NovelToon NovelToon
Dihina Dan Dibully Tiba-tiba Mendapatkan Sistem

Dihina Dan Dibully Tiba-tiba Mendapatkan Sistem

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Balas Dendam / Reinkarnasi
Popularitas:5.1k
Nilai: 5
Nama Author: EMiliya PUtry S

seorang wanita yang bernama Selena hidup sebatang kara tanpa mempunyai saudara.
dia harus menahan hinaan dan cacian dari semua orang,bahkan tidak ada yang mau berteman dengannya.
apalagi saat melihat wajah nya,semua orang akan jijik dan meludahi nya,dan dengan tekad nya yang kuat dia berusaha untuk bangkit dengan kuliah dan mengandalkan beasiswa nya.
hingga suatu hari saat Selena menyatakan perasaan nya pada pangeran kampus,dia di permalukan habis-habisan,dan pangeran kampus yang mempermainkan nya hanya memandang nya dengan merendah.
karna tidak tahan,Selena berlari meninggalkan kampus nya,hingga dia mendapatkan sistem yang membantu kehidupan nya.
dan sistem mengatakan jika dia ingin kaya raya dan bisa membalas dendam pada semua orang yang menyakiti nya.
dia harus menjalankan misi 3 kehidupan,setelah misinya berhasil dia akan mendapatkan kekayaan dari sistem juga kekuatan untuk melindungi dirinya.
bagaimana kah kisah selanjutnya ?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon EMiliya PUtry S, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

penyerangan

    Keesokan harinya,Zeon dan ketiga anaknya sarapan di ruang makan.tapi Regan yang tidak melihat keberadaan Luna merasa bingung,dia akhirnya memanggil salah satu pelayan yang ada disana.

" kamu,, panggilkan Luna di dalam kamarnya,katakan jika aku menunggu nya di meja makan " perintah Regan pada pelayan itu.

" baik tuan " pelayan itu pergi berjalan menuju kamar Luna.

sedangkan Zeon malah melirik putrinya yang terlihat santai,bahkan Amira tidak merasa ketakutan ataupun bersalah karna sudah membunuh Luna.

" sejak kapan putriku menjadi kejam,dan entah kenapa aku merasa dia seperti orang yang berbeda " batin Zeon yang terus melirik kearah Amira.

Angga yang sejak tadi terdiam tentu saja melihat ayahnya yang terus memperhatikan nya.

" apa yang sebenarnya terjadi dengan adik,apa benar seperti yang ayah katakan jika dia yang telah menghabisi Luna,tapi melihat dari reaksi wajahnya. dia terlihat biasa saja " batin Angga juga,dia sama seperti ayahnya yang merasa bingung melihat perubahan sikap adiknya.

tak tak tak

tiba-tiba salah satu pelayan berlari kearah ruang makan, wajahnya terlihat panik,dia menatap Zeon dan Regan secara bergantian.

" tuan besar " panggil nya,Amira sontak mendongak dia menatap pelayan itu dengan tatapan biasa.

" ada apa ? kenapa kamu terlihat buru-buru ? " tanya Regan saat melihat wajah panik pelayan mereka.

" tuan muda,,itu..itu nona Luna kami menemukan nya di samping rumah dalam keadaan berlumuran darah,,nona Luna..dia..dia juga sudah tidak bernyawa " jawab pelayan itu dengan suara bergetar.

deggggggggggggggg

Regan terkejut,dia berdiri dan menatap pelayan itu dengan wajah tegang.

" apa kata mu,Luna dia..dia sudah tiada,,tidak.. itu tidak mungkin,,aku akan melihatnya sendiri " panik Regan,dia berlari menuju samping rumahnya dengan jantung berdebar kencang.

Angga dan Zeon yang melihat kepergian Regan tidak perduli,mereka malah menatap Amira yang telah menyelesaikan sarapannya.

