSAMBUNGG...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 298 Episodes
Comments
MATADEWA
Hajar yg kurang ajar.....
2024-08-02
0
Yuda Suastika
ini namanya sinetron...
2024-03-09
0
azizan zizan
saran ku baik ATHOR ubah aja judulnya jadi CINTA ABADI gitu..
2024-02-17
0