NovelToon NovelToon
Batal Cerai Setelah Suami Mendengar Isi Pikiran Sang Istri

Batal Cerai Setelah Suami Mendengar Isi Pikiran Sang Istri

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Penyesalan Suami
Popularitas:637.8k
Nilai: 5
Nama Author: Santi Suki

Lorenzo Matteo Romano sudah mantap menceraikan Alina Seraphine Bellamy, setelah tiga tahun menikah.

Namun, kecelakaan terjadi tepat setelah Lorenzo mengajukan perceraian. Ketika sadar, Lorenzo justru mendapatkan kemampuan aneh—ia bisa mendengar isi pikiran Alina.

Betapa terkejutnya Lorenzo saat mengetahui bahwa wanita yang selama ini terlihat begitu patuh ternyata menyimpan segudang rahasia, keluhan, dan komentar pedas yang tak pernah berani diucapkannya.

Lorenzo akhirnya memutuskan berpura-pura amnesia agar perceraian mereka batal.

Sayangnya, rencana itu justru membuat Alina semakin stres. Sebab, di depan Lorenzo, Alina harus tetap menjadi istri yang lembut dan penurut.

Sementara di dalam hatinya, “Ya Tuhan, kenapa orang ini belum juga ingat kalau dia mau menceraikanku?!”

Sejak saat itu, pernikahan mereka berubah menjadi permainan rahasia: seorang istri yang tak sadar isi kepalanya bisa didengar, dan seorang suami yang berbalik mati-matian mempertahankan pernikahannya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Santi Suki, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 4

Keesokan paginya, nama Lorenzo Matteo Romano sudah memenuhi berbagai portal berita. Foto mobilnya yang ringsek di depan sebuah gerbang kuil terpampang di layar televisi ruang tunggu rumah sakit. Beberapa wartawan bahkan sudah berjajar di luar gedung, menunggu perkembangan kondisi pria itu.

“Putra keluarga Romano mengalami kecelakaan hebat tadi malam.”

“Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan.”

“Belum diketahui apakah kecelakaan tersebut murni akibat kehilangan kendali atau terdapat unsur sabotase.”

Alina yang sedang duduk di samping tempat tidur langsung menoleh ke televisi. Tangannya masih memegang sendok berisi bubur. Matanya menyipit.

“Sabotase? Jangan-jangan ada yang mau membunuh manusia kulkas ini.”

Alina melirik Lorenzo yang sedang bersandar di ranjang.

“Apa dia punya musuh?”

“Hmmm, kalau melihat status dan tabiatnya wajar punya musuh karena orangnya nyebelin! Suka pamer dan sok paling berkuasa.”

Lorenzo yang mendengar isi kepalanya langsung menoleh. Tatapannya tajam. Dia mengakui kalau punya banyak saingan di dunia bisnis dan punya saingan itu hal yang lumrah terjadi di dalam bidang apapun.

Alina tidak menyadarinya. Dia malah meniup bubur di sendok sebelum menyodorkannya kepada Lorenzo.

“Buka mulut.”

Lorenzo menatap sendok itu. “Aku bisa makan sendiri.”

Alina tersenyum lembut. “Dokter bilang kamu jangan terlalu banyak bergerak.”

Lorenzo diam.

Alina mendekatkan sendok. “Ayo.”

“Dasar merepotkan. Semalam aku belum tidur, sekarang harus menyuapi orang dewasa.”

Lorenzo akhirnya membuka mulut. Satu suapan masuk.

Alina kembali mengambil bubur. “Enak?”

“Biasa saja.”

Alina tersenyum. “Kalau begitu, makan lagi.”

“Biasa saja? Yang masak perawat rumah sakit, Tuan. Kalau mau rasa restoran bintang lima, ya jangan jadi pasien di rumah sakit.”

Lorenzo hampir tersedak.

Alina langsung menepuk dadanya. “Pelan-pelan.”

Lorenzo menatap wajah istrinya. Wajah itu terlihat begitu tulus, sabar, dan lembut. Padahal beberapa detik lalu dia baru saja menghinanya di dalam hati.