" amira.apa kamu mengetahui sesuatu? " tanya Zeon yang membuat Amira menatap ayahnya,tapi jujur saja jantung nya berdebar kencang saat mendengar pertanyaan ayahnya.

" ha..maksud ayah apa  ? aku tidak mengerti " Amira mengepalkan tangannya,dia berusaha agar tetap tenang dihadapan ayah dan kakaknya.

" apa jangan-jangan ayah tau aku yang sudah mendorongnya,jangan sampai aku terlihat panik dan takut,,Amira tenanglah jangan sampai mereka tau kamulah pelaku nya " batin Amira,dia tersenyum pada ayah dan kakaknya.

" ayah,,kakak,,aku ke kamar dulu " pamit Amira,setelah melihat anggukan Zeon dan Angga,dia langsung berjalan meninggalkan mereka disana.

" apa menurut ayah,adik seperti orang yang berbeda ? " tanya Angga dengan wajah serius.

" hmmm,,ayah merasa dia lebih bisa di andalkan dibandingkan dengan Regan yang mudah di bodohi oleh seorang wanita " jawab Zeon.

mendengar ucapan ayahnya,Angga mengangguk dan terdiam dalam fikiran masing-masing.

**************

sedangkan di samping rumah kediaman Blackwood,disana Regan menangis saat melihat wajah pucat Luna,dan dia bahkan sudah memeriksa nafasnya. ternyata benar Luna. orang yang dia selamatkan sudah tidak bernyawa.

" hikkkssssssssss,,,apa yang terjadi padamu Luna,kenapa kamu bunuh diri,apa yang membuat mu begitu frustasi,," Isak Regan menatap tubuh Luna yang sudah kaku.

Para pelayan yang berdiri disana saling memandang dengan wajah terdiam,lalu salah satu dari mereka bertanya pada Regan.

" tuan,apa nona Luna akan di makamkan hari ini ? " tanya kepala pelayan yang baru saja datang.

Regan mendongak,dia terdiam sejenak setelah itu dia mengangguk.

" ya adakan acara pemakaman Luna,dan aku akan memakamkan jenazah di..." ucapan Regan terpotong saat mendengar suara kakak nya Angga.

" tidak bisa ! Luna bukan anggota keluarga kita ! Jadi dia tidak pantas di makamkan di pemakaman anggota keluarga Blackwood! " peringat Angga dengan tegas.

" tapi kak,,Luna sama sekali tidak memiliki keluarga, bagaimana mungkin aku menguburkan nya di pemakaman umum,,aku..aku tidak sanggup,," Regan membuang muka,tentu saja dia merasa kasihan jika Luna tidak bergabung dengan pemakaman anggota keluarga nya.

Angga menggeram marah,adiknya ini benar-benar bodoh fikir nya.

" jika kamu masih keras kepala,kamu sebaiknya keluar dari anggota keluarga Blackwood! Dengan begitu jika kamu mati. kamu bisa berada di pemakaman yang sama dengan wanita itu " desisi nya,dan dia langsung pergi dari sana.

Regan terkejut,dia berdiri dan menatap kepergian kakak nya dengan tatapan tidak berdaya.

" kalian siapkan pemakaman Luna,dan dia akan di makamkan di pemakaman umum ! " perintah Regan,setelah itu dia pergi dari sana.

Para pelayan yang mendengar itu geleng-geleng kepala,karna menurut mereka Regan terlalu menyayangi wanita yang tidak jelas asal-usulnya dibandingkan dengan adik kandung nya sendiri.

************

di malam harinya,didalam kamar,Amira yang terduduk di dekat jendela,menatap hujan yang turun membahasi balkon kamar nya.

Dia mengingat saat dia mendorong Luna dari lantai atas,tapi jujur saja dia merasa lega saat Luna menghilang.

" sistem apa misi ku sudah selesai ? " tanya Amira dengan serius.

( nona misi anda tinggal sedikit lagi )

Amira mengangguk,dia terdiam sejenak dan tiba-tiba mengingat sesuatu.

