"Kalau nama kakak siapa."ucap Tang Chin menanyakan nama pemuda yang memakai doupeng di depanya
"Namaku adalah Qin San."ucap Qin San dengan jujur.
"hem kalau begitu bagaimana kalau aku panggil kakak San."ucap Tang chin memutuskan.
"hem itu bagus,emm apakah kau punya orang tua yang merawatmu."ucap Qin San menanyakan pada Tang Chin.
"Hem..aku punya seorang nenek yang merawatku tetapi ia sedang jatuh sakit dan tujuanku ke kota Yegang ini adalah untuk membeli obat untuk neneku tetapi ketika aku ingin membeli obat orang jahat itu mengambil uangku dan memukuliku."ucap Tang Chin sedih karena ia tak bisa membelikan obat untuk neneknya.
"hehh Berarti kamu bukan dari Kota Yegang."ucap Qin San melihat ke arah Tang Chin.
"Ya kak aku memang bukan dari kota Yegang,aku berasal dari desa jitong."ucap Tang Chin.
Qin San yang mendengar bahwa bahwa Tang chin dari desa ji tong ia menjadi salut dengan Tang chin,karena desa jitong itu berada sekitar 300km dari sini dan Tang Chin mampu berjalan dari desa jitong ke kota yehang karena ingin membelikan obat neneknya.
"Bagaimana kalau kau menjadi adiku."ucap Qin San tanpa ragu.
"memangnya tidak papa kalau kakak san menjadi kakaku."
"ya tak masalah lagipula aku juga tak punya seorang adik jadi apa salah nya mengangkatmu menjadi adiku."ucap Qin San tidak masalah menerima seorang adik.
"Yeee aku sekarang punya kakak."ucap Tang Chin senang.
Qin San yang melihat tang chin senang ia hanya menggelengkan kepalanya dan tersenyum.
"Karena aku sudah menjadi kakakmu kamu harus ikut dengan kakakmu ini."ucap Qin San mengajak Tang Chin.
"Aku akan ikut dengan kakak dan aku akan mematuhi perintah kakak."ucap tang chin senang.
"Bagus...kalau begitu kita tunggu sebentar setelah itu kakak akan mengajakmu mencari penginapan."ucap Qin San melihat wajah Tang Chin.
"Hm aku akan ikut kakak,tapi aku juga harus mencari obat untuk nenek."ucap Tang chin mengingat neneknya.
"Kamu tenang saja tentang itu setelah pendaftaran besok kakak akan pergi bersamamu ke desa jitong untuk mencoba mengobati nenekmu."ucap Qin San dengan memegang bahu Tang Chin.
Tang Chin yang mendengar Qin San mengangguk senang karena akhirnya ada orang yang mau membantunya dan ia juga senang karena mendapatkan kakak yang baik.
setelah beberapa saat akhirnya pera tetua dan leluhur sekte datang.
"Tuan kami telah membawa kopensasinya ke sini silahkan anda pilih yang menurut anda berharga."ucap leluhur sekte naga api dengan hormat.
"Hm bawalah ke sini aku akan memilihnya sendiri."ucap Qin San menyuruh para tetua yang membawa barang untuk kopensasi.
Tetua itu yang mendengar Qin San mereka langsung mengeluarkan barang dari cincin penyimpananya dan menaruhnya di depan Qin San.
setelah tetua itu menaruh barang yang di bawa mereka,Qin San langsung memilihnya.
"semua barang ini sampah."ucap Qin San yang melihat barang ini dengan kecewa.
tapi sebelum QinSan memutuskan untuk mengembalikan semua barang itu,Qin San melihat sebuah pedang yang memiliki Qi Kekosongan di dalamnya.
"eh bagaimana pedang kekosonganku yang terlempar pada saat aku melawan 5 iblis ada di sini."ucap Qin San sedikit terkejut karena pedangnya berada di semesta rendah tingkat rendah.
"Dari mana kalian mendapatkan pedang ini"tanya Qin San pada mereka.
Leluhur itu yang mendengar pertanyaan Qin San dia langsung menjawab.
