NovelToon NovelToon
Jerat Asmara Sang CEO Dingin

Jerat Asmara Sang CEO Dingin

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / CEO / Romansa Fantasi
Popularitas:1.8k
Nilai: 5
Nama Author: Rey Nanda

Reynand, CEO dingin yang anti-cinta, terpaksa menikahi asisten pribadinya, Aira, demi meredam skandal kantor.

​Bagi Reynand, pernikahan ini hanyalah kontrak sementara. Namun, keteguhan hati Aira perlahan meruntuhkan pertahanan sang CEO.

​Saat intrik dan masa lalu mengancam, sanggupkah Reynand mengakui perasaannya sebelum kehilangan wanita yang telah menjerat hatinya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rey Nanda, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 27: Bayang-Bayang Kejatuhan dan Jalan Pulang

Suasana di ruang rapat utama Maritime Global Bank di Singapura berubah menjadi sangat riuh. Kilatan lampu blitz dari kamera wartawan dan jurnalis media internasional terusmenerus menyambar ke arah Clarissa Vance, yang kini berdiri terpaku bagaikan patung es di kursi ruang perundingan. Bukti rekaman CCTV, log peretasan server, serta pengakuan langsung dari sang teknisi suruhannya telah menutup seluruh celah baginya untuk berkelit.

​Pihak kepolisian Singapura yang telah bersiaga di luar ruangan melangkah masuk dengan tenang. Tanpa perlu perlawanan atau sepatah kata pembelaan pun dari mulut Clarissa, dua petugas penegak hukum membimbing wanita itu keluar dari ruang rapat, mengakhiri ambisi besar Vancorp Asia di kawasan tersebut dengan cara yang paling memalukan.

​Lord Arthur Sterling berdiri dari kursinya, lalu mengulurkan tangan kanannya kepada Reynand Aristha.

​"Tuan Aristha," ucap Lord Sterling dengan senyuman penuh hormat. "Saya harus memuji kecerdasan dan ketenangan strategi Anda dan Nona Aira. Tindakan cepat kalian menyelamatkan integritas proyek ini dari tangan orang-orang yang salah."

​Reynand menyambut jabat tangan itu dengan mantap, sementara Aira mengangguk hormat mendampinginya. "Terima kasih atas keadilan dan profesionalisme yang Anda junjung tinggi, Lord Sterling. Aristha Group akan memastikan proyek pelabuhan logistik ini berjalan tepat waktu dan memberikan hasil terbaik."

​Penandatanganan dokumen resmi kesepakatan investasi senilai lima puluh triliun rupiah akhirnya disahkan tanpa ada halangan lagi. Berita kejatuhan Clarissa Vance dan kemenangan gemilang Aristha Group langsung menjadi berita utama di berbagai surat kabar bisnis internasional pagi itu.

​Beberapa hari kemudian...

​Jet pribadi Aristha Group mendarat dengan mulus di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Jakarta. Langit ibu kota menyambut kepulangan mereka dengan cuaca cerah yang hangat.

​Begitu pintu kabin terbuka dan mereka menuruni tangga pesawat, puluhan awak media nasional telah menunggu di area VIP apron. Namun, berbeda dengan ketegangan yang biasa menyelimuti kunjungan bisnis mereka sebelumnya, kedatangan Reynand dan Aira kali ini disambut dengan sorotan kamera yang memancarkan kekaguman dan apresiasi luar biasa.

​Reynand merangkul pinggang Aira secara posesif namun penuh kelembutan, melangkah berdampingan menyusuri karpet penjemputan. Di hadapan para wartawan yang meneriakkan berbagai pertanyaan pujian, Reynand menghentikan langkahnya sejenak, mengangkat tangan kirinya untuk meminta ketenangan.

​"Terima kasih atas dukungan seluruh masyarakat dan pemegang saham Aristha Group," ucap Reynand dengan suara baritonnya yang tegas dan berwibawa di hadapan mikrofon para jurnalis. "Segala intrik dan hambatan eksternal telah berhasil kami lewati. Kini, fokus utama saya dan calon istri saya adalah mendedikasikan seluruh energi untuk kemajuan ekonomi nasional... sekaligus mempersiapkan hari paling membahagiakan dalam hidup kami."

​Aira tersenyum manis di samping Reynand, jemari lentiknya memegang erat lengan pria itu. Di jari manisnya, cincin berlian warisan keluarga Aristha memantulkan cahaya matahari pagi dengan sangat indah.

​Setibanya di Aristha Tower, Nyonya Rosalinda telah menunggu di ruang kerja eksekutif dengan pelukan hangat yang penuh keibuan. Sang matriark menyambut Aira dengan air mata haru dan bangga.

​"Kamu telah membuktikan segalanya, Aira," bisik Nyonya Rosalinda tulus di telinga Aira. "Kamu bukan hanya penyelamat perusahaan ini, tapi juga belahan jiwa yang sempurna untuk putraku."

​Reynand berdiri di samping mereka, menatap kedua wanita berharga dalam hidupnya dengan senyuman tulus yang sangat jarang diperlihatkannya kepada orang lain. Badai terbesar telah berhasil mereka lalui, dan kini, jalan menuju babak baru kehidupan mereka terbuka lebar tanpa ada bayang-bayang masa lalu yang menghalangi.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!