Sementara itu di Hotel Bagaskara terjadi sedikit kericuhan
karena permasalahan There sudah diketahui oleh nenek, sehingga nenek langsung
mengundang There dan Allan, serta Dewa dan istrinya. Juga Anin dan Valen serta
Eka dan istrinya.
Hasil pemutusan kerjasama keluarga Kusuma dan juga Weston
grup sudah diketahui oleh khalayak ramai, karena Weston dan Mahkota Horeka
memasang pengumuman di surat kabar serta media online.
Bahkan Weston dan
juga Mahkota Horeka sudah membuat rilis resmi kalau CEO Mahkota Horeka yang
baru adalah pewaris tunggal dari Weston grup, yaitu anak laki laki satunya dari
Willy Weston, yang dikabarkan baru saja pulang dari luar negeri, dan menurut
rumor yang beredar, wajah anak laki laki Willy itu sangatlah tampan dan masih
single, sehingga membuat semua anak perempuan top ten richest person di kota
Jakarta berlomba lomba ingin mengenalkan dan menjodohkan anak tuan Willy itu
dengan anaknya.
“Re, nenek dengar kamulah penyebab keluarga Kusuma di depak
oleh Weston grup? Katanya kamu itu gak sopan dan ingin menggoda CEO Mahkota
grup?” tanya nenek Arka dengan nada dingin. Jangan pernah lupakan kalau nenek
Arka ini orangnya ambisius dan ingin selalu terdepan, mendengar cucu kesayangannya melakukan kesalahan se
fatal ini membuat dirinya geram apalagi mengakibatkan keluarga cucu mantunya
menjadi kelimpungan bahkan terancam bangkrut.
“Nek, There rasa ada yang mengkambing hitamkan There karena
There bahkan tidak melakukan apa apa dengan CEO Mahkota, jangankan bertemu,
There aja baru saja duduk di ruang tunggu, belum ketemu loh, nek!” rajuknya
kesal. Dia dipersalahkan oleh semua orang, bahkan karena dimuat di media
online, banyak teman temannya yang mengolok olok dirinya yang tidak tahu malu,
sudah punya suami malah masih saja menggoda CEO Mahkota membuat dirinya kehilangan muka.
“Nenek tidak mengerti
bagaimana kamu bisa bertingkah sebodoh itu. “ katanya gusar, karena bukan hanya
itu, Weston bahkan merilis kalau mereka akan membuka peluang tender baru
menggantikan keluarga Kusuma di bidang persewaan alat berat, bahkan APG dan
Wijaya grup diundang untuk mengikuti tendernya, tentu saja tidak ada yang akan
menolak bekerja sama dengan Weston kan? Bahkan saat ini Allan hanya bisa
tertunduk menyesali kenapa ia kemarin menyuruh istrinya datang kesana. Ia tahu
pasti bahwa istrinya itu terlampau bodoh dan sombong, Allan melirik kea rah
Anin yang tampak cantik dan anggun. Ia menjadi kesal karena Anin didampingi
oleh si miskin Valen, ia curiga kalau Valen ada hubungannya dengan hal ini.
“Tapi nek…”
“Sudah, nenek tidak mengundang kalian untuk membahas masalah
kamu, nenek mau membahas masalah peluang yang sudah dibuka oleh Mahkota.
Mahkota Horeka membuka peluang kerjasama dengan hotel dengan nilai
investasi 1 triliun rupiah, tapi ini akan menjadi sedikit kendala karena There dan Allan sudah menodai nama Bagaskara dan
Kusuma, kita harus mencari jalan lain agar keluarga Bagaskara bisa menjalin
kerjasama dengan Mahkota, gimana saran dari kalian?’ tanya nenek dengan ambisi
tinggi.
“Nek, keluarga kita itu tidak termasuk 10 keluarga terkaya,
jadi akan sangat sulit bagi kita dilirik oleh Weston grup, terutama Mahkota,
karena mereka pasti mengacu pada Weston kan?” kata There dengan mendecih.
“Iya ma! Aku juga berpikir yang sama dengan There! Gimana
dengan kamu, Lan? Bukannya sepupu kamu itu termasuk jajaran 10 besar keluarga
kayak?” tanya Dewa dengan nada antusias, melirik kepada Valen dengan pandangan
mencemooh.
“ Keluarga Husada? Pemilik Adji Husada hospital? Oh Andrew
yang mau dkenalin sama Anin?” tanya Allan dengan nada tidak suka, bagaimana Andrew bisa mengalahkan dirinya
merebut Anin yang ia sukai?
