NovelToon NovelToon
DEWA TAMPAN JADI REBUTAN

DEWA TAMPAN JADI REBUTAN

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Romansa Fantasi / Reinkarnasi
Popularitas:3.7k
Nilai: 5
Nama Author: Pelangi Suci

“Su Yang, apa sebenarnya hubunganmu dengan Tetua Lan?”

“Dia hanya pelangganku.”

“Pelanggan?!” Tang Hu membelalak. “Lalu sepuluh wanita cantik yang datang mencarimu itu?”

“Pelanggan juga.”

Dahulu, Su Yang hanyalah murid pelataran luar yang diremehkan. Namun, setelah jiwa seorang kultivator legendaris terbangun dalam tubuhnya, segalanya berubah.

Dengan teknik kultivasi yang tak tertandingi dan pesona yang sulit ditolak, ia membuat para wanita di Sekte Bunga Mendalam mulai memperebutkan perhatiannya.

“Su Yang! Kalau kau membutuhkan sesuatu, datanglah kepadaku!”

“Aku juga! Jangan lupakan aku!”

Su Yang hanya tersenyum.

“Tenang saja. Akan ada cukup banyak kesempatan bagi kalian untuk mengenalku.”

Di tengah rayuan, kecemburuan, dan rahasia masa lalunya, Su Yang kembali menapaki jalan menuju keabadian. Namun kali ini, perjalanan kultivasinya mungkin akan jauh lebih ramai daripada yang ia bayangkan.

🙏🙏🙏❤️

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Pelangi Suci, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 29 — Undangan yang Mencurigakan

Su Yang terus memperhatikan murid inti wanita yang baru saja tiba di Pusat Pembagian.

Beberapa detik kemudian, ia akhirnya ingat.

“Jadi dia…”

Wanita itu adalah orang yang membeli seluruh Inti Binatang Kucing Petir miliknya di Rumah Lelang Teratai Membara.

Saat pelelangan, penampilan wanita itu berbeda. Ia mengenakan pakaian murid Pelataran Luar dan menyamarkan wajahnya. Namun penyamaran sederhana seperti itu tidak mampu menipu Mata Surgawi milik Su Yang.

Namanya Fang Zhelan.

Su Yang mendengar bisikan para murid di sekitarnya.

“Senior Fang adalah satu dari delapan murid inti sekte kita. Dia mencapai Alam Roh Sejati saat masih sangat muda dan sekarang sudah berada di puncaknya.”

“Senior Yun juga luar biasa. Kudengar energi Yang miliknya jauh lebih kuat daripada pria biasa.”

Su Yang mengangkat alis.

Hanya delapan murid inti?

Dengan jumlah murid Sekte Bunga Mendalam yang mencapai ribuan, angka itu terasa terlalu sedikit.

Entah persyaratan menjadi murid inti memang sangat ketat…

atau kualitas murid sekte ini memang tidak terlalu tinggi.

Fang Zhelan dan pria bernama Yun itu langsung berjalan melewati antrean.

Anehnya, tak seorang pun mengeluh.

Semua murid bahkan mundur untuk memberi mereka jalan.

Tetua wanita yang menjaga Pusat Pembagian segera berdiri.

“Ada yang bisa kubantu, Murid Fang?”

“Aku kehabisan Batu Roh.”

Jawaban Fang Zhelan membuat wajah sang Tetua menegang.

“Lagi?!”

Suasana mendadak hening.

Tetua itu memijat dahinya.

“Bukankah minggu lalu kau baru mengambil beberapa ratus Batu Roh?”

“Sudah habis.”

“Kau sudah menghabiskan lebih dari seribu Batu Roh bulan ini!”

Fang Zhelan tetap tenang.

“Aku membutuhkannya.”

“Untuk apa?”

“Inti Binatang.”

Su Yang hampir tertawa.

Jadi benar.

Wanita inilah yang menghabiskan Batu Roh dalam jumlah besar untuk membeli Inti Binatang miliknya.

Tetua itu tampak ingin menangis.

“Bagaimana perkembangan makhluk rakus yang kau pelihara itu?”

“Sudah mencapai Alam Roh Sejati.”

Tetua wanita tersebut langsung terdiam.

Su Yang akhirnya memahami alasannya.

Hewan peliharaan.

Fang Zhelan membeli begitu banyak Inti Binatang bukan untuk dirinya sendiri, melainkan untuk membesarkan makhluk spiritual tertentu.

“Berapa yang kau butuhkan?” tanya sang Tetua pasrah.

“Seratus.”

Tetua itu menyerahkan sekantong Batu Roh.

“Kalau bukan karena makhluk yang kau pelihara itu dianggap penting, para pemimpin sekte pasti sudah membatasi pengeluaranmu.”

Fang Zhelan menerima Batu Roh tanpa rasa bersalah.

Ia lalu pergi bersama Senior Yun.

Para murid Pelataran Luar menatap punggung keduanya dengan iri.

Seratus Batu Roh.