" sistem apa aku harus menaklukkan keluarga ku juga ? " tanyanya lagi,dia merasa cemas,jika dia harus mendapatkan kasih sayang keluarga nya maka misi nya pasti akan lama.

( nona misi kedua anda ini hanya ingin menguji mental anda,,jika nona sudah terbiasa dengan kekerasan dan pembunuhan maka misi nona selesai.)

Amira mengangguk lagi,dia berjalan kearah ranjang dan bersiap untuk tidur,tapi tiba-tiba.

Dorrrrrrrrrrrrrrrrr

dorrrrrrrrrrrrrrrrr

suara tembakan menggema di dalam rumahnya,dia berdiri tegak dan menatap kearah jendela dengan jantung berdebar kencang.

Di halaman rumahnya, ternyata dia melihat beberapa mobil masuk kedalam,dan banyak sekali pria yang berpakaian serba hitam membawa pistol.

" apa yang terjadi sistem ? Dan siapa mereka ? " tanya Amira dengan panik,dia takut ayah dan kedua kakak nya kenapa-napa.

( nona mereka adalah musuh keluarga Blackwood,lebih tepatnya bos pria berpakaian serba hitam itu adalah keluarga Luna yang datang ingin balas dendam,,mereka juga adalah musuh bebuyutan keluarga anda,,nona ini saatnya nona menguji mental,,jika anda berhasil misi nona akan selesai. )

Amira menelan ludah,dia menarik nafasnya dalam-dalam setelah itu mengepalkan tangannya dengan kuat.

" ya.. apa yang dikatakan sistem itu benar,aku harus melawan mereka semua dan melindungi keluarga ku ! Aku tidak boleh takut,,Amira ingat m3mbunuh orang itu sangatlah menyenangkan! " tekadnya,lalu dia tersenyum menyeringai dan buru-buru mengganti bajunya.

Sedangkan di ruang tamu,Zeon dan Angga yang mendengar suara tembakan langsung mengambil senjatanya masing-masing,mereka saling memandang dengan wajah seriusnya.

" Regan ! tugasmu malam ini melindungi adik mu ! Jika dia terluka ayah tidak akan memaafkan mu " ucap Zeon pada putranya.

Regan terkejut,dia menatap Angga dengan cemas,, apakah dia bisa melindungi adiknya atau justru adiknya akan celaka karna nya.

" ayah..aku..aku " gugupnya melihat ayahnya.

Zeon menggertakkan giginya,lalu dia melemparkan pistol kearah putra nya.

" kamu pasti bisa ! ayah percaya padamu " ucapnya dan dia langsung pergi keluar,Angga menatap adiknya dengan tersenyum tipis,lalu dia menepuk pundak nya.

" aku percaya padamu, lindungilah adik kita " ucap Angga,dan dia pergi menyusul ayahnya.

Regan yang mendengar itu,merasa senang karna ternyata ayah dan kakak nya begitu percaya padanya.

" aku akan melindungi adikku ! " tekadnya,dan dia pergi mencari keberadaan Amira.

1
irena
banyakin upnya thor
irena
lanjut thor
Diah Susanti
apakah dia mak kandung alisa yang sengaja menukar mereka dan juga yang menghalangi pencarian lidya🤔🤔🤔
irena
tambah upnya nya thor
irena
lanjut thor💪💪💪
irena
jangan jangan si nadia kerja sama sama Luna.. untuk menghancurkan si amira..
irena
lanjut thor.. pengen tau nasib si alisa
Ida Kurniasari
lanjut thor
irena
lanjut thor.. ceritanya seru.. saya suka cerita sistem.. apalagi kalo wanitanya tangguh
Ningsih Sihombing 🖤: asiap kak,,
total 1 replies
irena
lanjut thor
aria
up
aria
lanjut
Ningsih Sihombing 🖤: asiap kak
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!