NovelToon NovelToon
Mantan Suami Mengganggu Hidupku

Mantan Suami Mengganggu Hidupku

Status: sedang berlangsung
Genre:Naik Kelas / Selingkuh / Crazy Rich/Konglomerat
Popularitas:3.3k
Nilai: 5
Nama Author: Elena Prasetyo

Dikala aku sudah memulai hidup baruku tanpamu, kenapa kau kembali lagi. Beredar terus di sekitar, membuatku kesal.

Pergilah kau, pergi dari hidupku.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Elena Prasetyo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 35

Arya melihat Luna yang duduk di lantai. Dengan mudah mengucapkan selamat atas pernikahannya. Tanpa merasa apapun, dia berbalik dan pergi. Kembali ke apartemennya dan melihat Angelica ada disana.

"Bagaimana kau bisa masuk?" tanyanya kesal.

"Pengacara Herman mengijinkan saya masuk. Karena saya harus meminta maaf pada Anda Tuan Arya. Seharusnya saya tidak memeluk Anda tadi. Sehingga menimbulkan kesalahpahaman pada beberapa orang"

Salah paham?

Seharusnya Luna cemburu ketika melihatnya berpelukan dengan wanita lain. Tapi yang terjadi adalah ... Kebalikannya. Membuat Arya begitu kecewa sekarang. Dia bahkan tidak ingin menanggapi Angelica.

"Pergi saja!" katanya mengusir wanita itu dari apartemennya.

"Tuan, apa wanita yang tadi dekat dengan Anda? Dia tampak terkejut ketika melihat kita tadi"

Arya sungguh tidak ingin membicarakan hal ini lagi.

"Pergi" ucapnya lagi dengan nada normal.

"Tapi Tuan Arya, saya bisa menjelaskan masalah ini pada wanita itu. Karena memang saya yang salah. Seharusnya saya tidak melakukan hal itu dan menyusahkan Anda. Sungguh saya bisa membantu menjelaskan hal ini"

"Pergi!!!" teriaknya kali ini membuat pengacara Herman datang dan membawa Angelica pergi dari apartemen. Lalu kembali dengan menunduk ke arahnya.

"Maaf Tuan. Saya pikir pembicaraan Anda dengan Nona Angelica tentang masalah tanah belum selesai. Saya tidak tahu kalau ternyata yang dilakukan Nona Angelica adalah ... "

Kata-kata pengacara Herman terhenti ketika Arya mengangkat tangan kanannya. Dan ketika dia memberi isyarat agar pengacara Herman cepat pergi, pria itu bertahan.

"Ada apa lagi?!" tanyanya geram.

"Apa Anda ingin meneruskan transaksi tanah ini? Karena sekarang telah berkembang menjadi seperti ini, tidakkah seharusnya pembelian ini dihentikan?"

Dihentikan?Apakah harus dihentikan? Mungkin. Lagipula, dia ingin membeli tanah itu untuk membangun sebuah rumah peristirahatan di pinggir pantai. Untuknya dengan Luna. Dan sekarang? Setelah mengetahui Luna tak lagi mencintainya, apakah rumah peristirahatan itu perlu dibangun?

Sebuah pemikiran muncul dalam pikirannya. Kalau Luna tidak menginginkannya lagi. Kalau Luna tidak mencintainya lagi. Maka dia akan menyiksa wanita itu dengan rasa penyesalan yang besar. Arya akan membuat Luna menyesal karena tidak mencintainya lagi. Dia akan membuat Luna menyesal karena menceraikannya.

"Teruskan proses pembelian!" katanya dengan kilatan mata penuh kemarahan.

"Tapi Tuan ... "

"Dengan harga sesuai dengan permintaan kedua kakak Angelica"

"Tuan, semua ini akan membuat kabar pernikahan itu semakin terdengar benar. Dan kita tidak menginginkannya"

"Biarkan saja"

"Apa?" tanya pengacara Herman dengan ekspresi terkejut.

"Biarkan saja kabar pernikahan itu terdengar. Hanya pastikan keluargaku tidak mendengarnya"

"Tuan, apa Anda serius tentang hal ini?"

Arya berbalik dan mengangguk mantap. Pengacara Herman yang tadinya ragu segera berbalik untuk mengatur semuanya. Sesuai dengan apa yang diinginkan Arya

"Luna, kau akan menyesal sekarang. Aku akan memastikan kau menyesal telah mengucapkan selamat atas pernikahanku!" ucap Arya dengan ujung satu bibir terangkat ke atas. Dan tatapan penuh kekejaman.

Setelah sarapan keesokan harinya, Arya pergi untuk lari pagi. Tepat disaat Luna berangkat ke tokonya. Mereka bertemu di lift dan Luna nampak terkejut ketika melihatnya. Tapi Arya telah menantikan hal ini.

Dia mengangkat ponsel dan mengetik sesuatu. Tak lama, ponselnya berdering dan Arya menyambungkan teleponnya.

"Iya. Aku baru saja berangkat dan akan menjemputmu sayang. Tenanglah dan tunggu aku!" katanya dengan penekanan di beberapa kata penting.

