NovelToon NovelToon
Cinta Tulus Aisyah

Cinta Tulus Aisyah

Status: tamat
Genre:Romantis / Action / Contest / Tamat
Popularitas:1.1M
Nilai: 4.9
Nama Author: Muslimah hasyim

Aisyah seorang wanita cantik,dari keluarga sederhana.Berkulit putih dan bernetra coklat.Tutur kata nya lembut,membuat hati teduh saat berbicara dengan nya.

Aisyah hafal kitab suci juga sedang menempuh pendidikan S3 di Kairo Mesir.

Aisyah tidak pernah dekat dengan pria mana pun.Ia sangat menjaga diri,kehormatan nya juga tutur kata nya.
Sampai suatu ketika Ia bertemu dengan pengusaha muda bernama Farel Ramadhian.

"Aisyah aku bukan lah pria sempurna yang mampu menjadi imam untuk mu tanpa petunjuk dari Allah SWT. Aku mencintai mu karena Allah,mau kah kau menikah dengan ku?"

"Aku menerima niat baik dari engkau,membina rumah tangga
berharap Ridho dari Allah Tuhan Yang Maha Pengasih."

Seseorang dari balik tirai mengusap bulir bening yang lolos dari ujung netra nya.Hati nya pilu,mencintai wanita yang tidak seharusnya Ia cintai.

"Aku akan membahagia kan mu dengan cara ku sendiri tanpa melukai
orang lain."

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Muslimah hasyim, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 24

"Sejak kapan kau mengenal Farel?bahkan kau tidak pernah membicarakan apapun tentang nya.huh..." Felisya mendesah."sekarang sudah mau menikah?apakan nama nya tidak konyol?"Felisya duduk di depan cermin meja rias mengoceh sambil mengoles krim malam di wajahnya.

"Usia ku tidak muda lagi kau ingat???" Aisyah merespon sambil merebahkan tubuhnya di ranjang menatap langit langit.

"Lalu?" Tanya Felisya sambil mengerdikan bahu.

"Dia pria yang ku tunggu.Aku tidak mungkin tiba tiba menerima lamaran dari kak Farel jika belum mendapat petunjuk dari Tuhan ku." Jawab Aisyah.

"Aku benar benar tidak mengerti?!kau sering memimpikan nya?Astaghfirullah...itu konyol bukan?"ucap Felisya.

" Kau tidak pernah melakukan shalat sunah istikharah memohon petunjuk tentang jodoh mu?"

Aisyah menjawab pertanyaan dari Felisya dengan balik bertanya.

"Ya Tuhan..Aku belum memikirkan sejauh itu." pungkas nya.

"Kau ingat usia mu?"pertanyaan yang mengingatkan bahwa Felisya juga sudah dewasa.

" Tujuan ku adalah memimpin perusahaan almarhum papa sesuai amanah papa!"tegas Felisya."Lagi pula usia ku baru dua puluh sembilan tahun,itu terlalu muda untuk berpikir soal jodoh apalagi pernikahan."

"Kumohon kembalilah lusa...Aku akan membawa mu ke suatu tempat juga mempertemu kan mu dengan seseorang.Aisyah bangun dari ranjang mendekati Felisya.

"Kemana? Siapa?"Felisya penasaran.

" Besok kau akan tau,sekarang tidurlah."Tepuk Aisyah pada bahu Felisya.

"Kau mencintai Farel?Kau yakin?ya...Dia tampan sih...hehe..." Senyum senyum menunggu jawaban Aisyah.

Aisyah tersipu,"Tidur lah ini sudah malam".

Felisya menatap Aisyah lekat."Wajahmu memerah..kau mencintai nya!!Ya Tuhan...ini pertama untuk mu Aisyah."Felisya terus saja menggoda.Aisyah kembali ke ranjang nya diikuti Felisya.

"Aku tidur disini saja,jika kau sudah menikah aku tidak bisa lagi tidur dengan mu."Tidak ada respon dari lawan bicara kedua nya pun terlelap.

Sepertiga malam Aisyah bangun,seperti biasa hendak melaksanakan Shalat sunah yang selalu Ia laksanakan.Aisyah terkesiap mendengar lantunan ayat suci yang di baca Felisya.

Aisyah tersenyum.

Walaupun tinggal di London,Felisya teguh dengan pendirian nya tidak terpengaruh dengan kebebasan di kota itu.

Pagi pagi sekali Aisyah mengajak Ibu nya dan Felisya mengunjungi

Panti Asuhan.

" Assalamu'alaikum"Aisyah memasuki panti.

"Wa'alaikumsalam" jawab salah satu pengasuh panti Asuhan keluar menemui tamu yang datang.

