Para tetua dan yang lainya yang merasakan aura Qin San yang berada di tahap Half saint tingkat tinggi mereka tidak berani lagi berbicara denganya takut mereka menyinggungnya dan mereka merasa kasian dengan Sekte naga api yang telah menyinggungnya.
"Huf kali ini Sekte naga api benar benar sial telah menyinggung seorang half saint."ucap tetua dari sekte es.
"Kau benar untung kita tak melakukan kesalahan bila kita juga menyinggungnya bahkan jika sekte kita di gabungkan aku takut itu masih belum cukup untuk bisa mengalahkanya."ucap tetua dari sekte harimau surgawi menanggapi tetua dari sekte es.
Leluhur sekte naga api yang mendengar berbagai ejekan dari para leluhur dan tetua lainya hanya pasrah dan melihat ke arah Qin San untuk mengampuni cucu dan cicitnya.
"Tuan maaf kan cucu dan cicit saya karena telah menyinggung tuan,Saya sebagai leluhur sekaligus kakek mereka akan memberikan kopensasi kepada tuan agar tuan bisa melepaskan mereka berdua."ucap leluhur sekte naga api membunggkukan badanya memohon oada Qin San.
"kopensasi!!kopensasi apa yang memenuhi syarat untuk melepaskan mereka berdua."ucap Qin San melihat leluhur itu.
"Hm baiklah bawalah kopensasinya kesini jika aku senang aku akan melepaskan mereka tapi jika kopensasinya tidak memenuhi syarat aku akan menggantung mereka di tengah alun alun kota dengan telanjang."ucap Qin San memberi tawaran pada leluhur sekte naga api.
"Hm baik hamba akan segera bawakan kesini sebentar lagi tuan mohin tunggulah."ucap Leluhur sekte naga api berbalik meninggalkan tempat itu untuk mengambil kopensasi.
"Huh sial kenapa mereka berdua selalu menyusahkanku,untung tuan ini menerima tawaranku bila tidak bahkan jika aku mengerahkan para semua tetua sekte tetap tidak akan bisa mengalahkanya,setelah ini selesai aku akan memberi mereka pelajaran agar menghormati setiap orang."ucap Leluhur sekte naga api kesal sambil melesat dengan cepat menuju sekte naga api.
Sekte naga api......
Setelah terbang dengan kecepatan tinggi akhirnya Leluhur sekte naga api tiba di kediamanya.
Para tetua sekte yang melihat leluhur mereka datang langsung memberikan hormat.
"Salam leluhur."ucap mereka serempak.
Leluhur yang mendengar itu tak menjawab dan mengabaikan mereka.
"Leluhur apakah masalah tuan muda dan pemimpin sakte sudah selesai."ucap salah satu tetua yang mendengar bahwa tuan muda mereka di pukuli oleh seseorang di alun alun kota yegang.
"jangan menyebut dua anak kecil bodoh itu."ucap Leluhur dengan marah.
"Maaf kalau boleh tau leluhur memangnya apa yang terjadi dengan tuan muda dan pemimpin sekte."ucap tetua itu dengan sopan yang di ikuti oleh tetua lainya juga penasaran apa yang sebenarnya terjadi.
"Apakah kau tidak tau apa yang dilakukan oleh dua pembuat onar itu."ucap leluhur kepada tetua itu.
Tetua itu yang melihat leluhur malah menanyakan balik padanya bingung karena tetua itu benar benar tidak tahu.
"emangnya apa yang dilakukan mereka leluhur."ucap tetua itu penasaran.
"Mereka berdua telah menyinggung orang yang berada di ranah half saint dan itu bukan half saint biasa tetapi half saint tingkat tinggi."ucap leluhur itu menjelaskan pada para tetua.
Para tetua sekte naga api yang mengdengar jawaban dari leluhur mereka tercengang dan tidak menyangka bahwa pemimpin mereka menyinggung orang yang bisa membinasakan sekte mereka hanya dengan satu malam.
"Lalu apa yang harus kita lakukan leluhur agar sekte kita tak di musnahkan olehnya."ucap tetua dengan jubah berwarna merah menanyakan solusi pada leluhur.