Lorenzo mulai bertanya-tanya. Selama ini, apakah memang seperti itu cara Alina menjalani hidupnya? Tersenyum ketika ingin mengomel? Mengangguk ketika ingin menolak? Dan meminta maaf ketika sebenarnya bukan dia yang bersalah?

Pintu kamar tiba-tiba terbuka. Seorang perawat masuk sebentar untuk memeriksa infus Lorenzo.

“Maaf, Tuan Romano. Ada seorang wanita yang ingin menjenguk.”

Alina berhenti mengaduk bubur. “Siapa?”

Perawat tersenyum. “Namanya Bianca Moretti.”

Sendok di tangan Alina berhenti di udara.

“Wah, wanita gatal datang menjenguk! Aku yakin dia akan main drama. Air mata, hidung merah, suara bergetar tinggal tambahkan musik sedih.”

Lorenzo langsung menatap Alina. Namun wanita itu sudah kembali tersenyum.

“Silakan masuk.”

Tidak lama kemudian, pintu terbuka. Bianca muncul. Perempuan itu mengenakan gaun sederhana berwarna putih. Rambutnya ditata rapi, wajahnya terlihat pucat, dan kedua matanya sembap.

Begitu melihat Lorenzo, Bianca menutup mulut dengan tangan. Air matanya langsung jatuh. Ia berjalan cepat menuju tempat tidur.

“Lorenzo, Sayang.”

Lorenzo terdiam. Bianca menggenggam tangannya. Dengan suara bergetar dia berkata, “Aku sangat takut. Aku pikir aku akan kehilanganmu.”

"Nah, bener kan? Drama di mulai.”

Alina berdiri di samping tempat tidur. Wajahnya tetap tenang. Di malam pernikahannya dia tahu akan hubungan Lorenzo dan Bianca, jadi baginya tidak aneh jika wanita itu datang menjenguk.

Bianca menoleh kepadanya. Tatapan keduanya bertemu.

Bianca segera mengusap air mata. “Aku benar-benar khawatir sejak mendengar berita itu.”

Alina mengangguk. “Terima kasih sudah datang.”

“Iya, iya. Terima kasih sudah datang membawa air mata satu ember. Sayangnya aku lupa membawa gayung.”

Bianca kembali menatap Lorenzo. “Aku bahkan tidak bisa tidur semalaman.”

“Bohong.” Alina mengambil mangkuk bubur. “Kalau benar tidak bisa tidur, kenapa wajahmu segar sekali? Bedakmu bahkan masih sempurna. Aku kalau tidak tidur semalaman, mataku seperti mata ikan asin.”

Lorenzo menahan ekspresi.

Bianca mengusap punggung tangan Lorenzo. “Aku benar-benar takut terjadi sesuatu kepadamu.”

“Lebih tepatnya takut kehilangan uangmu, mungkin.”

Lorenzo melirik Alina. “Kenapa kamu berpikir seperti itu?”

Seolah menjawab pertanyaan yang tidak terucap, pikiran Alina kembali bergulir.

“Karena aku pernah melihat sendiri. Perempuan ini bukan cuma punya satu-dua pria. Dia sering jalan dengan pria berduit.”

Lorenzo membeku. “Apa?”

Alina menatap Bianca dari ujung kepala sampai kaki.

“Waktu itu di hotel sebulan yang lalu dia pikir aku tidak melihat. Dia keluar dari lift bersama pria berambut pirang. Tangannya bahkan melingkar mesra di lengan pria itu. Dan tiga hari kemudian dia masih bisa datang ke rumah ini sambil bilang, “Aku hanya mencintai Lorenzo.” Luar biasa. Kalau kebohongan bisa menghasilkan uang, perempuan ini sudah menjadi miliarder.”

Lorenzo menatap Bianca. Senyumnya perlahan menghilang. Selama ini dia tidak pernah berpikir seperti itu. Bianca selalu mengatakan bahwa dia hanya mencintainya. Dia juga selalu percaya bahwa Alina-lah yang terlalu dingin terhadap hubungan mereka. Namun, sekarang...

Lorenzo kembali menatap Bianca. Perempuan itu sedang mengusap air matanya.

“Untung kamu baik-baik saja.”