"Aisyah????" Antusias pengasuh panti asuhan berhambur memeluk Aisyah.

"Kami merindu kan mu,sudah lama kau tidak kemari."

"Oh ya ustadzah,kenalkan ini Ibu ku dan ini Felisya saudara ku."

ustadzah menyalami Felisya dan Bu inah,lalu seperti biasa Aisyah menyerahkan kunci mobil nya pada ustadzah.

"Kau sering kemari nak? "Tanya bu inah pada Aisyah.

Aisyah mengangguk mengiya kan.

Antusias anak anak panti menyambut Aisyah.

" Kak,kami merindukan mu."

Aisyah duduk melantai bersama anak anak.Felisya dan Bu Inah turut serta.

Salah seorang anak menggunakan kursi roda datang menghampiri." Selamat!!Ku dengar kak Aisyah akan menikah?

MENIKAH??tanya salah satu pengasuh anak panti.

sambil membagi bagi kan oleh oleh yang Ia ambil di dalam mobil Aisyah.

Aisyah hanya menjawab dengan tersenyum.

"Dari mana kau tau?"

"kemarin menonton berita di televisi pengusaha muda bertunangan dengan wanita mirip dengan kak Aisyah"

"Do'a kami menyertai mu Aisyah.." Suara kepala yayasan yang baru saja datang,Aisyah pun menoleh kearah nya.bangkit lalu menyalami dan mencium punggung tangan wanita paruh baya se usia dengan Bu Inah.

"Apa jika sudah menikah kak Aisyah akan melupakan kami?tanya anak yang duduk di kursi roda.

Felisya pun meraih anak itu lalu nenggendong nya.Felisya kembali duduk dengan anak disabilitas di pangkuan nya.

"Kak Aisyah tidak akan melupakan mu." Jawab Felisya."Ya Allah...hidupku jauh lebih baik dari mereka,maaf jika aku kurang bersyukur."Gumam Felisya.

"Jika kalian kesepian aku yang akan menggantikan Aisyah,kalian setuju?."

"Yey..."Antusias anak dalam pangkuan Felisya.

Felisya mencium pucuk kepala nya dan berbisik

" Kau akan hebat nanti nya,bersemangat."

Felisya mengepal kan tangan nya.

Felisya menurunkan anak itu ke atas kursi roda berjalan berbisik pada ketua yayasan.

Felisya mengetik layar pinsel nya mentransfer sejumlah uang untuk panti asuhan itu?

bukti transaksi sudah muncul pada layar ponsel nya.Felisya menunjukan pada ketua yayasan.

Wanita itu mengharu,"Itu sangat banyak...Terimakasih.."

Felisya hanya tersenyum.Itu lah Felisya.

***

"KELUARKAN AKU DARI SINI!!!!" Baritone memenuhi ruangan mencengkram leher pria di depan nya.

"Kau Breng**k GEOFANI!!!...Mengapa kau tidak lenyapkan saja Geofani???Dia yang sudah membuatku berada disini" khamed menggeram mendorong Pria di depan nya.

Pria dengan tatapan sangat dingin mencengkeram tangan khamed"Bersabarlah sebentar!!si breng**k itu akan jauh lebih sakit dari mu!"melepas cengkraman nya.

"Geofani tidak mudah disingkirkan!Nikmatilah dulu BODOH!!" Pria itu pergi meninggalkan Khamed yang masih di dalam lapas.Keluar dengan langkah lebar di jemput bodyguard.

Mengepalkan tangan menggerutu penuh dendam di dalam mobil nya.Melihat layar ponsel terdapat gambar wanita cantik di sana.

"Aisyah." berfikir sesuatu "Kita bermain main sebentar Farel!!!"

"Jalan" Perintah pria itu pada bodyguard yang membawa mobil nya.

"Sialan kenapa sepertinya kau senang aku disini" umpat khamed.

Keamanan mengawasi khamed dengan tatapan benci.

"Sial!!!disini banyak mata mengawasi ku.Tunggu pembalasan ku Farel sialan!!!" Keamanan benar benar geram menarik paksa khamed menuju kamar tahanan.

Khamed menghempaskan kasar"Aku bisa jalan sendiri BODOH!!"

Bugh...Tangan kekar petugas keamanan menyentuh perut khamet,membuat Khamed merintih kesakitan.

"SIALAN!!!" umpat nya lagi.

Mata elang menyorot khamet tajam seperti hendak menerkam mangsa nya.

Kamed menoleh ke arah nya lalu memalingkan wajah.

Khamed menghendus pasrah.Tidak ada lagi perlawanan dari Khamed kali ini.Mengikuti pasrah petugas keamanan yang membawa nya ke kamar terkutuk itu.

