NovelToon NovelToon
Takdir Cinta Gadis Cupu

Takdir Cinta Gadis Cupu

Status: tamat
Genre:Pernikahan Kilat / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:3.3M
Nilai: 4.8
Nama Author: Isti arisandi

Aluna, gadis berkacamata tebal yang mendapat julukan Si Cupu di kantor tempatnya bekerja, terpaksa harus menerima perjodohannya dengan Adrian, Si Tampan dan Kaya raya karena sebuah tragedi yang menimpa orang tua mereka.

Sebuah kebetulan, Adrian adalah CEO di perusahaan tempat Aluna bekerja.

Perbedaan diantara mereka bagaikan langit dan bumi. Tak mungkin Adrian benar-benar mencintai Aluna, alasannya selain mereka beda kasta, lelaki sempurna itu sudah memiliki kekasih.


Adrian menerima perjodohan hanyalah pura-pura. Diam-diam mengatur sebuah rencana ingin menyingkirkan Aluna secara perlahan dari hidupnya.


Rencana berjalan sesuai harapan. Namun, saat Aluna pergi, Adrian mulai kehilangan sosok perhatian dan penuh kasih sayang yang selalu ada disampingnya. Apakah artinya Adrian sudah jatuh cinta pada Aluna?

Lalu bagaimana dengan Angeline, wanita yang menjadi kekasihnya?


Akankah Adrian dan Aluna bisa bersatu? Atau justru mereka akan berpisah untuk selamanya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Isti arisandi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 30. Aluna bersedih.

Adrian belum tahu kalau Angeline datang, lelaki itu masih sibuk dengan laptopnya di taman belakang.

Merasa jenuh sendirian di taman, dia  kembali ke kamar.

 Melihat Aluna dan Imah sedang membawa banyak barang keluar kamar Adrian jadi heran."Bi kenapa barang Aluna semua dipindahkan? Ada apa ini?" 

Adrian bertanya dengan mimik serius. dia benar benar tak tahu apa yang terjadi sebelumnya.

"Tuan Rian sebaiknya temui Nona Angel, dia sudah datang."

"Angel kesini?" Benar memang, Angel habis telepon, tapi dia tadi hanya bilang kalau sebentar lagi akan ada kejutan. 

"Tuan ini pura pura nggak tau apa nggak tahu beneran?" Aluna menyeringai lalu pergi, membuat Andrian mematung.

Setelah Aluna masuk kamar dan menata barangnya. Dengan langkah gegas Adrian menghampiri semua orang di ruang tamu. 

"Angel kenapa kamu nggak bilang kalau mau kesini?" Adrian berdiri dan menatap mama sebentar lalu pada sang kekasih, ingin rasanya dia protes dengan pindahnya Aluna ke kamar belakang. Namun, dia urung melakukannya. Dia tidak mau Angel murka.

"Kenapa Rian? Kamu nggak suka, aku datang?" Angel memeluk Adrian dari depan dan mendongakkan kepalanya menatap sang kekasih. "Aku sudah izin sama papi dan mami, kalau aku akan nginep disini beberapa hati"

"Kenapa nginep?" Adrian terkejut, dulu dia sangat senang saat Angeline nginap di rumah ini, tapi sekarang berbeda. Bagaimana kalau Angel tahu soal pernikahannya dengan Aluna? Bagaimana kalau Angel marah dan melukai Aluna?

"Rian kamu yakin? Nggak suka aku nginep? Dulu kamu senang aku mau nginep disini, tapi sekarang? Kurasa kamu berubah Rian?"

"Nggak Ngel, iya aku suka kamu nginep, bawa aja barang kamu ke kamar tamu."

"Tapi aku mau di kamar yang sebelah kamu itu Rian, lebih luas, dan dekat sama kamu" Angel tersenyum pada Adrian. Tubuh seksinya menempel ketat tak mau jauh sedikitpun. 

"Tapi Angel?" Rian menjauhkan tubuh Angel dan memegang kedua pundaknya.

"Boleh Kan Rian?" Paksa Angel. 

"Iya iya, boleh." Rian mengalah.

"Ya gitu dong, Kan aku senang dengernya."

Angel segera memerintahkan sopir pribadinya membawa barang ke kamar, sebelum sopir itu pulang lagi. 