Lorenzo menarik tangannya perlahan. Bianca terlihat terkejut.

“Kenapa?”

“Tidak apa-apa.”

Lorenzo bersandar. Matanya masih mengamati Bianca.

“Jangan-jangan Alina benar.” Pikiran itu membuat dadanya terasa tidak nyaman.

Di sisi lain, Alina justru sedang menahan kesal.

“Lihat! Lihat, Lorenzo. Gunakan matamu. Kalau matamu tidak bisa melihat, tolong buang dulu beleknya. Kalau hidungmu tidak bisa mencium, buang dulu ingusnya. Itu perempuan sudah membawa aroma pria lain ke sini.”

Lorenzo langsung menatap Alina dengan wajah datar.

Alina tersenyum. “Kenapa?”

“Tidak.”

“Bagus. Jangan tanya aku. Karena aku tidak mau dituduh merusak hubungan orang.”

Lorenzo hampir tertawa. Namun, rasa curiga terhadap Bianca membuatnya tidak bisa benar-benar tersenyum.

Bianca kembali mendekat. “Aku ingin menemanimu dan menjagamu.”

Alina langsung menyela dengan suara lembut. “Tidak perlu.”

Bianca menatapnya. “Aku bisa menjaga Lorenzo.”

Alina tersenyum sopan. “Terima kasih. Tapi aku istrinya.”

Bianca terdiam. Lorenzo pun ikut diam.

Alina menarik kursinya lebih dekat ke tempat tidur. “Aku akan menjaganya.”

“Kalau soal merawat suami yang sakit, aku tidak mau kalah. Kalau soal merebut suami, silakan ambil. Sebentar lagi juga suamiku mau menceraikanku.”

Lorenzo terdiam. Kalimat terakhir itu kembali menusuknya.

1
Muft Smoker
harus ny km cari informasi yg bnr2 akurat dluu ,, baru bertindak ,, setelah tau semua kebenaran ny ,, gmn rasanya ed ,, penyesalan udh pasti , malu mungkin ad , duka tentu km rasakan ,, tp di balik semua tu pertanggung jawaban ttap harus km jalani ,,
Felycia Fernandez
pantesan gak update ya kk Thor,semoga cepat sembuh ya kk.banyak minum air putih hangat kk...
Hadi Mulyono
ini bab panjaang
Atik Kiswati
next......
RiriChiew🌺
emang salah nya kamu ed , dulu hrusnya tanya Lorenzo dulu gimana kejadian nya bukan langsung menuduh dan balas dendam kaya beginii 😔
Inooy
setelah semua misteri kematian Xavier terbuka dengan jelas, nyesel kan kamu Ed?
maka nya sebelum kamu benar2 menyalahkan seseorang atas kematian kaka mu..sebaik nya kamu telusuri dulu kebenaran nya sampai sedetail detail nya, jangan hanya meliat sepotong video yg g lengkap kamu langsung menyalahkan orang tanpa tau kebenaran yg sebenar benar nya....
setelah smua nya terbuka, sekarang kamu tanggung konsekuensi dendam mu Ed..karena akibat dendam mu kamu mencelakai Lorenzo yg notabene telah berusaha menyelamatkan kaka kamuu...
jadiiii siap2 hukum yg akan mengambil alih masalah kamu, Ed....
ryuka
haduuhh edgar kamu terlalu sulit mempercayai nya ya
Inooy
Ya Allah aq kira kaka sehat2 aj, pantesan up nya lama..aq pikir lg rehat sejenak utk mengembalikan mood yg suka naik turun, ternyata rehat nya benar2 rehat karena sakit 🥺
cepet sehat dn pulih lg y ka Santi,,biar Alina dn Lorenzo nya g kesepian 🤭
sehat selalu kakaaaa...!!!!
Inooy
sekarang kamu mengakui klo Lorenzo membantu kalian utk bebas dr penyekapan..kenapa waktu om Roberto belum datang dn belum berbicara soal kebebaran tetang kejadian belasan tahun k belakang,,kamu dn Pabio dengan yakin nya menyalahkan Lorenzo..kamu takut ama kemarahan om Roberto yg sangat amat melindungi alorenzo??
maka nya klo mo ngomong kebenaran itu d pikirin dulu baik buruk nya,,jangan hanya demi menyelamatkan diri sendiri kalian mengorbankan orang lain...lagian udh jelas2 4 kluarga udh berbicara tentang kejadian itu dn udh saling menerima dn memahami nya..kenapa kalian tiba2 seolah olah g tau apa2??? 😡
Inooy
nah lhoo saksi hidup lain nya masih ada, dn saksi hidup nya bakalan murka ama kalian Pabio dn Darius..karena pernyataan kalian yg asal bunyi udh bikin seorang Lorenzo d siksa Edgar....
siap siaaaap kalian menerima erupsi nya seorang Robertoo!!!! ha ha haaaa
Inooy
tuuuh kaan kalian g bisa menjelaskan secara rinci, padahal kalian jg korban penculikan tersebut..aneh aj kalian langsung menyalahkan Lorenzo, padahal dr awal kalian d sekap kalian tau Lorenzo jg tertangkap..dn tau jg gimana berusaha keras nya Lorenzo membantu kalian utk bebas,,tp koq sekarang malah seolah olah Lorenzo yg bersalah atas kematian Xavier..ada apa dengan kalian??