***

Hening di sepanjang perjalanan,Felisya melirik Aisyah yang duduk sambil mengemudi Fokus melihat jalanan.

"Kita mau kemana nak?tanya Bu Inah yang sedari tadi tidak banyak bicara.

" Nanti Ibu akan tau,menemui seseorang di masa lalu."jawab nya.

Mobil terus melaju jauh dari kota,terlihat bangunan yang begitu megah,Aisyah memasuki gerbang yang berdiri dua penjaga.

"Aku Aisyah, katakan pada Tuan mu." Tutur Aisyah lembut.

Pengawal menghubungi seseorang,tidak lama Aisyah dipersilahkan masuk.

Ibu dan Felisya mengikuti Aisyah tanpa banyak bicara,masuk kedalam.

Bu Inah berfikir jika Aisyah ingin menjodohkan Felisya dengan pemilik rumah ini.namun Bu Inah salah,ketika melihat siapa pria yang menyambut nya.

"Silahkan Nona Aisyah, Senang anda berkunjung kemari." sapa Charles dengan ramah.

"Tuan Charles monroe" Bu Inah terkesiap menatap pria yang menyambut nya.

"Sesuai janji ku pada anda tuan, untuk mempertemukan Felisya dengan anda." Aisyah dengan nada bersahabat bersahabat.

"Apa maksud mu Aisyah????"

-

-

Mohon maaf jika up nya masih slow..

masih nunggu kontrak hehehe..

Maaf..maaf..maaf...

mohon dukungan nya kawan

-

-

1
SiFa
Luar biasa
Ncuk Cuk
Alhamdulillah smoga samawa
arzetti azra
Luar biasa
Musdalifa Ifa
meleleh hatiku dengan pria dinovel ini
Denia Adiffa Putri Ibrohim
😢😢😢
Denia Adiffa Putri Ibrohim
masyaAlloh sungguh bagus kk alurnya barokkallah 🤲🙏🏻
Denia Adiffa Putri Ibrohim
assalamualaikum wr-wb
mkasih kk aku suka alurnya yg sangat islami banyak yg bermakna juga mangfa't
smoga slalu dlm karunia juga lindungan Alloh 🤲🤲🤲🙏🏻
Ida Widyawati
Luar biasa
SENJA ROMANCE
assalamualaikum wr wb, mampir yuk kan di "Jalan Cinta Aisha Khumairah".
SENJA ROMANCE
assalamualaikum wr wb, yuk mampir kakak di beranda ku salam dari "Jalan Cinta Aisha Khumairah"😊🙏🙏
Muslimah Hasyim: semangat... Saling mendukung
total 1 replies
SENJA ROMANCE
assalamu'alaikum wr wb, salam kenal dari saya, mampir yuk ke beranda ku🙏
Yus
Felicia dan geo sangat serasi mereka berdua
Fiya Cahaya
the best
Muslimah Hasyim: Terimakasih, Mohon maaf masih banyak kekurangan ya ...
total 1 replies
Sri Tini
lanjut thor dan smoga farrel cepat di temukan
Syauqi Perkasa
ntar Friska masih hdp, merusak rmh tangga mereka.
Nyakmah
,mmkn
Elmiah
bagus cerita nya mantap
Yanti Linggar
aku jg tertarik sm felisya sm gio
Olan
izin promos "LOVE ME" jangan lupa mampir teman2😊😊
Muslimah Hasyim: Selamat berkarya kak.. salam kenal dan saling mendukung
total 1 replies
Berlian Arandita`
kak aku kasih masukan sedikit, kalau nextnya bikin novel ada nuansa RELIGI apalagi tokoh utamanya WANITA. ingat yah, jangan di masukin kalimat dengan "suara lembut" di setiap dialog tokoh wanitanya , suara yang menjukan hati, dsb. kalau kakak bikin novel yg ada genre religi harusnya tau aturan agama kan? WANITA muslimah itu dilarang bicara bernada lembut kepada laki2 yang bukan mahramnya. harus tegas. lebih bagus begini. contoh dialognya gini "silahkan duduk" dengan suara tegasnya, (bukan malah dengan suara lembutnya).

inget, nada bicara wanita muslim itu tegas , kecuali terhadap keluarga dan suaminya.
Berlian Arandita`: “Hai isteri-isteri Nabi, kamu sekalian tidaklah seperti wanita yang lain jika kamu bertaqwa. Maka janganlah kamu tunduk dalam berbicara dengan mendayu-dayu sehingga berkeinginanlah orang yang ada penyakit dalam hatinya.” (Al Ahzab: 32)
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!