NovelToon NovelToon
Cinta Di Langit Papua

Cinta Di Langit Papua

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu
Popularitas:2.1k
Nilai: 5
Nama Author: Wisye Titiheru

Aku mulai tertarik dengan sosok wanita yang duduk disebelah ku dibangku delapan delapan C dalam penerbangan pesawat Jakarta ke Makassar. Dia duduk diam, mengunakan baju serba hitam, sepintas ku melihat ada air mata yang membasahi pipinya. Hatiku mulai ibah, siapa kamu manis, ingin rasanya aku mau menenangkanmu.
Ini perasaan yang dirasakan oleh Kapten Marinir Martinus Revelino. Yang sedang dalam perjalanan menuju tempat tugas baru di Papua. Saat ini dia ditugaskan sebagai Komandan Intel pada kesatuan angkatan laut di Papua.
Dalam penerbangan ini, dia bertemu dengan Gracia Natasya, seorang apoteker yang harus kembali ke papua karena duka yang dia alami.
Apakah Ino dan Cia bisa menjalin hubungan cinta??

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wisye Titiheru, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Liburan Natal

 Sudah ada berita simpang siur tentang penempatan Letnan Kolonel Laut (Marinir) Martinus Revelino Rehata setelah pulang penugasan di Colombia Afrika. Ada informasi Ino mendapat jabatan wadan di pasmar tiga yang ada di Papua ada juga jabatan komandan oprasional. Namun selama surat perintah belum ada, Ino yang masih menjalani masa cutinya.

Dan kali ini mereka sekeluarga berencana akan merayakan liburan natal di negara jiran malaysia. Tepatnya di Kaula Lumpur. Hanya mereka sekeluarga. Rencana ini sudah jauh - jauh hari di rencanakan oleh koordinator urusan holiday Usi Dokter Martina Rehata. Tiket pesawat Jakarta ke Kuala Lumpur sudah di booking sampai tanggal kembalinya mereka. Satu kamar VIP hotel yang dekat dengan twin tower sudah di booking pembayaran awalnya sudah dibayar. Untuk sepuluh hari. Semua sudah di atur. Rencana tanggal dua puluh dua mereka akan berangkat.

Rumah kediaman keluarga Rehata sudah di dekorasi dengan tema klasik Christmas sudah di lakukan dari awal November, Usi dan Cia yang melakukannya.

Dalam perjalanan ke rumah dari bandara terlihat Nuel memeluk erat maminya.

"Kangen banget sama mami, cucu jagoannya opa?" Nuel hanya mengangguk kepalanya.

"Kok tumben, setiap telepon dia happy - happy saja."

"Memang kuat anak ini."

"Oma mohon maaf ya."

"Mamim juga."

"Nuel kangen mami."

"Iya sayang, kamu boleh memeluk mami."

Kami tidak langsung pulang, menebus kesalahan kami membawa Nuel bermain di mall besar dan makan malam bersama. Nuel bahagia sekali dia bermain. Sesekali opa dan papinya yang menemani dirinya. Sesekali dia berlari ke arah kami perempuan, dan mencium kami bertiga.

Alasan kami liburan natal ke Kaula Lumpur juga, karena sepupu Ino dan Usi ada yang menikah disana, keluarga dari mami mereka tanggal dua puluh tiga. Di hotel yang sama mereka menginap.

Tanggal dua puluh dua kami sudah siap untuk berangkat ke Kaula Lumpur. Lama perjalanan dua jam. kami menggunakan tiket bisnis class. Nuel duduk sama mamimnya sedangkan Cia bersama Ino. Sudah jelas opa dan oma.

"Opa jaga oma ya, papi juga jaga mami. Tugas Nuel jaga mamim." Tentu perkataan anak kecil ini membuat antienya meneteskan air mata.

"Bagaimana aku bisa pisah dari dia, yang sweet ini. Namun bocil ini juga ngak bisa pisah dari maminya." Ino, papi dan mami tertawa mendengar keluhan anak dan kakak pertama.

"Mamim yang sering datang ke tempat kami berdinas."

"Sudah pasti itu."

Jam sepuluh tepat kami berangkat, karena dua jam penerbangan kami tiba jam dua belas waktu Jakarta, namun berbeda dengan waktu Kuala Lumpur yang sudah jam satu siang. Langsung kami ke hotel disana sudah ada keluarga mami yang kebanyakan orang China. Dan ini pertama kali Ino dan Usi bertemu dengan keluarga besar maminya.