bikin emosi aj s Pabio ama s Darius inii..😤
Inooy
dn kalian jg jangan asal men-judge Lorenzo..tooh video kalian cuma sepotong d tambah lg kalian keburu pingsan kaan..jd kronologi keseluruhan nya tidak tau pasti.....
hati2 atas pernyataan kalian, orang yg kalian fitnah bukan orang sembarangan..kalian seolah olah menuduh Lorenzo 100% bersalah, kalian menuduh Lorenzo menjadikan Xavier tameng bagi diri nya..padahal kalian tidak tau d balik tubuh Xavier yg tidak secara langsung membentengi tembakan bagi Lorenzo...kalian hanya berasumsi sendiri, ato mungkin kalian hanya berlindung dr kemarahan Edgar?
tp kalian menyepelekan kemarahan nya Alina dn papa Alessandro klo terbukti pernyataan kalian membuat Lorenzo menderita dn terluka!!!
Ummee
iyaa... knp si edgar bebal banget, gengsi kali ya mau ngaku salah

semoga lekas sembuh kak, sehat²...
Arin
Biar Edgar tau sebab dan akibatnya karena berusaha mencelakai Lorenzo. Akibat dendam lama yang salah sasaran
Ummee
lah... ternyata pengkhianat nya orang yg ditolong dulu, apa motifnya coba?
tau gitu dulu jgn ditolong
Inooy
ternyata teman lucknat yg udh bikin Edgar salah paham dn mengakibatkan Lorenzo jd bulan bulanan dendam nya Edgar....
Pabio dn Darius kalian layak nya anjing yg lg kejepit d tolongin, tp ngebalas gigit orang yg nolongin kalian ckckck....
seandai nya dulu kalian g d tolongin Lorenzo, aq yakin kalian g akan hidup kaya sekarang..kalian benar2 teman durjanaa, g mikir apa ketika Lorenzo mati matian nolongin kalian..sampe2 Lorenzo mempertaruhkan nyawa nya jg??? 😡
sekarang malah kalian memutarbalikkan fakta..ingaaat hukum tabur tuai Pabio, Dariuuus!!!! 😤
Halimah
Makanya Gar....Edgar jd orang tuh yg pinter jgn bodoh.Cuma dr potongan sebuah video singkat km lgsg menyimpulkan sendiri tanpa km cari tau kejadian sebelumnya gmn Malu ga Lo skrg???? pasti malu laaaah
Halimah
Emang iya bebal bgt si Edgar...Getok aja thor pake palu biar pinteran dikit🤣🤣🤣
Semangat thor semoga lekas sehat ya
Uba Muhammad Al-varo
Edgar makanya kepintaran otak mu dipakai untuk menyelidiki kebenaran yang sebenarnya terjadi bukan malah pintar kebelingger jadinya salah paham 🤔🤔🤔
Halimah
Tegang bgt bacanya...Itu Pablo n Darius oon apa gmn sih? udah d tolongin malah kek gitu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!