Xue Tian adalah seorang anak petani yang bermimpi menjadi seorang kultivator hebat.
suatu ketika Xue Tian mengalami keberuntungan yang diimpikan oleh banyak orang.Xue Tian tidak sengaja jatuh ke sebuah danau yang sangat dingin............
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sky Long, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
CH 31. Teknik Roda Pedang Kekacauan
Bam....
Terjadi ledakan dasyat didalam Paviliun Misi. Untungnya Pavilun Misi dilindungi formasi hingga tidak hancur berantakan.
Meskipun begitu, semua benda yang ada didalam hancur berantakan, kepingan es tipis berhamburan kesegala arah mirip seperti pedang tajam.
Xue Tian mendarat dengan kuat setelah ledakan. Namun saat Xue Tian akan mengeksekusi Teleportasi Hampa, Liu Chen sudah tiba sebelum Xue Tian bisa bergerak.
Pedang kembar Liu Cheng menyerang dengan sangat indah.
Keduanya menggunakan 1 serangan masing-masing. Dengan bantuan Teleportasi Hampa Xue Tian biasanya mampu bergerak cepat untuk menangani serangan lawan.
Namu, sudut serangan Liu Chen teralu aneh. Selain itu, sangat cepat. Segera Xue Tian tidak bisa mengikuti serangan cepat Liu Cheng.
Xue Tian yang kurang dalam pengalaman pertempuran, akhirnya mulai terdesak.
Xue Tian merasa seperti sedang merobohkan tembok barat untuk memperbaiki tembok timur, tugas yang melelahkan.
Xue Tian terpaksa mundur berulang kali. Dia mengeksekusi Teleportasi Hampa hingga batasnya dan bertahan dengan pahit.
Sing!"
Tiba-tiba Liu Cheng melemparkan pedang pendeknya. Pedang pendek berputar di udara terus menerus dan terbang kearah Xue Tian, kecepatannya tidak ada yang bisa mengejek.
Begitu pedang pendek meninggalkan tangan Liu Cheng, pedang pendek lain muncul ditangannya. Ketika Xue Tian menghidari satu, satu yang lain datang lagi.
Saat ini dua pedang pendek berada di udara, dua pedang pendek lain lagi muncul di tangan Liu Cheng, setiap kali Liu Cheng menangkap pedang pendek yang ada di udara, dia akan melemparkan pedang pendek lainnya.
Itu semua sangat cepat sehingga Xue Tian sedikit kewalahan.
Xue Tian yang terdesak, mulai memeras otaknya untuk mencari ide, Teleportasi hampa dapat menghindari serangan ini, tetapi cacatnya adalah ketika lawan dapat menebak tempat Xue Tian akan muncul.
Meskipun dalam keadaan bertahan, otak Xue Tian berputar dengan cepat.
"Ada sesuatu yang salah!" Xue Tian berguman pelan.
Xue Tian menyadari kalau empat pedang ini bukan titik utama kekuatan lawan. Selain itu, Xue Tian menemukan bahwa teknik beladiri ini sangat istimewa.
Di awal, Liu Chen Menggunakan dua pedang pendek, kecepatan tidak secepat saat menggunkan empat pedang.
"Teknik pedang yang menakjubkan!" Xue Tian bergumam kagum meskipun dalam keadaan terdesak.
"Ini adalah Teknik Pedang rahasia sekte, Teknik Roda Pedang Kekacauan! Dikatakan kalau seseorang menguasainya hingga tahap penguasaan mahir, dia dapat mengendalikan 16 pedang pendek sekaligus. Mampu menggunkan empat pedang pendek sekaligus, Liu Cheng ini lumayan berbakat."
"Mengingat kultivasinya yang sudah berada di tahap Master, selain dengan kekuatan teknik rahasianya, Liu Cheng seharusnya bisa melawan seorang master bintang 3. Seharusnya dia bisa dengan mudah untuk melawan seorang yang baru saja memasuki tahap Jiwa Baru bintang satu."
"Ya. Melihat ini sekarang, pemula ini telah membiarkan Liu Cheng mengambil keuntungan! Melihat situasinya dia sebentar lagi akan dijatuhkan."
"Pemula ini sangat berani! Ketika Roda Pedang Kekacauan dieksekusi, kecepatannya hanya akan menjadi lebih cepat dan cepat! Bahkan jika dia memiliki teknik yang bisa mengembalikan keadaan, dia tidak akan mempunyai kesempatan untuk mengeksekusinya."
Banyak percakapan terjadi diantara para murid yang menonton.
Saat ini pertarungan Xue Tian dan Liu Cheng semakin intens dan situasi Xue Tian semakin mengkhawatirkan. Orang-orang disekitar berkomentar bahwa Xue Tian bagaimana pun tidak dapat membalikan keadaan.