Angel segera menggandeng Adrian dan pamit pada Selena. "Tante Adriannya Angel pinjam dulu ya?"

"Oh, silakan, kalian ngobrol aja yang enak, berdua." Selena mengizinkan dengan senang hati.

Adrian dan Angel langsung menuju di lantai atas, Angel sangat bahagia beberapa hari ini bisa berdekatan dengan kekasihnya. 

Kenapa harus tinggal kesini, liburan nanti kita juga akan selalu bersama.

"Aku kangen kamu Rian, habis bayangan wajahmu membuat aku susah tidur." Celoteh Angel manja. Dan tak sedikitpun mau melepas pegangan zangannya. 

Bibi menata baju Angel di lemari besar dengan kesal. Dia tak bisa membayangkan bagaimana perasaan Aluna melihat dan mendengar semuanya. 

Mereka berdua akhirnya masuk duduk di ruang istirahat dekat ruang gyms. "Adrian Sayang, aku ingin kita bertunangan, Papi dan Mami sudah tak sabar menunggu kamu melamarku." Angel duduk dipangkuan Adrian tanpa rasa malu 

"Iya, sabar ya!" Adrian mengangkat tubuh Angel supaya duduk di sebelahnya saja. 

Angel mencebikkan bibirnya. " Rian sampai kapan? Nunggu aku jadi perawan tua?"

"Nggak juga, semua harus diatur dengan rapi, Sayang."

"Aku tidak mau lama lama, aku mau awal bulan depan"

"Iya akhir tahun ini," tawar Adrian. Lelaki itu sengaja mengulur waktu dan mencari waktu yang tepat untuk mengakhiri hubungannya dengan Aluna. 

"Akhir tahun? Delapan bulan lagi? Kamu ini mau menikah denganku apa tidak? Aku sudah nggak sabar Rian, ingin jadi istri kamu. Kamu pasti sengaja manfaatkan aku untuk kepentingan dirimu sendiri kamu lupa Rian aku …."

"Sudah cukup, percuma kita bicarakan sekarang, aku belum siap," sanggah Adrian

Pesan Alex masih terngiang jelas. Kalau dia tak boleh menceraikan Aluna atau melakukan kekerasan, tapi menurut Adrian jika Aluna pergi sendiri semua akan mudah. Namun hati nurani Adrian mulai bangkit, dia tidak akan membiarkan Aluna sebatang kara diluar sana, menjadikan dia sebagai asisten rumah tangga, adalah rencana Adrian yang paling adil, kebaikan itu akan menjadi penebus hutang yang pantas. Apalagi dua asisten teman Imah baru saja izin pulang kampung dan tak kembali lagi.

Angel berdiri mendekati jendela kaca, tangannya mengepal kuat dan memukul teralis. Dia sekali lagi harus mendengar sendiri kalau Adrian mengulur pertunangan ini. Angel juga merasa Adrian banyak berubah, dia tak lagi semesra dulu. Angel curiga Adrian mulai memiliki wanita lain. Itulah sebabnya beberapa hari ini Angel ingin tahu keseharian Adrian. Dan berharap ketakutannya tak benar. 

****

Aluna yang mendengar semuanya tubuhnya kini merasa lemas, wanita manapun mendengar suaminya akan bertunangan tetap akan sakit hati. Aluna menangis di sudut dapur sambil menghadap wastafel, mencuci beberapa gelas kotor. 

"Sudah Nona, istirahatlah, ini bukan pekerjaan anda." Imah melarang Aluna

"Bi, menurutmu apa aku harus pergi saja? Percuma aku bertahan? Tuan Adrian akan menikahi wanita lain."

"Kenapa Nona? Anda sedih? Jika sedih artinya anda mulai sayang dengan Tuan Adrian. Kenapa tidak bertahan saja dan meyakinkan Tuan.  Kalau anda memang pantas? Bukannya Nona bilang ingin memperbaiki penampilan?

Aluna menyusut hidungnya, berusaha berbohong pada bibi tentang kesedihannya rasanya juga percuma.

Tiba-tiba dari arah balkon suara Angel menggelegar memanggilnya.

"Aluna kesini cepat!"

"Aluna segera berlari menemui Angel. "iya ada apa memanggil saya Nona?"

"Luna kamu lihat ini, susu yang kau buatkan tumpah di kakiku rasanya sangat lengket."