"Kalian tenang saja untung half saint yang di singgung oleh mereka berdua cukup baik sehingga kita hanya perlu memberikan kopensasi padanya tetapi kopensasinya harus barang yang membuatnya senang bila tidak ia akan menggantung dua anak kecil pembuat onar di depan alun alun kota dengan telanjang."ucap Leluhur menjelaskan panjang lebar.
Tetua yang mendengar penjelasan itu menjadi kawatir bila kopensasinya tidak sesuai yang Qin San harapkan maka sekte mereka akan di permalukan oleh semua orang.
"jadi Aku datang kemari ini untuk mengambil kopensasi itu."ucap leluhur pada para tetua.
"Kalau begitu tunggu apalagi ayo kita bawa semua barang berharga kita agar dipilih langsung oleh seorang half saint itu dan kita harus cepat agar di tidak menunggunya terlalu lama."ucap salah satu tetua yang diangguki oleh semua tetua.
Alun Alun kota tempat Qin San berada.......
"Tuan kalau tidak keberatan bagaimana jika aku mengundang tuan untuk makan bersama di istana kekaisaranku setelah masalah ini selesai."ucap Kaisar Ye yang melihat Qin San sedang mengobati anak kecil yang tadinya di pukuli oleh Sikong yi.
"Hm maaf kaisar aku menolak tawaranmu ini,tapi lain kali aku pasti akan datang kesana untuk menemui seseorang."ucap Qin San menolak ajakan dari Kaisar Ye.
Kaisar ye yang mendengar penolakan sedikit kecewa karena kaisar ye ingin memperkenalkan Qin San dengan putrinya,tetapi ia juga penasaran siapa yang ingin di temui oleh Qin San di istana kekaisaranya.
"Apakah saya boleh tau siapa orang yang ingin anada temui."ucap kaisar yang penasaran.
"Hm itu rahasia."ucap Qin San dengan senyuman misterius.
"Karena tuan merahasiakanya aku juga tidak akan memaksa."ucap kaisar Ye tidak memaksa Qin San.
"Tuan karena masalah di sini selesai aku akan pergi ke istana kekaisaran dan tuan kalau anda ingin pergi ke istana ke kekaisaran tolong bawa token ini."ucap Kaisar Ye pergi dari tempat itu yang di susul oleh leluhur dan tetua dari berbagai sekte pergi menuju ke kediaman mereka masing masing.
.....................
"aduuh."ucap anak kecil itu yang mulai tersadar.
"Kau sudah bangun."ucap Qin San melihat ke arah anak kecil itu yang dari tadi terbaring di tanah.
Anak kecil itu yang mendengar Qin San berbicara padanya ia ketakutan ia mengira bahwa Qin San adalah bagian dari orang yang memukulinya tadi.
"Hm kau tenang saja orang yang memukulimu sudah aku hajar mereka."ucap Qin San menunjuk orang yang telah memukuli anak kecil ini yang telah pinsan di samping dinding.
anak kecil itu yang melihat orang yang memukulinya tadi pingsan akhirnya ia tenang dan mengucapkan terima kaisih pada Qin San.
"Terima kasih kakak telah menolongku dari orang jahat itu dan juga aku minta maaf karena telah berburuk sangka pada kakak."ucap anak kecil itu pada Qin San.
"Hm tidak masalah yang penting kamu tidak apak apa."ucap Qin San menanggapi perkataan anak kecil itu.
"Kalau kakak boleh tau siapa namamu."ucap Qin San menanyakan nama akan itu.
"Namaku adalah Tang cin."ucap pria kecil itu mengenalkan namanya.
"eh Tang CHin bukan kah Tang adalah nama marga kekaisaran benua tengah apakah anak ini dari sana."batin qin san yang memastikan bahwa anak kecil depanya merupakan bagian dari kekaisaran Tang.
........................
BERSAMBUNG....
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 298 Episodes
Comments
MATADEWA
Lanjuuuutttt.....
2024-08-02
0
Sang Pencipta
kompensasi thor kompensas, bukan kopensasi hahahha
2022-09-24
2
Manurung Tongah
menolong teman
2022-08-11
1