Bagi mereka, jumlah itu mungkin membutuhkan kerja keras bertahun-tahun.

Namun bagi seorang murid inti, cukup datang dan meminta.

“Berhenti melamun!” bentak Tetua penjaga. “Lanjutkan antreannya!”

Barisan kembali bergerak.

Tak lama kemudian, Zhou Xuan selesai mengambil jatahnya.

Sebelum pergi, ia kembali menghampiri Su Yang.

“Aku akan menemuimu lagi, Su Yang.”

Senyumnya terlihat malu sekaligus penuh harapan.

Su Yang mengangguk santai.

“Aku akan menunggu.”

Wajah Zhou Xuan kembali memerah sebelum ia pergi bersama teman-temannya.

Beberapa menit kemudian, giliran Su Yang tiba.

“Kau Su Yang?”

“Benar.”

Ia menyerahkan lencana identitasnya.

Setelah memeriksanya, Tetua wanita tersebut mengambil tiga set jubah hijau, sebuah kantong kecil berisi lima Batu Roh, lalu sebuah giok.

Su Yang sedikit mengangkat alis.

Giok itu bukan bagian dari jatah murid Pelataran Dalam.

“Kalau sudah siap, kau bisa pindah ke Pelataran Dalam dan memilih tempat tinggal baru,” kata sang Tetua.

“Baik.”

Su Yang memasukkan semuanya ke Cincin Penyimpanan lalu pergi.

Namun begitu jubah hijau terlihat, keributan langsung pecah di belakangnya.

“Jubah Pelataran Dalam?!”

“Su Yang menjadi murid Pelataran Dalam?”

“Bukankah sebulan lalu dia masih berada di Alam Roh Dasar?!”

Tidak ada yang memahami bagaimana seseorang yang sebelumnya dianggap sampah bisa melesat begitu cepat.

Mereka bahkan tidak mengetahui kenyataan yang sebenarnya.

Su Yang bukan sekadar Alam Roh Mendalam.

Ia sudah memasuki Alam Roh Sejati.

Berita kenaikannya menjadi murid Pelataran Dalam menyebar seperti api.

Ada yang iri.

Ada yang tidak percaya.

Namun orang-orang yang pernah menindasnya justru ketakutan.

Beberapa bahkan memilih mengurung diri di kamar, takut Su Yang akan datang membalas perlakuan mereka.

Tentu saja, Su Yang sama sekali tidak memedulikan mereka.

Membalas dendam kepada orang-orang lemah seperti itu hanya akan membuang waktunya.

Sementara itu, Qiuyue perlahan membuka mata.

Tidurnya malam itu sangat nyenyak.

Sejak meninggalkan Istana Bulan Suci, ia selalu tidur dalam kewaspadaan. Ancaman pengejaran membuatnya tidak pernah benar-benar tenang.

Namun sejak bertemu Su Yang…

untuk pertama kalinya dalam waktu yang sangat lama, ia merasa aman.

Qiuyue duduk dan melihat sekeliling.

Kosong.

“Ayah?”

Tidak ada jawaban.

Jantungnya mendadak berdebar.

Kenangan malam sebelumnya terasa terlalu indah.

Bagaimana jika semuanya hanya mimpi?

“Ayah?!”

Qiuyue bangkit dengan panik.

Tanpa sadar, kekuatan kultivasinya meledak.

BOOM!

Tekanan mengerikan menyelimuti seluruh Sekte Bunga Mendalam.

Ribuan murid langsung pucat.

Sebagian jatuh berlutut.

Beberapa bahkan tidak mampu bernapas.

Para Tetua berhamburan keluar sambil membawa senjata.

“Apa yang terjadi?!”

“Musuh menyerang?!”

“Tekanan macam apa ini?!”

Di Paviliun Yin Yang, Liu Lanzhi hampir menjatuhkan benda di tangannya.

Tekanan tersebut bahkan jauh melampaui Alam Roh Bumi.

Belum sempat seluruh sekte semakin panik—

“Kenapa kau mencoba menakuti seluruh sekte sampai mati pagi-pagi begini?!”

Suara Su Yang terdengar dari ruang depan.

Qiuyue membeku.

Kesadarannya segera menyapu rumah.

Su Yang ternyata sedang berada di sana.

Wajah Qiuyue langsung memerah.

Su Yang masuk sambil membawa barang-barang yang baru diambilnya.

“Kalau aku terlambat sedikit saja, sebagian murid mungkin benar-benar pingsan karena tekananmu.”

“Aku…”

Qiuyue menunduk.

“Aku mengalami mimpi buruk.”

Su Yang menatapnya beberapa saat.

Lalu menghela napas.

“Jangan lupa kita sedang berada di tempat yang dipenuhi kultivator jauh lebih lemah darimu.”

“Aku mengerti.”

Qiuyue tampak benar-benar malu.

“Itu tidak akan terjadi lagi.”

Tiba-tiba giok komunikasi di Cincin Penyimpanan Su Yang bersinar.

Suara panik Liu Lanzhi terdengar.

