NovelToon NovelToon
Happy Ending ?

Happy Ending ?

Status: sedang berlangsung
Genre:Crazy Rich/Konglomerat / Cinta Seiring Waktu / Mengubah Takdir
Popularitas:270
Nilai: 5
Nama Author: Ar's

"Briar" seorang wanita muda berusia 20an yang menata kembali kehidupannya setelah mengalami serangkaian kejadian buruk semasa kecilnya, melawan dunia sendirian setelah kehilangan hal-hal berharga dalam hidupnya.

Sifatnya yang polos dan parasnya yang cantik serta kesederhanaannya, mempertemukanya dengan Adrian si tetangga barunya yang tampan sekaligus pemilik sebuah perusahaan.

Adrian yang mendekati Briar tanpa ragu, dan
dalam waktu singkat hubungan itu berubah menjadi sebuah kehidupan pernikahan. Memberikan kebahagiaan yang tak pernah Briar dapatkan sebelumnya.

Akan tetapi..
Apakah yang membuat pria sesempurna Adrian menikahi Briar dengan sangat terburu-buru..?

Akankah kebahagiaan itu berlangsung selamanya..?

Rahasia apa yang sebenarnya Adrian simpan..?

Akankah cinta mereka menang melawan permainan takdir..?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ar's, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Dia datang

Setengah mengantuk tepat hampir pukul 23.30 malam. Aku masih bekerja dengan mesin jahit usangku, sambil mendengarkan lagu-lagu kesukaanku dan sambil bernyanyi untuk hilangkan rasa kantuk. Aku masih punya banyak pekerjaan yang harus di selesaikan dan salah satunya, ada pakaian yang akan di ambil oleh pelangganku besok pagi.

-

Aku baru saja mau menutup pintu, namun aku terhenti sejenak untuk memandangi rumah besar itu, aku melihat ada seorang pria yang sedang berdiri di atas balkon. Mungkin itu adalah si tuan rumah.. si Adrian.

Tanpa kusadari aku berdiri cukup lama di teras, sambil menghirup udara segar di luar aku mengamati jalanan di depan yang masih terlihat cukup ramai oleh para pengendara.

Aku meregangkan leherku, dan melihat kembali kearah balkon rumah besar itu. Dan ku lihat, Adrian masih berdiri disana, dan tiba-tiba tanpa sengaja tatapan kamipun bertemu. Aku merasa sejak tadi dia terus memperhatikan ke arah sini. Tapi entahlah.. mungkin ini hanya perasaanku saja.

Sebaiknya aku masuk dan bersiap untuk pergi tidur.

Malam pun sudah mulai larut.

Di tengah tidurku aku bermimpi.. Aku bertemu dengan seorang pria yang benar-benar asing, tetapi suaranya terdengar cukup familiar. Dia mengatakan sesuatu, namun aku tidak mengerti ucapannya.

-

Tok.. tok.. tok..!!

Di pagi hari, seseorang mengetuk pintu dan membuatku terkejut.

"Ya ampun..".

"Sepertinya aku bangun kesiangan..".

"Dan sepertinya ada seseorang yang sedang mengetuk pintu.. Mungkin pelangganku yang mau menjemput pakaiannya.

"Iya.. Iya.. tunggu sebentar..". Jawabku pada seseorang yang ada di depan pintu. Aku tidak bisa keluar begitu saja karena aku semalam aku tidur hanya mengunakan gaun tidur yang cukup terbuka. Aku harus bergegas menggunakan cardigan sebagai penutup bagian tubuhku, lalu membuka pintu.

Hmm..??

Sedikit terkejut tapi ini nyata, ternyata si tetangga baruku Adrian yang sudah berdiri di depan pintu sambil menenteng sebuah paperbag.

"Maaf.. kamu baru bangun ya..? Apa aku mengganggu..?". Ucapnya dengan intonasi yang sedikit berat khas pria dewasa.

"Ahh.. tidak, aku cuma kesiangan.. Ada apa ya..??". Ujarku, sedikit malu.

"Aku ingin minta bantuanmu untuk mengecilkan kemejaku yang kebesaran.. Kemeja ini mau aku pakai di hari senin depan, jadi tidak perlu terburu-buru..". Adrian menunjukan kemejanya.

"Ahh.. iya.. bisa.. Biar di ukur dulu ya..". Jawabku.

"Sebelumnya , perkenalkan dulu.. Aku Adrian, dan baru saja pindahan kemarin.. nama kamu siapa..?".

"Aah.. saya.. Briar..". Ujarku

"Briar.. Oh baiklah..". Adrian mengucap namaku sambil menganggukkan kepalanya.

Adrian pun mulai mendekat dan berdiri tepat di depanku. Aku lihat Adrian memiliki tubuh yang sangat sempurna sebagai seorang pria. Kulitnya yang halus dan cukup terawat, juga tubuhnya yang tinggi semampai serta kekar, menandakan Adrian sering berolahraga, aku juga bisa mencium bau wangi parfum atau bau deodorant yang sangat maskulin dari tubuhnya. Dadanya yang bidang, dan ketampanannya yang sangat alami. Yang jelas pria di depanku ini adalah gambaran pria yang sangat sempurna.

-

"Huhh ! Fokus Briar..! Ini bukan saatnya mengaggumi, tapi saatnya cari cuan.. cuan..!!".

Aku menegaskan diriku, di dalam hati agar berhenti memandangi Adrian.

Mau tidak mau tubuh kami harus saling berhadapan dan tanganku harus menyentuh beberapa bagian tubuhnya.

Kenapa udara terasa begitu panas, aku mulai berkeringat..

"Kamu sakit..?". Tanya Adrian

"Mm aku.. tidak, kenapa..?". Jawabku dengan sedikit terkejut.

"Itu soalnya muka kamu sedikit kemerahan, sepertinya kamu juga mulai berkeringat..". Ucap Adrian sambil memandangi wajahku.

"Ahh.. tidak, ini.. aku hanya merasa sedikit kepanasan, mungkin karena cuaca yang sudah mulai siang jadi, aku kepanasan..". Aku menjawab dengan sedikit malu-malu.

Adrian hanya tersenyum padaku, sambil menatap dengan penuh arti.

"Hmm? Apa..? Kenapa? Apa aku terlihat sangat aneh?". Gumamanku lagi di dalam hati.

"Apakah kita sudah selesai..? Kalau begitu, aku tinggalkan disini dulu.. nanti di hari minggu akan aku ambil kembali..". Ucap Adrian seraya tersenyum.

"Iya.. baiklah akan aku selesaikan..". Jawabku sambil tersenyum.

Adrian keluar dan punggungnya yang bidang berlahan mulai menjauh.

"Huhh..!".

"He's so really hot !".

"Sepertinya, aku harus segera pergi mandi..". Gumamku sambil menyaksikan Adrian yang mulai menyeberang jalan untuk pulang..

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!