"Keluarga mami China semua."

"Hanya mami kalian yang jatuh cinta sama laki - laki hitam manis ini."

"Kok bisa sih mi."

"Papi pelet orang Ambon bilang papi pakai pakatang (guna - guna)." Mami kelakar.

"Sembarangan, mami kalian itu jatuh cinta sama papi. Dia lebih dahulu cinta sama papi."

"Nyong Ambon itu sedap. Betul to Cia." Mami kembali kelakar, yang membuat Cia memerah raut wajahnya. Di tambah lagi Ino yang mengoda dirinya. Sore hari mereka semua gladi resik untuk pesta besok. Karena mami yang di tuakan maka keluarga kami yang duluan masuk. Nuel seperti biasa dia mengandeng mamimnya berjalan sesudah opa dan omanya. Baru kami pasangan suami istri.

"Megah sekali ya sayang. Berapa biayanya."

"Mereka tuan tanah China kalimantan dan di Serawak sayang."

"Ternyata mami ini anak orang kaya."

"Mami itu sama seperti kamu sayang tidak sombong meskipun banyak duitnya."

Hari pernikahan, baju yang sudah kami jahit akan kami gunakan sesuai tema yang disampaikan oleh pengantin. Baru kali ini Cia melihat anak bujangnya ganteng menggunakan jas, yang kainnya sudah usi pilih aman buat anak usia tiga tahun. Jadi sepanjang acara, Nuel nyaman dan tidak rewel.

Keluarga mami, rencana mau mengajak mami dan kami pulang ke kampungnya di Serawak. Karena Fransisco Imanuel Rehata belum di baptis, maka rencana itu akan kami lakukan di kampung mami.

Akhirnya rencana selesai Natal kami akan terbang ke Serawak. Mulai dari tanggal dua puluh empat pagi, kami sudah berkeliling kota Kuala Lumpur dengan bus tingkat yang atasnya terbuka. Kami berkeliling kota ini dan mengambil gambar di setiap spot yang bagus. Cuaca disini tidak panas dan tidak hujan. Sejuk dan enak buat berkeliling kota. Malam harinya kami ke gereja karena ada satu gereja yang menggunakan bahasa Indonesia di kota ini. Pulangnya kami makan malam natal dengan pemandangan gedung kembar.

"Selamat natal sayang. I love you."

"Selamat natal juga suamiku. I love you more."

"Sayang, kamu ngak marahkan rencana mami dan papi buat membaptis Nuel."

"Kenapa harus marah mas."

"Kamu kan maminya, kesan opa dan omanya mengatur. Aku ngak mau kamu ngak enakan gitu."

"Adek ngak masalah mas. Adek bersyukur. Mami dan papi itu orangtua adek. Jangan buat adek nangis mas."

"Iya ... Iya... Mas mohon maaf." Ino dan Cia sengaja berdansa di rooftop hotel ini. Banyak yang berdansa. Ino dan Cia salah satu pasangannya.

Tanggal dua puluh tujuh mereka kembali melakukan penerbangan domestik Kuala Lumpur ke Serawak, dengan waktu tempuh satu jam empat puluh lima menit. Ini pertama kali Ino dan Usi ke kampung halaman mami mereka. Yang terletak di pulau Kalimantan yang kotanya Kuching.

Waktu menginjak kaki di kota ini, nuansa Tiongkok terasa. Mami ini tidak terlalu terlihat China, karena matanya,tidak sama seperti keluarga mereka. Mami sudah ada campuran Manado. Kami disambut dengan baik oleh kelaurga besar mami. Bagi papi ini kali kedua kesini. Pertama waktu keluarga mami menyembunyikan mami, ketahuan pacaran dengan papi. Nyong Ambon gagah berani ini datang menjemput pacarnya yang waktu itu sedang mengandung Usi.

Pada akhirnya kisah cinta mami dan papi mereka diketahui oleh kedua anak dan menantunya.

"Ino akhirnya tahu, kenapa waktu Ino mau ke Jepang melamar Cia, papi mengijinkan padahal saat itu moment natal."

"Karena hal yang sama sudah papi lakukan." Mami langsung menjawab.