“Senior! Apa yang baru saja terjadi?! Tekanan itu—”

Su Yang segera mengubah suaranya menjadi suara pria misterius yang digunakannya semalam.

“Masalahnya sudah kuatasi.”

“Sudah?!”

“Benar.”

Liu Lanzhi langsung lega.

“Terima kasih, Patriak!”

Su Yang memutus komunikasi.

Lalu menoleh kepada Qiuyue.

Keduanya saling memandang.

Qiuyue perlahan memalingkan wajah seolah tidak terjadi apa-apa.

Su Yang hampir tertawa.

“Ngomong-ngomong, aku harus pergi sebentar.”

“Mau ke mana?”

Su Yang mengeluarkan giok yang diterimanya dari Pusat Pembagian dan menyerahkannya kepada Qiuyue.

“Baca sendiri.”

Qiuyue memasukkan kesadarannya ke dalam giok.

Beberapa saat kemudian, ekspresinya berubah aneh.

“Kenapa mereka memilihmu?”

Su Yang tersenyum.

“Setelah apa yang terjadi saat ujian Pelataran Dalam, justru aneh kalau mereka tidak memilihku.”

Qiuyue mengerutkan kening.

“Apa sebenarnya yang terjadi saat ujianmu?”

Su Yang hanya tertawa kecil.

“Tidak ada yang perlu kau khawatirkan.”

“Dan kau benar-benar akan menghadiri acara ini?”

“Tentu saja.”

“Kenapa?”

“Kelihatannya menarik.”

Qiuyue menatapnya lama.

Kemudian menghela napas.

“Ayah benar-benar tidak bisa dipercaya kalau urusannya seperti ini.”

Su Yang malah tertawa.

“Aku harus menemui seseorang sebelum pergi.”

Ia berbalik menuju pintu.

“Kali ini jangan membuat seluruh sekte berlutut lagi.”

Qiuyue mendengus pelan.

Setelah Su Yang pergi, ia kembali melihat isi giok tersebut.

Semakin dibaca, semakin tidak senang wajahnya.

Akhirnya—

Kraaak!

Giok itu hancur di tangannya.

Qiuyue menatap serpihannya dengan wajah masam.

“Aku benar-benar tidak menyukai sekte ini…”

Sementara itu, Su Yang berjalan santai menuju tempat tujuannya.

Ia sendiri penasaran.

Siapa yang menunggunya dalam acara yang tertulis di dalam undangan itu?

......................

Bersambung...

1
septian arista
sangat seru dan menarik
Syeh Fahru
manta;bbbbbbs
Syeh Fahru
lanjut..biar lebih seru
Syeh Fahru
semangat..lnjtksn👍💪
Syeh Fahru
lumayan runtut ceritanya
Pelangi SUCI: mksih bosku 🙏 sehat selalu dan banyak rezekinya 🤲🙏
total 1 replies
Syeh Fahru
mantab..lanjut💪
Syeh Fahru
lanjut👍
septian arista
tapi sepertinya akan bagus kalau jadi partner kultivasi ganda🤭🤭🤭🤣🤣🤣
septian arista
kenapa setelah menghabisi lawannya tidak mengambil cincin penyimpanannya siapa tahu ada sumber daya ataupun sesuatu yang berharga di dalamnya
septian arista
👍👍👍
septian arista
aduh tokoh utamanya agak jail juga orangnya
udah tahu wajahnya saja bisa membuat para lelaki iri hati malah dengan sengaja mengajak semua wanita di rumah makan untuk bergabung dengan dia🤭🤭🤭🤣🤣🤣
septian arista
Terus semangat kakak
semoga dalam beberapa hari dekat ini akan ada lebih banyak atensi dan juga apresiasi untuk semua karyamu👍👍👍
Pelangi SUCI: mksih 🙏
total 1 replies
septian arista
ini Amankah🤔🤔🤔
karena sebelum ini ada beberapa novel yang seperti dihapus karena mungkin terdapat adegan yang tergolong vulgar
Aku berharap ini akan terus berlanjut sampai ceritanya benar-benar tamat
septian arista
semakin menarik👍👍👍👍👍👍👍
septian arista
benar-benar wanita yang keras kepala terlalu angkuh dan arogan serta tidak tahu berterima kasih
septian arista
ayo lanjut terus👍👍👍
Pelangi SUCI: Asiiaaaap, mksih bosku 🙏 jangan lupa share ke teman-teman 🙏
total 1 replies
septian arista
menarik👍👍👍
septian arista
sepertinya cucu dari ketua Sun yang akan jadi pasangan pertamanya
septian arista
kultivasi ganda🤔🤔🤔🤭🤭🤭😀😀😀
𝓐𝓡 𝓐𝓾𝓽𝓱𝓸𝓻 𝓘𝓼𝓽𝓲𝓶𝓮
hlo KA bisa berikan ulasan dengan jujur ke novel ku . semoga semoga KK suka hingga sampe jadi untuk favorit 😄
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!