“Bener, kamu minta tolong sama dia aja untuk menghubungkan
kita dengan Mahkota atau Weston grup? Gimana?” tanya Dewa dengan bersemangat,
ia sangat mengandalkan mantunya yang memiliki relasi dengan top ten jajajran
orang terkayaa se Indonesia bahkan se asia.
“Sangat sulit sih! Kalian kan tahu kalau mereka mau pasti
kita harus memberikan imbalan sama mereka. Ya hubungan timbal balik begitu?”
“Maksudnya dengan menikahkan Anin dengan Andrew?” tanya
nenek dengan antusias.
“Tapi, Anin sudah nikah dengan Valen! Anin tidak mau ah!”
potong Anin dengan cepat.
“Kamu harus mau, atau gini saja kalau kamu tidak mau, kamu
terpaksa datang ke sana tanpa bantuan tetapi kalau sampai kamu gagal untuk
mendapatkan kontrak kerjasama dengan Mahkota senilai 1 triliun rupiah maka kamu
harus mau bercerai dengan suami kamu yang tidak berguna itu dan menikahi
Andrew. Tentu dengan mas kawinnya adalah dia harus mendapatkan kontrak
kerjasama dengan Mahkota grup senilai 1 triliun itu.” Kata nenek dengan tegas,
sambil menatap tajam kepada Anin.
“Kalau kamu masih enggan melakukan keduanya, maka silahkan
saja kamu angkat kaki dari tempat ini, dan nenek tidak akan mengakui kamu
sebagai keluarga Bagaskara!” lanjut nenenk lagi dengan ancaman yang sangat
tegas.
“Tapi nek!”
“Tidak ada tapi tapian, silahkan kamu pilih yang mana, suami
kamu yang tidak berguna itu atau keluarga kamu yang selama ini membesarkan
kamu.”
Valen lalu menggengam tangan istrinya dan membisikan sesuatu,
yang membuat Anin akhirnya mencoba yakin dengan suaminya itu, kemudian
mengatakan pilihannya kepada nenek Arka.
“Nek, Anin akan mencoba untuk datang ke Mahkota Horeka
bersama Valen dan berusaha untuk mendapatkan kontrak itu buat keluarga
Bagaskara.”
“Kamu gila,Anin!!! Kamu gak punta kenalan disana bagaimana
bisa kamu…”kata orang tua Anin yang kesal karena Anin tidak mau bercerai dengan
Valen malah lebih memilih jalan yang konyol ini,
“ Kamu emang gila mempertaruhkan keluarga Bagaskara dengan
si manusia tak berguna itu. Awas aja kalau kamu mempermalukan keluarga
Bagaskara!!” Kata There dengan marah.
“Bukannya terbalik? Kan kamu yang sudah mempermalukan
keluarga Bagaskara dengan tindakan ****** kamu itu, alih alih mendapatkan
kontrak, kamu malah membuat malu keluarga Bagaskara di mata semua orang.” Balas
Valen dengan nada jijik.
“Diam kamu manusia
tak berguna!!” seru Allan membela istrinya sekaligus ia kesal karena Anin masih
saja memilih untuk mempertahankan Valen daripada minta pertolongan orang lain.
“Emang bener lah kalau There itu dikatain wanita sampah,
sukanya mengumbar aurat, hanya demi kontrak saja ia rela jual diri!” sahut
Valen dengan pedas, menyindir semua orang yang ada disitu yang menghalalkan
semua cara hanya demi sebuah kontrak.
“Diam kamu Valen, disini hanya nenek yang berhak menegur!”
Anin langsung memegang lengan Valen dan menggelengkan kepala tanda ia tidak
ingin Valen memperpanjang masalahnya dengan There dan yang lainnya.
Valen hanya diam dan berdiri di belakang istrinya, ia tadi
membesarkan hati istrinya dan mengatakan kalau ia pasti bisa menerima tender
kontrak yang diajukan oleh Mahkota Horeka, agar istrinya tetap memilih untuk
mempertahankan dirinya, toh Mahkota Horeka itu adalah miliknya, bahkan Weston
pun bakal menjadi miliknya. Jadi dia bisa menjamin kalau Mahkota Horeka pasti
memberikan tender kontrak itu kepada istrinya.
.
.
.
TBC
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 278 Episodes
Comments
Aishyandra Junia
Thor penulisan nya d perhatikan sebait" GT biar yg baca tak bingung juga kalimatnya nyambung atau bait baru
mksih
2024-06-21
1
Praised93
terima kasih👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍
2023-12-18
0
Eric ardy Yahya
kalau aku sih aku akan kirim nenek Arka ke Jurang berapi , biar dia tau rasanya terbakar hidup-hidup di sana .
2023-06-06
0