Xue Tian tetap diam dan mengamti gaya bertarung Liu Cheng. Sambil mengamati, Xue Tian memutar otaknya untuk mencari titik lemah dari teknik tersebut.
Xue Tian tahu bahwa setiap Teknik apa pun pasti ada titik lemahnya.
Pedang Salju di tangan Xue Tian bergerak seperti salju yang turun, menghadapi pedang pendek yang datang seperti roda.
Sing!"
Dua pedang pendek lagi muncul di tangan Liu Cheng. Sekarang Liu Cheng sudah menggunakan 6 pedang pendek ditangannya. Kecepatannya semakin cepat, cahaya pedangnya berputar seperti bayangan roda.
Dentingan senjata mereka bergema mengisi seluruh ruangan saat pedang mereka beradu. Lengan Xue Tian sudah mendapatkan beberapa luka sabetan.
Sebenarnya Xue Tian bisa saja dengan mudah mengalahkan Liu Cheng, tetapi tidak baik untuk tampil terlalu mencolok.
Meskipun berada dalam situasi yang kurang menguntungkan, hati Xue Tian setenang air. Dia tidak panik sama sekali! Uap merah yang dingin perlahan muncul dan menyelimuti pedangnya dan itu menyimpan Energi Pembekuan Darah untuk menyerang.
"Ini belum saatnya, ini bukan batasnya!" pikir Xue Tian.
Karakteristik paling unik dari teknik Roda Pedang Kekacauan adalah kecepatannya. Semakin banyak pedang pendek yang digunakan, maka semakin cepat kecepatannya.
Dengan kata lain, kecepatan pedang bergantung pada berapa banyak pedang pendek yang digunakan. Jika itu melambat dan keseimbangan pedang pendek terputus, maka teknik ini akan cacat total.
Xue Tian sedang menunggu kesempatan seperti ini. Ketika kecepatan Liu Cheng mencapai batasnya dan tidak ada penambahan pedang pendek maka gerakannya akan benar-benar rusak. Membuatnya mudah dikalahkan dengan satu pukulan.
Teknik ini seperti pedang bermata dua, itu memberikan serangan cepat yang mematikan tetapi di sisi lain itu menyimpan bahaya tersembunyi untuk penggunanya.
"Selama tidak memberikan kerusakan yang serius padaku, aku bisa menanggung luka kecil ini." pikir Xue Tian.
Keringat Liu Cheng menetes terus menerus dari dahinya dan jatuh ketanah. Meskipun mendominasi pertarungan, hati Liu Cheng sangat cemas. Itu karena Teknik Roda Pedang Kekacauan terlalu banyak menguras energi Qi dan juga energi Jiwanya.
Dia sudah mencapai batas tercepat mengendalikan enam pedang, tetapi dia sama sekali tidak melihat kepanikan di wajah Xue Tian.
Jika situasi ini terus berlanjut dan dia tidak mengalahkan Xue Tian, maka Liu Cheng akan kalah karena kehabisan energi Qi-nya.
Kalau itu terjadi, Liu Cheng akan kehilangan banyak wajah. Itu akan membuatnya sangat malu!
"Membunuh!"
Wajah Liu Cheng berubah dingin. Dia menggretakan giginya dan dua pedang pendek lagi muncul. Pedang berputar terus menerus dengan kecepatan yang bahkan tidak bisa lagi diikuti dengan mata telanjang.
Tetapi meskipun begitu, sudut bibir Xue Tian sedikit melengkung. Dia tahu bahwa Liu Cheng sudah mencapai batasnya dan dia memaksakan dirinya untuk menambah dua pedang pendek lagi.
Xue Tian yang sudah menunggu kesempatan ini, tiba-tiba sedikit menggeser kakinya dan menghilang menggunakan Teleportasi Hampa.
Meskipun dia tau itu tidak berguna, tetapi itu yang dibutuhkan Xue Tian.
Dan benar saja, saat Xue Tian muncul, roda pedang iti sudah menyerang kearahnya. tapi saat Xue Tian Muncul dia langsung mengeksekusi Hujan Salju dan menghilang di dalam salju.
Xue Tian bergerak cepat untuk mengganggu keseimbangan pedang Liu Cheng. Dan benar saja, itu berhasil!
Liu Cheng sudah memaksakan dirinya sehingga saat Xue Tian mengganggu pergerakannya, Liu Cheng langsung kehilangan keseimbangan, laju pedangnya menjadi kacau.
Xue Tian yang melihat itu langsung menyerang tanpa menyia-nyiakan kesempatan.
"Tebasan Hujan Beku!"
Suara rendah keluar dari mulut Xue Tian saat melepaskan serangan. Seketika didalam Ruangan itu Turun Hujan beku, mereka setajam pedang dan berkumpul di atas kepala Xue Tian dan menjadi banyak pedang seperti es beku.
Itu meluncur dengan kecepatan kilat kearah Liu Cheng.
..