Semua adat penyambutan sudah di buat oleh orang tuanya mami. Dan Ino dan Cia merasa bersyukur karena rencana pembaptisan Fransisco Imanuel Rehata juga sudah disiapkan. Surat Nikah dan akta lahir Nuel yang dibawa oleh amang mereka langsung di urus ke gereja. Dan hari minggu besok pagi akan ada ibadah baptisan dan malam harinya ibadah akhir tahun.

Keluarga kami tidak di ijinkan sibuk, semua sudah di atur. Kami hanya di suruh menikmati tempat wisata di kota ini. Kami mulai dengan mengunjungi Museum di kota ini dan melewati jembatan besar yang ikonik. Kemudian diakhiri dengan berada Kuching Waterfront menikmati kuliner sambil melihat keindahan alam saat matahari terbenam.

Karena Nuel mau melihat monyet, maka kami pergi ke tempat wisata cagar alamnya yaitu taman nasional Bako. Ternyata Nuel sedikit takut, monyet- monyet bekantangnya terlalu agresif, untung Nuel tidak di celakai oleh monyet itu, Papinya dengan cepat melindungi buah hatinya.

"Adek oke... Sayang lihat papi."

"Oke papi.... Adek sedikit takut."

"Sekarang adek aman."

Mamimnya langsung memeluknya erat dan memohon maaf karena lambat melindunginya. Karena trauma akhirnya kami tidak melanjutkan berkeliling di cagar alam ini. Kami hanya sempat melihat. Akhirnya mereka pergi ke Kuil Tionghoa dekat sungai.

1
Ariany Sudjana
puji Tuhan, congrats yah kolonel Ino atas penempatan di biak
Ariany Sudjana
dasar pelacur murahan itu masih juga cari kesempatan untuk dekat dengan Ino
Ariany Sudjana
semoga kapal induk bisa menemukan keberadaan Ino dan teman-temannya
Ariany Sudjana
puji Tuhan, congrats untuk baptis Nuel dan kehamilan cia
Chloe
lanjut Thor istrhat nya nanti di akhirat 🤣
Enz99
Bagus
Ceisye: terima kasih 🙏🙏🙏. saran dan kritiknya sangat di harapkan 🙏🙏🙏
total 1 replies
Ariany Sudjana
tetap sabar dan kuat yah cia, papa kamu sudah sama Tuhan Yesus
Ariany Sudjana
puji Tuhan, hubungan cia dan papa kandungnya semakin membaik
Ceisye: terima kasih mba, masih mensuport karyaku. kritik saran mba sangat diharapka 👍👍👍🙏🙏🙏🙏😍
total 1 replies
Ariany Sudjana
dasar pelacur murahan kamu itu Siska dan juga pembunuh
Ariany Sudjana
entah gimana reaksi orang tua ino, pas tau ada pelacur murahan di lingkungan kerja dan juga rumah ino dan cia
Ariany Sudjana
dasar pelacur murahan kamu itu Siska, bilang saja kamu iri sama ino dan cia,
Ariany Sudjana
kalau ini tegas, harus disingkirkan si pelacur murahan itu. waspada terus yah cia, pelacur murahan yang ga tahu diri itu akan terus mengawasi kamu
Ariany Sudjana
dasar pelacur murahan kamu itu Siska , waspada terus ya ino dan cia, apalagi cia lagi hamil
Ariany Sudjana
Mersi juga bodoh, max sudah berusaha memperbaiki kehidupan rumah tangganya, Mersi semakin menjadi-jadi
Ariany Sudjana
puji Tuhan, congrats yah Ino untuk kenaikan pangkat jadi mayor
Ariany Sudjana
kenapa ga dipecat saja si pelacur murahan Mersi itu?
Lisa
Aku mampir Kak
Lisa: ya Kak
total 2 replies
Ariany Sudjana
dasar bodoh Mersi, kenapa juga kamu harus melarang max ketemu dengan cia? lagian cia juga sudah memilih Ino sebagai calon suaminya, yang sudah jelas kelasnya jauh di atas max... atau jangan-jangan kamu juga ingin merebut ino lagi? supaya jadi istri komandan
Ariany Sudjana
puji Tuhan, finally cia menerima lamaran Ino
Ariany Sudjana
ciye yang pedekate 😂😂😄😄
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!