Lalu matanya menangkap sedikit gerakan di alis Luna. Yang awalnya terkumpul di tengah karena melihatnya, kini kembali normal. Dan tatapan mata Luna yang mengarah lurus ke depan. Seperti menyimpan luka dalam hatinya. Arya begitu senang sekarang. Dia berhasil membuat Luna menyesal.

Ketika lift terbuka di lobi dan Luna keluar, Arya merasa menang. Walau sebenarnya yang menghubunginya bukan Angelica. Melainkan pengacara Herman yang sekarang sedang merasa heran. Kenapa Arya bicara seperti itu.

Tapi ini adalah caranya untuk membalas dendam atas sakit hati yang diberikan Luna.

"Jadi, Anda akan membeli tanah ini dengan harga yang kami tawarkan?" tanya Angelica yang hadir dalam pertemuan dengan kedua kakaknya.

"Tuan!" panggil pengacara Herman dikala Arya sedang sibuk berpikir tentang panggung selanjutnya untuk Luna.

"Apa?" tanyanya baru sadar ada di sebuah pertemuan.

"Nona Angelica bertanya lagi tentang kejelasan Anda membeli tanahnya dengan harga baru" jelas pengacara Herman membantunya kembali dalam pembicaraan.

"Iya. Aku tidak masalah dengan harga baru" katanya lalu kembali dalam lamunannya.

"Pastilah!! Calon adik ipar kita tidak akan keberatan mengeluarkan uang sebesar ini"

"Benar!! Adik ipar kita ini pasti sangat mencintai Angelica. Lagipula mereka berdua akan membangun rumah tangga di tanah itu. Jadi pasti adik ipar tidak keberatan dengan harga baru ini"

"Kakak, hentikan!!"

"Kenapa? Harusnya kau bangga karena akan menikah dengan orang kaya yang tak keberatan membayar banyak untuk tanah terlantar dekat pantai itu. Benar Tuan Arya?"

Pertanyaan kakak Angelica tentu saja tak terjawab. Karena Arya sama sekali tidak tertarik dengan pembicaraan mereka. Dia sedang berpikir keras untuk merencanakan sesuatu.

"Setelah Anda semua setuju, silahkan tanda tangan di dokumen ini. Dan uangnya akan segera kami kirim saat ini juga" kata pengacara Herman mengambil alih pembicaraan.

"Baik. Kami menurut saja pada adik ipar kami" balas kakak Angelica dengan tawa lebar di wajahnya yang tertangkap oleh mata Arya. Tawa yang begitu jelek sampai Arya berpikir dia sedang dihina oleh keluarga penjual tanah.

Lalu dia menandatangani perjanjian jual beli dan akhirnya semua usai.

"Uang telah dikirim dan perjanjian ditandatangani, semuanya selesai Tuan" lapor pengacara Herman kemudian mengajaknya pergi.

Tapi Angelica menahan Arya untuk pergi.

"Maaf. Semua perkataan kedua kakak saya sangat lancang dan tidak berdasar sama sekali"

"Iya"

"Dan saya juga harus meminta maaf untuk ... Pelukan yang waktu itu. Harusnya saya tidak melakukan hal seperti itu pada Anda."

"Iya"

"Untuk meminta maaf, bisakah saya mengajak Anda makan malam ini?"

"Tidak" jawab Arya tegas mengejutkan Angelica.

"Tapi ... "

"Pembelian tanah selesai. Tidak ada lagi yang perlu dibicarakan"

"Tuan Arya, saya mengerti. Tapi saya benar-benar merasa bersalah karena kejadian itu. Karenanya, saya ingin memperbaikinya dengan makan malam"

"Tidak perlu"

Dan ketika Angelica terus memaksa, Arya harus menegaskan penolakannya. Lalu tiba-tiba muncul Luna dengan pria yang sama yang pernah dia lihat sebelumnya. Keduanya saling tersenyum dan duduk tepat di seberang Arya.

"Hanya makan malam saja. Ini untuk yang terakhir kali" kata Angelica lagi memaksa dan kali ini, disetujui oleh Arya.

"Baiklah"

"Apa?"

Arya duduk kembali dan mulai memesan menu. Juga memasang telinga baik-baik untuk mendengarkan apa saja yang meja seberangnya perbincangkan selama makan malam. Tidak melihat senyum penuh kemenangan yang terpasang di wajah Angelica.

1
falea sezi
MC nya oon harga diri. di injak dia diem. aja males
falea sezi
Luna lemah di selingkuh in ttep mau goblok😒 skip lah g jelas. ne novel
falea sezi
🤣g tau malu drama katanya tp mesra ma tidur bneran munafik. lu anjing
falea sezi
g tau malu🤣 si Arya lali. tukang zina
falea sezi
🤣🤣 pura2 tp nganu beneran yee munafik. najis😒
Joice Posende
mantap dibaca saat istirahat🤗
Joice Posende
😍😍
Joice Posende
lanjut dong
🌻🇲🇾Lili Suriani Shahari
heran aku dengan arya...thor jangan bagi mereka berbaik kembali... dia dah celup orang lain tu...
tahi
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!