Aluna mengambil kotak tisu dan memberikan pada Angel. "Anda bisa pakai ini untuk membersihkan Nona."

Namun, Angel tak segera mengambil kotak tisu itu, justru dia menatap wajah Aluna yang tulus.

"Aku tidak bisa membungkuk, baju yang aku kenakan sangat pendek. kamu bisa bantu aku bersihkan. Kau yang membuat jadi kau harus membersihkan.

Luna ingin melawan dengan diam tak bergeming tapi bukan Angel kalau tak bisa memaksa Aluna. "Ayo Luna, atau aku bilang pada majikan kamu kalau kau sengaja menyiram karena tak suka aku tinggal disini. majikan kamu pasti akan menyeretmu seperti kucing kelaparan dari rumah ini. dan kau tentu tak bisa lagi bekerja disini ataupun di perusahaan."

Aluna memilih mengalah daripada berdebat, dia tak ingin membuat masalah lagi dengan Angeline. Aluna tahu wanita itu bisa melakukan segalanya yang diinginkan.

Aluna menggosok pelan kaki Angel yang terkena tumpahan susu dengan tisu basah. Sambil berdoa semoga suatu saat dia akan menjadi wanita yang sukses tapi tak harus sombong.

"Sudah bersih Nona?"

"Kamu yakin?" Angel memperhatikan kaki jenjangnya yang sudah bersih..

"Iya, yakin Nona."

"Anda sudah selesai memaksa saya untuk melakukan pekerjaan rendah, sebaiknya sekarang cuci saja dengan air sebelum lalat mengerubuti kaki anda yang putih dan mulus itu. Sebelum kekasih anda bilang anda wanita yang jorok dan tak bisa menjaga kebersihan." Aluna berkata dengan senyum di bibirnya.

Angel yang merasa terhina segera berdiri dan menjambak rambut Aluna. Adrian yang melihat kekasihnya main tangan segera mendekat dan melerai.

Apa yang kamu lakukan Angel, Luna pasti kesakitan jika kamu perlakukan seperti ini.

"Pelayan ini, dia sudah menghinaku, Rian."

"Kau tahu dia bilang aku wanita yang jorok Rian."

Adrian hanya menarik nafasnya panjang, lalu mengisyaratkan supaya Luna pergi saja dari hadapan Angel.

*Happy Reading.

* Jangan lupa dukung Emak dengan kasih bunga, like, dan Vote ya.

1
Retno Palupi
pengen Adrian tau tabiat angel
Retno Palupi
kapan Luna beli baju dan berubah penampilan?
Retno Palupi
berarti Adrian dpt bekas nya Dion ya
Pendi
jadi laki2 bodoh sama dgn athornya
Pendi
kampret
Pendi
aneh memang bodoh mau cerai tp nangis angel hamil preeeet thor laknat bangga buat cerita sampah
Pendi
bunuh aja angel males mc goblok
Pendi
makanya lari aja dari rumah laknat jd harga diri gk di injak2,walau miskin jgn mengemis
Pendi
ya memang bodoh mati aja skalian kampreet,bodoh di banggakan
Pendi
racun aja skalian kasih chela,biar aluna mati skalian buat nyusahin dunia aja males mc terlampau dungu yg di banggakan athor laknat ini
Pendi
habis bodoh sama athornya jg bodoh
Nyoman Wirati
cerita yg bagus,,kuingin mampir juga dicerita yg lainnya yg author buat,,,pastinya bagus juga sprti cerita ini
Nyoman Wirati
ya mungkin itu.karma....
Nyoman Wirati
kasian juga hidup Adrian, semua mulai dari nol.lagi, mana papanya nikah.lagi???.
Nyoman Wirati
jangan diberi hati si angel itu
Nyoman Wirati
ahhh..hampir saja...
Nyoman Wirati
dasar Aluna selalu saja tertipu....malas aku bacanya, ..kalo.ssh bgini kasian Dion... hhhhmmmmm
Nyoman Wirati
aku lebih suka Lina sama dion Thor Krn dia suaminya
Nyoman Wirati
hhhhmmmm..cerita semakin bikin penasaran
Nyoman Wirati
kenapa ada yg salah ya? kok si engel gak.lernah datang jenguk Adrian yg katanya cinta mati , padahal si Rian Sdh pulang ke rumah..gimana sih Thor???
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!