Amora adalah seorang mahasiswi yang terpaksa menikahi pria pilihan orang tuanya
ini karya kedua aku, semoga suka
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ella_imupp, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
first date Amora
Keesokan harinya Amora bangun agak siang karena lelah kemarin seharian menyapa para tamu, apa lagi banyak mahasiswa dan mahasiswi dari kampusnya yang datang
"hoam.. Jam berapa sekarang" ucap Amora lalu melihat ke arah jam
"ternyata sudah jam 10 pagi, sudahlah mending aku mandi" ucap Amora lalu berjalan ke kamar mandi
Setelah Amora selesai mandi ia memakai Hoodie putih dan celana Jeans pendek lalu Amora berjalan turun ke bawah
"Selamat pagi sem-" ucap Amora terhenti karena ternyata sudah ada Nathan di sana
"Aaa.. Kenapa kalian tidak bilang jika ada kak Nathan" ucap Amora lalu berbalik putar
"Sudah tidak apa-apa.. Ayo duduk sayang" ucap Nathan
Amora akhirnya duduk di samping Nathan
"Tiba-tiba banget kesini.. Mana gak bilang lagi.." ucap Amora
"Kan aku udah bilang kemarin kalau aku mau ke sini, sayang. Gimana sih, kamu lupa ya?" ucap Nathan
"Ah.. aku kira kamu bercanda" ucap Amora
"Mana mungkin aku bercanda sayang," ucap Nathan
"btw kenapa kesini?" ucap Amora
"Aku mau ajak kamu jalan-jalan, kan hari ini kamu masih libur ke kampus" ucap Nathan
"yaudah kalau gitu aku ganti pakaian dulu" ucap Amora lalu berjalan ke kamar
Nathan, abang-abang Amora dan Daddy Amora berbincang-bincang sedangkan di kamar Amora sedang bingung memilih pakaian
"pake dress yang ini aja kali ya kan tadi kak Nathan pake kemeja putih dan celana hitam maka aku pakai dress putih dan bando hitam saja kan serasi tuh jadi Daddy dan Abang-abang gak mungkin curiga kalau ke romantis-an kita itu palsu" ucap Amora
Setelah Amora berganti pakaian Amora berjalan ke bawah
"Ayo kak" ucap Amora
"eh iya ayok, ya sudah dad, bang Nathan sama Amora pergi dulu" ucap Nathan lalu berjalan keluar bersama Amora dan tentu saja mereka bergandengan tangan
"hati-hati" ucap Daddy Amora
"Jaga adek gue than" ucap Anantara
"Jangan sampai adek gue lecet than" ucap Argan
"kalau lecet gue bakal potong jari Lo satu-satu" ucap Arkan
"gue pasti jaga dia bang, tenang saja" ucap Nathan sebelum keluar rumah Amora
Nathan membuka pintu untuk Amora
Amora masuk ke dalam mobil Nathan begitu juga dengan Nathan yang duduk di bangku pengendara
"Kita mau ngapain kak?" ucap Amora
"Entah" ucap Nathan
"Lah.. Kan kakak yang ajak gimana sih" ucap Amora
"Oh iya, Mora. Kakak boleh tanya" ucap Nathan
"Mau tanya apa kak?" ucap Amora
"Kamu sebenarnya suka atau tidak dengan ku?" ucap Nathan
"mengapa masih tanya, bukankah aku pernah bilang jika aku tidak bisa langsung menyukai pria" ucap Amora
"Bagus lah, oh iya sebenarnya kakak boleh minta izin" ucap Nathan
"Izin apa?" tanya Amora ke Nathan
"Sebenarnya kakak punya kekasih, jadi apakah boleh kakak melanjutkan hubungan dengannya?" ucap Nathan
"Tentu saja boleh, asalnya Daddy kita tidak tahu, lagian ya kak aku tidak berhak mengatur kehidupan kakak, aku hanya tunangan kakak bukan istri kakak" ucap Amora
"Terima kasih, tenang saja Daddy kita tidak akan tahu" ucap Nathan
"Btw mau jalan-jalan atau gak nih?" ucap Nathan
"memang gak ngerepotin?" ucap Amora
"tentu tidak, jadi mau ke mana?" ucap Nathan
"yaudah deh Amora mau ke taman bunga" ucap Amora
"baiklah tuan putri" ucap Nathan lalu mengendarai mobilnya menuju taman bunga
Setelah sampai Nathan membuka pintu untuk Amora "silahkan keluar tuan putri" ucap Nathan
Amora keluar lalu mngatakan "mau jalan-jalan ke arah mana dulu?"
"kau maunya ke mana?" ucap Nathan
"ke kanan sih" ucap Amora
"yaudah kita ke sana dulu" ucap Nathan
"Okey" Ucap Amora
Amora berjalan dengan senang dan gembira sedangkan Nathan menjaganya dari belakang
setelah beberapa jam mereka berdua berkeliling taman mereka juga banyak berfoto karena Amora memaksa Nathan untuk berfoto bersama Nathan juga tidak menolak karena itu juga bisa menjadi bukti mereka jalan-jalan agar tidak di tanya oleh keluarga mereka berdua
Amora duduk di kursi yang ada di sana Nathan juga duduk di samping Amora
"Mora, mau es krim gak?" Ucap Nathan