NovelToon NovelToon
The Moon Curse

The Moon Curse

Status: sedang berlangsung
Genre:Reinkarnasi / Fantasi / Kutukan
Popularitas:339
Nilai: 5
Nama Author: stella bluebell

wanita miskin yg biasa-biasa saja tiba tiba jadi putri bangsawan?
violenne lavienna arabelle wanita biasa berusia 29 tahun,yg bekerja di kota Nanterre,Paris.
Dia adalah wanita yg tidak mendapatkan peran keluarga,dan tidak tahu apa itu 'pulang' dia selalu bekerja keras untuk mewujudkan mimpinya yaitu memiliki keluarga yg harmonis.

usahanya sedikit lagi akan membuahkan hasil tapi...takdir berkata lain.dia tiba tiba saja mati,bukan tertabrak,bukan tertembak,bukan juga tertusuk,lalu apa?

semuanya terjadi begitu cepat,tanpa ada yg menyadari,ia sendiri juga tidak tahu apa yg sedang terjadi pada dirinya,lalu apakah hidupnya akan berakhir begitu saja?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon stella bluebell, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 27 - Momen Keluarga

Pesta pernikahan itu dilaksanakan hingga larut malam."kenapa upacara pernikahan serumit ini?,apa aku nanti juga akan seperti itu?!,aa tidak!!"ucapku frustasi didalam kamar.

"nona...nona...ini sudah pagi,anda dipanggil untuk sarapan..." "ah...amel...aku masih mengantuk...aku ingin tidur lebih lama lagi..." "nona...tuan sudah menunggu anda...saya yg akan dimarahi jika anda tidak keluar,ayo nona..." "baiklah..."

untuk mengawali hari,aku bersiap untuk sarapan bersama keluargaku yg akhirnya berkumpul."tuan,nyonya...saya membawa nona celestia..." ujar amel sang pelayan sembari mengantarku ke meja makan."kerja bagus amelia,kau bisa kembali." "baik tuan."

"selamat pagi ayah,ibu..." ucapku sembari duduk disalah satu kursi."selamat pagi celes..."jawab ibu dengan senyum khasnya.meja makan megah yg biasanya hanya diisi oleh tiga orang kini diisi oleh tiga belas orang.ayah,ibu,keenam kakakku,kedua kakak iparku,dan dua orang yg kurang kukenal.

"wah keluarga kita hampir lengkap,agar lengkap sempurna nocta dan sera segera lah memiliki pasangan." ujar ibu dengan semangat."aku tidak berniat menikah."jawab kak vian dengan suara dinginnya."kak? Apa kau tidak suka wanita?"celetukku penasaran."apa mangsutmu?! Aku hanya ingin terus mengabdi kepada keluarga kerajaan,tidak lebih!" jawabnya lagi."oh,hampir saja kukira kau menyukai pangeran gabriel,toh kalian selalu bersama." gumamku pelan."apa katamu?!" "tidak ada..." "kalau sera bagaimana...?" tanya ibu lagi. "aku ha-hanya ingin menjaga keluarga,aku tidak memikirkan percintaan sekarang!" jawab kak sera dengan wajah yg mulai memerah.

"baik-baik...". "ibu dua kakak ini siapa?" tanyaku dengan lembut kepada ibu."mereka adalah pacar kakakmu loh..." ucap ibu diikuti senyum bahagianya. "pa-pacar?!" sahut kedua gadis itu bersama,dengan wajah memerah malu."a-aku ti-tidak pantas!" lanjut salah satunya. "rambut tosca itu...kau kak yuna bukan?," celetukku riang. "be-benar." "sudah kuduga! Kau memang tidak pantas untuk kak vale!" ucapku yg lalu berdiri dari kursiku. "celestia!" bentak kak vale. "kau sangat cantik,kuat dan pintar,sangat disayangkan jika kau menikah dengan kakakku yg bodoh itu,eummm....bagaimana kalau kau menikah denganku saja?" ujarku lalu menghampiri kak yuna. "apa mangsutmu celestia!" teriak kak vale. "apakah aku salah? Kau sangat bodoh,dan juga sangat lengah bagaimana caramu melindungi kak yuna?" ujarku dengan nada yg sangat mengejek. "apa-"

"tidak!,vale tidak bodoh! Dia juga selalu melindungi ku,tapi kurasa dia memang sangat lengah,tapi jika dia tidak bisa,biar aku yg melindunginya!" ucap kak yuna dengan pipi yg memerah.

"lihat ayah,ibu! Mereka sangat cocok bukan?!" "wahh, kau benar celes!!" sahut ibu dengan senyuman,hingga membuat kak vale dan kak yuna malu.

"lalu...kamu pasti pacar kak eric ya!" "bu-bukan!" "loh...tapi yg kudengar itu,miraelle brice,putri tunggak count brice dari kerajaan suci Elysia,adalah tunangan dari putra ketiga Viscount celesthior,apa kau bukan kak mira?" ujarku dengan tatapan lurus ke arah gadis berambut coksu dengan mata kuning bersinar.

Suasana ruang makan menjadi tegang dalam sekejab.tak ada yg berani menjawab begitu pula kak eric yg sedari tadi hanya diam. "apa itu benar? Kalian sudah bertunangan?" tanya ibu dengan wajah cemas. Setelah perkataan ibu,aku langsung menatap sinis kak eric agar menjawab jujur."benar..." jawab kak eric sembari menutup mata tanda siap dipukul.

"wahh sungguh berita bagus. Jadi ayahmu tidak perlu mencari pasangan untukmu. Benar kan sayang?" ucap ibu laky memandang kak eric dan kak mira dengan senyum hangat.

Dengan begitu keluarga kami pun bertambah,dengan kehadiran kak mira & yuna,serta bayi yg dikandung kak ralia yg akan segera lahir.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!