"em pedang itu di bawa oleh pendiri sekte naga api dari gunung kegelapan dan karena tidak tahu pedang apa ini kami menyimpanya di gudang sekte."ucap leluhur menjawab asal dari pedang hitam dengan Corak naga hitam di gagangnya.
"Bagaimana bisa pedang ini berada di sini?? apakah jiwa pedang ini mengetahui bahwa aku akan bereinkarnasi di sini."Batin Qin San menebak bagaimana pedang itu di sini.
"Hm mungkin Satelah kematianku pedang ini membelah ruang dan sampai di dunia ini menungguku bereinkarnasi."gumam Qin San.
"em baiklah sudah ku putuskan aku akan memilih pedang ini."ucap Qin San memutuskan.
Lalu Qin San mengambil pedang kekosongan dan menaruhnya di cincin penyimpananya.
"jadi apakah saya boleh membawa 2 anak kecil pembuat onar itu."ucap leluhur itu pada Qin San.
"ya kamu boleh membawanya tetapi aku akan meminta satu barang lagi untuk adiku ini."ucap Qin San melihat ke arah Tang Chin yang masih bingung apa yang terjadi sebenarnya.
....................
"Ya silahkan tuan."ucap leluhur sekte naga api tidak keberatan Qin San meminta barang untuk adiknya.
"bawa 2 anak kecil itu dan kurung di penjara sekte naga api."ucap leluhur sekte naga api pada para tetua.
Para tetua yang mendengar perintah dari leluhur mereka langsung membawa mereka dan terbang ke sekte naga api.
..................
"hm adik apa yang ingin kau pilih."ucap Qin San menawarkan adiknya untuk memilih sesuatu.
"Apakah aku boleh memilih."ucap Tang Chin dengan wajah gembiranya.
"Tentu kau boleh memilihnya."ucap Qin San tersenyum.
"Kalau begitu aku akan memilih kalung ini untuk di berikan pada nenek."ucap Tang Chin yang melihat kalung indah.
Qin San yang melihat Tang Chin memilih kalung emas yang ternyata untuk neneknya ia menjadi terharu,yang berarti Tang Chin Sangat menyayangi neneknya.
"Hm kalau begitu ambilah."ucap Qin San dengan senyumanya.
"Baiklah,tuan terima kasih telah melepaskan cucu dan cicitku."ucap leluhur sekte naga api sedikit membungkuk dan menangkupkan tanganya.
"hm."ucap Qin san mengangguk.
"Karena masalah sudah selesai saya pergi undur diri tuan dan saya akan membawa barang yang anda tidak pilih untuk di bawa kembali ke sekte."ucap leluhur berbalik terbang menuju sektenya sambil membawa semua barang yang yang di simpan di dalam cincin penyimpananya.
"pergilah hati hati."ucap Qin san yang juga berbalik melihat Tang Chin.
"Ayo kita pergi."ucap Qin San mengajak Tang Chin mencari penginapanya.
"Baik kak." ucap tang chin yang mengikuti Qin San."
"Apakah kamu lapar."ucap Qin San menanyau Tang Chin.
"Tidak kak aku tidak lapar."ucap Tang Chin berbohong pada Qin San.
Tapi setelah Tang Chin berbicara tiba tiba perut Tang chin berbunyi.
kruuuuk....
kruuuuk....
"Hm kamu berbohong pada kakakmu."ucap Qin San yang melihat Tang Chin lapar.
"Maaf kak aku cuma tidak ingin merepotkan kakak membelikan makanan padaku karena kakak telah banyak membantuku."jelas Tang Chin pada Qin San.
"Kamu sama sekali tak merepotkanku sama sekali justru memang sebagai kakakmu aku harus selalu membantumu."ucap Qin san dengan memeggang pundak Tang Chin.
"Di depan sana ada tempat makan kecil mari kita makan di sana."ucap Qin San mengajak Tang Chin.
Tang Chin yang mendengar ajakan Qin San hanya mengangguk dan mulai berjalan mengikuti Qin San menuju rumah makan.
....................
BERSAMBUNGG......
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 298 Episodes
Comments
MATADEWA
Lanjooottt....
2024-08-02
0
Gak komen gk makan
calon² penghianatan ini pasti
2024-03-20
0
@as/26
moga gak jadi pengkhianat dah/Hunger/
2024-01-02
1